LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
IKHTISAR EKSEKUTIF
Tahun 2014 merupakan tahun pertama pelaksanaan Renstra Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat periode 2014-2018, dengan visi “ Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan untuk Membentuk Insan yang Cerdas 2018 “ Yang dimaksud dengan layanan prima pendidikan adalah layanan yang : a. tersedia secara merata di seluruh pelosok daerah; b. terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat; c.
berkualitas/bermutu dan relevan dengan kebutuhan kehidupan bermasyarakat, dunia usaha, dan dunia industri;
d. setara bagi warga negara Indonesia dalam memperoleh pendidikan berkualitas dengan memperhatikan keberagaman latar belakang sosial-budaya, ekonomi, geografi, dan gender; e. menjamin kepastian bagi warga negara Indonesia untuk dapat mengenyam pendidikan dan menyesuaikan diri dengan tuntutan masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri.
Misi merupakan sesuatu langkah
besar
yang harus dilaksanakan
agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik sesuai visi yang telah ditetapkan. Dalam rangka mengantisipasi kondisi dan permasalahan yang dihadapi serta memperhatikan tantangan kedepan dengan memperhitungkan peluang
1
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
yang dimiliki, maka untuk mencapai Visi Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat 2013 - 2018, dirumuskan 3 (tiga) Misi sebagai berikut : KODE
MISI
Misi 1 (M1) :
Meningkatkan ketersediaan layanan pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah yang bermutu.
Misi 2 (M2) :
Meningkatkan kualitas Layanan Tenaga
Pendidik dan
Tenaga Kependidikan, Bermutu dan Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat Misi 3 (M3) :
Meningkatkan
kualitas
manajemen
pelayanan
pendidikan
Perjanjian
/
Penetapan
Kinerja
(Tapkin)
merupakan
serangkaian
program dan kegiatan berikut indikator dan target kinerjanya yang harus diwujudkan di tahun 2014. Program yang dilaksanakan tahun 2014 meliputi 11 Program, yakni : 1) Program pelayanan administrasi perkantoran, 2) Program
peningkatan
sarana
dan
prasarana
aparatur,
3)
Program
Peningkatan Disiplin Aparatur 4) Program Peningkatan Kapasitas Sumber daya Aparatur 5) Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan capaian kinerja dan keuangan 6) Program Pendidikan Anak Usia Dini 7) Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun, 8) Program Pendidikan Menengah, 9) Program Pendidikan Non Formal 10) Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, 11) Program Manajemen Pelayanan Pendidikan. Berdasarkan telaahan terhadap visi dan misi Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan
teridentifikasi
bahwa
beberapa
kekuatan
yang dapat
dimanfaatkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, antara lain :
2
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Angka Partisipasi Kasar (APK) pada kelompok usia ini telah meningkat dari 40,71% pada tahun 2013 menjadi 73,30% pada tahun 2014
APK jenjang SD/MI/SDLB/Paket A terus mengalami peningkatan dari 115,71% pada tahun 2007 menjadi 115,43% pada tahun 2011. Pada
periode
yang
sama,
Angka
Partisipasi
Murni
(APM)
SD/MI/SDLB/Paket A juga meningkat dari 94,90% menjadi 95,55%. Selanjutnya, pada jenjang SMP/MTs/sederajat, APK juga meningkat dari 92,52% pada tahun 2007 menjadi 99,47% pada tahun 2011.
APK SMA / SMALB / SMK / MA / MAK / Paket C mengalami peningkatan dari 69,60% pada tahun 2009 menjadi 76,40% pada tahun 2011. Pada periode yang sama, peningkatan angka partisipasi pendidikan
jenjang
menengah
tersebut
juga
diikuti
dengan
menurunnya disparitas APK antara kabupaten dan kota dari 31,20% menjadi 29,00%.
Pendidikan
nonformal
perkembangan
yang
dan
informal
menggembirakan.
juga Angka
menunjukkan buta
aksara
penduduk usia 15 tahun ke atas menurun dari 7,20% pada tahun 2007 menjadi 4,66% pada tahun 2011. Rasio kesetaraan gender angka buta aksara pada pendidikan nonformal juga membaik, yaitu dari 94,90% pada tahun 2007 menjadi 98,50% pada tahun 2011. Tata nilai yang merupakan dasar sekaligus arah bagi sikap dan perilaku seluruh pegawai dalam menjalankan tugas. Tata nilai juga akan menyatukan hati dan pikiran seluruh pegawai dalam usaha mewujudkan layanan prima pendidikan. Tata nilai yang dimaksud
adalah amanah,
profesional, visioner, demokratis, inklusif, dan berkeadilan.
3
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Penguatan tata kelola di tingkat satuan pendidikan dilakukan melalui penerapan
manajemen
berbasis
sekolah
(MBS)
yang
ditujukan
untuk
meningkatkan kemandirian, kemitraan, keterbukaan, akuntabilitas, dan peran serta masyarakat Dengan merujuk pada ke-enam tata
nilai tersebut diatas, maka
dipilihlah yang sesuai dengan fokus pada periode ini dan dirangkum dalam satu kalimat motto Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat
“ Melayani Semua
Dengan Amanah”. Disamping kekuatan tersebut, ternyata terdapat berbagai kendala internal
Kementerian
Pendidikan
dan
Kebudayaan
yang
harus
ditekan
serendah mungkin, dan diminimasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat antara lain: (1)
Tingginya angka kemiskinan dan pengangguran;
(2)
Masih adanya kesenjangan pertumbuhan ekonomi antar wilayah;
(3)
Masih banyak basis kekuatan ekonomi yang mengandalkan upah tenaga kerja yang murah dan ekspor bahan mentah dari eksploitasi sumber daya alam tak terbarukan;
(4)
Semakin meningkatnya daya saing Indonesia yang perlu diikuti dengan peningkatan kemampuan tenaga kerja;
(5)
Munculnya ancaman raksasa ekonomi global seperti Cina dan India dan semakin luasnya perdagangan bebas yang mengancam daya saing perekonomian nasional;
(6)
masih
rendahnya
optimalisasi
pendayagunaan
sumber
daya
ekonomi yang berasal dari sumber daya alam;
4
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
(7)
pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif tinggi, baik yang sudah berjalan maupun yang direncanakan, perlu didukung dengan penyiapan tenaga kerja yang memadai; dan
(8)
ancaman masuknya tenaga terampil menengah dan tenaga ahli dari negara lain;
Berbagai upaya yang telah dilakukan
dalam mencapai sasaran-sasaran
yang ditetapkan dalam Tapkin, namun upaya tersebut masih belum cukup karena di beberapa kendala sehingga target tapkin belum sepenuhnya dapat tercapai. Capaian indikator sasaran pada Tahun 2014 yang belum mencapai target adalah sebagai berikut : 1. Angka Partisifasi kasar SMA/MA/Paket C. Angka
Partisifasi
Kasar
SMA/MA/Paket
C
merupakan
angka
keterlibatan masyarakat Kabupaten Lahat dan sekitarnya dalam pendidikan di jenjang SMA/MA/Paket C yang ada di Kabupaten Lahat. Capaian indikator kinerja ini pada Tahun 2014 selayaknya mencapai = 100,00 %. Sementara target yang ditetapkan = 93,16 % dan realisasi pada Tahun 2014 yakni sebesar
87,08% (kurang 6,08 %) artinya
capaian kinerja sebesar = 93,47 %. Artinya apa yang menjadi target Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat pada Tahun 2014 belum tercapai. Walaupun demikian keberhasilan pencapaian target ini juga tidak terlepas dari adanya perhatian dan bantuan dari berbagai pihak terutama Pemerintah Provinsi yang dikenal dengan Program Sekolah Gratis (PSG)
kepada seluruh satuan pendidikan, Bantuan Siswa
Miskin (BSM), Program Bantuan Siswa Berprestasi, dengan dana sharing PSG serta bantuan rutin dari Pemerintah Kabupaten Lahat. Untuk jenjang pendidikan SMA/MA/Paket-C sampai saat ini sekarang 5
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
sudah ada bantuan dari Pemerintah pusat yakni BOSSM, pemerintah pusat tidak lagi mengutamakan pendidikan dasar. Dengan demikian semua SMA/MA/Paket C yang ada di Kabupaten Lahat disamping mendapatkan bantuan dari Pemerintah Provinsi yang jumlahnya terbatas
juga
sudah
mendapatkan
bantuan
dari
pusat.
Untuk
meningkatkan APK SMA/MA/Paket C pemerintah Pusat mulai tahun 2014 ini sudah mengalokasikan dana BOS untuk SMA/MA/Paket C untuk seluruh jenjang satuan pendidikan. 2. Angka Partisifasi Murni SMA/MA/Paket C Angka Partisifasi Murni merupakan angka keterlibatan masyarakat Kabupaten Lahat dalam pendidikan di jenjang SMA/MA/Paket C yang ada di Kabupaten Lahat. Capaian indikator kinerja ini pada Tahun 2014 diharapkan mencapai = 90,00 %. Sementara target yang ditetapkan = 63,16% tetapi realisasi pada Tahun 2014 baru 46,66 artinya capaian kinerja belum mencapai target yang diharapkan. Dengan demikian bahwa APM yang menjadi target Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat pada Tahun 2014 belum tercapai. Keberhasilan pencapaian target ini juga tidak terlepas dari adanya perhatian dan bantuan dari berbagai pihak terutama Pemerintah Provinsi yang dikenal dengan Program Sekolah Gratis (PSG) Bantuan Siswa Miskin (BSM), Program Bantuan Siswa Berprestasi serta bantuan operasional dari
Pemerintah
SMA/MA/Paket
Kabupaten C
ini
Lahat.
diharapkan
Untuk
meningkatkan
pemerintah
Pusat
APK dapat
meningkatkan alokasi dana BOS untuk SMA/MA/Paket C pada tahuntahun yang akan datang.
6
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
3. Angka kelulusan. Angka kelulusan adalah perbandingan antara siswa yang mengikuti ujian dengan siswa yang berhasil lulus. Pada Tahun 2014 persentase kelulusan tingkat SD mencapai 100% dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Sementara untuk tingkat SMP dimana target yang ditetapkan sebesar 100% terealisasi sebesar = 99,96 % dari peserta ujian tingkat SMP sebanyak 6.529 siswa dan yang lulus sebanyak 6.526 siswa. Sedangkan tingkat SMA/SMK dari target kelulusan 100% terealisasi sesar 99,98% yaitu dari 5.533 yang ikut ujian sebanyak 5.532 yang dinyatakan lulus, sementara 1 orang yang dinyatakan tidak lulus karena tidak mengikuti ujian. Keberhasilan tidak
terlepas
dari
tersedianya
peningkatan
kompetensi
peningkatan
kompetensi
guru, guru
dana
anggaran
sehingga
program ini
untuk
program
SD/SMP/SMA/SMK
kegiatan kegiatan
yang
telah
ditetapkan dapat tercapai, ditahun mendatang hendaknya programprogram tersebut tetap dapat dilaksanakan. Untuk melaksanakan program dan kegiatan serta sasaran-sasaran yang ditetapkan dalam Penetapan Kinerja (Tapkin) Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Tahun 2014 mengelola dana sebesar Rp. 110.513.294.400,00,Lahat,
Pebruari 2015
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat,
Drs. Sutoko, M.Si Pembina Tk. I NIP. 196612141994031004
7
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
BAB I PENDAHULUAN A. Data Umum Organisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat yang beralamat di Jalan Kolonel Barlian Bandar Jaya Telepon (0731)-322132 Lahat, formal
negeri
melaksanakan
mulai
jenjang
pelayanan
dan
TK, SD,
SMP,
pembinaan
mengelola
SMA
lembaga
dan
pendidikan
SMK,
pendidikan
serta swasta,
lembaga pendidikan non formal dan pendidikan anak usia dini. Dalam
melaksanakan
tugasnya,
Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat
dibantu oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Cabang Dinas Pendidikan pada tingkat Kecamatan, yang dipimpin oleh Kepala UPTD Kecamatan. Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Kabupaten Lahat,
yang memiliki
merupakan perangkat daerah
wilayah kerja dalam Kabupaten Lahat
dan dipimpin oleh Kepala Dinas. Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat berkedudukan di bawah Sekretariat Daerah
Kabupaten Lahat, dan bertanggung
jawab
kepada
Bupati Lahat
melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat. Berdasarkan
Peraturan Bupati Lahat Nomor 28 Tahun 2008 tentang
Uraian Tugas dan Fungsi Dinas Daerah, tugas pokok Nasional rangka
Kabupaten Lahat pelaksanaan
tugas
pendidikan, dengan fungsi pembangunan
bidang
yaitu
melaksanakan
menuntaskan
Dinas Pendidikan
otonomi
daerah
pembangunan dalam
dalam bidang
merumuskan kebijakan teknis pelaksanaan
pendidikan,
memberikan
pelayanan
umum
dan 8
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
perizinan
dalam
bidang
pendidikan,
dan
mengelola
ketata-usahaan
Dinas Pendidikan. Tugas Pokok Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat adalah melaksanakan kegiatan di bidang pendidikan nasional sesuai dengan kebijaksanaan yang digariskan oleh Kepala Daerah berdasarkan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku dan petunjuk pelaksanaannya. Dalam melaksanakan tugas pokok, Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat menyelenggarakan fungsi : 1) Memimpin kegiatan dan urusan Kepala Dinas, Sekretariat, Kepala Bidang
dan Kepala Seksi Dinas yang ada dalam lingkungannya,
sesuai dengan tugas yang diberikan oleh Pemerintah Daerah; 2) Merumuskan kebijakan operasional/pembangunan Daerah di bidang pendidikan nasional; 3) Melaksanakan usaha-usaha pembinaan terhadap pelaksanaan bantuan baik yang berasal dari pemerintah maupun dari swasta; 4) Mengadakan komunikasi, konsultasi dan kerja sama dengan unsur Pemerintah Daerah dan instansi serta masyarakat dalam usaha
B.
Struktur organisasi Sejak dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2000
tentang Pelimpahan Pemerintah dan Provinsi sebagai Daerah Otonom (Lembar Negara Tahun 2000 Nomor 54; Tambahan Lembar Negara Nomor 3952), dan Peraturan Pemerintah Nornor 84 Tahun 2000 tentang Pedoman Organisasi Perangkat Daerah (Lembar Negara Tahun 2000 Nomor 165), Peraturan Daerah Kabupaten Lahat Nomor 17 Tahun 2000 tentang Kewenang Kabupaten
9
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Lahat sebagai Daerah Otonom, serta Peraturan Daerah Kabupaten Lahat Nomor 19 Tahun 2000 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Keja DinasDinas dalam Kabupaten Lahat (Lembar Daerah Kabupaten Lahat Tahun 2001 Nomor 26) maka dibentuklah Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat yang merupakan unsur pelaksana Pemerintah Kabupaten, dan Peraturan Bupati Lahat Nomor 28 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas Masing-masing Jabatan Struktural di Lingkungan Dinas-dinas dalam Kabupaten Lahat, yang di Pimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Adapun struktur organisasi Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat adalah sebagai berikut :
BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LAHAT
10
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
1.
Kepala Dinas
: Drs. Cholil Mansyur, MM
2.
Sekretaris
: Drs. Sukaca, MM
Kasubbag Umum
: Yusnaidi, SE, MM
Kasubbag Keuangan
: Suyana, SE
3.
Kasubbag Kepegawaian
: Desimiana, SE
4.
Ka. Bidang Program
: H. Cholmin Heryadi, M.Pd
5.
6.
Kasi Penyusunan Program
: H. Tajeri, SH
Kasi PLS
: Drs. Andra
Kasi Penjas dan Senibud
: Rusganda, SE, M.Si
Ka. Bidang TK/SD
: Endang Supriatman, S.Pd, MM
Kasi Pembinaan dan Kurikulum TK
: Amanudin, S.Pd
Kasi Pembinaan dan Kurikulum SD
: Inal Hamsyi, S.Pd
Kasi Sarana Sekolah SD
: Darhan Sohar
Ka. Bidang SMP dan Dikmen
: Sukaryo, M.Pd
Kasi Pemb. dan Kurikulum SMP : H. Fidaus, S.Pd Kasi Pemb. dan Kurikulum SMA : Rahmat Sri Fauzi, S.Pd, MM
7.
Kasi Sarana Sekolah
: Aminuddin, A.Ma.Pd
Ka. Bidang Tenaga Teknis
: Dra. H. Hermawati, MM
Seksi Kepangkatan Edukatif
: Sarkowi, S.Pd
Seksi Kepangkatan Pemberhentian dan Pensiun : Hj. Suriati, SE Seksi Pengembangan Karier 8.
: Effendi. M
UPTD ( Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan ) Ka. UPTD Kecamatan Lahat
: Plt. Ismail Firdaus,S.Pd
Ka. UPTD Kecamatan Merapi Barat
: Ardini, S.Pd
Ka. UPTD Kecamatan Merapi Timur
: Zulfikri, SE
Ka. UPTD Kecamatan Merapi Selatan
: Ali Yasarudin, A.Ma.
