BAB IV
PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
4.1.Gambaran Umum Perusahaan PT. Viva Packaging industries merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri
plastik. PT. Viva Packaging Industries ini adalah anak
perusahaan dari PT.Hasil Raya Industries yang bergerak dalam bidang pembuatan gelas atau cup plastik. Perusahaan yang terbentuk pada tahun 2004 berlokasi yang sama antara kantor dan pabriknya.
4.1.1
Sejarah Perusahaan PT. Viva Packaging industries berdiri pada tanggal 4 Oktober 2004,
didirikan oleh Bapak Sugih Susanto, Dermawan Sutantyo, dan Arief sentosa. PT.Viva Packaging Industries awalnya berlokasi di Jalan Daan Mogot Raya Area pergudangan KM 20 Tangerang pada tahun 2004 sampai dengan 2006. Kemudian sejak tahun 2006 sampai 2009, PT. Viva Packaging Industries berpindah lokasi Jalan Pesing Poglar Kedaung Kali Angke No.77, Cengkareng , Jakarta Barat, RT 04 RW 02, Kode Pos 11710.
37
38
Pemindahan PT. Viva Packaging Industries ini didasarkan atas adanya penambahan mesin sehingga tempat pada Jalan Daan Mogot Raya Area Pergudangan KM 20 tidak cukup kemudian dipindahkan ke Jalan Pesing Poglar Kedaung Kali Angke No.77. Pada awal berdirinya PT Viva Packaging Industries, bangunan masih menyewa. Seiring berjalannya waktu sejak bulan November 2009, PT Viva Packaging Industries ini pindah ke Jalan Pesing Poglar Kedaung Kali Angke No.77, Cengkareng , Jakarta Barat, RT 04 RW 02, Kode Pos 11710 dengan status tanah dan gedung milik sendiri. Sebelumnya lokasi ini di tempati oleh PT Hasil Raya Industries, namun setelah PT Hasil Raya Industries pindah ke karawang maka tempat ini digunakan untuk PT Viva Packaging Industries. Terhitung sejak bulan November tahun 2009, PT Viva Packaging Industries telah mempunyai tempat yang tetap.
4.1.2 Visi dan Misi Perusahaan PT Viva Packaging Industries adalah perusahaan berbentuk perseroan terbatas yang didirikan di Jakarta berdasarkan Akte Notaris Lieke L. Tukgali,SH pada tanggal 16 Februari 2004 No.18 dengan maksud dan tujuan industri dan perdagangan. Maksud dan tujuan tersebut dicapai oleh PT.Viva Packaging Industries dengan melaksanakan kegiatan usaha sebagai berikut: a) Menjalankan usaha-usaha dibidang industri yang meliputi berbagai macam industri antara lain industri plastik dan kemasan.
39
b) Manjalankan usaha dibidang perdagangan hasil industri pada sub a tersebut.
4.1.3 Perkembangan Perusahaan PT. Viva Packaging Industries merupakan perusahaan industri yang bergerak dibidang industri gelas plastik. Perusahaan ini berdiri dari perkembangannya PT. Hasil Raya Industries yang merupakan perusahaan keluarga bapak sugih susanto, yang nama perusahaan tersebut sama-sama bergerak dibidang plastik dan hasil produksi berupa botol. Seiring dengan berjalannya waktu gelas plastik atau cup lebih berkembang karena sebagian besar orang menginginkan sesuatu yang praktis dengan harga yang relatif murah. Atas dasar itu perusahaan PT. Viva Packaging Industries ini yang merupakan anak perusahaan PT. Hasil Raya Industries membuat kemasan plastik berupa cup untuk air minum.
Berdirinya PT.Viva Packaging industries memberikan pengaruh secara langsung dan tidak langsung terhadap ekonomi dan sosial di daerah dimana perusahaan itu berdiri. a. Keadaan sosial disini antara lain: v Terbukanya Lapangan Kerja Baru Tenaga kerja akan banyak dibutuhkan untuk mendukung operasional perusahaan. Tenaga kerja di PT.Viva Packaging Industries adalah warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat penerimaan kerja.
40
v Pendidikan PT. Viva Packaging Industries memberikan kesempatan bagi para mahasiswa dari perguruan tinggi yang ingin melaksanakan kerja praktek disana. b. Keadaan ekonomi disini antara lain; o Membantu meningkatkan perekonomian para pekerja o Membantu pemerintah dalam megurangi angka pengangguran
4.1.4 Modal Dan Produk PT. Viva Packaging Industries Kepemilikan saham PT.Viva Packaging Industries di pegang oleh dua pemegang saham yaitu bapak Sugih Susanto dan bapak Tony. Modal PT.Viva Packaging Industries berdasarkan saham sebayak 2000 lembar, satuan per lembarnya sebesar Rp. 1000.000,00. Pada awal berdirinya PT.Viva Packaging Industries ini membuat cup dengan ukuran 200 ml dan 240 ml dengan bentuk satu ukuran yang berwarna bening. Ukuran tersebut dibuat sesuai dengan keinginan konsumen. Lama kelamaan ternyata konsumen kebanyakan membeli produk cup yang berukuran 240 ml. akibat menumpuknya pesanan pelanggan berukuran 240 ml maka PT.Viva Packaging Industries memutuskan untuk membuat cup dengan satu ukuran saja yaitu 240 ml.
41
v Bahan Baku - Biji Plastik (polypropylene) / Trilin - Regrand. v Regrand terdiri dari beberapa limbah atau sisa-sisa produksi seperti - Gilingan cup BS (defect) yang bersih. - Pinggiran sheet yang dibuang karena melebihi lebar sheet yang di tetapkan. - Skeleton (sisa sheet setelah dilakukan penyetakan cup) v Standar Dimensi Cup yang ditetapkan oleh Perusahaan : -
Diameter 65,5 mm
-
Tinggi
98 mm
-
Berat
3,5 mg
-
Volume
240 mm
-
Tebal
0,33 mm
4.1.5 Karyawan PT. Viva Packaging Industries mempunyai kantor dan pabrik dalan satu lokasi. Kantor PT.Viva Packaging Industries terdiri dari 13 orang karyawan yang pekerjaannya merangkap antara satu divisi dengan divisi lain kecuali engineering, office boy, dan satpam. Hal ini disebabkan karena perusahaan ini dapat merangkap antara satu devisi dengan devisi lain. Karyawan PT. Viva Packaging Industries ada beberapa yang merupakan karyawan dari PT. Hasil Raya Industries. Hal tersebut karena pemilik PT.Viva Packaging Industries yaitu bapak Sugih Susanto, yang sekaligus
42
merupakan pemilik PT. Hasil Raya Industries untuk merangkap sebagai karyawan bagi PT.Viva packaging Industries. Karyawan tersebut adalah karyawan departemen accounting and financial dan departemen purchasing. Terlepas dari itu PT.Viva Packaging Industries juga mempunyai karyawan sendiri yang terdiri atas pekerja pabrik dan karyawan karyawan. Pekerja pabrik terdapat sejumlah 70 orang dan karyawan kantor terdiri atas 13 orang.
