PUTUSAN Nomor : 000/Pdt.G/2015/PTA.Btn
بـسـم الرحـمن الرحـيـم DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Tinggi Agama Banten yang memeriksa dan mengadili perkara perdata pada tingkat banding, dalam persidangan Majelis telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Cerai Talak antara : PEMBANDING,
umur 38 tahun, agama Islam, pekerjaan Wiraswasta, tempat tinggal KOTA SERANG. dalam hal ini memberikan kuasa kepada Drs. Achmad S, S.H., M.H., Alfan Sari Para Advokat
pada Law Office “ ACHMAD
S, ALFAN S &
PARTNER “ berkantor di Komplek TCP. Blok M2/2, Pelawad, Ciruas, Serang, Banten, berdasarkan Surat Kuasa
tanggal,
Kepaniteraan
10
Juli
Pengadilan
2015
yang
Agama
terdaftar
Serang
di
Nomor:
0280/Pdt.G/2015/PA. Srg, tanggal 30 Juli 2015, disebut sebagai Tergugat/Pembanding; melawan TERBANDING umur 37 tahun, agama Islam, pekerjaan Pegawai Negeri Sipil pada RSUD Kabupaten Serang, tempat tinggal
KOTA
SERANG. dalam hal ini memberikan kuasa kepada Siti Hafsah, SHI. MH. Advokat/Penasehat Hukum, yang beralamat di Perumahan Puri Serang Hijau Blok D.2 Nomor 35/36, Cipocok Jaya, Kota Serang, berdasarkan surat Kuasa Khusus tertanggal 18 Maret 2015, yang telah didaftar di Kepaniteraan Pengadilan Agama Serang pada tanggal 19 Maret 2015 dengan Nomor Register Kuasa
060/Reg/SK/III/2015.
disebut
sebagai
Penggugat/
Terbanding; Pengadilan Tinggi Agama tersebut; Telah membaca berkas perkara dan semua surat-surat yang berkaitan dengan perkara yang dimohonkan banding; TENTANG DUDUK PERKARANYA Mengutip
segala
uraian
sebagaimana
termuat
dalam
putusan
Pengadilan Agama Serang Nomor 0000/Pdt.G/2015/PA.Srg, tanggal 2 Juli 2015 M. bertepatan dengan tanggal 15 Ramadhan 1436 H. yang amarnya berbunyi sebagai berikut : 1. Mengabulkan gugatan Penggugat ; 2. Menyatakan sah perkawinan antara Penggugat (TERBANDING) dengan Tergugat (PEMBANDING) yang dilaksanakan pada tanggal 08 Juni 2006 di wilayah Kantor Urusan Agama Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang; 3. Menjatuhkan talak satu bain sughro Tergugat (PEMBANDING) kepada Penggugat (TERBANDING) ; 4. Membebankan Penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 241.000.-(dua ratus empat puluh satu ribu rupiah); Membaca akta permohonan banding yang dibuat oleh Panitera Pengadilan Agama Serang yang menyatakan bahwa pada hari Kamis tanggal 2 Juli 2015 Tergugat/Pembanding telah mengajukan banding atas putusan Pengadilan Agama Serang Nomor 0000/Pdt.G/2015/PA.Srg, tanggal 2 Juli 2015,
permohonan
banding
mana
telah
diberitahukan
kepada
Penggugat/Terbanding pada hari Kamis tanggal 9 Juli 2015 melalui Kuasa Hukumnya; Membaca memori banding yang diajukan oleh Tergugat/Pembanding melalui kuasanya, memori banding telah diberitahukan kepada Penggugat/ Terbanding melalui kuasanya pada hari Rabu tanggal 5 Agustus 2015;
Hal. 2 dari 7 hal. Putusan Nomor 74/Pdt.G/2015/PTA.Btn.