11
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Ka. UPTD Kecamatan Gumay Talang
: Sulistiyono, SE
Ka. UPTD Kecamatan Gumay Ulu
: Arpan, SE
Ka. UPTD Kecamatan Pulau Pinang
: Herman
Ka. UPTD Kecamatan Pagar Gunung
: Thamrin, S.Pd
Ka. UPTD Kecamatan Tanjung Tebat
: Tabudin, S.Pd
Ka. UPTD Kecamatan Mulak Ulu
: Rizal, S.Pd
Ka. UPTD Kecamatan Kota Agung
: Kasrun, A.Ma, Pd
Ka. UPTD Kecamatan Tg. Sakti PUMI
: Saipul Bahri, A.Ma, Pd
Ka. UPTD Kecamatan Tg. Sakti PUMU : Adnan, S.Pd
9.
Ka. UPTD Kecamatan Jarai
: Sri Utami, S.Pd
Ka. UPTD Kecamatan Pajar Bulan
: Sunadi, S.Pd
Ka. UPTD Kecamatan Muara Payang
: Supandri, S.Pd
Ka. UPTD Kecamatan Pseksu
: A. Kohar, SE
Ka. UPTD Kecamatan Kikim Timur
: Subari, S.Pd
Ka. UPTD Kecamatan Kikim Barat
: Setyo Sumanto, S.Pd
Ka. UPTD Kecamatan Kikim Selatan
: Tajudin Madani, S.Pd
Ka. UPTD Kecamatan Kikim Tengah
: Gusniar Putri, S.Pd
Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)
: Dra. Sugiarti, MM
10. Koordinator Pengawas (Korwas)
: H. Herman, S.Pd
Berdasarkan Peraturan Bupati Lahat Nomor 28 Tahun 2008 tentang Uraian Tugas Masing-masing Jabatan Struktural di Lingkungan Dinas-dinas dalam Kabupaten Lahat, adapun tugas dan tanggung jawab pejabat struktural Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat sebagai berikut :
12
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
1. Kepala Dinas a. Mengarahkan dan memberi petunjuk kerja kepada bawahan supaya tugas-tugas Dinas Pendidikan terlaksana dengan baik; b. Merumuskan konsep sasaran suatu peraturan perundang-undangan beserta
petunjuk
kerja
lainnya
untuk
pelaksanaan
tugas
Dinas
Pendidikan; c. Mengkoordinasikan tugas-tugas, Sekretaris, Bidang, dan Seksi yang berada dibawahnya dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari; d. Mengkoordinasikan, mengsinkronisasikan, mengintegrasikan tugas dan kegiatan pada unit kerja lainnya baik otonom maupun vertikal; e. Mengkoordinasikan
perencanaan
kegiatan
bidang
pembinaan
administrasi umum, kepegawaian dan keuangan dilingkungan Dinas Pendidikan; f. Merumuskan konsep sasaran tentang perencanaan, pengolahan dan penelaahan atas perumusan kebijakan Bupati Kepala Daerah; g. Menyelenggarakan
operasional
Dinas
Pendidikan
dalam
rangka
terlaksananya proses kegiatan kerja yang telah diprogramkan; h. Membina bawahan supaya tugas-tugas Dinas Pendidikan dapat terbagi habis dan terlaksana dengan baik; i. Mengevaluasi tugas bawahan, selanjutaya memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan dalam DP3; j. Melaporkan kegiatan Dinas Pendidikan baik secara bulanan, triwulan, tahunan maupun secara insidentil; k. Melaksanakan
penyusunan
rencana
kebutuhan
guru
dan
tenaga
kependidikan lainnya serta sarana pendidikan;
13
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
l. Merumuskan dan melaksanakan perencanaan operasional program pembinaan dan pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah dan Pendidikan Non Formal sesuai dengan perencanaan strategis tingkat kabupaten, provinsi dan nasional; m. Mengarahkan
dan
mengkoordinasikan
penerimaan
siswa
baru,
kurikulum, ujian sekolah/ujian nasional/UASBN, kegiatan pendidikan non formal dan keolahragaan pelajar; n. Melaksanakan usul pengangkatan dan penetapan mutasi kepegawaian dilingkungan Dinas Pedidikan;
2. Sekretariat a. Merencanakan
operasional
kegiatan
kesekretariatan
baik
secara
yang
berada
bulanan, tahunan maupun insedintil; b. Mengkoordinasikan
tugas-tugas,
Bidang
dan
Seksi
dibawahnya dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari; c. Membagi tugas kepada sub bagian-sub bagian supaya tugas bagian tata usaha terbagi habis dan terlaksana dengan baik; d. Memberi petunjuk kepada sub bagian-sub bagian untuk kelancaran pelaksanaan tugas-tugas kesekretariatan; e. Menyelia dan menghimpun peraturan perundang-undangan beserta petunjuk
kerja
lainnya
untuk
pedoman
pelaksanaan
tugas
kesekretariatan; f. Memberi petunjuk dan membimbing bawahan dalam pelaksanaan tugas-tugas dinas sehari-hari;
14
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
g. Mengatur jadwal pelaksanaan rapat dilingkungan Dinas Pendidikan baik secara bulanan, triwulan, semester, maupun tahunan yang dituangkan dalam natulen rapat; h. Mengevaluasi tugas bawahan selanjutnya memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan dalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP3); i. Melaporkan kegiatan kesekretariatan baik yang telah maupun belum dilaksanakan guna selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran tugas; j. Menghimpun bahan laporan dari masing-masing sub bidang yang selanjutnya menyusun laporan kegiatan Dinas Pendidikan baik secara bulanan, triwulan maupun tahunan; k. Memberi petunjuk dan pembinaan organisasi tatalaksana pengelolaan rumah tangga, perlengkapan, pengelolaan administrasi surat menyurat, administrasi kepegawaian, keuangan pada Dinas Pendidikan; l. Menyusun bahan rencana dan program kerja Dinas Pendidikan sebagai bahan masukan atasan; m. Menyusun konsep proyeksi perkembangan pendidikan berdasarkan data dan informasi pendidikan dalam sekolah, pendidikan luar sekolah, pembinaan kesiswaan dan keolahragaan; n. Menyusun konsep rencana tahunan pendidikan yang bersifat sektoral dan lintas sektoral sebagai bahan masukan atasan.
15
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
3. Bidang Taman Kanak-Kanak/Sekolah Dasar (TK/SD) a. Menyusun rencana dan program kerja tahunan Bidang TK/SD; b. Menyusun
rencana
pengadaan
guru,
tenaga
teknis
dan
sarana
pendidikan TK, SD, SDLB; c. Melaksanakan pengurusan lembaga pendidikan dasar TK, SD dan SDLB; d. Mengendalikan pelaksanaan teknis pendidikan dasar TK, SD dan SDLB; e. Memberikan pedoman dan petunjuk pelaksanaan teknis pendidikan pada pendidikan dasar TK, SD dan SDLB; f. Mengkoordinasikan
pelaksanaan
tugas
pengawasan
dalam
mengendalikan, membimbing dan menilai TK, SD dan SDLB; g. Memonitor pelaksanaan dan menyusun statistik Taman Kanan-kanan, Sekolah Dasar dan kegiatan wajib belajar serta Sekolah Dasar Luar Biasa sesuai dengan perkembangan terakhir; h. Mengumpulkan mengolah data dan laporan TK/SD/SLB; i. Menelaah dan menilai laporan Kantor Cabang Dinas Kecamatan tentang TK/SD/SLB
dan
laporan
pengawas
tentang
hasil
pengendalian,
bimbingan dan penilaian Sekolah Dasar Luar Biasa; j. Memberikan petunjuk pelaksanaan tugas sehari-hari pengawas yang menyangkut pengendalian, bimbingan dan penilaian Sekolah Dasar Luar Biasa; k. Melaksanakan penilaian teknis pendidikan pada Taman Kanan-kanak, Sekolah Dasar dan pelaksanaan wajib belajar; l. Melaksanakan bimbingan terhadap lembaga pengelola TK, SD dan SDLB; m. Memberikan rekomendasikan atas bantuan kepada TK, SD dan SDLB; n. Menyiapkan pengajuan izin belajar pembukaan sekolah swasta;
16
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
o. Memberikan penilaian pelaksanaan pekerjaan kepada Kepala Seksi setiap
akhir
tahun
yang
dicantumkan
dalam
Daftar
Penilaian
Pelaksanaan Pekerjaan (DP3); p. Menyusun laporan TK, SD dan SDLB.
4. Bidang SMP dan Dikmen a. Menyusun rencana dan program kerja tahunan Bidang SMP dan SMA/SMK; b. Mengkoordinir penyusunan petunjuk pengelolaan SMP, SMA dan SMK termasuk tata usaha sekolah antara lain buku induk, buku inventaris, laporan pendidikan dan tata tertib sekolah; c. Menyusun
rencana
pengadaan
guru,
tenaga
teknis
dan
sarana
pendidikan SMP dan SMA/SMK; d. Melaksanakan
pengurusan
lembaga
pendidikan
dasar
SMP
dan
pendidikan
dasar
SMP
dan
SMA/SMK; e. Mengendalikan
pelaksanaan
teknis
SMA/SMK; f. Melakukan inventaris dan menyusun kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan meliputi gedung, peralatan teknis, alat kantor, mobeler dan pembukuan; g. Melakukan
perencanaan
pengadaan,
penyimpanan,
pendistribusian
peralatan pendidikan, perawatan gedung dan perabot; h. Memberikan pedoman dan petunjuk pelaksanaan teknis pendidikan pada pendidikan dasar SMP dan SMA/SMK; i. Mengkoordinasikan
pelaksanaan
tugas
pengawasan
dalam
mengendalikan, membimbing dan menilai SMP dan SMA/SMK;
17
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
j. Memonitor pelaksanaan dan menyusun statistik kegiatan wajib belajar SMP sesuai dengan perkembangan terakhir; k. Mengumpulkan dan mengolah data dan laporan pendidikan dasar SMP dan SMA/SMK; l. Menelaah dan menilai laporan Kantor Cabang Dinas Kecamatan dibidang pendidikan dasar dan laporan pengawas tentang hasil pengendalian, bimbingan dan penilaian SMP dan SMA/SMK; m. Mengkoordinasikan menyangkut
pelaksanaan
pengendalian,
tugas
sehari-hari
bimbingan
dan
pengawas
penilaian
SMP
yang dan
SMA/SMK; n. Melaksanakan penilaian teknis pendidikan pada SMP dan SMA/SMK dan pelaksanaan kegiatan wajib belajar SMP dan SMA/SMK; o. Melaksanakan
bimbingan
terhadap
lembaga
pengelola
SMP
dan
SMA/SMK; p. Memberikan rekomendasikan atas bantuan kepada SMP dan SMA/SMK; q. Menyiapkan pengajuan izin belajar pembukaan sekolah swasta; r. Memberikan penilaian pelaksanaan pekerjaan kepada Kepala Seksi setiap
akhir
tahun
yang
dicantumkan
dalam
Daftar
Penilaian
Pelaksanaan Pekerjaan (DP3); s. Menyusun laporan bidang SMP dan SMA/SMK. 5. Bidang Tenaga Teknis a. Menyusun rencana dan program kerja Bidang Tenaga Teknis; b. Menyusun dan mengusulkan
pengadaan dan penempatan tenaga
kependidikan TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pamong Pelajar, Pengawas Sekolah dan Tenaga Administrasi;
18
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
c. Merencanakan
pengadaan,
penempatan
dan
pemerataan
pegawai
edukatif; d. Merencanakan formasi pegawai edukatif; e. Melaksanakan registrasi pegawai yang telah memasuki masa pensiun; f. Memberikan penilaian pelaksanaan pekerjaan kepada Kepala Seksi setiap
akhir
tahun
yang
dicantumkan
dalam
Daftar
Penilaian
Pelaksanaan Pekerjaan (DP3); g. Menyusun laporan Kepala Bidang Tenaga Teknis; dan h. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.
6. Bidang Program a. Menyusun rencana dan program kerja tahunan Bidang Program; b. Mengumpulkan, mengadakan survey, mengolah dan menyajikan data yang
menyangkut
pendidikan
formal,
termasuk
kesiswaan,
keolahragaan, dan kebudayaan; c.
Mengumpulkan, bersangkutan
mengolah
dan
menyajikan
dengan pendidikan dan
data
melakukan
tahunan
yang
pelayanan
data
kepada unit kerja yang memerlukan; d. Menganalisis dan merumuskan informasi tentang keadaan pendidikan formal; e. Menyusun rencana kerja tahunan Dinas Pendidikan; f.
Memonitor
perkembangan
pelaksanaan
kegiatan
rutin
dan
pembangunan pendidikan formal, pendidikan non formal, termasuk pembinaan kesiswaan, keolahragaan, dan kebudayaan’
19
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
g. Memberikan penilaian pelaksanaan pekerjaan kepada staf setiap akhir tahun yang dicantumkan dalam DP3; h. Menyusun laporan kerja Bidang Program; dan melaksanakan tugastugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan
C.
Aspek
Strategis
Organisasi
dan
Permasalahan
Utama
(isu
strategis) Organisasi Isu-isu strategis yang menjadi acuan atau dasar dalam perumusan visimisi, tujuan dan sasaran program dan kegiatan yang diprioritaskan selama lima tahun ke depan, adalah sebagai berikut : 1.
Ketersediaan pelayanan PAUD yang berkualitas masih terbatas Tingkat capaian pelayanan PAUD baru mencapai 40,71% pada tahun 2013 dengan disparitas dan kualitas yang bervariasi antardaerah. Belum optimalnya pelaksanaan PAUD nonformal dan informal terutama dalam memberikan layanan pengembangan anak usia 0—6 tahun serta masih kurangnya pendidikan orang tua dalam hal pengasuhan anak (parenting education), dan masih rendahnya peran orang tua serta masyarakat dalam pengembangan program Taman Kanak-kanak (TK) usia 4—6 tahun, taman penitipan anak, kelompok bermain, dan satuan PAUD sejenis (SPS) antara lain yaitu Pos PAUD, SPS Taman Pendidikan Alquran (TPA), SPS Taman Asuh Anak Muslim (TAAM)
2.
Kepastian memperoleh layanan pendidikan dasar bermutu belum sepenuhnya dapat diwujudkan Berbagai keberhasilan telah dicapai sampai dengan tahun 2013, terutama
dalam
dalam
hal
akses
pendidikan
dasar
menunjukkan 20
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
kemajuan penting. Namun kepastian penduduk usia sekolah untuk memperoleh layanan pendidikan dasar yang bermutu danmerata masih merupakan permasalahan penting yang dihadapi dalam pembangunan pendidikan tahun 2014—2018
3.
Ketersediaan, keterjangkauan, kualitas, dan relevansi pendidikan jenjang menengah masih belum memadai APK jenjang pendidikan menengah terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2013, APK jenjang pendidikan menengah
telah
mencapai
88,10%.
Namun,
Peningkatan
kualitas
pendidikan menengah masih terkendala oleh penyediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai. Dari sisi tenaga kependidikan, kualifikasi guru belum seluruhnya berkualifikasi pendidikan S1/D4 dan sekitar 88% guru yang mengajar sesuai dengan bidang keahliannya 4.
Pendidikan karakter dan akhlak mulia belum optimal dalam mendukung
terwujudnya
peradaban
bangsa
yang
unggul
dan mulia Meningkatnya partisipasi pendidikan belum sepenuhnya diikuti dengan pendidikan karakter dan akhlak mulia yang mampu membangun karakter bangsa yang kokoh. Pendidikan karakter mempunyai peranan penting dalam upaya pembangunan karakter dalam arti luas yang melibatkan kementerian/lembaga terkait, masyarakat, sekolah dan orang tua guna mendukung terwujudnya paradaban bangsa yang unggul dan mulia.
21
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
5.
Pelaksanaan
sistem
tata
kelola
dalam
menjamin
terselenggaranya layanan prima pendidikan masih belum mantap Berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa salah satu aspek penting dalam undang-undang
tersebut
adalah
pengelolaan
dan
penyelenggaraan
pendidikan. Namun koordinasi antar kementerian dan lembaga yang mengelola dan menyelenggarakan pendidikan, serta antara pemerintah pusat dengan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dan pemerintah kota belum sepenuhnya tertata dengan baik. Demikian pula peran
serta
masyarakat
dalam
pengelolaan
dan
penyelenggaraan
pendidikan belum dikelola dengan maksimal. Analisis lingkungan baik internal maupun eksternal sangat penting bagi kelangsungan organisasi. Dengan mengetahui kondisi di dalam maupun luar organisasi akan dapat diketahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Keberhasilan pembangunan di suatu daerah ditentukan oleh optimalisasi dalam memobilisasi sumber pembangunan, yaitu baik potensi dan kelemahan (sebagai faktor internal), dengan mempertimbangkan faktor eksternal yaitu peluang yang mungkin dapat dimanfaatkan serta ancaman yang perlu diantisipasi.
Analisis
lingkungan
baik
internal
maupun
eksternal
perlu
dilakukan agar dapat diketahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang ada, sehingga dapat dirumuskan suatu strategi untuk meningkatkan potensi
daerah
memanfaatkan
dan
mengatasi
berbagai
segala
peluang
persoalan
serta
yang
ada
mengantisipasi
dengan berbagai
ancaman/tantangan. Adapun analisis lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat adalah sebagai berikut :
22
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
1.