4.1.6 Lokasi Perusahaan Lahan yang digunakan untuk area lokasi usaha adalah tanah seluas 2803 m2. Lokasi usaha seluas itu sudah termasuk untuk area pabrik dan kantor. PT.Viva Packaging Industries mempunyai kantor dan pabrik yang terletak di satu bangunan. Pada lokasi ini terjadi proses produksi dari bahan baku biji plastik sampai menjadi cup yang siap untuk dikirim ke customer. PT. Viva Packaging Industries ini memiliki dua nomor telepon, satu fax dan email.
Berikut informasi umum tentang PT.Viva Packaging Industries. Nama Perusahaan
: PT. Viva Packaging Industries
Alamat Perusahaan : Jalan Pesing Poglar Kedaung Kali Angke No.77 RT 04 RW 02 Cengkareng, Jakarta Barat 11710. Telepon
: (021) 5448856 dan (021) 5448857
Fax
: (021) 6191547
Email
:
[email protected]
43
Lokasi perusahaan dan pabrik dilihat dari segi transportasi cukup strategis karena dekat dengan jalan besar yang banyak dilewati oleh kendaraan umum, sehingga memudahkan proses penerimaan material maupun pengiriman produk jadi ke customer. Lokasi perusahaan tidak terlalu sulit karena berada dalam Jabodetabek yaitu Jakarta Barat dan letaknya tidak jauh dari jalan Daan Mogot, selain itu lokasi perusahaan di tengah-tengah pemukiman penduduk, akan tetapi penduduk sekitar tidak merasa terganggu dengan adanya PT. Viva Packaging Industries.
4.2. Proses Produksi a. Mesin Crusher
Gambar 4.1 Mesin Crusher Pada proses crusher (mesin penghancur), sisa material/ regrand yang masih bisa digunakan,dipotong kecil-kecil dan dicampur dengan biji plastik untuk kemudian dimasukan ke mesin mixer. Perusahaan memiliki 2 unit mesin crusher. Waktu proses crush (penghancuran) lebih kurang dilakukan selama 10 menit tergantung banyaknya regrand yang tersisa.
44
b. Mesin Mixer
Gambar 4.2 Mesin Mixer Pada proses mixer (pencampuran), bahan baku yang digunakan oleh perusahaan adalah biji plastik (polypropylene) dan regrand, dicampur dengan komposisi perbandingan resin 25: regrand 45. Mesin yang digunakan untuk mencampur biji plastik dan regrand adalah mesin mixer. Proses mixer dilakukan 2-3 jam dalam satu shift. Mesin mixer mampu mengaduk 2-3 ton per shift.
c. Mesin Extrude
45
Gambar 4.3 Mesin Extrude bagian depan
Gambar 4.4 Mesin Extrude bagian belakang Pada proses Extrude, bakan baku (biji plastik dan regrand) diproses untuk membuat lembaran plastik (sheet) yang berukuran 500 kg sampai dengan ukuran jumbo 600 kg, lebar lembaran sheet 68cm dan tebalnya 0,92mm. Suhu yang digunakan untuk melelehkan biji plastik, regrand dan air adalah 250 – 2700C. Mesin extrude bekerja selama 24 jam, dan membutuhkan waktu 5 jam untuk membuat lembaran plastik (sheet) maksimal 2 lembar.
46
d. Mesin Penggulung (Silinder) The image cannot be display ed. Your computer may not hav e enough memory to open the image, or the image may hav e been corrupted. Restart y our computer, and then open the file again. If the red x still appears, y ou may hav e to delete the image and then insert it again.
Gambar 4.5 Mesin Penggulung dan Pendingin
The image part with relationship ID rId21 was not found in the file.
Gambar 4.6 Mesin Penggulung Lembaran Plastik (Sheet) Proses ini adalah proses akhir dari mesin extrude, dimana menghasilkan lembaran plastik (sheet) yang digulung dengan melalui 3 tahap silinder. Tiga tahap ini dilakukan agar lembaran plastik (sheet) ini menjadi lebih tipis dan dingin. Proses penggulungan lembaran plastik (sheet) ini, setiap silinder diisi air untuk mendinginkan dengan suhu 400C. Proses Pendinginan ini juga mempengaruhi bening tidaknya lembaran plastik.
47
e. Mesin Thermoforming (Mesin TF) The image part with relationship ID rId23 was not found in the file.
Gambar 4.7 Mesin Thermoforming bangian belakang
The image part with relationship ID rId25 was not found in the file.
Gambar 4.8 Mesin Thermoforming bagian depan Pada proses ini, gulungan sheet dicetak/dibentuk cup plastik dengan ukuran dan dimensi yang sudah ditentukan oleh costumer dan perusahaan. Perusahaan memiliki dua mesin TF yang kecil dan besar. Masing-masing mesin memiliki kapasitas yang berbeda. TF1 (kecil) memiliki kapasitas mencetak 14 cupity dan TF2 (besar) 21 cupity dalam waktu 0,3detik. Mesin Thermoforming bekerja selama 24 jam. Sisa-sisa lembaran (sheet) setelah berkurang karena
48
proses pencetakan cup yang disebut skeleton,skeleton tersebut digulung kembali untuk dicampurkan dengan bahan baku (biji plastik) sebagai proses pemanfaatan sisa produksi atau daur ulang.
f. Quality Control
Gambar 4.9 Uji Kualitas dengan Lampu Neon The image part with relationship ID rId28 was not found in the file.
Gambar 4.10 Mesin Konfeyor untuk mendorong cup Pada proses ini, cup yang sudah di cetak didorong dengan mesin konfeyor menuju ke para karyawan untuk di periksa kebersihan dan bentuk sesuai dengan standar atau tidak. Cup yang memenuhi standar adalah cup yang tidak tebal, tidak kotor, tidak cacat untuk setiap bagian cup tersebut. Pengecekan
49
dilakukan dengan mengunakan cahaya lampu neon guna membantu untuk melihat cup dengan lebih jelas. Cup yang tidak sesuai (BS) dibagi menjadi dua (2) jenis yaitu: produk BS cup tipis, cup tebal, body cup bergaris dan bintik hitam, lalu dimasukkan kedalam karung. Untuk kemudian digunakan sebagai campuran bahan baku (biji plastik). Sisa limbah yang masih bisa digunakan ini yang disebut dengan regrand. Bagian Quality Control juga melakukan Droptest setiap pergantian lembaran plastik (sheet).
Gambar 4.11 Tempat Meletakan Produk Cup Bs (defect) g. Droptest
Gambar 4.12 Alat Perekat dan Timbangan
50
Droptest merupakan salah satu bentuk Quality Control yang dilakukan perusahaan agar kualitas cup dan kepercayaan konsumen tetap terjaga dengan baik. Proses ini mempunyai beberapa tahap,diantaranya: 1. Ambil sampel pada setiap mesin TF, setiap sampel harus mewakili cupity pada setiap mesinnya. 2. Sampel yang diambil harus sesuai dengan standar dimensi yang ditentukan perusahaan. 3. Kemudian cup diisi air dengan volume yang disesuaikan dan rekatkan. 4. Jatuhkan cup yang sudah terisi air dari ketinggian 1,5 m. 5. Kemudian dicatat apabila terjadi kerusakan terhadap cup. Droptest ini dilakukan dua (2) kali dalam setiap sheet yang diproses. Apabila kerusakan terjadi di letak yang sama, maka harus segera dilaporkan pada operator untuk segera dilakukan penyetelan ulang pada mesin, misalnya merubah terhadap suhu temperature yang digunakan.
h. Proses Pengepakan
Gambar 4.13 Proses Pengepakan Cup kedalam Karton/ Kardus.
51
Proses
pengepakan dilakukan sekaligus
dengan
pengecekan dan
pengendalian kualitas produk cup. Untuk proses pengepakan produk berisi 50 cup/slot, dan dimasukkan kedalam box karton (kardus) sebanyak 2000 pcs. Kemudian box karton (kardus) diletakan dan diangkut ketempat yang sudah disediakan.
Gambar 4.14 Cup yang sudah dikemas dan siap dikirim
52
. 4.3. PROSES UJI KUALITAS PERUSAHAAN Suatu produk yang baik adalah dimana sebelum produk tersebut keluar dari perusahaan, produk tersebut harus teruji secara kuantitas dan kualitas. Setiap perusahaan memiliki cara yang berbeda untuk melakukan uji kualitas produk yang dihasilkannya. Perusahaan melakukan uji kualitas dengan menggunakan metode random sampling. PT.Viva Packaging Industries melakukan sampling Uji Kualitas sebanyak 2 kali setiap satu lembar plastik (sheet). Berikut adalah tahapan dalam melakukan sampling uji kualitas:
Gambar 4.15 Pengambilan Sampling Cup 1) Operator QC mengambil 14 cupity untuk mesin thermoforming1, dan 21 cupity untuk mesin thermoforming2 yang dimana setiap cup mewakili no.cupity. 2) Operator QC mencatat waktu pada saat pengambilan sampel untuk uji kualitas. 3) Kemudian lakukan droptest.
53
4) .Operator QC mencatat no.cup yang tertera pada cup bagian bawah, untuk setiap hasil droptest yang dilakukan. 5) Proses sampling Uji Kualitas dilakukan kembali pada waktu berikutnya selama lembaran plastik (sheet) tersebut belum habis. 6) Apabila hasil droptest pertama sama dengan hasil droptest kedua, maka operator
QC harus melaporkan kepada mekanik untuk dilakukan
penyetelan ulang.
Gambar 4.16 Tempat Uji Kualitas
54
Masukkan biji plastik dan regrand dalam mixer
masukan campuran bahan baku kedalam tabung mesin extrude
Mesin silidring untuk menggulung lembaran plastik (sheet).
Bawa lembaran plastik yang sudah digulung ke mesin Thermoforming
masukan lembaran plastik tersebut kedalam mesin Thermoforming.
Dengan konfeyor, lembaran yang sudah dicetak dibawa ke bagian QC dan bagian packing.
Lembaran yang tidak tercetak (skeleton), digulung kembali dengan mesin silinder untuk dijadikan regrand
Pada proses QC,Cup diamati kemudian di kemasi.
Cup yang tidak sesuai dipisahkan sebagai cup BS dan ditimbang.
Cup BS dan sisa lembaran plastik (skeleton) dihancurkan dengan mesin Crusher
Masukkan kedalam karung untuk siap digunakan
Diagram 4.1 Proses Pembuatan Cup
55
4.4.
Pengumpulan Data Berdasarkan hasil pengamatan dan pemeriksaaan yang dilakukan pada
proses produksi, maka diperoleh data sebagai berikut: Tabel 4.1 Data cup BS (Defect) pada Mesin Thermoforming 1 observasi
Cup (Pcs)
cup tipis (kg)
1
424,286
2
1
2
BS Cup (Bintik Hitam) Kgs 2.5
2
209,143
1
1
1
1
4
3
384,000
1.7
2
1
2
6.7
4
439,143
2
2
2
2.3
8.3
5
454,857
2
1.4
1
3
7.4
6
402,000
1.5
2
2
2.2
7.7
7
427,000
2
1
3
2
8
8
406,857
2
3
1
2.3
8.3
9
446,857
2
2
2
2.3
8.3
10
435,143
2
2
1
2.5
7.5
11
425,143
2
1.4
1.6
2.5
7.5
12
468,000
2
2
1
2.5
7.5
13
390,286
2
1
1
2
6
14
392,714
2
1
1
2
6
15
467,000
2
3
2
3
10
16
301,571
1.7
1
3
1.5
7.2
17
406,571
2
2
1
2
7
18
386,571
2
1.5
1
2
6.5
19
372,857
2
1.5
1
2
6.5
20
371,429
2
2
1
2
7
21
287,429
1.4
1
1
1.5
4.9
22
305,429
1.5
1
2
2
6.5
23
401,143
2
2
2
2
8
24
352,286
1.4
1
1
2
5.4
25
449,429
2
3
2
2.5
9.5
26
452,857
2
2.2
2
2.5
8.7
27
404,857
2
1
2.4
2
7.4
28
467,143
2
2
2
2.4
8.4
29
408,571
2
3
1
2
8
30
434,143
2
2
3
2.5
9.5
cup tebal (kg)
badan cup bergaris (kg)
jumlah cup BS (defect) 7.5
56
31
395,143
1.5
1
1
2
5.5
Σ
12,369,858
57.7
53
49
67
226.7
Tabel 4.2 Data Cup BS (defect) pada Mesin Thermoforming 2 cup tebal (kg)
badan cup bergaris (kg)
BS Cup (Bintik Hitam) Kgs
Jumlah cup BS (Defect )
observasi
Cup (Pcs)
cup tipis (kg)
1
532,857
2.5
2.3
2
3.1
9.9
2
611,571
3
3
2.2
2
10.2
3
601,429
3
3
3
2
11
4
635,000
3
3.5
1
3
10.5
5
650,000
3
1
3
3
10
6
388,000
1.6
3
1
3.1
8.7
7
612,286
3
2
2.5
3.1
10.6
8
623,714
2.7
2
1
2
7.7
9
637,429
4
2.4
5
3
14.4
10
638,571
3
3
2.2
2
10.2
11
579,571
2.5
1
3
2.3
8.8
12
643,143
3
2
3.5
2.5
11
13
452,714
2
2
3
3
10
14
473,429
2
1.5
2
2.1
7.6
15
527,413
2.5
2
3.1
2.4
10
16
592,857
3
3.5
2
3
11.5
17
573,714
2.8
1
3
2
8.8
18
602,286
3
1
2.6
1
7.6
19
507,429
2.1
2.3
1
2.6
8
20
599,429
2.5
2
3
1
8.5
21
509,409
2.7
3
2.1
2
9.8
22
487,429
2
2
3
3.5
10.5
23
583,714
2.6
2
2.1
2.3
9
24
579,429
3
5
2
1.5
11.5
25
417,714
1.8
2
1
1.6
6.4
26
600,000
3
3.6
3.5
2
12.1
27
556,571
3
3
1
2.3
9.3
28
551,143
2.5
2
3
2
9.5
29
221,714
1
1
1
3
6
30
567,571
3
2
3.1
2.2
10.3
31
560,286
2.5
3
4
3
12.5
Σ
17,117,822
81.3
72.1
74.9
73.6
301.9
57
4.5.