Kekuatan (Strengths) Kekuatan adalah faktor internal yang meliputi semua pendorong
pembangunan pendidikan Kabupaten Lahat yang meliputi antara lain : 1. Jumlah sekolah mulai dari TK, SD, SMP, SMA, SMK Negeri dan swasta cukup memadai baik di perkotaan maupun di pedesaan. 2. Jumlah lulusan SD, SMP yang melanjutkan relatif banyak 3. Perbandingan antara jumlah guru dengan jumlah siswa cukup ideal 4. Sarana dan prasarana yang optimal 5. Partisipasi masyarakat cukup aktif 6. Dukungan Pemerintah Daerah yang sangat positif 7. Masih tersedianya banyak lahan untuk membangun sekolah 8. Adanya LPTK 9. Kepastian
hukum
dan
konsistensi
pelaksanaan
peraturan
dan
perundangan yang berlaku 10. Tersedianya dana APBD untuk pembangunan pendidikan 11. Jumlah guru yang relatif memadai 12. Tersedianya laboratorium IPA dan Bahasa 13. Adanya komite sekolah 14. Tersedianya MKKS 15. Demokratisasi dan otonomi sekolah telah berjalan
2.
Kelemahan (Weaknesses) Faktor
kelemahan
ini
merupakan
faktor
internal
yang
dapat
menghambat keberhasilan pembangunan pendidikan di Kabupaten Lahat. Adapun kelemahan-kelemahan tersebut antara lain :
23
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
1. Untuk Pendidikan Dasar masih berkisar 25 % gedung sekolah yang kurang memadai dan harus segera mendapatkan rehab 2. Masih terdapat kekurangan ruang belajar yang ideal 3. Daya tampung siswa masih kurang 4. Belum semua guru memiliki standar kompetensi 5. Masih terdapat guru yang tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan 6. Anggaran pendidikan masih sangat terbatas 7. Tenaga guru dan tata usaha masih kurang 8. Dukungan dan kerjasama dengan dunia usaha / industri masih kurang 9. Masih
kurangnya
kesadaran
orang
tua
untuk
menyekolahkan
anaknya 10.Masih tingginya biaya hidup sehari-hari 11.Motivasi belajar anak masih rendah 12.Masih kurangnya peminat sekolah kejuruan
3.
Peluang (Opportunities) Peluang merupakan faktor eksternal yang memungkinkan kita berhasil mencapai tujuan. Adapun peluang bagi Dinas Diknas Kabupaten Lahat sebagai berikut : 1. UU RI Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. UU RI Nomor 14 tahun 2005
tentang Guru dan Dosen
3. Dukungan lembaga eksekutif dan legeslatif cukup baik 4. Meningkatnya anggaran pendidikanKabupaten Lahat sebagai daerah dengan potensi pertambangan yang sangat melimpah.
24
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
5. Dukungan
pihak
pendidikan
swasta
untuk
dengan
meningkatkan
mendirikan kecerdasan
lembaga-lembaga dan
keterampilan
masyarakat. 6. Tingginya minat masyarakat untuk mengikuti pendidikan 7. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) 8. Perkembangan ekonomi nasional
4.
Ancaman (Threaths) Ancaman merupakan faktor eksternal yang berpotensi dapat menjadi
penghambat
Ancaman-ancaman
bagi yang
keberhasilan dapat
untuk
mencapai
menghambat
tujuan.
keberhasilan
pembangunan pendidikan di Kabupaten Lahat adalah sebagai berikut : 1.
Peraturan (regulasi) yang banyak dan cepat berubah
2.
Arus globalisasi yang membuat kejahatan semakin mengancam dunia pendidikan, seperti banyaknya sindikat-sindikat narkoba dan miras.
3.
Pengaruh media informasi yang semakin canggih yang berpengaruh pada penetrasi budaya melalui perkembangan teknologi informasi.
Tujuan stratejik selanjutnya ditetapkan berdasarkan faktor-faktor kunci keberhasilan yang telah dirumuskan. Sedangkan sasaran stratejik yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari proses perencanaan stratejik dirumuskan untuk masing-masing tujuan yang telah ditetapkan. Dalam rangka pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran yang sudah ditetapkan, maka diperlukan strategi pembangunan. Strategi pembangunan
25
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
tersebut dijabarkan dalam kebijakan dan program pembangunan dalam kurun waktu 4 tahun ke depan. Kebijakan merupakan ketentuan-ketentuan yang telah disepakati pihak-pihak terkait dan ditetapkan oleh yang berwenang membuat kebijakan tersebut untuk dijadikan pedoman, pegangan, dan petunjuk bagi setiap usaha dan kegiatan aparatur pemerintahan maupun masyarakat demi tercapainya kelancaran dan keterpaduan dalam upaya pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran pembangunan. Melalui metode analisis SWOT yakni memperhitungkan kekuatan (strengths),
kelemahan
tantangan/kendala
(weaknesses),
(threats),
Dinas
peluang
Pendidikan
(opportunities)
Kabupaten
Lahat
dan telah
mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan (key success factors) yang merupakan salah satu faktor penting dalam perencanaan strategis, yaitu :
Tersedianya sumber daya manusia yang cerdas, terampil, loyal terhadap pekerjaan dan berdisiplin serta ditunjang dengan sarana prasarana yang memadai. Tersedianya dana yang cukup
untuk
mendukung semua
kegiatan yang berhubungan dengan keberhasilan kegaiatan belajar mengajar Memiliki
pemimpin yang
benar-benar
mengerti persoalan
pendidikan dan penempatan orang-orang pada jabatan yang memang sesuai dengan kemampuannya (the right man on the right place). 26
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
D. Maksud & Tujuan Laporan Kinerja Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden
Nomor 29 Tahun
2014
tentang
Sistem Akuntabilitas Kinerja
Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Peraturan ini memberikan tuntunan kepada semua instansi pemerintah untuk menyiapkan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah sebagai bagian integral dari siklus akuntabilitas kinerja yang utuh yang dikerangkakan dalam suatu Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Esensi dari sistem Laporan kinerja bagi SKPD adalah perwujudan dari implementasi sistem pengendalian manajemen sektor Langsung di Kabupaten Lahat. Sistem pengendalian ini merupakan infrastruktur bagi manajemen untuk memastikan bahwa visi, misi dan tujuan strategis SKPD dapat dipenuhi melalui implementasi strategi pencapaiannya ( program dan kegiatan ) yang selaras. Atas dasar tersebut, siklus sistem Laporan Kinerja diawali dengan penyusunan
Rencana Strategis, perjanjian
kinerja, pengukuran kinerja,
pengelolaan data kinerja, pelaporan kinerja, reviu dan evaluasi kinerja. Pada setiap akhir periode pelaksanaan program/ kegiatan, capaian kinerja yang berhasil diperoleh itu dikomunikasikan kepada para stakeholder dalam wujud Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah
memiliki dua tujuan yaitu
Pertama, memberikan informasi kinerja yang terukur kepada pemberi mandat atas kinerja yang telah dan seharusnya dicapai. Kedua, sebagai upaya perbaikan berkesinambungan bagi SKPD untuk meningkatkan kinerjanya.
27
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
D. Sistematika Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Laporan
Kinerja
Instansi
Pemerintah
ini
mengkomunikasikan
pencapaian kinerja SKPD selama tahun 2014. Capaian kinerja (performance results)
2014
tersebut
diperbandingkan
dengan
Rencana
Kinerja
(performance plan) 2014 sebagai tolak ukur keberhasilan tahunan organisasi. Analisis atas capaian kinerja terhadap rencana kinerja ini akan memungkinkan diidentifikasikannya sejumlah celah kinerja (performance gap) bagi perbaikan kinerja di masa datang. Sistematika penyajian Laporan Kinerja tahun 2014 telah disesuaikan dengan Permenpan RB Nomor 53 Tahun 2014 tanggal 20 November 2014 yang diundangkan pada tanggal 1 Desember 2014 sebagai berikut: KATA PENGANTAR DAFTAR ISI IKHTISAR EKSEKUTIF Bab I
Pendahuluan, menjelaskan secara ringkas gambaran umum, kewenangan tugas pokok dan struktur organisasi, isu strategis, maksud dan tujuan serta sistematika pelaporan kinerja
Bab II
Perencanaan
kinerja,
menjelaskan
secara
ringkas
tentang
Renstra 2014 – 2018, visi dan misi, tujuan sasaran strategis, strategi, arah kebijakan dan program. Program utama, program dan kegiatan pokok, indikator kinerja utama, Renja, perjanjian kinerja tahun 2014. Bab III
Akuntabilitas kinerja, menjelaskan capaian kinerja tahun 2014, metodelogi
pengukuran
pencapian
kinerja,
analisis
capaian
kinerja dengan membandingkan antara target dan realisasi
28
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
kinerja tahun ini; Membandingkan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun ini dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir; Membandingkan realisasi kinerja sampai dengan tahun ini dengan
target
jangka menengah
yang terdapat
dokumen perencanaan strategis organisasi;
dalam
Membandingkan
realisasi kinerja tahun ini dengan standar nasional; Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternative solusi yang telah dilakukan;
Analisis
atas efisiensi penggunaan sumber daya, akuntabilitas keuangan dan
tindak
lanjut
program/kegiatan
hasil
yang
evaluasi
sebelumnya.
Analisis
menunjang
keberhasilan
ataupun
kegagalan pencapaian pernyataan kinerja. Realisasi Anggaran, diuraikan realisasi anggaran yang digunakan dan yang telah digunakan untuk mewujudkan kinerja organisasi sesuai dengan dokumen Perjanjian Kinerja. Bab IV
Penutup, menjelaskan kesimpulan atas capaian kinerja SKPD Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Tahun 2014, serta langkah di masa mendatang yang akan dilakukan untuk meningkatkan kinerjanya.
LAMPIRAN-LAMPIRAN -
Matrik Renstra (RS)
-
Indikator Kinerja Utama (IKU)
-
Rencana Kinerja Tahunan (Renja)
29
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
BAB II PERENCANAAN KINERJA A. Rencana Strategis 1.
Visi
Visi adalah cara pandang jauh kedepan kemana instansi pemerintah akan dibawa agar dapat eksis, antisipatif dan inovatif. Visi merupakan suatu gambaran yang menantang tentang masa depan yang diinginkan oleh instansi pemerintah atau organisasi. Visi dibutuhkan oleh suatu organisasi untuk mencapai tujuan dalam waktu tertentu, menentukan sikap dan tindakan sebagai tolok ukur keberhasilan melaksanakan tugas. Sehubungan dengan hal itu, visi Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, yaitu “ Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan untuk Membentuk Insan yang Cerdas 2018 “ Visi
ini
merupakan
pernyataaan
yang
sejalan
Visi
Kabupaten
Lahat
“Mewujudkan Kabupaten Lahat BANGKIT 2018”. Dinas Pendidikan Kabupaten
Lahat
mempunyai
Rencana
Strategis
yang
dimaksudkan
memberikan arahan bagi seluruh Aparatur Dinas Pendidikan sehingga tugas pokok dan fungsi Dinas Pendidikan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien. 2. Misi Misi merupakan sesuatu langkah besar yang harus dilaksanakan agar tujuan Organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik sesuai visi yang telah ditetapkan.
Untuk
mencapai
visi
yang
telah
ditetapkan,
Dinas 30
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Pendidikan Kabupaten Lahat menetapkan 5 (lima) misi yang harus diemban, yaitu : KODE
MISI
Misi 1 (M1) :
Meningkatkan ketersediaan layanan pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah yang bermutu.
Misi 2 (M2) :
Meningkatkan kualitas Layanan Tenaga
Pendidik dan
Tenaga Kependidikan, Bermutu dan Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat Misi 3 (M3) :
Meningkatkan
kualitas
manajemen
pelayanan
pendidikan
PENJELASAN MISI Misi Pertama dilandasi Pemikiran bahwa setiap warga Negara berhak memperoleh pendidikan yang layak
sebagai mana yang diamanatkan
oleh Undang-Undang Dasar 1945, bahwa pelayanan pendidikan hanya dapat
dicapai
melalui
usaha
secara
terarah,
terpadu
dan
berkesinambungan, sebagai bentuk perwujudan iklim pendidikan yang kondusif. Misi Kedua merupakan bentuk pelaksanaan peningkatan kemampuan dan kompetensi pengelola pendidikan ang senantiasa berorientasi pada sistem pendidikan nasional dengan menekankan pada kebutuhan lokal. Misi Ketiga merupakan suatu upaya agar setiap penguasaan terhadap Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi tidak meninggalkan penerapan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
3.
Tujuan Tujuan merupakan penjabaran / implementasi dari pernyataan misi.
Dengan adanya tujuan akan memberikan arah yang lebih jelas untuk
31
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
mencapai sasaran yang dituju. Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat menetapkan sejumlah tujuan yang relevan untuk setiap misi, yaitu : Misi Pertama : Meningkatkan ketersediaan layanan pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah yang bermutu, dijabarkan dalam tujuan :
Tersedia dan terjangkaunya layanan PAUD yang bermutu
Terjaminnya Kepastian Memperoleh Layanan Pendidikan Dasar Bermutu
Tersedia
dan
Terjangkaunya
Layanan
Pendidikan
Menengah
Universal (PMU) yang Bermutu Misi Kedua : Meningkatkan kualitas Layanan Tenaga Kependidikan,
Bermutu
Kebutuhan
Masyarakat.
Tersedia dan Terjangkaunya Layanan Pendidik
dan Tenaga
Dijabarkan dengan
dan
Relevan
dengan
Pendidik dan Tenaga
tujuan :
Kependidikan,
Bermutu
dan
Relevan
dengan
Kebutuhan
Masyarakat Misi Ketiga : Meningkatkan kualitas manajemen pelayanan pendidikan, dijabarkan melalui tujuan :
Tersedianya Sistem Tata Kelola yang Andal dalam Menjamin Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan
Pelayanan pendidikan secara maksimal bagi segenap unsur pengelola pendidikan.
Penerapan pendidikan yang mengutamakan peningkatan akhlak melalui kegiatan untuk membentuk pribadi
luhur dan berjiwa
sosial. 4. Sasaran dan Arah kebijakan Penyajian ringkas komponen sasaran dan arah kebijakan perencanaan strategis Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Kabupaten Lahat dapat dilihat pada tabel berikut :
32
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Strategi, dan Arah Kebijakan Renstra Tahun 2013-2018 Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat
VISI : Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan untuk Membentuk Insan yang Cerdas 2018 MISI 1 : Meningkatkan ketersediaan layanan pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah yang bermutu Tujuan Strategis 1.1. Tersedia dan Terjangkaunya Layanan PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Yang Bermutu
Sasaran
Strategi
1.1.1.
APK PAUD mencapai 92,48%
1.1.1. penyediaan tenaga pendidik dan berkompeten yang merata di seluruh PAUD
tutor
1.1.2.
PTK PAUD yang mengikuti peningkatan kompetensi mencapai 44,63%
1.1.2. penyediaan manajemen satuan pendidikan PAUD berkompeten yang merata di seluruh kecamatan
1.1.3.
Sebanyak 15,00% PTK PAUD memperoleh penghargaan dan perlindungan
1.1.3. penyediaan dan pengembangan sistem pembelajaran, standar mutu, dan keterlaksanaan akreditasi, serta pengembangan dan pembinaan bahasa untuk PAUD
1.1.4
Persentase Lembaga dan program PAUD NI yang mendapatkan pemetaan mutu sebesar 20%
1.1.4
2.1.1.
APM SD/SDLB/Paket A mencapai 97,20%
2.1.1. penyediaan tenaga pendidik pendidikan dasar berkompeten yang merata di seluruh satuan pendidikan
penyediaan dan peningkatan sarana dan prasarana untuk penerapan sistem pembelajaran PAUD
33
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
2.1.2.
Rasio kesetaraan jender SD/SDLB mencapai 98,00%
2.1.2. penyediaan manajemen satuan pendidikan pendidikan dasar berkompeten yang merata di seluruh satuan pendidikan
2.1.3.
Peserta didik SD/SDLB putus sekolah sebanyak 0,03%
2.1.3. penyediaan dan pengembangan sistem pembelajaran, informasi berbasis riset, dan standar mutu pendidikan dasar, dan keterlaksanaan akreditasi serta pengembangan dan pembinaan bahasa untuk pendidikan dasar;
2.1.4
Lulusan SD/SDLB yang melanjutkan pendidikan sebanyak 99,55%
2.1.4
penyediaan dan peningkatan sarana dan prasarana untuk penerapan sistem pembelajaran SD/SDLB/Paket A dan SMP/SMPLB/Paket B bermutu yang merata di seluruh kecamatan
2.1.5
SD/SDLB yang menerapkan kurikulum 2013 mencapai 43,33%
2.1.5
penyediaan subsidi untuk meningkatkan keterjangkauan layanan pendidikan dasar bermutu yang merata di seluruh kecamatan
2.1.6
SD/SDLB yang berakreditasi mencapai 85%
2.1.6
penyediaan subsidi pembiayaan untuk penerapan sistem pembelajaran Paket A dan B berkualitas yang merata di seluruh kecamatan
2.1.7
SD/SDLB yang memenuhi SPM mencapai 77,55%
2.1.8
APK SMP/SMPLB/Paket B mencapai 99,13%
2.1.9
APM SMP/SMPLB/Paket B mencapai 69,05% 34
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
2.1.10
Rasio kesetaraan jender SMP/SMPLB mencapai 98%
2.1.11
Peserta didik SMP/SMPLB yang putus sekolah mencapai 0,08%
2.1.12
Lulusan SMP/SMPLB yang melanjutkan ke sekolah menengah mencapai 100%
2.1.13
SMP yang menerapkan epembelajaran mencapai 60%
2.1.14
SMP yang memiliki fasilitas internet mencapai 60%
2.1.15
SMP/SMPLB yang menerapkan kurikulum 2013 mencapai 66,66%
2.1.16
SMP/SMPLB yang berakreditasi mencapai 70,90%
2.1.17
SMP/SMPLB yang memenuhi SPM mencapai 57,40%
2.1.18
Guru SD/SDLB dalam jabatan yang berkualifikasi akademik S1/D4 mencapai 82%
2.1.19
SD yang memiliki rasio guru terhadap siswa sesuai SPM
35
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
mencapai 13% 2.1.20
Rasio guru terhadap siswa SD mencapai 1:10
2.1.21
Guru SMP/SMLB dalam jabatan yang berkualifikasi akademik S1/D4 mencapai 100%
2.1.22
SMP yang memiliki rasio guru terhadap siswa sesuai SPM mencapai 13%
2.1.23
Rasio guru terhadap siswa SMP mencapai 1:12
2.1.24
Pendidik dan tenaga kependidikan yang menerima tunjangan mencapai 100%
3.1.1
APK SMA, SMK, SMLB dan Paket C mencapai 100%
3.1.1
penyediaan tenaga pendidik pendidikan menengah berkompeten yang merata di seluruh satuan pendidikan
3.1.2
Meningkatkan persentase SMA, SMK, SMLB dan Paket C yang telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP) mencapai 58,00% pada tahun 2014
3.1.2
penyediaan manajemen satuan pendidikan menengah berkompeten yang merata di seluruh kecamatan
36
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
3.1.3
Meningkatkan persentase PTK SMA, SMK, PKLK dan Paket C yang memenuhi SNP mencapai 75% pada tahun 2014
3.1.3
penyediaan dan pengembangan sistem pembelajaran, informasi berbasis riset, dan standar mutu pendidikan menengah, dan keterlaksanaan akreditasi serta pengembangan dan pembinaan bahasa untuk pendidikan menengah
3.1.4
Guru SMP/SMLB dalam jabatan yang berkualifikasi akademik S1/D4 mencapai 98%
3.1.4
penyediaan dan peningkatan sarana dan prasarana untuk penerapan sistem pembelajaran SMA/Paket C bermutu yang merata di seluruh kecamatan
3.1.5
Peserta didik SMA, SMK SMLB yang putus sekolah mencapai 0,03%
3.1.5
penyediaan dan peningkatan sarana dan prasarana untuk penerapan sistem pembelajaran SMK/Paket C Kejuruan bermutu yang berbasis keunggulan lokal dan relevan dengan kebutuhan daerah yang merata di seluruh satuan pendidikan
3.1.6
membantu menyalurkan penyediaan subsidi pusat dan daerah untuk meningkatkan keterjangkauan layanan pendidikan SMA/SMLB/SMK/Paket C bermutu yang merata di seluruh satuan pendidikan
37
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
MISI 2 : Meningkatkan kualitas Layanan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Bermutu dan Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat Tujuan Strategis 2.1
Tersedia dan Terjangkaunya Layanan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Bermutu dan Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat
Sasaran
Strategi
2.1.1
Guru bersertifikat pendidik mencapai 44,44%
4.1.1
Penyediaan pendidik PAUD, Dikdas, pendidikan menengah yang berkompeten dan merata di seluruh kecamatan
2.1.2
Pendidik dan tenaga kependidikan berkinerja sesuai standar mencapai 100%
4.1.2
Penyediaan manajemen PAUD, pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan orang dewasa yang merata di seluruh kecamatan.
2.1.3
Pelayanan manajemen sumber daya dan tata kelola pelaksanaan tugas dan fungsi pendidik dan tenaga kependidikan mencapai 95%
MISI 3 : Meningkatkan kualitas manajemen pelayanan pendidikan Tujuan Strategis 3.1
Tersedianya Sistem Tata Kelola yang Andal dalam Menjamin
Sasaran 3.1.1
Opini Audit BPK RI atas laporan keuangan adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)
Strategi 2.1.1. penguatan kelembagaan, prosedur kerja, dan sumber daya manusia Dinas Pendidikan ;
38
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan
3.1.2
Skor Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) sekurang-kurangnya 79
3.1.3
Realisasi penyerapan anggaran 100% setiap tahunnya
2.1.2. penguatan sistem perencanaan di lingkungan Dinas Pendidikan; dan
penguatan sistem pencatatan di lingkungan Dinas Pendidikan
39
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
5.
Indikator Kinerja Utama
Indikator kinerja utama SKPD merupakan indikator kinerja yang berada pada perspektif manfaat bagi stakeholders yang menunjukkan peran utama SKPD Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, rincian IKU dapat dilihat pada tabel berikut ini :
Tabel : Indikator Kinerja Utama Indikator Kinerja Utama (IKU) No.
Sasaran Renstra
1
Meningkatnya kualitas dan layanan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Yang Bermutu
1.1
TARGET CAPAIAN Kondisi Awal (2013)
1.3
1.4
1.5
1.6
1.7
1.8
1.9
1.10
2015 (%)
2016 (%)
2017 (%)
2018 (%)
73,30
79,21
87,80
90,91
92,48
45,28
51,49
60,49
63,64
65,58
APK PAUD/TK 40,71
1.2
2014 (%)
APM PAUD/TK
43,50
Rasio ketersediaan alat peraga edukatif PAUD/TK
76,00
96,05
95,00
97,56
96,47
97,73
Rasio lembaga PAUD terhadap total desa-desa
93,20
95,21
101,06
106,38
109,04
114,36
Jumlah TK Negeri disetiap kecamatan
14,29
14,29
18,18
18,18
22,73
22,73
4,90
5,01
6,02
7,41
10,42
15,38
100,54
100,33
100,12
100,59
100,39
100,00
90,80
90,63
92,09
92,24
96,77
97,20
97,27
97,39
97,83
98,26
98,70
99,13
63,20
63,67
64,68
65,85
67,63
69,05
Persentase guru PAUD/TK bersertifikat APK SD/MI/Paket A
APM SD/MI/Paket A
APK SMP/MTs/Paket B
APM SMP/MTs/Paket B
40
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
1.11
Angka putus sekolah 0,20
0,17
0,10
0,08
0,05
0,03
81,90
82,86
94,69
96,69
102,09
99,55
99,20
98,56
97,00
100,20
95,51
99,33
45,50
45,66
51,02
57,40
63,78
76,53
Rasio siswa memiliki buku berdasarkan SPM
25,00
26,02
31,89
38,27
44,64
51,02
1.16
Rasio guru SD/MI: siswa
1 : 10
1 : 10
1 : 10
1 : 10
1 : 10
1 : 10
1.17
Rasio Siswa
1 : 10
1 : 10
1 : 10
1 : 11
1 : 12
1 : 12
1.18
Setiap kecamatan memiliki sekolah SSN
1 : 20
1 : 19
1 : 18
1 : 16
1 : 14
1 : 12
1.19
Gedung SMP/SMPLB kondisi baik
30,00
31,94
47,04
58,80
70,56
94,07
Sekolah Standar Nasional (SSN) SMP
65,00
66,20
70,42
77,46
84,51
91,55
Pemanfaatan ICT untuk pembelajaran
8,00
8,10
20,24
30,36
40,49
50,61
99,98
99,95
100,00
100,00
100,00
100,00
APK SMA/SMK/MA/Paket C
88,10
93,16
98,93
99,47
99,74
100,00
APM SMA/SMK/MA/Paket C
63,00
63,17
64,17
66,49
68,78
71,05
1,00
0,59
0,32
0,16
0,11
0,03
10,80
16,38
19,17
25,62
31,83
39,06
1.12
1.13
1.14
1.15
1.20
1.21
1.22
1.23
1.24
1.25
1.26
1.27
Angka melanjutkan dari SD/MI ke SMP/MTs Angka melanjutkan dari SMP/MTs ke SMA/SMK/MA Rasio sekolah pada jenjang pendidikan dasar memenuhi persyaratan SPM sarana prasarana
guru
SMP/MTs:
SD/SDLB, dalam
Angka kelulusan
Angka Putus SMA/SMK/MA
Sekolah
Angka melanjutkan dari sekolah menengah ke PT Rasio sekolah pada jenjang pendidikan
41
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
menengah memenuhi persyaratan SPM sarana prasarana 1.28
1.29
1.30
1.31
1.32
1.33
1.34
1.35
2
3
Meningkatkan kepastian peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan, bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat
2.1
Meningkatnya kualitas tata kelola pelayanan prima bidang pendidikan.
3.1
2.2
3.2 3.3 3.4 3.5
16,00
16,33
32,65
48,98
65,31
77,55
93,50
94,16
94,62
98,93
99,20
100,00
10,80
10,82
11,21
11,00
11,09
11,18
Angka kelulusan Pendidikan Menengah
100,00
99,98
100,00
100,00
100,00
100,00
Sekolah Standar Nasional (SSN) SMA/SMK
20,00
20,00
20,00
22,22
24,44
26,67
15,56
15,56
33,33
55,56
77,78
100,00
2,20
2,17
1,22
1,22
1,22
1,22
Prosentase Pemanfaatan ICT untuk pembelajaran
40,15
43,32
50,61
60,73
70,85
80,97
Lembaga dan program PNF telah terakreditasi
11,11
11,11
30,00
45,45
58,33
69,23
Rasio guru berpendidikan S-1 atau D-4
73,20
75,36
81,08
90,57
99,63
100,00
27,45
32,29
38,47
41,49
42,76
100,00
0,00
100,00
100,00
100,00
30,00
40,49
50,61
60,73
70,85
91,09
20,00
20,24
30,36
40,49
50,61
60,73
4,05
4,05
8,10
12,15
16,19
20,24
1,11
1,11
1,04
0,99
0,93
0,88
Rasio siswa memiliki buku berdasarkan SPM Rasio Guru : Siswa sekolah menengah menjadi 1: 12
Sekolah Internasional SMA/SMK
Bertaraf (SBI)
Rasio siswa SMA:SMK
Rasio guru yang lulus sertifikasi dalam jabatan
Pemberdayaan Komite Sekolah Frekuensi sosialisasi dan advokasi peraturan pemerintah Jumlah ketersediaan data terhadap kebutuhan perencanaan Pangkalan data dan informasi pendidikan berbasis website Angka buta aksara
13,75
100,00
42
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
6.
Prioritas pembangunan tahun 2014 Prioritas pembangunan tahun 2014 yang ditetapkan SKPD Dinas
Pendidikan Kabupaten Lahat dalam rangka menjawab isu-isu strategis
yang
diprediksikan
akan
berkembang
dan
mempengaruhi kinerja SKPD Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, adapun prioritas pembangunan tersebut adalah: NO 1.
Tujuan Strategis
Tersedia dan Terjangkaunya Layanan PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Yang Bermutu
Sasaran Strategis Meningkatnya Angka Partisipasi
Meningkatnya rata-rata nilai ujian akhir sekolah
Tersedia dan Terjangkaunya Layanan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Bermutu dan Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat
Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/Paket A Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/Paket B Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA/SMK/MA/ Paket C Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/ Paket C Angka kelulusan (AL) SD/MI Angka kelulusan (AL) SMP/MTs Angka kelulusan (AL) SMA/SMK/MA
Menurunnya angka putus sekolah penduduk dalam usia sekolah
Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs Angka Putus Sekolah (APS) SMA/SMK /MA
Meningkatnya angka melek huruf latin penduduk berusia 15 tahun keatas
Angka Melek Huruf Latin
Meningkatnya angka melanjutkan sekolah
Angka Melanjutkan (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs Angka Melanjutkan (AM) dari SMP/MTs ke SMA/MA Angka Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
Meningkatnya rata-rata lama sekolah penduduk 2.
Indikator Kinerja
Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia pendidik
Angka Rata-Rata Lama Sekolah Angka Guru yang Memenuhi Kualifikasi S.1/D.IV Rasio guru terhadap murid
43
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
3.
Tersedianya Sistem Tata Kelola yang Andal dalam Menjamin Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan
Meningkatnya kuantitas sarana prasarana penunjang KBM
Meningkatnya kualitas dan kuantitas keolah- ragaan
Pembinaan olah raga Angka Prestasi atlet POPDA
Rasio Siswa dengan Buku Tingkat pelayanan manajemen pendidikan Persentase Ruang Kelas Baik Persentase Fasilitas Sekolah
B. Perjanjian Kinerja Tahun 2014
Penetapan Kinerja pada dasarnya adalah pernyataan komitmen yang merepresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur dalam rentang waktu satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya yang dikelolanya. Kepala SKPD telah menandatangani perjanjian kinerja tahun 2014 dengan Bupat yang dituangkan dalam Dokumen Penetapan Kinerja Tahun 2014 sesuai dengan kedudukan, tugas dan fungsi yang ada. Penetapan kinerja telah mengacu pada renstra tahun 2014 - 2018 dalam dokumen Penetapan Kinerja 2014, ditetapkan target indikator sebagai berikut: TABEL PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2014 TARGET NO
1
URAIAN
BESAR DANA (Rp)
Satuan
target
Penanggung Jawab
12 bln
100
Sekretariat
12 bln
100
12 bln
100
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
1.1
Penyediaan jasa surat menyurat
100.000.000,00
1.2
Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik
75.280.600,00
1.3
Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor
20.000.000,00
Sekretariat
Sekretariat
44
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
1.4
1.5
Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional
60.000.000,00
20.000.000,00
Penyediaan jasa kebersihan kantor
20.000.000,00
1.7
Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja
20.000.000,00
1.9
1.10
Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor
275.000.000,00
50.000.000,00
124.000.000,00
Penyediaan peralatan rumah tangga
40.000.000,00
1.12
Penyediaan makanan dan minuman
50.000.000,00
1.13
Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah
1.14
Rapat-rapat pembinaan dan koordinasi dalam daerah Penyediaan jasa tenaga non PNS
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
1 keg
100
Bidang Program
1 paket
100
Sekretariat
1 keg
100
Bidang Program
1 keg
100
Bidang program
12 Bulan
100
Bidang Program
Sekretariat
Sekretariat
Sekretariat
Sekretariat
Sekretariat
1.11
1.15
Sekretariat
12 bln
Sekretariat
1.6
1.8
2
Penyediaan jasa jaminan barang milik daerah
150.000.000,00
100.000.000,00
3.826.850.000,00
Sekretariat
Sekretariat
Sekretariat
Sekretariat
Sekretariat
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
2.1
Pembangunan Gedung Kantor
2.2
pengadaan Kendaraan dinas/operasional
2.3
Pengadaan perlengkapan gedung kantor
2.4 2.5
Pengadaan mebeleur Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional
3.175.000.000,00
540.000.000,00
50.000.000,00
150.000.000,00
50.000.000,00
45
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
3
2.6
Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor
2.7
Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor
3.2
7
40.000.000,00
12 Bulan
100
Bidang Program
Pengadaan mesin/kartu absensi
1 paket
100
Sekretariat
Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya
1 Keg
100
Sekretariat
1 keg
100
Bidang Tentis
1 Keg
100
Bidang Tentis
1 Keg
100
Sekretariat
1 Keg
100
Sekretariat
1 keg
100
Bidang Program
1 keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
20.000.000,00
100.000.000,00
Pemindahan tugas PNS
50.000.000,00
Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 5.1
6
Bidang Program
Program fasilitasi pindah/purna tugas PNS
4.1 5
100
Program peningkatan disiplin aparatur 3.1
4
40.000.000,00
12 Bulan
Bimbingan teknis implementasi peraturan perundang-undangan
50.000.000,00
Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan 6.1
Penyusunan pelaporan keuangan semesteran
6.2
Penyusunan pelaporan prognosis realisasi anggaran
40.000.000,00
215.000.000,00
Program Pendidikan Anak Usia Dini 7.1
Rehabilitasi sedang/berat asrama siswa
7.2
Pelatihan kompetensi tenaga pendidik
125.000.000,00
7.3
Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini
200.000.000,00
7.4
7.5
Penyelenggaraan koordinasi dan kerjasama Pendidikan Anak Usia Dini Monitoring, evaluasi Pendidikan Anak Usia Dini
75.000.000,00
Bidang Program
Bidang Program
Bidang Program 425.000.000,00
50.000.000,00
Bidang Program
46
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
8
Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun 8.1
Pembangunan gedung sekolah
15.113.171.000,00
8.2
Penambahan ruang kelas sekolah
1.600.000.000,00
8.3
Pembangunan taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir
2.225.000.000,00
8.4
Pembangunan pepustakaan sekolah
8.5
Pengadaan mebeluer sekolah
100.000.000,00
400.000.000,00
8.6
Pengadaan perlengkapan sekolah
100.000.000,00
8.7
Pelatihan kompetensi tenaga pendidik
250.000.000,00
8.8 8.9
8.10
Pelatihan Penyusunan kurikulum
Pembinaan SMP Terbuka Penyediaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jenjang SD/MI/SDLB dan SMP/MTS serta pesantren Salafiyah dan Satuan Pendidikan Non-Islam Setara SD dan SMP
8.11
Penyelenggaraan Paket B Setara SMP
8.12
Pembinaaan minat, bakat, dan kreativitas siswa
8.13 8.14 8.15 8.16
Penyediaan beasiswa transisi Monitoring, evaluasi dan pelaporan Penyelenggaraan ujian SD
Penyelenggaraan Ujian SMP/MTs
300.000.000,00
20.000.000,00
61.705.900.000,00
50.000.000,00
920.000.000,00
200.000.000,00
100.000.000,00
700.000.000,00
650.000.000,00
1 Keg
100
Bidang TK_SD
1 keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
Bidang TK_SD/SMP/Dik men
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
Bidang TK_SD
Bidang TK_SD
Bidang TK_SD
Bidang TK_SD
Bidang TK_SD
Bidang TK_SD
Bidang TK_SD
Bidang TK_SD
Bidang TK_SD
Bidang TK_SD
Bidang TK_SD
Bidang TK_SD
Bidang SMP/Dikmen
47
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
8.17 8.18 9
Penerimaan Siswa Baru SMP Penyediaan beasiswa bagi siswa berprestasi
40.000.000,00
125.000.000,00
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
Program Pendidikan Menengah 9.1
Pembangunan gedung sekolah
9.2
Pembangunan taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir
9.3
Pengadaan perlengkapan sekolah
9.4
Rehabilitasi sedang/berat ruang kelas sekolah
9.5
Pelatihan Penyusunan kurikulum
9.6
Penyediaan beasiswa bagi keluarga tidak mampu
9.7
Penyelenggaraan paket C setara SMU
9.8
9.9
9.10
Pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah dengan penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Pengembangan metode belajar dan mengajar dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi Penyebarluasan dan sosialisasi berbagai informasi pendidikan menengah
9.11
Penyelenggaraan akreditasi sekolah menengah
9.12
Monitoring, evaluasi dan pelaporan
9.13 9.14
Lomba antar sekolah menengah Penyelenggaraan Ujian Sekolah Ujian Nasional
5.494.223.400,00
650.000.000,00
2.600.000.000,00
100.000.000,00
90.000.000,00
643.000.000,00
80.000.000,00
1.424.894.400,00
100.000.000,00
75.000.000,00
75.000.000,00
100.000.000,00
611.000.000,00
790.000.000,00
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
Bidang SMP/Dikmen
48
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
9.15 10
1.034.975.000,00
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
Bidang SMP/Dikmen
Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 10.1
10.2
10.3
10.4
11
Penyelenggaraan Penerimaan Siswa Baru
Pelaksanaan Sertifikasi pendidik Pelaksanaan uji kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan pelatihan bagi pendidik untuk memenuhi standar kompetensi Pengembangan mutu dan kualitas program pendidikan dan pelatihan bagi pendidik dan tenaga kependidikan
100.000.000,00
Bidang Tentis Bidang Tentis
400.000.000,00
300.000.000,00
Bidang Tentis
Bidang Tentis 120.000.000,00
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
Program Manajemen Pelayanan Pendidikan 11.1
11.2
11.3
Pelaksanaan evaluasi hasil kinerja bidang pendidikan Pelaksanaan kerjasama secara kelembagaan di bidang pendidikan Pembinaan Dewan Pendidikan
400.000.000,00
Bidang Program Bidang Program
250.000.000,00
150.000.000,00
Bidang Program
49
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA A. Capaian Kinerja Organisasi Akuntabilitas kinerja merupakan perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah
untuk
mempertanggungjawaban
keberhasilan/kegagalan
pelaksanaan program dan kegiatan yang telah diamanatkan para pemangku kepentingan dalam rangka mencapai misi organisasi secara terukur dengan sasaran/target kinerja yang telah ditetapkan melalui laporan kinerja instansi pemerintah yang disusun secara periodik. Pengukuran kinerja dilakukan dengan cara membandingkan realisasi kinerja dengan sasaran (target) kinerja yang dicantumkan dalam dokumen perjanjian kinerja dalam rangka pelaksanaan APBN/APBD tahun berjalan serta membandingkan realisasi kinerja program sampai dengan tahun berjalan dengan sasaran (target) kinerja 5 tahunan yang di rencanakan dalam Renstra Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat. Dengan berdasarkan pada ketentuan yang berlaku dalam Peraturan Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014
tentang petunjuk teknis perjanjian kinerja, pelaporan kinerja
dan tata cara reviu atas laporan kinerja instansi pemerintah. Pengukuran capaian kinerja menggunakan metode: (1)
semakin
tinggi
realisasi
menunjukkan
pencapaian
kinerja
yang
semakin baik maka digunakan rumus :
50
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
(2)
semakin
tinggi
Realisasi -----------------Rencana
x
realisasi
pencapaian
menunjukkan
100%
kinerja
yang
semakin rendah maka digunakan rumus: (Rencana–(Realisasi–Rencana)) -------------------------------------------------- x Rencana
100%
Berdasarkan pengukuran tersebut diperoleh sasaran tingkat capaian
dikelompokan dalam 6 kategori yaitu:
memuaskan > 85-100%
sangat baik >75-85%,
baik >65 - 75%,
cukup> 50 - 65 %,
kurang >0-50 %,
sangat kurang>0-30%.