Pengolahan Data
4.5.1
Pengolahan Data Dalam Betuk Picis (pcs) Tabel 4.3 Data produk BS (defect) pada Mesin Thermoforming1
observasi
Cup (Pcs)
cup tipis (kg)
cup tebal (kg)
badan cup bergaris (kg)
BS Cup (Bintik Hitam) Kgs
jumlah cup BS (defect)
cup tipis (pcs)
cup tebal (pcs)
badan cup bergaris (pcs)
BS Bintik Hitam (PCS)
jumlah cup BS (defect)
1
424,286
2
1
2
2.5
7.5
571.43
285.71
571.43
714.29
2,142.86
2
209,143
1
1
1
1
4
285.71
285.71
285.71
285.71
1,142.84
3
384,000
1.7
2
1
2
6.7
485.71
571.43
285.71
571.43
1,914.28
4
439,143
2
2
2
2.3
8.3
571.43
571.43
571.43
657.14
2,371.43
5
454,857
2
1.4
1
3
7.4
571.43
400.00
285.71
857.14
2,114.28
6
402,000
1.5
2
2
2.2
7.7
428.57
571.43
571.43
628.57
2,200.00
7
427,000
2
1
3
2
8
571.43
285.71
857.14
571.43
2,285.71
8
406,857
2
3
1
2.3
8.3
571.43
857.14
285.71
657.14
2,371.42
9
446,857
2
2
2
2.3
8.3
571.43
571.43
571.43
657.14
2,371.43
10
435,143
2
2
1
2.5
7.5
571.43
571.43
285.71
714.29
2,142.86
11
425,143
2
1.4
1.6
2.5
7.5
571.43
400.00
457.14
714.29
2,142.86
12
468,000
2
2
1
2.5
7.5
571.43
571.43
285.71
714.29
2,142.86
13
390,286
2
1
1
2
6
571.43
285.71
285.71
571.43
1,714.28
14
392,714
2
1
1
2
6
571.43
285.71
285.71
571.43
1,714.28
15
467,000
2
3
2
3
10
571.43
857.14
571.43
857.14
2,857.14
16
301,571
1.7
1
3
1.5
7.2
485.71
285.71
857.14
428.57
2,057.13
17
406,571
2
2
1
2
7
571.43
571.43
285.71
571.43
2,000.00
18
386,571
2
1.5
1
2
6.5
571.43
428.57
285.71
571.43
1,857.14
19
372,857
2
1.5
1
2
6.5
571.43
428.57
285.71
571.43
1,857.14
20
371,429
2
2
1
2
7
571.43
571.43
285.71
571.43
2,000.00
21
287,429
1.4
1
1
1.5
4.9
400.00
285.71
285.71
428.57
1,399.99
22
305,429
1.5
1
2
2
6.5
428.57
285.71
571.43
571.43
1,857.14
23
401,143
2
2
2
2
8
571.43
571.43
571.43
571.43
2,285.72
24
352,286
1.4
1
1
2
5.4
400.00
285.71
285.71
571.43
1,542.85
25
449,429
2
3
2
2.5
9.5
571.43
857.14
571.43
714.29
2,714.29
26
452,857
2
2.2
2
2.5
8.7
571.43
628.57
571.43
714.29
2,485.72
27
404,857
2
1
2.4
2
7.4
571.43
285.71
685.71
571.43
2,114.28
28
467,143
2
2
2
2.4
8.4
571.43
571.43
571.43
685.71
2,400.00
29
408,571
2
3
1
2
8
571.43
857.14
285.71
571.43
2,285.71
30
434,143
2
2
3
2.5
9.5
571.43
571.43
857.14
714.29
2,714.29
31
395,143
1.5
1
1
2
5.5
428.57
285.71
285.71
571.43
1,571.42
Σ
12,369,858
57.7
53
49
67
226.7
16,485.73
15,142.81
13,999.93
19,142.88
64,771.35
58
Tabel 4.4 Data produk BS (defect) pada Mesin Thermoforming2
observasi
Σ
Cup (Pcs)
cup tipis (kg)
cup tebal (kg)
badan cup bergaris (kg)
BS Cup (Bintik Hitam) Kgs
cup tipis (pcs)
cup tebal (pcs)
badan cup bergaris (pcs)
BS Bintik Hitam (PCS)
jumlah BS (cacat)
1
532,857
2.5
2.3
2
3.1
714.29
657.14
571.43
885.71
2,828.57
2
611,571
3
3
2.2
2
857.14
857.14
628.57
571.43
2,914.28
3
601,429
3
3
3
2
857.14
857.14
857.14
571.43
3,142.85
4
635,000
3
3.5
1
3
857.14
1,000.00
285.71
857.14
2,999.99
5
650,000
3
1
3
3
857.14
285.71
857.14
857.14
2,857.13
6
388,000
1.6
3
1
3.1
457.14
857.14
285.71
885.71
2,485.70
7
612,286
3
2
2.5
3.1
857.14
571.43
714.29
885.71
3,028.57
8
623,714
2.7
2
1
2
771.43
571.43
285.71
571.43
2,200.00
9
637,429
4
2.4
5
3
1,142.86
685.71
1,428.57
857.14
4,114.28
10
638,571
3
3
2.2
2
857.14
857.14
628.57
571.43
2,914.28
11
579,571
2.5
1
3
2.3
714.29
285.71
857.14
657.14
2,514.28
12
643,143
3
2
3.5
2.5
857.14
571.43
1,000.00
714.29
3,142.86
13
452,714
2
2
3
3
571.43
571.43
857.14
857.14
2,857.14
14
473,429
2
1.5
2
2.1
571.43
428.57
571.43
600.00
2,171.43
15
527,413
2.5
2
3.1
2.4
714.29
571.43
885.71
685.71
2,857.14
16
592,857
3
3.5
2
3
857.14
1,000.00
571.43
857.14
3,285.71
17
573,714
2.8
1
3
2
800.00
285.71
857.14
571.43
2,514.28
18
602,286
3
1
2.6
1
857.14
285.71
742.86
285.71
2,171.42
19
507,429
2.1
2.3
1
2.6
600.00
657.14
285.71
742.86
2,285.71
20
599,429
2.5
2
3
1
714.29
571.43
857.14
285.71
2,428.57
21
509,409
2.7
3
2.1
2
771.43
857.14
600.00
571.43
2,800.00
22
487,429
2
2
3
3.5
571.43
571.43
857.14
1,000.00
3,000.00
23
583,714
2.6
2
2.1
2.3
742.86
571.43
600.00
657.14
2,571.43
24
579,429
3
5
2
1.5
857.14
1,428.57
571.43
428.57
3,285.71
25
417,714
1.8
2
1
1.6
514.29
571.43
285.71
457.14
1,828.57
26
600,000
3
3.6
3.5
2
857.14
1,028.57
1,000.00
571.43
3,457.14
27
556,571
3
3
1
2.3
857.14
857.14
285.71
657.14
2,657.13
28
551,143
2.5
2
3
2
714.29
571.43
857.14
571.43
2,714.29
29
221,714
1
1
1
3
285.71
285.71
285.71
857.14
1,714.27
30
567,571
3
2
3.1
2.2
857.14
571.43
885.71
628.57
2,942.85
31
560,286
2.5
3
4
3
714.29
857.14
1,142.86
857.14
3,571.43
17,117,822
81.3
72.1
74.9
73.6
23,228.57
20,599.96
21,399.95
21,028.53
86,257.01
59
4.5.2
Uji Kecukupan Data Uji kecukupan data ini di pengaruhi oleh tingkat keyakinan 90% dan
tingkat ketelitian 10%. Ŧ′ =
Ɔ⁄
Keterangan :
∑ ʷ0 9 − ʷ0 ∑ ʷ0
9
9
Z = Koefisien pada distribusi normal sesuai dengan tingkat keyakinan (1-α)100% Tingkat keyakinan 90% - Z = 1,28 Tingkat keyakinan 95% - Z = 1,645 Tingkat keyakinan 99% - Z = 2,33 S = (α) = Tingkat Ketelitian = 10%= 0,10 = 10% =10/100= 1/10 Ɔ⁄ = 1,28 1
= 1,28 x 10 1 = 12,8 10
Jika nilai N’
xi2
observasi
Cup (Pcs)
jumlah cup BS (defect) 2 xi
1
424,286
2,142.86
2,143
4,592,449
2
209,143
1,142.86
1,143
1,306,449
3
384,000
1,914.29
1,914
3,663,396
4
439,143
2,371.43
2,371
5,621,641
5
454,857
2,114.29
2,114
4,468,996
6
402,000
2,200.00
2,200
4,840,000
7
427,000
2,285.71
2,286
5,225,796
60
Ŧ′ =
Ɔ⁄
8
406,857
2,371.43
2,371
5,621,641
9
446,857
2,371.43
2,371
5,621,641
10
435,143
2,142.86
2,143
4,592,449
11
425,143
2,142.86
2,143
4,592,449
12
468,000
2,142.86
2,143
4,592,449
13
390,286
1,714.29
1,714
2,937,796
14
392,714
1,714.29
1,714
2,937,796
15
467,000
2,857.14
2,857
8,162,449
16
301,571
2,057.14
2,057
4,231,249
17
406,571
2,000.00
2,000
4,000,000
18
386,571
1,857.14
1,857
3,448,449
19
372,857
1,857.14
1,857
3,448,449
20
371,429
2,000.00
2,000
4,000,000
21
287,429
1,400.00
1,400
1,960,000
22
305,429
1,857.14
1,857
3,448,449
23
401,143
2,285.71
2,286
5,225,796
24
352,286
1,542.86
1,543
2,380,849
25
449,429
2,714.29
2,714
7,365,796
26
452,857
2,485.71
2,486
6,180,196
27
404,857
2,114.29
2,114
4,468,996
28
467,143
2,400.00
2,400
5,760,000
29
408,571
2,285.71
2,286
5,225,796
30
434,143
2,714.29
2,714
7,365,796
31
395,143
1,571.43
1,571
2,468,041
Σ
12,369,858
64,771.43
64,771
139,755,259
∑ ʷ0 9 − ʷ0 ∑ ʷ0
9
9
12,8 31 139.755.259 − (64.771) 9 Ŧ′ = 64.771
12,8 √4.332.413.029 − 4.195.282.441 Ŧ′ = 64.771 12,8 √137.130.588 Ŧ = 64.771 Ŧ = 5,354596 ≈ 5,35
9
149891.54 = 64.771
9
9
9
= 2,314
N’ (5,35) < N (31) maka jumlah data cukup
9
61
Tabel 4.6 Uji Kecukupan Data pada Mesin Thermoforming2
observasi
Cup (Pcs)
jumlah cup BS (defect) 2 xi
jumlah cup BS (defect) setelah pembulatan
xi
1
532,857
2,828.57
2,829
8,003,241
2
611,571
2,914.28
2,914
8,491,396
3
601,429
3,142.85
3,143
9,878,449
4
635,000
2,999.99
3,000
9,000,000
5
650,000
2,857.13
2,857
8,162,449
6
388,000
2,485.70
2,486
6,180,196
7
612,286
2,758.57
2,759
7,612,081
8
623,714
2,200.00
2,200
4,840,000
9
637,429
4,114.02
4,114
16,924,996
10
638,571
2,914.28
2,914
8,491,396
11
579,571
2,514.28
2,514
6,320,196
12
643,143
3,142.86
3,143
9,878,449
13
452,714
2,857.14
2,857
8,162,449
14
473,429
2,171.43
2,171
4,713,241
15
527,413
2,857.14
2,857
8,162,449
16
592,857
3,285.71
3,286
10,797,796
17
573,714
2,514.28
2,514
6,320,196
18
602,286
2,171.42
2,171
4,713,241
19
507,429
2,255.71
2,256
5,089,536
20
599,429
2,428.57
2,429
5,900,041
21
509,409
2,800.00
2,800
7,840,000
22
487,429
3,000.00
3,000
9,000,000
23
583,714
2,571.43
2,571
6,610,041
24
579,429
3,285.71
3,286
10,797,796
25
417,714
1,828.57
1,829
3,345,241
26
600,000
3,457.14
3,457
11,950,849
27
556,571
2,657.13
2,657
7,059,649
28
551,143
2,714.29
2,714
7,365,796
29
221,714
1,714.27
1,714
2,937,796
30
567,571
2,942.85
2,943
8,661,249
31
560,286
3,571.43
3,571
12,752,041
Σ
17,117,822
85,956.75
85,956
245,962,256
2
62
Ŧ′ =
Ɔ⁄
∑ ʷ0 9 − ʷ0 ∑ ʷ0
9
9
12,8 31 245.962.256 − (85.956) 9 Ŧ′ = 85.956
9
12,8 √7.624.829.936 − 7.388.433.936 Ŧ′ = 85.956 12,8 √236.396.000 Ŧ′ = 85.956 Ŧ′ =
196802.237 85.956