Pengukuran tingkat capaian kinerja SKPD Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Tahun 2014 dilakukan dengan cara membandingkan antara target dengan realisasi masing-masing indikator kinerja yang mendukung pencapaian sasaran strategis. Dalam mengukur capaian kinerja, metode yang digunakan dalam pengukuran kinerja atas capaian kinerja SKPD Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, adalah metode pembandingan, yaitu membandingkan antara realisasi dengan rencana.
51
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Berdasarkan uraian pencapaian kinerja dapat disimpulkan bahwa nilai capaian tujuan sasaran strategis SKPD Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat, tahun 2014 adalah:
No
Misi
Tujuan
Sasaran Strategis
Tersedia dan Terjangkaunya Layanan PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Yang Bermutu
Meningkatnya Jangkauan dan Pemerataan Layanan Pendidikan
1
Meningkatkan ketersediaan layanan pendidikan PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah yang bermutu
Tersedia dan Terjangkaunya Layanan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Bermutu dan Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat
Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia pendidik
2
Meningkatkan kualitas Layanan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Bermutu dan Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat Meningkatkan kualitas manajemen pelayanan pendidikan
Tersedianya Sistem Tata Kelola yang Andal dalam Menjamin Terselenggaranya Layanan Prima Pendidikan
Meningkatnya kualitas manajemen pelayanan pendidikan
3
Ratarata% Capaian
97,27
155,54
76,43
Dari setiap pernyataan kinerja sasaran strategis tersebut dilakukan analisis capaian kinerja sebagai berikut :
52
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
1.
Perbandingan antara target dan realisasi kinerja tahun 2014
Pencapaian target Indikator Kinerja Utama dapat dilihat pada tabel berikut: Tabel 3.1 Perbandingan Target 2014 dengan Realisasi Kinerja Tahun 2014 No
Indikator Kinerja
Satuan
-1-
-2-
-3-
Target 2014
Realisasi 2014
Capaian
-4-
-5-
(6=5/4x100)
Sasaran : Meningkatnya Jangkauan dan Pemerataan Layanan Pendidikan
1.
Angka Melek Huruf
Tahun
98,8
97,79
98,98
2.
Angka rata-rata lama sekolah
Persen
8,41
8,25
98,10
3.
Angka Partisipasi Murni (APM) APM SD/MI/Paket A (usia 7-12 tahun) APM SMP/MTS/Paket B (13 15 tahun) APM SMA/SMK/MA/Paket C (16 - 18 tahun) Rasio guru/murid SD/MI
Persen
97,19
90,8
93,43
Persen
63,2
91,8
113,66
Persen
71,05
46,66
65,72
Persen
1 : 15
1:9
92,00
Rasio guru/murid SMP/MTs
Persen
1 : 15
1 : 11
94,67
Rasio guru/murid (SMA/MAN)
Persen
1 : 13
1:7
91,78
Rasio Sekolah/murid SD/MI
Persen
1 : 143
1 : 141
99,01
Rasio Sekolah/murid SMP/MTs Rasio Sekolah/murid (SMA/MAN) Angka Kelulusan: Angka Kelulusan (AL) SD/MI/Paket A Angka Kelulusan (AL) SMP/MTS/ Paket B Angka Kelulusan (AL) SMA/MA/ Paket C Angka Partisipasi Sekolah (APS) APS SD/MI
Persen
1 : 247
1 : 238
97,07
Persen
1 : 135
1 : 174
120
Persen
100
100
100
Persen
99,98
99,96
99,98
Persen
99,76
99,98
100,22
Persen
99,98
100,54
100,56
APS SMP/MTs
Persen
98,32
97,73
99,4
APS SMA/MA
Persen
97,92
87,08
88,93
4.
5.
6.
7.
Rata –rata capaian
97,27
53
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Sasaran : Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia pendidik 1
Guru yang kualifikasi S1/A4.
memenuhi
Persen
48,00
74,66
155,54
Sasaran : Meningkatnya kualitas manajemen pelayanan pendidikan 1 Rasio Siswa dengan Buku Rasio 1 : 25 1 : 25
100
2
Persentase Ruang Kelas Baik
Persen
80
78,87
79,44
3
Persentase Fasilitas Sekolah
Persen
65
34,71
49,86
Rata –rata capaian
2.
76,43
Perbandingan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun 2014 dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir. Tabel Perbandingan antara realisasi kinerja serta capaian kinerja tahun 2014 dengan tahun lalu dan beberapa tahun terakhir adalah sebagai berikut :
Tabel 3.3 Tabel Perbandingan Realisasi dan Capaian Tahun 2014 dengan realisasi dan Capaian tahun lalu dan beberapa tahun terakhir (tetap, naik, turun, berpluktuasi) No
Indikator Kinerja
Satuan
Realisasi 2013 2014
Ket
Capaian 2013 2014
Ket
Sasaran : Meningkatnya Jangkauan dan Pemerataan Layanan
1 2
Angka Melek Huruf
Tahun
98,52
97,79
Angka rata-rata lama sekolah
Turun
99,80
98,98
Turun
Persen
8,41
8,25
Turun
83,23
83,25
Naik
APM SD/MI/Paket A (usia 7-12 tahun)
Persen
90,63
90,80
Naik
99,81
93,43
Turun
APM SMP/MTS/Paket B (13 - 15 tahun)
Persen
91,80
91,80
Tetap
100,00
113,66
Naik
Angka Partisipasi Murni (APM)
54
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
No
Indikator Kinerja
Satuan
Realisasi 2013 2014
Ket
Capaian 2013 2014
Ket
APM SMA/SMK/MA/Paket C (16 - 18 tahun)
Persen
43,66
46,66
Naik
100,00
Rasio guru/murid SD/MI
Persen
1 : 15
1:9
Turun
107,14
Rasio guru/murid SMP/MTs
Persen
1 : 15
1 : 11
Turun
102,14
Rasio guru/murid (SMA/MAN)
Persen
1 : 13
1:7
Turun
101,39
Rasio Sekolah/murid SD/MI
Persen
1: 143
1: 141
Turun
89,43
99,01
Naik
Rasio Sekolah/murid SMP/MTs
Persen
1: 247
1: 238
Turun
94,46
97,07
Naik
Rasio Sekolah/murid (SMA/MAN)
Persen
1: 135
1: 174
Naik
47,68
120,00
Naik
Angka Kelulusan (AL) SD/MI/Paket A
Persen
100,0
100,0 0
Tetap
100,00
100,00
Tetap
Angka Kelulusan (AL) SMP/MTS/ Paket B
Persen
99,96
Turun
99,93
99,98
Naik
Angka Kelulusan (AL) SMA/MA/ Paket C
Persen
99,98
Turun
99,98
100,22
Naik
106,87
92,00 94,67
Naik
Turun Turun Turun
91,78
Angka Kelulusan:
0 100,0 0 100,0 0
Angka Partisipasi Sekolah (APS) APS SD/MI
Persen
99,56
100,5 4
Naik
99,56
100,56
Naik
APS SMP/MTs
Persen
97,28
97,73
Naik
97,28
99,40
Naik
APS SMA/MA
Persen
99,07
87,08
Turun
99,07
88,93
Turun
Sasaran : Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia pendidik 1 Guru yang memenuhi Persen 36,46 74,66 Naik 90,02 155,54 kualifikasi S1/A4
55
Naik
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
No
Indikator Kinerja
Satuan
Realisasi 2013 2014
Ket
Capaian 2013 2014
Ket
Sasaran : Meningkatnya kualitas manajemen pelayanan pendidikan 1 Rasio Siswa dengan Buku Rasio 1:25 1:25 Tetap 100 2 Persentase Ruang Kelas Persen 75,00 78,87 Turun 78,00 Baik
100 79,44
Tetap Naik
3
49,86
Naik
Persentase Fasilitas Sekolah
3.
Persen
30,00
34,71
Naik
45,00
Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2014 dengan target Akhir Renstra Tahun 2018 Perbandingan Realisasi Kinerja Tahun 2014 dengan target Akhir Renstra Tahun 2018 tersebut dapat dilihat pada tabel berikut : Tabel 3.4 Perbandingan Target Akhir Renstra Tahun 2018 dengan Realisasi Anggaran Tahun 2014 No
Indikator Kinerja
Satuan
Target 2018
(1)
(2)
(3)
(4)
Realisasi s.d tahun 2014 (5)
Capaian (6=5/4x100)
Sasaran : Meningkatnya Jangkauan dan Pemerataan Layanan
1
Angka Melek Huruf
Tahun
98,89
97,79
98,89
2
Angka rata-rata lama sekolah
Persen
6,80
8,25
121,32
3
Angka Partisipasi Murni (APM) APM SD/MI/Paket A (usia 7-12 tahun)
Persen
97,20
90,80
93,42
APM SMP/MTS/Paket B (13 - 15 tahun)
Persen
69,05
91,80
132,95
APM SMA/SMK/MA/Paket C (16 - 18 tahun)
Persen
71,05
46,66
65,67
Rasio guru/murid SD/MI
Persen
1 : 10
1:9
98,57
Rasio guru/murid
Persen
1 : 12
1 : 11
98,61
4
56
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
SMP/MTs
5
Rasio guru/murid (SMA/MAN)
Persen
1 : 11
1:7
94,37
Rasio Sekolah/murid SD/MI
Persen
1 : 133
1 : 141
104,15
Rasio Sekolah/murid SMP/MTs
Persen
1 : 321
1 : 238
78,22
Rasio Sekolah/murid (SMA/MAN)
Persen
1 : 322
1 : 174
61,26
Angka Kelulusan (AL) SD/MI/Paket A
Persen
100,00
100,00
100,00
Angka Kelulusan (AL) SMP/MTS/ Paket B
Persen
100,00
99,96
99,96
Angka Kelulusan (AL) SMA/MA/ Paket C
Persen
100,00
99,98
99,98
APS SD/MI
Persen
100,00
100,54
100,54
APS SMP/MTs
Persen
99,50
97,73
98,22
APS SMA/MA
Persen
100,00
87,08
87,08
Angka Kelulusan:
6
7
Angka Partisipasi Sekolah (APS)
Sasaran : Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia
pendidik
1
Guru yang memenuhi kualifikasi S1/A4
Persen
100,00
74,66
74,66
Sasaran : Meningkatnya kualitas manajemen pelayanan pendidikan
1
Rasio Siswa dengan Buku
Rasio
1 : 25
1:25
100
2
Persentase Ruang Kelas Baik
Persen
85,00
78,87
81,94
3
Persentase Fasilitas Sekolah
Persen
65,00
34,71
49,86
57
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
4.
Perbandingan realisasi kinerja tahun 2014 dengan standar nasional. Tabel 3.5 Perbandingan realisasi kinerja tahun 2014 dengan standar nasional
No
Indikator Kinerja
Satuan
Realisasi kinerja 2014
(1)
(2)
(3)
(4)
Standar Nasional tahun 2014 (5)
Capaian (6=5/4x100)
Sasaran : Meningkatnya Jangkauan dan Pemerataan Layanan
1
Angka Melek Huruf
Tahun
2
Angka rata-rata lama sekolah
Persen
3
Angka Partisipasi Murni (APM)
4
5
6
97,79 8,25
98,90
102,26
8,25
100,00
APM SD/MI/Paket A (usia 7-12 tahun)
Persen
90,80
83,57
92,04
APM SMP/MTS/Paket B (13 - 15 tahun)
Persen
91,80
58,17
63,37
APM SMA/SMK/MA/Paket C (16 - 18 tahun)
Persen
46,66
60,00
128,59
Rasio guru/murid SD/MI
Persen
1:9
Tidak ada
-
Rasio guru/murid SMP/MTs
Persen
1 : 11
Tidak ada
-
Rasio guru/murid (SMA/MAN)
Persen
1:7
Tidak ada
-
Rasio Sekolah/murid SD/MI
Persen
1 : 141
Tidak ada
-
Rasio Sekolah/murid SMP/MTs
Persen
1 : 238
Tidak ada
-
Rasio Sekolah/murid (SMA/MAN)
Persen
1 : 174
Tidak ada
-
Angka Kelulusan:
58
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
7
Angka Kelulusan (AL) SD/MI/Paket A
Persen
100,00
97,00
97,00
Angka Kelulusan (AL) SMP/MTS/ Paket B
Persen
99,96
94,00
94,04
Angka Kelulusan (AL) SMA/MA/ Paket C
Persen
99,98
92,00
92,02
APS SD/MI
Persen
100,54
95,00
94,49
APS SMP/MTs
Persen
97,73
79,53
81,38
APS SMA/MA
Persen
87,08
77,10
88,54
Angka Partisipasi Sekolah (APS)
Sasaran : Meningkatnya kualitas dan kuantitas sumber daya manusia
pendidik
1
Guru yang memenuhi kualifikasi S1/A4
Persen
74,66
82,00
109,83
Sasaran : Meningkatnya kualitas manajemen pelayanan pendidikan
1
5.