9
9
9
= 2.289
9
Ŧ = 5.239521 ≈ 5,24
N’ (5,24) < N (31) maka jumlah data cukup
4.5.3 Pareto Chart dan Peta Kendali P produk BS (defect) Pada Mesin Thermoforming1 v Diagram Pareto Table 4.7 Data Jumlah Produk Defect pada Mesin Thermoforming1
Jenis Defect
Jumlah
jumlah Pembulatan
Kumulatif
Persentase
cup kotor/ bintik hitam cup tipis cup tebal body cup bergaris total
19,142.88 16,485.73 15,142.81 13,999.93 64,771.35
19,143.00 16,486.00 15,143.00 14,000.00 64,771.00
19,143.00 35,629.00 50,772.00 64,772.00 170,316.00
29.55 25.46 23.38 21.61 100.00
% kumulatif 29.55 55.01 78.39 100.00
63
Diagram 4.2 Pareto untuk produk defect pada mesin thermoforming1
Keterangan :
VAR00011 = Cup Tebal
VAR00013 = Bintik Hitam
VAR00012 = Body Cup Bergaris
VAR00010 = Cup Tipis
Dari diagram pareto di atas dapat diketahui persentase penyebabpenyebab produk BS (defect), yaitu cup tipis, cup tebal, body cup bergaris dan bintik hitam . Dari keempat jenis cacat dapat diketahui faktor dominan jenis cacat (defect) yang terjadi. Pada pada mesin thermoforming1 faktor dominan yang menyebabkan produk BS (defect) adalah bintik hitam. Berikut ini adalah peta kendali p dalam mengontrol apakah data tersebut terkendali atau tidak.
64
Peta Kendali p-chart Dibawah ini adalah hasil pengolahan data produk cup pada mesin thermoforming1 dengan menggunakan peta kendali P : Tabel 4.7 Data produk BS (defect) bintik hitam pada Mesin Thermoforming1
observasi
Cup (Pcs)
BS Cup (Bintik Hitam) Kgs
cup BS Bintik Hitam (PCS)
Cup BS Bintik Hitam (PCS) setelah pembulatan
BKp
BKA
P
BKB
1
424,286
2.5
714.29
714
0.001547
0.001728
0.001683
0.001366
2
209,143
1
285.71
286
0.001547
0.001805
0.001367
0.001289
3
384,000
2
571.43
571
0.001547
0.001737
0.001487
0.001357
4
439,143
2.3
657.14
657
0.001547
0.001725
0.001496
0.001369
5
454,857
3
857.14
857
0.001547
0.001722
0.001884
0.001372
6
402,000
2.2
628.57
629
0.001547
0.001733
0.001565
0.001361
7
427,000
2
571.43
571
0.001547
0.001727
0.001337
0.001367
8
406,857
2.3
657.14
657
0.001547
0.001732
0.001615
0.001362
9
446,857
2.3
657.14
657
0.001547
0.001723
0.00147
0.001371
10
435,143
2.5
714.29
714
0.001547
0.001726
0.001641
0.001368
11
425,143
2.5
714.29
714
0.001547
0.001728
0.001679
0.001366
12
468,000
2.5
714.29
714
0.001547
0.001719
0.001526
0.001375
13
390,286
2
571.43
571
0.001547
0.001736
0.001463
0.001358
14
392,714
2
571.43
571
0.001547
0.001735
0.001454
0.001359
15
467,000
3
857.14
857
0.001547
0.00172
0.001835
0.001374
16
301,571
1.5
428.57
429
0.001547
0.001762
0.001423
0.001332
17
406,571
2
571.43
571
0.001547
0.001732
0.001404
0.001362
18
386,571
2
571.43
571
0.001547
0.001737
0.001477
0.001357
19
372,857
2
571.43
571
0.001547
0.00174
0.001531
0.001354
20
371,429
2
571.43
571
0.001547
0.00174
0.001537
0.001354
21
287,429
1.5
428.57
429
0.001547
0.001767
0.001493
0.001327
22
305,429
2
571.43
571
0.001547
0.00176
0.00187
0.001334
23
401,143
2
571.43
571
0.001547
0.001733
0.001423
0.001361
24
352,286
2
571.43
571
0.001547
0.001746
0.001621
0.001348
25
449,429
2.5
714.29
714
0.001547
0.001723
0.001589
0.001371
26
452,857
2.5
714.29
714
0.001547
0.001722
0.001577
0.001372
27
404,857
2
571.43
571
0.001547
0.001732
0.00141
0.001362
28
467,143
2.4
685.71
686
0.001547
0.00172
0.001469
0.001374
29
408,571
2
571.43
571
0.001547
0.001731
0.001398
0.001363
30
434,143
2.5
714.29
714
0.001547
0.001726
0.001645
0.001368
65
31
395,143
2
571.43
571
0.001547
0.001735
0.001445
0.001359
Σ
12,369,858
67.0
19,142.86
19,136
0.04796
0.05380
0.04781
0.04211
Cara Perhitungan Diketahui : Jumlah total produk BS(defect)
= 19.136
Jumlah total produksi
= 12.369.858
Batas Kendali (BKp) = ̅
=
Proporsi Defect (p)
=
Perhitungan Observasi ke-1 yaitu :
Batas Kendali Atas (BKA)
19.136
19.Ȟ36. 714
424.286
: 0,001547 + 3
Batas Kendali Bawah (BKB) : 0,001547 − 3
5
= 0,001547
= 0,001683
�.��1547 1− �.��1547 494.9 3 �.��1157 1− �.��1547 494.9 3
Begitu seterusnya cara perhitungan sampai pada observasi ke-31.
= 0,001728
= 0,001366
Maka Grafik perhitungan peta kendali p adalah sebagai berikut : 0.002 0.0018 0.0016 0.0014
BK
0.0012
BKA
0.001 0.0008
p
0.0006
BKB
0.0004 0.0002 0 1
3
5
7
9 11 13 15 17 19 21 23 25 27 29 31
Grafik 4.3 Peta Kendali P untuk proporsi cup bintik hitam
66
Berdasarkan peta kendali di atas dapat dilihat bahwa pada data ke 5, 7, 15, dan 22 berada pada luar batas kendali BKA ataupun BKB. Kondisi yang mengakibatkan data-data tersebut berada diluar batas kendali BKA adalah karena faktor banyaknya debu dan kotoran yang masuk kedalam ruang penyimpanan pada proses produksi atau mesin yang kotor sehingga perlu dilakukan pembersihan. Untuk data yang berada pada batas kendali BKB adalah karena faktor operator yang sangat teliti terhadap kotoran yang menempel pada cup dapat dihapus/hilang, sehingga digolongkan menjadi cup bintik hitam. Agar kondisi tersebut dapat terkendali, maka data-data yang berada pada luar batas kendali harus dikeluarkan. Berikut adalah hasil perhitungan ulang setelah data-data yang berada di luar batas kendali dikeluarkan. Tabel 4.8 Data Produk BS (Defect) Bintik Hitam (revisi)
observasi
Cup (Pcs)
BS Cup (Bintik Hitam) Kgs
BS Bintik Hitam (PCS)
Cup BS Bintik Hitam (PCS) setelah pembulatan
BKp
BKA
P
BKB
1
424,286
2.5
714.29
714
0.001519
0.001698
0.001683
0.00134
2
209,143
1
285.71
286
0.001519
0.001774
0.001367
0.001264
3
384,000
2
571.43
571
0.001519
0.001708
0.001487
0.00133
4
439,143
2.3
657.14
657
0.001519
0.001695
0.001496
0.001343
6
402,000
2.2
628.57
629
0.001519
0.001703
0.001565
0.001335
8
406,857
2.3
657.14
657
0.001519
0.001702
0.001615
0.001336
9
446,857
2.3
657.14
657
0.001519
0.001694
0.00147
0.001344
10
435,143
2.5
714.29
714
0.001519
0.001696
0.001641
0.001342
11
425,143
2.5
714.29
714
0.001519
0.001698
0.001679
0.00134
12
468,000
2.5
714.29
714
0.001519
0.00169
0.001526
0.001348
13
390,286
2
571.43
571
0.001519
0.001706
0.001463
0.001332
14
392,714
2
571.43
571
0.001519
0.001705
0.001454
0.001333
16
301,571
1.5
428.57
429
0.001519
0.001732
0.001423
0.001306
17
406,571
2
571.43
571
0.001519
0.001702
0.001404
0.001336
18
386,571
2
571.43
571
0.001519
0.001707
0.001477
0.001331
67
19
372,857
2
571.43
571
0.001519
0.00171
0.001531
0.001328
20
371,429
2
571.43
571
0.001519
0.001711
0.001537
0.001327
21
287,429
1.5
428.57
429
0.001519
0.001737
0.001493
0.001301
23
401,143
2
571.43
571
0.001519
0.001703
0.001423
0.001335
24
352,286
2
571.43
571
0.001519
0.001716
0.001621
0.001322
25
449,429
2.5
714.29
714
0.001519
0.001693
0.001589
0.001345
26
452,857
2.5
714.29
714
0.001519
0.001693
0.001577
0.001345
27
404,857
2
571.43
571
0.001519
0.001703
0.00141
0.001335
28
467,143
2.4
685.71
686
0.001519
0.00169
0.001469
0.001348
29
408,571
2
571.43
571
0.001519
0.001702
0.001398
0.001336
30
434,143
2.5
714.29
714
0.001519
0.001696
0.001645
0.001342
31
395,143
2
571.43
571
0.001519
0.001705
0.001445
0.001333
Σ
10,715,572
57.0
16,285.74
16,280
0.04102
0.04607
0.04089
0.03596
Maka grafik yang dihasilkan setelah dilakukan revisi sebagai berikut:
0.002
Peta Kendali P
0.0018 0.0016 0.0014 0.0012
BK
0.001
BKA p
0.0008
BKB
0.0006 0.0004 0.0002 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 101112131415161718192021222324252627
Grafik 4.4 Peta Kendali Proporsi untuk defect bintik hitam pada poduksi cup
68
4.5.4 Pareto Chart dan Peta Kendali P produk BS (defect) Pada Mesin Thermoforming 2 v Diagram Pareto Tabel 4.9 Data produk cup BS (defect) pada Mesin Thermoforming 2 Jenis Defect
Jumlah
jumlah Pembulatan
Kumulatif
Persentase
% kumulatif
cup tipis
23,228.57
23,229.00
23,229.00
26.93
26.93
body cup bergaris
21,399.95
21,400.00
44,629.00
24.81
51.74
cup kotor/ bintik hitam
21,028.53
21,029.00
65,658.00
24.38
76.12
cup tebal
20,599.96
20,600.00
86,258.00
23.88
100.00
total
86,257.01
86,258.00
219,774.00
100.00
Diagram 4.5 Pareto untuk produk defect pada mesin thermoforming2
Keterangan : VAR00014 = cup tipis
VAR00017 = bintik hitam
VAR00016 = body cup bergaris
VAR00015 = cup tebal
69
Dari diagram pareto di atas dapat diketahui persentase penyebabpenyebab produk cup BS(defect), yaitu cup tipis, cup tebal, body cup bergaris dan bintik hitam. Dari keempat jenis cacat (defect) dapat diketahui faktor dominan jenis cacat yang terjadi. Produk cup BS(defect) terjadi pada mesin thermoforming adalah faktor dominan yang menyebabkan produk cacat (defect) adalah cup tipis. Berikut ini adalah peta kendali p dalam mengontrol apakah data tersebut terkendali atau tidak.