100
100
100
Persen
79,44
90
88,27
Persen
49,86
85
58,66
Rasio Siswa dengan Buku
Rasio
2
Persentase Ruang Kelas Baik
3
Persentase Fasilitas Sekolah
Analisis penyebab keberhasilan/kegagalan atau peningkatan/penurunan kinerja serta alternatif solusi yang telah dilakukan. Rata-rata capaian sasaran Meningkatnya Jangkauan dan Pemerataan Layanan Pendidikan
sebesar 97,27 % hal ini didukung oleh capaian
indikator: (1)
Target Indikator Kinerja Angka Melek Huruf Penduduk pada Tahun
2014
adalah
98,80%
dengan
realisasi
sebesar
97,79%. Kegiatan ini telah dilaksanakan walaupun belum
59
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
secara maksimal, akan tetapi secara agregat persentase ketercapaian sudah sebesar 98,98% hal ini sesuai dengan target yang ditetapkan. (2)
Target indikator kinerja Angka rata-rata lama sekolah, mengalami peningkatan mutu. Dari target rata-rata lama sekolah 8,41% terealisasi sebesar 8,25%. Ini berarti sudah sama
dengan
target
yang
dicanangkan
kementerian
pendidikan dan kebudayaan yaitu sebesar 8,25% (3)
Indikator
Kinerja
SD/MI/SDLB/PaketA
Angka yang
Partisipasi mengalami
Murni
penurunan,
(APM) pada
tahun 2014 ditargetkan sebesar 97,19% ternyata hanya terealisasi sebesar 90,80% dengan tingkat ketercapaian sebesar
93,43%.
Perbandingan
realisasi
capaian
APM
SD/MI/SDLB/PaketA dari tahun 2011, 2012 dan tahun 2013 yaitu berpluktuasi. Pada tahun 2011 APM SD/MI/SDLB/Paket A sebesar 90,80%, sedangkan pada tahun 2012 sebesar 96,62%,
dan
pada
tahun
2013
realisasi
APM
SD/MI/SDLB/PaketA sebesar 90,63% hal ini disebabkan karena banyak siswa kelas 1 (satu) SD/MI yang sudah bersekolah sebelum berumur 7 tahun, yang menjadi dasar perhitungan APM siswa yaitu Jumlah siswa usia 7-12 tahun dibagi
dengan
Selanjutnya, Partisisi
jumlah
pada
Murni
penduduk
jenjang
(APM)
7-12
tahun.
SMP/MTs/sederajat,
Angka
melebihi
usia
target,
target
yang
diharapkan sebesar 63,20% terealisasi sebesar 91,80% atau
60
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
mengalami
persentase
capaian
sebesai
113%.
Hal
ini
disebabkan karena selain program pemerintah wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun juga disebabkan karena adanya program
pemberian
dana
bantuan
operasional
sekolah
(BOS) yang meringankan beban siswa dalam proses belajar mengajar. Jika dilihat dari trend perkembangan persentase ketercapaian APM SMP/MTs/sederajat dari tahun 2011, 2012 dan 2013 mengalami pluktuasi. Pada tahun 2011 sebesar 92,06%, tahun 2012 sebesar 96,62% dan pada tahun 2013 realisasi APM SMP/Mts/sederajad mencapai 91,80%. (4)
Indikator kinerja Rasio Guru/Murid untuk tahun 2014 sudah mencapai target yang ditetapkan
pada tahun 2018 atau
kondisi yang diharapkan pada akhir RPJMD dengan capaian sebesar 98,57% untuk rasio guru/murid SD/MI, 98,61% untuk rasio guru/murid SMP/MTs dan 94,37% untuk rasio guru/murid membandingkan
SMA/SMK/MA. Rasio
Guru/Murid
Sementara untuk
tahun
untuk 2014
dengan rasio nasional pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) kementerian pendidikan dan kebudayaan tidak ada sehingga indikator kinerja ini tidak dapat membandingkan dengan SPM Nasional (5)
Indikator kinerja Rasio Sekolah/Murid untuk tahun 2014 sudah mencapai target yang ditetapkan
pada tahun 2018
atau kondisi yang diharapkan pada akhir RPJMD dengan capaian sebesar 99,01% untuk rasio sekolah/murid SD/MI,
61
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
7,07% untuk rasio sekolah/murid SMP/MTs dan 120% untuk rasio
sekolah/murid
SMA/SMK/MA.
Sementara
untuk
membandingkan Rasio Guru/Murid dan Rasio Sekolah/Murid untuk tahun 2014 dengan rasio nasional pada Standar Pelayanan
Minimal
(SPM)
kementerian
pendidikan
dan
kebudayaan tidak ada sehingga indikator kinerja ini tidak dapat membandingkan dengan SPM Nasional (6)
Indikator kinerja Angka Kelulusan (AL) yaitu perbandingan antara siswa yang mengikuti ujian dengan siswa yang berhasil lulus. Pada Tahun 2014 persentase kelulusan tingkat SD mencapai 100% dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Sementara untuk tingkat SMP dimana target yang ditetapkan sebesar 100% terealisasi sebesar = 99,96 % dari peserta ujian tingkat SMP sebanyak 6.529 siswa dan yang lulus sebanyak 6.526 siswa. Sedangkan tingkat SMA/SMK dari target kelulusan 100% terealisasi sesar 99,98% yaitu dari 5.533 yang ikut ujian sebanyak 5.532 yang dinyatakan lulus, sementara 1 orang yang dinyatakan Keberhasilan
tidak
lulus
karena
tidak
mengikuti
ujian.
program ini tidak terlepas dari tersedianya
dana anggaran untuk kegiatan peningkatan kompetensi guru, sehingga program kegiatan peningkatan kompetensi guru
SD/SMP/SMA/SMK
yang
telah
ditetapkan
dapat
tercapai, ditahun mendatang hendaknya program-program tersebut tetap dapat dilaksanakan
62
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
(7)
Target Indikator Kinerja Angka Partisipasi Sekolah (APS) jenjang pendidikan SD/MI, pada tahun 2014 ditargetkan sebesar 99,98% dapat terealisasi sebesar 100,54%, hal ini sebabkan karena telah berjalan dengan maksimal program wajib belajar 9 tahun yang telah dicanangkan pemerintah. Perbandingan antara realisasi
di tahun 2014 dan 2013,
2012 dan 2011 adalah berpluktuasi. Angka Partisipasi Sekolah
(APS)
jenjang
SD/MI/SDLB/Paket
A
terus
mengalami peningkatan. Realisasi APS pada tahun 2011 sebesar 97,98%, dan pada tahun 2012 sebesar 99,80%, sedangkan pada tahun 2013 sebesar 99,56%. (8)
Untuk persentase capaian sasaran Meningkatnya kualitas pendidikan dasar dan menengah pada indikator Kinerja Guru yang
memenuhi
kualifikasi
S1/A4
terealisasi
sebesar
74,66% dari target yang ditetapkan sebesar 48,00% atau ketercapaian
kinerja
sebesar
155,54%.
Meningkatnya
persentase guru yang berkualifikasi S1/A4 ini disebabkan antara lain : (1) karena adanya tuntutan Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pasal 8 bahwa
Guru
wajib
memiliki
kualifikasi
akademik,
kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta
memiliki
kemampuan
untuk
mewujudkan
tujuan
pendidikan nasional. Pada pasal 9 menyatakan bahwa kualifikasi
akademik
melalui pendidikan
sebagaimana tinggi
dimaksud
diperoleh
program sarjana (S-1)
atau
63
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
program diploma empat (D-IV). Kepemilikan kualifikasi akademik S-1 atau D-IV tersebut diharapkan dapat tercapai paling lama sepuluh tahun sejak diberlakukannya undangundang
dimaksud.
Untuk
memberikan
layanan
dalam
peningkatan kualifikasi akademik bagi guru dalam jabatan diperlukan pemberian bantuan studi peningkatan kualifikasi akademik bagi guru yang sedang melanjutkan studi. (2) Adanya
program
dari
Direktorat
P2TK
Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan RI yaitu memberikan bantuan studi bagi guru SD/SMP/SMA dan SMK Negeri maupun Swasta yang sedang mengikuti studi pada jenjang S-1/D-IV. Tujuan dari program ini untuk membantu guru yang sedang meningkatkan kualifikasi ke jenjang S-1/D-IV dapat tercapai sesuai ketentuan undang-undang. (3) bahwa agar guru dapat melaksanakan tugas profesionalnya yaitu memberikan layanan pembelajaran yang berkualitas kepada peserta didik, maka guru tersebut harus bersertifikat pendidik dan harus berkualifikasi S1/A4.
Tercapainya indikator ini karena didukung oleh program yang telah ditetapkan dalan Tapkin Tahun 2014 yaitu pada Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan,
dengan
kegiatan antara lain : (a) kegiatan pelaksanaan sertifikasi pendidik, (b) kegiatan pelaksanaan uji kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan,
(c)
kegiatan
pelatihan
bagi
pendidik
untuk
64
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
memenuhi standar kompetensi, dan (d) kegiatan pengembangan mutu dan kualitas program pendidikan dan pelatihan bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
6.
Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya Analisis atas efisiensi penggunaan sumber daya dilakukan terhadap
tujuan Meningkatkan kualitas layanan pendidikan dasar dan menengah yang bermutu dengan sasaran yaitu : 1. Meningkatnya Jangkauan dan Pemerataan Layanan Sasaran ini dicapai melalaui 2 progam, yaitu Program Wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun dan program pendidikan menengah dengan 33 kegiatan. Dengan anggaran sebesar Rp. 98.467.163.800,- dengan realisasi sebesar Rp. 98.364.648.800,- atau sebesar 99,90% dengan sisa dana sebesar Rp. 102.515.000,-
2.
Meningkatnya kualitas pendidikan dasar dan menengah yang berkualifikasi S1/A4 Sasaran ini dicapai melalui 1 program yaitu program peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan dengan 4 kegiatan. Realisasi keuangan
sebesar
Rp.
789.000.000,-
dari
anggaran
sebesar
Rp.
920.000.000,- atau 85,76% sehingga terdapat efesiensi dana sebesar 14,24%.
65
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Rincian penggunaan sumberdaya keuangan dan sumber daya manusia dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
Tabel Rincian Penggunaan Sumberdaya Keuangan Dan Sumber Daya Manusia Tahun 2014 NO
1
URAIAN
BESAR DANA (Rp)
REALISASI DANA
VOL
%
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran
1.1
Penyediaan jasa surat menyurat
100.000.000,00
100.000.000,00
1.2
Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik
75.280.600,00
75.280.600,00
1.3
Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor
20.000.000,00
20.000.000,00
1.4
Penyediaan jasa jaminan barang milik daerah
60.000.000,00
60.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
275.000.000,00
275.000.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
124.000.000,00
124.000.000,00
40.000.000,00
40.000.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
1.5
1.6
1.7
1.8
Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional Penyediaan jasa kebersihan kantor Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja Penyediaan alat tulis kantor
1.9
Penyediaan barang cetakan dan penggandaan
1.10
Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor
1.11
Penyediaan peralatan rumah tangga
1.12
1.13
Penyediaan makanan dan minuman
Rapat-rapat koordinasi dan
66
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
1.14
1.15 2
100.000.000,00
100.000.000,00
3.826.850.000,00
3.826.850.000,00
3.175.000.000,00
3.175.000.000,00
540.000.000,00
540.000.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
150.000.000,00
150.000.000,00
Penyediaan jasa tenaga non PNS
Pembangunan Gedung Kantor
2.3
Pengadaan perlengkapan gedung kantor
12 bln
100
12 bln
100
1 keg
100
1 paket
100
1 keg
100
Pengadaan mebeleur
1 keg
100
2.5
Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional
50.000.000,00
50.000.000,00
12 Bulan
100
2.6
Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor
40.000.000,00
40.000.000,00
12 Bulan
100
2.7
Pemeliharaan rutin/berkala peralatan gedung kantor
40.000.000,00
40.000.000,00
12 Bulan
100
20.000.000,00
20.000.000,00
1 paket
100
100.000.000,00
100.000.000,00
1 Keg
100
50.000.000,00
50.000.000,00
1 keg
100
50.000.000,00
50.000.000,00
1 Keg
100
Program peningkatan disiplin aparatur
3.2
Pengadaan mesin/kartu absensi Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya
Program fasilitasi pindah/purna tugas PNS 4.1
Pemindahan tugas PNS
Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 5.1
6
Rapat-rapat pembinaan dan koordinasi dalam daerah
pengadaan Kendaraan dinas/operasional
3.1
5
150.000.000,00
2.2
2.4
4
150.000.000,00
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
2.1
3
konsultasi ke luar daerah
Bimbingan teknis implementasi peraturan perundang-undangan
Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan
67
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
7
6.1
Penyusunan pelaporan keuangan semesteran
40.000.000,00
40.000.000,00
6.2
Penyusunan pelaporan prognosis realisasi anggaran
215.000.000,00
215.000.000,00
75.000.000,00
75.000.000,00
100
1 Keg
100
1 keg
100
1 keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
Program Pendidikan Anak Usia Dini 7.1
Rehabilitasi sedang/berat asrama siswa
7.2
Pelatihan kompetensi tenaga pendidik
125.000.000,00
125.000.000,00
7.3
Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini
200.000.000,00
200.000.000,00
425.000.000,00
425.000.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
15.113.171.000,00
15.113.171.000,00
1.600.000.000,00
1.600.000.000,00
2.225.000.000,00
2.225.000.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
400.000.000,00
400.000.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
250.000.000,00
250.000.000,00
300.000.000,00
300.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
7.4
7.5 8
1 Keg
Penyelenggaraan koordinasi dan kerjasama Pendidikan Anak Usia Dini Monitoring, evaluasi Pendidikan Anak Usia Dini
Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun 8.1 8.2
Pembangunan gedung sekolah
Penambahan ruang kelas sekolah
8.3
Pembangunan taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir
8.4
Pembangunan pepustakaan sekolah
8.5 8.6 8.7 8.8 8.9
Pengadaan mebeluer sekolah
Pengadaan perlengkapan sekolah Pelatihan kompetensi tenaga pendidik Pelatihan Penyusunan kurikulum
Pembinaan SMP Terbuka
68
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
8.10
8.11
Penyelenggaraan Paket B Setara SMP
8.12
Pembinaaan minat, bakat, dan kreativitas siswa
8.13 8.14 8.15 8.16 8.17 8.18 9
Penyediaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jenjang SD/MI/SDLB dan SMP/MTS serta pesantren Salafiyah dan Satuan Pendidikan Non-Islam Setara SD dan SMP
Penyediaan beasiswa transisi
Monitoring, evaluasi dan pelaporan
Penyelenggaraan ujian SD
Penyelenggaraan Ujian SMP/MTs
Penerimaan Siswa Baru SMP Penyediaan beasiswa bagi siswa berprestasi
61.705.900.000,00
61.603.385.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
920.000.000,00
920.000.000,00
200.000.000,00
200.000.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
700.000.000,00
700.000.000,00
650.000.000,00
650.000.000,00
40.000.000,00
40.000.000,00
125.000.000,00
125.000.000,00
5.494.223.400,00
5.494.223.400,00
650.000.000,00
650.000.000,00
2.600.000.000,00
2.600.000.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
90.000.000,00
90.000.000,00
643.000.000,00
643.000.000,00
80.000.000,00
80.000.000,00
1.424.894.400,00
1.424.894.400,00
1 Keg
99,83
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
Program Pendidikan Menengah 9.1 9.2 9.3 9.4 9.5
Pembangunan gedung sekolah Pembangunan taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir Pengadaan perlengkapan sekolah Rehabilitasi sedang/berat ruang kelas sekolah Pelatihan Penyusunan kurikulum
9.6
Penyediaan beasiswa bagi keluarga tidak mampu
9.7
Penyelenggaraan paket C setara SMU
9.8
Pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah dengan
69
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)
9.9
9.10
9.11 9.12 9.13
10
Penyebarluasan dan sosialisasi berbagai informasi pendidikan menengah Penyelenggaraan akreditasi sekolah menengah Monitoring, evaluasi dan pelaporan
Lomba antar sekolah menengah
9.14
Penyelenggaraan Ujian Sekolah Ujian Nasional
9.15
Penyelenggaraan Penerimaan Siswa Baru
100.000.000,00
100.000.000,00
75.000.000,00
75.000.000,00
75.000.000,00
75.000.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
611.000.000,00
611.000.000,00
790.000.000,00
790.000.000,00
1.034.975.000,00
1.034.975.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 10.1
Pelaksanaan Sertifikasi pendidik
10.2
Pelaksanaan uji kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan
400.000.000,00
400.000.000,00
10.3
pelatihan bagi pendidik untuk memenuhi standar kompetensi
300.000.000,00
300.000.000,00
120.000.000,00
120.000.000,00
11.1
Pelaksanaan evaluasi hasil kinerja bidang pendidikan
400.000.000,00
400.000.000,00
11.2
Pelaksanaan kerjasama secara kelembagaan di bidang pendidikan
250.000.000,00
250.000.000,00
150.000.000,00
150.000.000,00
10.4
11
Pengembangan metode belajar dan mengajar dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi
Pengembangan mutu dan kualitas program pendidikan dan pelatihan bagi pendidik dan tenaga kependidikan
Program Manajemen Pelayanan Pendidikan
11.3
Pembinaan Dewan Pendidikan
70
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
1. Aspek Pendukung 2.1. Personalia/sumber daya manusia Jumlah sumber daya manusia Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat per 31 Desember 2014 adalah sebanyak 71 orang. Jumlah tersebut dapat diklasifikasikan berdasarkan golongan, jabatan dan pendidikan dengan uraian sebagai berikut: a. Jumlah pegawai berdasarkan golongan Golongan
A
b
C
D
Jumlah
I
-
-
-
-
-
II
4
8
2
III
16
14
6
11
47
IV
8
2
-
-
10
Jumlah
-
14
71
b. Jumlah pegawai berdasarkan jabatan No.