Tabel 4.10 Data Produk BS (defect) Jenis Cup Tipis pada Mesin Thermoforming2
observasi
Cup (Pcs)
cup tipis (kg)
cup tipis (pcs)
cup tipis (pcs) setelah pembulatan
BKp
BKA
P
BKB
1
532,857
2.5
714.29
714
0.001357
0.001508
0.00134
0.001206
2
611,571
3
857.14
857
0.001357
0.001498
0.001401
0.001216
3
601,429
3
857.14
857
0.001357
0.001499
0.001425
0.001215
4
635,000
3
857.14
857
0.001357
0.001496
0.00135
0.001218
5
650,000
3
857.14
857
0.001357
0.001494
0.001318
0.00122
6
388,000
1.6
457.14
457
0.001357
0.001534
0.001178
0.00118
7
612,286
3
857.14
857
0.001357
0.001498
0.0014
0.001216
8
623,714
2.7
771.43
771
0.001357
0.001497
0.001236
0.001217
9
637,429
4
1,142.86
1,143
0.001357
0.001495
0.001793
0.001219
10
638,571
3
857.14
857
0.001357
0.001495
0.001342
0.001219
11
579,571
2.5
714.29
714
0.001357
0.001502
0.001232
0.001212
12
643,143
3
857.14
857
0.001357
0.001495
0.001333
0.001219
13
452,714
2
571.43
571
0.001357
0.001521
0.001261
0.001193
14
473,429
2
571.43
571
0.001357
0.001518
0.001206
0.001196
15
527,413
2.5
714.29
714
0.001357
0.001509
0.001354
0.001205
16
592,857
3
857.14
857
0.001357
0.0015
0.001446
0.001214
17
573,714
2.8
800.00
800
0.001357
0.001503
0.001394
0.001211
18
602,286
3
857.14
857
0.001357
0.001499
0.001423
0.001215
19
507,429
2.1
600.00
600
0.001357
0.001512
0.001182
0.001202
20
599,429
2.5
714.29
714
0.001357
0.0015
0.001191
0.001214
21
509,409
2.7
771.43
771
0.001357
0.001512
0.001514
0.001202
22
487,429
2
571.43
571
0.001357
0.001515
0.001171
0.001199
23
583,714
2.6
742.86
743
0.001357
0.001502
0.001273
0.001212
70
Σ
24
579,429
3
857.14
857
0.001357
0.001502
0.001479
0.001212
25
417,714
1.8
514.29
514
0.001357
0.001528
0.001231
0.001186
26
600,000
3
857.14
857
0.001357
0.0015
0.001428
0.001214
27
556,571
3
857.14
857
0.001357
0.001505
0.00154
0.001209
28
551,143
2.5
714.29
714
0.001357
0.001506
0.001295
0.001208
29
221,714
1
285.71
286
0.001357
0.001592
0.00129
0.001122
30
567,571
3
857.14
857
0.001357
0.001504
0.00151
0.00121
31
560,286
2.5
714.29
714
0.001357
0.001505
0.001274
0.001209
17,117,822
81.3
23,228.57
23,223
0.04206
0.04674
0.04181
0.03739
Cara Perhitungan Diketahui : Jumlah total produk cup BS (defect)
= 23.223
Jumlah total produksi
=17.117.822
Batas Kendali (BKp) = ̅
=
Proporsi Defect (p)
=
Perhitungan Observasi ke-1 yaitu :
Batas Kendali Atas (BKA) Batas Kendali Bawah (BKB)
9Ȟ.99
17.117. 714
532.857
: 0,001357 + 3 : 0.001357 − 3
= 0,001357
99
= 0,00134 �.��1Ȟ57
1− �.��1Ȟ57
�.��1Ȟ57
1− �.��1Ȟ57
5Ȟ9. 5Ȟ9.
57 57
Begitu seterusnya cara perhitungan sampai pada observasi ke-31.
= 0,001508 = 0,001206
71
Maka Grafik perhitungan peta kendali p adalah sebagai berikut :
Peta Kendali P
0.002 0.0018 0.0016 0.0014 0.0012
CL
0.001
UCL
0.0008 0.0006
P
0.0004
LCL
0.0002 0 1
3
5
7
9
11 13 15 17 19 21 23 25 27 29 31
Grafik 4.6 peta kendali proporsi pada mesin Thermoforming Berdasarkan peta kendali di atas dapat dilihat bahwa pada data ke-6,9, 19, 20, 21, 22, 27 dan 30 berada pada luar batas kendali BKA ataupun BKB. Kondisi yang mengakibatkan data-data tersebut berada diluar batas kendali BKA adalah karena faktor operator yang kurang teliti dan cermat pada saat melakukan QC sehingga banyak produk yg dibuang di proses produksi. Agar kondisi tersebut dapat terkendali, maka data-data yang berada pada luar batas kendali harus dikeluarkan. Berikut adalah hasil perhitungan ulang setelah data-data yang berada di luar batas kendali dikeluarkan. Tabel 4.11 Data Produk defect pada Mesin Thermoforming2 (revisi) observasi
Cup (Pcs)
cup tipis (kg)
cup tipis (pcs)
cup tipis (pcs) setelah pembulatan
BKp
BKA
P
BKB
1
532,857
2.5
714.29
714
0.001341
0.001492
0.00134
0.001191
2
611,571
3
857.14
857
0.001341
0.001482
0.001401
0.001201
3
601,429
3
857.14
857
0.001341
0.001483
0.001425
0.001199
4
635,000
3
857.14
857
0.001341
0.00148
0.00135
0.001203
5
650,000
3
857.14
857
0.001341
0.001478
0.001318
0.001205
7
612,286
3
857.14
857
0.001341
0.001482
0.0014
0.001201
8
623,714
2.7
771.43
771
0.001341
0.001481
0.001236
0.001202
72
638,571
3
857.14
857
0.001341
0.001479
0.001342
0.001204
11
579,571
2.5
714.29
714
0.001341
0.001486
0.001232
0.001197
12
643,143
3
857.14
857
0.001341
0.001479
0.001333
0.001204
13
452,714
2
571.43
571
0.001341
0.001505
0.001261
0.001178
14
473,429
2
571.43
571
0.001341
0.001502
0.001206
0.001181
15
527,413
2.5
714.29
714
0.001341
0.001493
0.001354
0.00119
16
592,857
3
857.14
857
0.001341
0.001484
0.001446
0.001198
17
573,714
2.8
800.00
800
0.001341
0.001487
0.001394
0.001196
18
602,286
3
857.14
857
0.001341
0.001483
0.001423
0.0012
23
583,714
2.6
742.86
743
0.001341
0.001486
0.001273
0.001197
24
579,429
3
857.14
857
0.001341
0.001486
0.001479
0.001197
25
417,714
1.8
514.29
514
0.001341
0.001512
0.001231
0.001171
26
600,000
3
857.14
857
0.001341
0.001484
0.001428
0.001199
28
551,143
2.5
714.29
714
0.001341
0.00149
0.001295
0.001193
29
221,714
1
285.71
286
0.001341
0.001576
0.00129
0.001108
31
560,286
2.5
714.29
714
0.001341
0.001489
0.001274
0.001194
12,864,555
60.4
17257.14
17,253
0.03085
0.03430
0.03073
0.02741
Maka didapat peta kendali p setelah dilakukan revisi:
Peta Kendali P 0.0018 0.0016 0.0014 0.0012 Axis Title
Σ
10
CL
0.001
UCL
0.0008
P
0.0006
LCL
0.0004 0.0002 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
Grafik 4.7 Peta kendali proporsi pada Mesin Thermoforming