Jabatan
Jumlah
1
Jabatan Struktural
21
2
Jabatan Fungsional (pengawas)
80
c. Jumlah pegawai berdasarkan pendidikan No.
Pendidikan
Jumlah
1
SD
-
2
SLTP
-
3
SLTA
29
4
D1
-
5
D2
1
6
D3
1
7
S1
31
8
S2
9
9
S3
-
71
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
d. Jumlah
Pegawai
yang
sudah
mengikuti
Pendidikan
Jabatan
Struktural Nama Diklat Struktural No
Sub SKPD
Jml Adum/Diklat PIM IV
Spama/ Diklat PIM III
Spamen/ Diklat PIM II
1
Kepala Dinas
1
-
-
1
2
Bidang Sekretariat
4
3
1
-
3
Bidang TK-SD
4
3
1
-
4
Bidang SMP_Dikmen
4
1
2
-
5
Bidang Program
4
3
2
-
6
Bidang Tentis
4
3
1
-
21
13
7
1
Jumlah
e. Jumlah Guru PNS Berdasarkan Tingkat Pendidikan TINGKAT SEKOLAH Sekolah Dasar Sekolah Luar Biasa Sekolah Menengah Atas Sekolah Menengah Kejuruan Sekolah Menengah Pertama Taman Kanak Grand Total
SMA 282 1 9 292
TINGKAT PENDIDIKAN SMK D1 D2 D3 39 4 624 6 5 1 5 1 1 11 1 15 13 24 1 11 2 42 19 655 48
S1 1.680 2 475 184 702 43 3.086
S2 4 35 12 24 75
TOTAL 2.639 7 516 210 779 66 4.217
f. Jumlah Guru Non PNS Berdasarkan Tingkat Pendidikan TINGKAT SEKOLAH Sekolah Dasar Sekolah Luar Biasa Sekolah Menengah Atas Sekolah Menengah Kejuruan Sekolah Menengah Pertama Taman Kanak Grand Total
SMA 690 4 16 5 45 274 1.034
SMK 180 5 8 18 61 272
TINGKAT PENDIDIKAN D1 D2 D3 D4 7 630 10 1 1 1 1 2 16 2 2 19 2 10 22 22 3 24 45 10 45 702 77 6
S1 1.021 4 492 166 768 121 2.572
S2 1 3 2 5 11
TOTAL 2.540 10 535 206 893 535 4.719
72
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
g. Jumlah Pengawas Sekolah JABATAN
TINGKAT PENDIDIKAN D1 D2 D3 S1
SMA
Pengawas Sekolah Menengah Atas Pengawas Sekolah Menengah Pertama Pengawas TK / SD
JUMLAH
S2
-
-
-
-
3
4
7
-
-
-
-
8
-
8
-
-
17
1
78
2
98
2.2 Sarana dan prasarana penunjang Dalam rangka mendukung keberhasilan pencapaian tugas pokok dan fungsi Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat dilengkapi dengan sarana dan prasarana. Lengkapnya
sarana
dan
prasarana
penunjang
kegiatan
pendidikan erat kaitannya dengan upaya meningkatkan pelayanan dan mutu pendidikan.
Sarana
dan
prasarana
yang
memadai
akan
berdampak kepada meningkatnya kualitas kinerja. Kondisi yang diharapkan yaitu terpenuhinya kondisi gedung, ruang
belajar
siswa,
ruang
laboratorium, meubeler berupa
guru,
ruang
perpustakaan,
meja kursi siswa dan
ruang
guru, almari
kelas, papan tulis dan ketersediaan buku referensi, alat peraga dan alat olahraga yang memadai. Diharapkan
pada
akhir
periode
lima
tahunan
tingkat
ketersediaan sarana prasarana penunjang pendidikan ini mendekati memadai.
73
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
a. Konsidi sarana prasarana dan perlengkapan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Kondisi No
Jenis Barang
Jumlah
1
Gedung Kantor
6
2 3 4 5 6 7
Ruang Aula Kendaraan Roda 4 Kendaraan Roda 2 Komputer PC Laptop Komputer SIAK
1 6 4 20 10 -
Baik 5
Rusak Ringan 1
Rusak Berat 1
1 5 2 10 10 -
1 2 4 -
6 -
b. Kondisi Ruang Kelas Sekolah Dasar No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
Kecamatan Gumay Talang Gumay Ulu Jarai Kikim Barat Kikim Selatan Kikim Tengah Kikim Timur Kota Agung Lahat Merapi Barat Merapi Selatan Merapi Timur Muara Payang Mulak Ulu Pagar Gunung Pajar Bulan Pseksu Pulau Pinang Tanjung Sakti Pumi Tanjung Sakti Pumu Tanjung Tebat JUMLAH
Baik 6 19 31 14 9 6 28 14 109 25 15 24 12 29 26 45 6 20 16 29 23 506
Rusak Ringan 29 28 54 63 81 39 140 82 219 50 13 85 29 64 61 58 39 51 58 51 34 1.328
Rusak Sedang 1 6 21 1 2 13 1 4 10 2 6 6 3 9 1 6 92
Rusak Berat 3 6 8 12 1 1 10 9 6 2 8 9 1 80
Jumlah 35 48 91 101 97 47 189 97 344 86 29 121 41 108 99 108 58 80 89 80 58 2.006
74
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
c.
Kondisi Ruang Kelas Sekolah Menengah Pertama (SLTP) No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21
Kecamatan Gumay Talang Gumay Ulu Jarai Kikim Barat Kikim Selatan Kikim Tengah Kikim Timur Kota Agung Lahat Merapi Barat Merapi Selatan Merapi Timur Muara Payang Mulak Ulu Pagar Gunung Pajar Bulan Pseksu Pulau Pinang Tanjung Sakti Pumi Tanjung Sakti Pumu Tanjung Tebat JUMLAH
Baik 6 16 12 11 4 1 34 13 11 6 8 2 1 1 12 138
Rusak Ringan 12 9 31 11 10 12 44 26 133 40 11 16 3 27 15 26 12 11 31 23 10 513
Rusak Sedang 1 3 4 4 3 2 1 1 19
Rusak Berat 1 1 5 3 8 3 21
Jumlah 19 9 50 24 15 23 57 27 173 53 11 27 9 35 17 35 15 23 35 24 10 691
d. Kondisi Ruang Kelas Sekolah Menengah Kejuaran (SMK) No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Nama Sekolah SMK NEGERI 1 LAHAT SMK NEGERI 2 LAHAT SMK NEGERI 3 LAHAT SMK NEGERI 4 LAHAT SMK NEGERI 1 KIKIM TENGAH
SMK NEGERI 1 JARAI SMK PGRI 1 LAHAT SMK PGRI 2 LAHAT SMK TIARA LAHAT SMK PERTANIAN YPB SMK ABDUR ROHMAN KIKIM TIMUR
TOTAL
BAIK
KONDISI RUANG KELAS RUSAK RUSAK RUSAK RINGAN SEDANG BERAT
JUMLAH
28 31 6 17 10 10 7 8 20 7
0 0 6 0 0 0 0 14 0 0
0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
0 0 0 0 2 0 0 0 0 0
28 31 12 17 12 10 7 22 20 7
3 147
0 20
0 0
0 2
3 169
75
e.DinasKondisi Ruang LKj IP Pendidikan Tahun 2014
Kelas Sekolah Menengah Atas (SLTA) KONDISI RUANG KELAS
No
Nama Sekolah
BAIK
RUSAK RINGAN
RUSAK SEDANG
RUSAK BERAT
JUMLAH
1
SMAN 1 PSEKSU
3
0
0
0
3
2
SMAN 1 LAHAT
18
0
0
0
18
3
SMAN 2 LAHAT
25
4
0
0
29
4
SMAN 3 LAHAT
23
2
0
0
25
5
SMAN 4 LAHAT
12
0
0
0
12
6
SMAN 5 LAHAT
15
0
0
0
15
7
SMAN 1 GUMAY TALANG
9
0
0
0
9
8
SMAN 1 MERAPI BARAT
15
2
0
0
17
9
SMAN 1 MERAPI SELATAN
5
4
0
0
9
10
SMAN 1 MERAPI TIMUR
9
0
0
0
9
11
SMAN 1 PULAU PINANG
15
0
0
0
15
12
SMAN 1 PAGAR GUNUNG
12
0
0
0
12
13
SMAN 1 KOTA AGUNG
12
3
0
3
18
14
SMAN 1 MULAK ULU
9
3
0
0
12
15
SMAN 1 TANJUNG SAKTI PUMI
15
0
0
0
15
16
SMAN 1 TANJUNG SAKTI PUMU
14
1
0
0
15
17
SMAN 1 JARAI
21
0
0
0
21
18
SMAN 1 MUARA PAYANG
11
2
0
0
13
19
SMAN 1 PAJAR BULAN
10
3
0
0
13
20
SMAN 1 KIKIM TIMUR
13
0
0
0
13
21
SMAN 2 KIKIM TIMUR
4
0
0
0
4
22
SMAN 1 KIKIM TIMUR KELAS JAUH
3
0
0
0
3
23
SMAN 1 KIKIM TIMUR KELAS JAUH 2
1
0
0
0
1
24
SMAN 1 KIKIM TENGAH
9
0
0
0
9
25
SMAN 2 KIKIM TENGAH SMAN 1 KIKIM SELATAN
0 0
0 0
0 0
3
26
3 14
14
27
SMAN 1 KIKIM BARAT
10
0
0
0
10
28
SMAN 1 GUMAY ULU
5
0
0
0
5
29
SMA PGRI 1 LAHAT
9
3
0
0
12
30
SMA MUHAMMADIYAH LAHAT
5
0
0
0
5
31
SMA SANGSAPURBA
3
4
0
0
7
SMA SANTO YOSEF
12
1
0
0
13
SMA ARIEF BUDIMAN LAHAT
6
0
0
0
6
34
SMA ISLAM TERPADU AL-KAUTSAR
7
0
0
0
7
35
SMA NU IX LAHAT
3
0
0
0
3
36
SMA ISLAMIC CENTER
1
2
0
0
3
37
SMA MUHAMMADIYAH JARAI
5
2
0
0
7
366
36
0
3
405
32 33
TOTAL
76
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
BAB IV
PENUTUP A.
Simpulan Umum atas Capaian Kinerja Tahun 2014 Berdasarkan hasil pengukuran, evaluasi dan analisis pencapaian
sasaran strategis terhadap indikator kinerja meningkatnya jangkauan dan pemerataan layanan pendidikan, sasaran Target Indikator Kinerja Angka Melek Huruf Penduduk pada Tahun 2014 adalah 98,80% dengan realisasi sebesar 97,79%. Kegiatan ini telah dilaksanakan walaupun belum secara maksimal, akan tetapi secara agregat persentase ketercapaian sudah sebesar 98,98%
hal ini
sesuai dengan target yang ditetapkan, maka dapat
disimpulkan Kinerja SKPD Tahun 2014 berhasil dengan Baik, dengan
peredikat memuaskan untuk Indikator Kinerja Angka Melek Huruf Penduduk. Indikator Kinerja Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/SDLB/PaketA yang mengalami penurunan, pada tahun 2014 ditargetkan sebesar 97,19% ternyata hanya terealisasi sebesar 90,80% dengan tingkat ketercapaian sebesar 93,43%. Perbandingan realisasi capaian APM SD/MI/SDLB/PaketA dari tahun 2011, 2012 dan tahun 2013 yaitu berpluktuasi. Pada tahun 2011 APM SD/MI/SDLB/Paket A sebesar 90,80%, sedangkan pada tahun 2012 sebesar 96,62%, dan pada tahun 2013 realisasi APM SD/MI/SDLB/PaketA sebesar 90,63% hal ini disebabkan karena banyak siswa kelas 1 (satu) SD/MI yang sudah bersekolah sebelum berumur 7 tahun, dengan demikian dapat disimpulkan Kinerja SKPD Tahun 2014 untuk indikator kinerja
77
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
meningkatnya Angka Partisipasi Murni (APM)
SD/MI/SDLB/PaketA berhasil
dengan peredikat memuaskan.
Selanjutnya untuk Indikator kinerja Rasio Guru/Murid untuk tahun 2014 sudah mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2018 atau kondisi yang diharapkan pada akhir RPJMD dengan capaian sebesar 98,57% untuk rasio guru/murid SD/MI, 98,61% untuk rasio guru/murid SMP/MTs dan 94,37% untuk rasio guru/murid SMA/SMK/MA dengan demikian Indikator kinerja Rasio Guru/Murid untuk tahun 2014 sudah mencapai target yang ditetapkan dengan predikat Memuaskan. Sedangkan capaian kinerja pada sadaran Meningkatnya kualitas pendidikan dasar dan menengah indikator Kinerja Guru yang memenuhi kualifikasi S1/A4 terealisasi sebesar 74,66% dari target yang ditetapkan sebesar 48,00% atau ketercapaian kinerja sebesar 155,54%. Dengan demikian Indikator kinerja Kinerja Guru yang memenuhi kualifikasi S1/A4 untuk tahun 2014 sudah mencapai target yang ditetapkan dengan predikat Memuaskan. Meningkatnya
persentase
guru
yang
berkualifikasi
S1/A4
ini
disebabkan antara lain : (1) karena adanya tuntutan Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, (2) Adanya program dari Direktorat P2TK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI yaitu memberikan bantuan studi bagi guru SD/SMP/SMA dan SMK Negeri maupun Swasta yang sedang mengikuti studi pada jenjang S-1/D-IV. (3) adanya tuntutan sertifikasi guru bahwa guru harus bersertifikat pendidik dan harus berkualifikasi S1/A4. dengan demikian Indikator kinerja Rasio Guru/Murid untuk tahun 2014 sudah mencapai target yang ditetapkan dengan predikat Memuaskan.
78
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Tercapainya indikator kinerja tersebut diatas karena didukung oleh program yang telah ditetapkan dalan Tapkin Tahun 2014 yaitu pada Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan,
dengan kegiatan
antara lain : (a) kegiatan pelaksanaan sertifikasi pendidik, (b) kegiatan pelaksanaan uji kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan, (c) kegiatan pelatihan bagi pendidik untuk memenuhi standar kompetensi, dan (d) kegiatan
pengembangan
mutu
dan
kualitas
program
pendidikan
dan
pelatihan bagi pendidik dan tenaga kependidikan. Disamping itu keberhasilan yang dicapai Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat tidak terlepas dari hambatan-hambatan yang dijumpai, kondisi ini harus diantisipasi dengan cara melakukan evaluasi secara berkala atas kendala/hambatan
tersebut
dan
mempersiapkan
strategi
dan
cara
pemecahannya, sehingga pada tahun-tahun mendatang hambatan tersebut dapat
diminimalisir
demi
tercapainya
tujuan
dan
sasaran.
Beberapa
hambatan yang menjadi kendala tersebut antara lain : 1. Program yang telah disusun anggarannya masih belum mencukupi. 2. Waktu pelaksanaan tidak cukup akibat pengesahan anggaran yang terlambat hal ini membuat pelaksana terkesan tidak sanggup untuk melaksanakannya 3. Pengesahan
perubahan
anggaran
handaknya
dapat
dilakukan
secepat mugkin agar tidak menghambat kegiatan di setiap SKPD 4. Penyusunan
anggaran
di
Pemerintah
Kabupaten
hendaknya
disesuaikan dengan kemampuan daerah. 5. Permasalahan yang dihadapi pada tahun 2014, antara lain :
79
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
a. Masih ada sekolah yang kekurangan ruang kelas belajar dan sarana prasarana lainnya. b. Masih banyak sekolah yang memerlukan rehab pembangunan dan meubeler
Langkah-langkah di masa mendatang yang akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja adalah antara lain : 1. Meningkatkan
Kapasitas
Sumber
Daya
Aparatur
dengan
mengotimalkan kinerja dari seluruh staf dalam melaksanakan tugas pokok, fungsi dan peran masing-masing. 2. Melakukan koordinasi yang intensif terhadap DPRD Kabupaten Lahat khususnya dengan
panitia anggaran
yang membidangi masalah
anggaran, dalam usaha merealisasikan semua program yang dibuat. 3. Kegiatan dengan biaya APBN seperti DAK pengaturan pelaksanaannya dapat dilakukan lebih awal. 4. Melakukan revisi Renstra, IKU SKPD yang targetnya terlalu tinggi disesuaikan dengan target provinsi dan target nasional.
80
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
81
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, sehingga Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Tahun 2014 dapat diselesaikan. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Presiden
Nomor 29 Tahun
2014
tentang
ini disusun berdasarkan
Peraturan
Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintah dan Peraturan Menteri Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Peraturan ini memberikan tuntunan kepada semua instansi pemerintah untuk menyiapkan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah sebagai bagian integral dari siklus akuntabilitas kinerja yang utuh yang dikerangkakan dalam suatu Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Dengan telah tersusunnya LKjIP Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat tahun 2014 ini, maka kami menyampaikan terima kasih kepada narasumber yang telah banyak membantu hingga selesainya penyusunan LKjIP ini. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pelaksana kegiatan yang bekerja secara maksimal dalam melaksanakan kegiatan selama tahun 2014. Penyusunan LKjIP Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat ini telah diupayakan sebaik mungkin, walaupun demikian LKjIP Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat tidak terlepas dari kekurangan-kekurangan sehubungan dengan kendala-kendala yang dihadapi. Namun demikian Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat telah mengupayakan untuk mengatasi kendala-kendala tersebut melalui koordinasi dengan pelaksana kegiatan. Semoga LKjIP Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat ini telah dapat mencerminkan kinerja Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Tahun 2014.
Lahat, Pebruari 2015 Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat,
Drs. Sutoko, M.Si Pembina Tk. I NIP. 196612141994031004
82
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
PEMERINTAH KABUPATEN LAHAT
DINAS PENDIDIKAN Jalan Kolonel Barlian Bandar Jaya Telp. (0731)-322132 Lahat
SURAT KEPUTUSAN KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LAHAT Nomor : 800/826/Sekret/Pendik/2015 TENTANG TIM PENYUSUNAN LAPORAN KINERJA INSTANSI PEMERINTAH (LKjIP) PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LAHAT TAHUN 2015 KEPALA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LAHAT Menimbang
: a.
b.
c.
d.
Mengingat
: 1. 2. 3.
4.
bahwa Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) adalah merupakan laporan kinerja tahunan yang berisi pertanggung jawaban kinerja suatu instansi dalam mencapai tujuan/sasaran strategis instansi, yang dalam penyusunannya memerlukan kecermatan dan ketelitian dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi bidang pendidikan; bahwa agar dalam penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) tersebut dapat menggambarkan secara akuntabel kinerja suatu instansi dan memenuhi standar penyusunan sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan, maka perlu dibentuk Tim Penyusunan LKjIP; bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut diatas, dipandang perlu menunjuk dan mengangkat Tim Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP), yang terdiri dari penanggung jawab, ketua tim, sekretaris dan anggota; bahwa nama-nama sebagaimana terlampir dalam surat keputusan ini dipandang cakap untuk ditunjuk sebagai Tim Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Tahun 2015; Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 09/M.PAN/05/2007 tentang Pedoman Penyusunan Indikator Kinerja Utama di lingkungan Instansi Pemerintah; Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 20/M.PAN/11/2008 tentang Petunjuk Penyusunan Indikator Kinerja Utama;
83
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
5.
6.
Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 29 tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Penetapan Kinerja dan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instantasi Pemerintah ; Peraturan Menteri Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah MEMUTUSKAN
Menetapkan KESATU
: : Menunjuk dan mengangkat Pejabat / Pegawai yang nama-namanya sebagaimana tersebut dalam lajur 2, serta Jabatan sebagaimana tersebut dalam lajur 3, dengan kedudukan sebagaimana tersebut dalam lajur 4 lampiran Surat Keputusan ini sebagai Tim Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat Tahun 2015;
KEDUA
: Tim Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat bertugas menghimpun bahan-bahan laporan dan menyusun Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat,
KETIGA
: Sela biaya yang timbul akibat diterbitkannya surat keputusan ini dibebankan pada angaran yang sesuai;
KEEMPAT
: Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan, dengan ketentuan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya ;
Ditetapkan di : Lahat Pada tanggal : 15 Pebruari 2015 ----------------------------------------------------Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat
Drs. SUTOKO, M.Si Pembina Tk. I NIP. 196612141994031003
84
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Lampiran Nomor Tangga l
: Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat : 800/ /Sekret/Pendik/2015 : 15 Pebruari 2015
No. 1 1.
Nama 2 Drs. Sutoko, M.Si
Jabatan 3 Kepala Dinas
Kedudukan 4 Penanggung Jawab
2.
Bambang Aprianto, SH, MM
Kabid. Perencanaan
3.
Rusganda, SE, M.Si
Kasi. Monev & Pelaporan
Wakil Ketua
4.
Syaihul Azhar, SE, MM
Staf Bidang Perencanaan
Sekretaris
5.
Fatrahayati, SE
Staf Bidang Perencanaan
Bendahara
6.
Azhari, SE, MM
Kasi. Perencanaan
Anggota
7.
Darhan Sohar
Kasi. Sarana Prasarana
Anggota
8.
Ihwansyah, SE
Staf Bidang Perencanaan
Anggota
9.
Endy Ichsan Yuliansyah, S.Pd
Staf Bidang Perencanaan
Anggota
10.
Abdul Giyanto, S.Kom
Staf Bidang Perencanaan
Anggota
Ket 5
Ketua Tim
Ditetapkan di : Lahat Pada tanggal : Pebruari 2015 -----------------------------------------------------Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lahat,
Drs. SUTOKO, M.Si Pembina Tk. I NIP. 196612141994031003
85
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
LAMPIRAN I TARGET DAN REALISASI PENGGUNAAN ANGGARAN BELANJA LANGSUNG SESUAI URUSAN PEMERINTAH DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN LAHAT TAHUN ANGGARAN 2014
NO 1
URAIAN
REALISASI DANA
VOL
%
Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5
Penyediaan jasa surat menyurat Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan jasa jaminan barang milik daerah Penyediaan jasa pemeliharaan dan perizinan kendaraan dinas/operasional
1.6
Penyediaan jasa kebersihan kantor
1.7
Penyediaan jasa perbaikan peralatan kerja
1.8
Penyediaan alat tulis kantor
1.9 1.10
Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan komponen instalasi listrik/penerangan bangunan kantor
1.11
Penyediaan peralatan rumah tangga
1.12
Penyediaan makanan dan minuman
1.13 1.14 1.15 2
BESAR DANA (Rp)
Rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah Rapat-rapat pembinaan dan koordinasi dalam daerah Penyediaan jasa tenaga non PNS
100.000.000,00
100.000.000,00
75.280.600,00
75.280.600,00
20.000.000,00
20.000.000,00
60.000.000,00
60.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
275.000.000,00
275.000.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
124.000.000,00
124.000.000,00
40.000.000,00
40.000.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
150.000.000,00
150.000.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
3.826.850.000,00
3.826.850.000,00
3.175.000.000,00
3.175.000.000,00
540.000.000,00
540.000.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
150.000.000,00
150.000.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
12 bln
100
1 keg
100
1 paket
100
1 keg
100
1 keg
100
12 Bulan
100
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 2.1 2.2 2.3
Pembangunan Gedung Kantor pengadaan Kendaraan dinas/operasional Pengadaan perlengkapan gedung kantor
2.4
Pengadaan mebeleur
2.5
Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional
86
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala peralatan 2.7 gedung kantor Program peningkatan disiplin aparatur 2.6
3
3.1
Pengadaan mesin/kartu absensi
Pengadaan pakaian dinas beserta perlengkapannya Program fasilitasi pindah/purna tugas PNS 3.2
4
4.1 5
Bimbingan teknis implementasi peraturan perundang-undangan
Penyusunan pelaporan keuangan semesteran
Penyusunan pelaporan prognosis realisasi anggaran Program Pendidikan Anak Usia Dini 6.2
7.1
Rehabilitasi sedang/berat asrama siswa
7.2
Pelatihan kompetensi tenaga pendidik
Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Penyelenggaraan koordinasi dan 7.4 kerjasama Pendidikan Anak Usia Dini Monitoring, evaluasi Pendidikan Anak 7.5 Usia Dini Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun 7.3
8
40.000.000,00
40.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
40.000.000,00
40.000.000,00
215.000.000,00
215.000.000,00
75.000.000,00
75.000.000,00
125.000.000,00
125.000.000,00
200.000.000,00
200.000.000,00
425.000.000,00
425.000.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
15.113.171.000,00
15.113.171.000,00
1.600.000.000,00
1.600.000.000,00
2.225.000.000,00
2.225.000.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
400.000.000,00
400.000.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
12 Bulan
100
12 Bulan
100
1 paket
100
1 Keg
100
1 keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 keg
100
1 keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan 6.1
7
40.000.000,00
Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 5.1
6
Pemindahan tugas PNS
40.000.000,00
8.1
Pembangunan gedung sekolah
8.2
Penambahan ruang kelas sekolah
8.3
Pembangunan taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir
8.4
Pembangunan pepustakaan sekolah
8.5
Pengadaan mebeluer sekolah
8.6
Pengadaan perlengkapan sekolah
87
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
8.7
Pelatihan kompetensi tenaga pendidik
8.8
Pelatihan Penyusunan kurikulum
8.9
Pembinaan SMP Terbuka
8.10
Penyediaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jenjang SD/MI/SDLB dan SMP/MTS serta pesantren Salafiyah dan Satuan Pendidikan NonIslam Setara SD dan SMP
8.11
Penyelenggaraan Paket B Setara SMP
8.12
Pembinaaan minat, bakat, dan kreativitas siswa
8.13
Penyediaan beasiswa transisi
8.14
Monitoring, evaluasi dan pelaporan
8.15
Penyelenggaraan ujian SD
8.16
Penyelenggaraan Ujian SMP/MTs
8.17
Penerimaan Siswa Baru SMP
Penyediaan beasiswa bagi siswa berprestasi Program Pendidikan Menengah 8.18
9
9.1
Pembangunan gedung sekolah
9.2
Pembangunan taman, lapangan upacara dan fasilitas parkir
9.3
Pengadaan perlengkapan sekolah
9.4
Rehabilitasi sedang/berat ruang kelas sekolah
9.5
Pelatihan Penyusunan kurikulum
9.6
Penyediaan beasiswa bagi keluarga tidak mampu
9.7
Penyelenggaraan paket C setara SMU
9.8 9.9 9.10 9.11 9.12
Pembinaan kelembagaan dan manajemen sekolah dengan penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Pengembangan metode belajar dan mengajar dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi Penyebarluasan dan sosialisasi berbagai informasi pendidikan menengah Penyelenggaraan akreditasi sekolah menengah Monitoring, evaluasi dan pelaporan
250.000.000,00
250.000.000,00
300.000.000,00
300.000.000,00
20.000.000,00
20.000.000,00
61.705.900.000,00
61.603.385.000,00
50.000.000,00
50.000.000,00
920.000.000,00
920.000.000,00
200.000.000,00
200.000.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
700.000.000,00
700.000.000,00
650.000.000,00
650.000.000,00
40.000.000,00
40.000.000,00
125.000.000,00
125.000.000,00
5.494.223.400,00
5.494.223.400,00
650.000.000,00
650.000.000,00
2.600.000.000,00
2.600.000.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
90.000.000,00
90.000.000,00
643.000.000,00
643.000.000,00
80.000.000,00
80.000.000,00
1.424.894.400,00
1.424.894.400,00
100.000.000,00
100.000.000,00
75.000.000,00
75.000.000,00
75.000.000,00
75.000.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
99,83
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
88
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
9.13
Lomba antar sekolah menengah
Penyelenggaraan Ujian Sekolah Ujian Nasional Penyelenggaraan Penerimaan Siswa 9.15 Baru Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan 9.14
10
611.000.000,00
790.000.000,00
790.000.000,00
1.034.975.000,00
1.034.975.000,00
100.000.000,00
100.000.000,00
10.1
Pelaksanaan Sertifikasi pendidik
10.2
Pelaksanaan uji kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan
400.000.000,00
400.000.000,00
10.3
pelatihan bagi pendidik untuk memenuhi standar kompetensi
300.000.000,00
300.000.000,00
120.000.000,00
120.000.000,00
Pengembangan mutu dan kualitas program pendidikan dan pelatihan bagi pendidik dan tenaga kependidikan 11
611.000.000,00
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
1 Keg
100
Program Manajemen Pelayanan Pendidikan 11.1
Pelaksanaan evaluasi hasil kinerja bidang pendidikan
400.000.000,00
400.000.000,00
11.2
Pelaksanaan kerjasama secara kelembagaan di bidang pendidikan
250.000.000,00
250.000.000,00
11.3
Pembinaan Dewan Pendidikan
150.000.000,00 110.513.294.400
150.000.000,00 110.410.779.400
TOTAL
99,91
89
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
TATARAN PELAKSANA KEBIAKAN ASPEK TINGKAT CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN WAJIB DAN URUSAN PILIHAN DALAM RANGKA EKPPD TERHADAP LPPD TAHUN 2014 NO
URUSAN
NO
IKK
RUMUS
CAPAIAN KINERJA
SUMBER DATA **)
61,50%
Dinas Pendidikan
97,79%
Dinas Pendidikan
90,80%
Dinas Pendidikan
URUSAN WAJIB 1
Pendidikan
1
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Jumlah Siswa pada Jenjang TK/RA/ Penitipan Anak Jumlah Anak Usia 4 - 6 Tahun
= =
6.085 9.894
100%
Jumlah Penduduk Usia 15 tahun ke atas Dapat Baca Tulis Jumlah Penduduk Usia 15 tahun ke atas
= =
188.557 192.818
100%
=
45.435 50.037
100%
Penduduk yang Berusia >15 tahun yang melek huruf (tidak buta aksara)
Angka Partisipasi Murni (APM) SD/MI/Paket A Jumlah Siswa usia 7 - 12 tahun di Jenjang SD/MI/Paket A Jumlah Penduduk Kelompok usia 7 - 12 tahun
=
40
KET.
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Angka Partisipasi Murni (APM) SMP/MTs/Paket B Jumlah Siswa usia 13 - 15 tahun di Jenjang SMP/MTs/Paket B/SMPT Jumlah Penduduk Kelompok usia 13 - 15 tahun
= =
20.198 22.003
100%
91,80%
Dinas Pendidikan
8.692 18.629
100%
46,66%
Dinas Pendidikan
47
100%
0,09%
Dinas Pendidikan
0,21%
Dinas Pendidikan
Angka Partisipasi Murni (APM) SMA/SMK/MA/Paket C Jumlah Siswa usia 16 - 18 tahun di Jenjang SMA/SMK/MA/Paket C Jumlah Penduduk Kelompok usia 16 - 18 tahun
= =
Angka Putus Sekolah (APS) SD/MI Jumlah Putus Sekolah pada Tingkat dan Jenjang SD/MI Jumlah Siswa pada Tingkat yang Sama dan Jenjang SD/MI pada tahun ajaran sebelumnya
= =
50.037
Angka Putus Sekolah (APS) SMP/MTs Jumlah Putus Sekolah pada Tingkat dan Jenjang SMP/MTs Jumlah Siswa pada Tingkat yang Sama dan Jenjang SMP/MTs pada tahun ajaran sebelumnya
= =
41
100%
19.323
41
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Angka Putus Sekolah (APS) SMA/SMK/MA Jumlah Putus Sekolah pada Tingkat dan Jenjang SMA/SMK/MA Jumlah Siswa pada Tingkat yang Sama dan Jenjang SMA/SMK/MA pada tahun ajaran sebelumnya
= =
39
100%
0,35%
Dinas Pendidikan
100,00%
Dinas Pendidikan
99,95%
Dinas Pendidikan
99,98%
Dinas Pendidikan
87,91%
Dinas Pendidikan
11.296
Angka Kelulusan (AL) SD/MI Jumlah Lulusan pada Jenjang SD/MI Jumlah Siswa Tingkat Tertinggi pada Jenjang SD/MI pada Tahun Ajaran Sebelumnya
=
Jumlah Lulusan pada Jenjang SMP/MTs Jumlah Siswa Tingkat Tertinggi pada Jenjang SMP/MTs pada Tahun Ajaran Sebelumnya
=
=
7.626 7.626
100%
6.526 6.529
100%
Angka Kelulusan (AL) SMP/MTs
Angka Kelulusan (AL) SMA/SMK/MA
Angka Melanjutkan (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs
Jumlah Lulusan pada Jenjang SMA/SMK/MA Jumlah Siswa Tingkat Tertinggi pada Jenjang SMA/SMK/Ma pada Tahun Ajaran Sebelumnya
Jumlah Siswa Baru Tingkat I pada Jenjang SMP/MTs Jumlah Lulusan pada Jenjang SD/MI tahun ajaran sebelumnya
=
= =
= =
5.532
100%
5.533
6.704 7.626
100%
42
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
Angka Melanjutkan (AM) dari SMP/MTs ke SMA/SMK/MA
Guru yang Memenuhi Kualifikasi S1/D-IV
Jumlah Siswa Baru Tingkat I pada Jenjang SMA/SMK/MA Jumlah Lulusan pada Jenjang SMP/MTs tahun ajaran sebelumnya
Jumlah Guru Berijazah Kualifikasi S1/D-IV Jumlah Guru SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA
= =
= =
5.966 6.526
100%
6.251 8.373
100%
91,42%
Dinas Pendidikan
74,66%
Dinas Pendidikan
43
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
40
LKj IP Dinas Pendidikan Tahun 2014
41