Membaca kontra memori banding Terbanding tertanggal 18 Agustus 2015, dan tanggal 4 September 2015 kontra memori banding mana
telah
diberitahukan kepada Tergugat/Pembanding melalui kuasa hukumnya pada tanggal 20 Agustus 2015 dengan surat Nomor W 27.AI/243/HK.05/VIII/2015; Membaca berita acara menerangkan bahwa
Inzage tanggal 19 Agustus
pada
2015
yang
tanggal 19 Agustus 2015 kuasa Hukum
Penggugat/Terbanding atas nama Siti Hapsah, SHI, M.H. telah memeriksa berkas perkara banding (inzage) dengan menambahkan catatan tertentu;. TENTANG HUKUMNYA Menimbang,
bahwa
permohonan
Tergugat/Pembanding adalah dalam
banding
yang
diajukan
oleh
tenggang waktu dan telah sesuai
menurut tata cara yang ditentukan oleh Peraturan perundang-undangan yang berlaku, maka oleh karena itu permohonan banding tersebut secara formil harus dinyatakan dapat diterima; Menimbang, bahwa agar Pengadilan Tinggi Agama Banten yang juga sebagai judex factie dapat memberikan putusan yang benar dan adil, maka dipandang perlu memeriksa ulang tentang apa yang telah diperiksa, dipertimbangkan dan diputus oleh Pengadilan Agama Serang untuk kemudian dipertimbangkan dan diputus ulang pada Pengadilan Tingkat Banding; Menimbang, bahwa
Majelis Hakim Tingkat Pertama telah berusaha
untuk mendamaikan kedua belah pihak yang berperkara, sebagai memenuhi ketentuan pada Pasal 130 ayat (1) HIR jo Pasal 82 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 jo Pasal 39 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo Pasal 31 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo Peraturan Mahkamah
Agung
Nomor 1 Tahun 2008 akan tetapi tidak berhasil, oleh
karena itu penyelesaian perkara secara ligitatif dapat dilanjutkan pada tingkat banding;
Hal. 3 dari 7 hal. Putusan Nomor 74/Pdt.G/2015/PTA.Btn.
Menimbang, bahwa Putusan Majelis Hakim Tingkat Pertama dalam hal Isbat Nikah a quo dengan segala pertimbangan hukum yang telah diuraikan di dalamnya pada dasarnya dinilai telah tepat dan benar sehingga oleh karena itu Majelis Hakim Tingkat Banding dapat mengambil alih pertimbangan tersebut sebagai pertimbangan hukum sendiri pada tingkat banding; Menimbang, bahwa Putusan Majelis Hakim Tingkat Pertama tentang gugatan cerai a quo dengan segala pertimbangan hukum yang telah diuraikan di dalamnya pada pokoknya dinilai telah tepat dan banar sehingga oleh karena itu Majelis Hakim Tingkat Banding dapat menyetujui dan mengambil alih sebagai pertimbangan hukum Majelis Hakim Tingkat Banding dengan menambah pertimbangan sebagai berikut; Menimbang,
bahwa
dengan
melihat
kondisi
rumah
tangga
Penggugat/Terbanding dan Tergugat/Pembanding seperti telah digambarkan dalam berita acara sidang pemeriksaan perkara ini, Majelis Hakim Tingkat Banding berpendapat bahwa rumah tangga a quo dipandang telah pecah dan sulit untuk dirukunkan terlepas dari pihak mana yang membuat rumah tangga tersebut sedemikian rupa, oleh karena itu rumah tangga tersebut telah lebih baik dibubarkan; Menimbang,
bahwa
keberatan-keberatan
yang
diajukan
oleh
Tergugat/Pembanding dalam memori bandingnya a quo Majelis Hakim Tingkat Banding berpendapat bahwa Majelis Hakim Tingkat Pertama pada dasarnya telah mempertimbangkannya dengan benar dan oleh karena itu tidak perlu dipertimbangkan lagi pada
tingkat banding dan selanjutnya patut untuk
dikesampingkan; Menimbang, bahwa Kontra memori banding yang diajukan oleh Penggugat/Terbanding
a quo
pada dasarnya telah mendukung Putusan
Majelis Hakim Tingkat Pertama, dan oleh karena itu dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam menjatuhkan putusan; Menimbang, bahwa untuk
memenuhi maksud Pasal
84 ayat (1)
Hal. 4 dari 7 hal. Putusan Nomor 74/Pdt.G/2015/PTA.Btn.
Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama
a quo
maka Panitera Pengadilan Agama Serang berkewajiban untuk mengirimkan satu helai Salinan Putusan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap kepada Pegawai Pencatat Nikah ditempat Tergugat
dalam
hal
ini
KUA
kediaman
Kecamatan Serang
Penggugat
dan
untuk mendaftarkan
putusan perceraian ini dalam sebuah daftar yang disediakan untuk itu, hal mana
ketentuan ini tidak dibuat dalam pertimbangan dan Putusan Majelis
Hakim Tingkat Pertama, maka putusan tersebut harus diperbaiki; Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, maka Majelis Hakim Tingkat Banding berpendapat bahwa Putusan Majelis Hakim Tingkat Pertama a quo pada dasarnya telah tepat dengan memperbaiki dan menambah amarnya sebagaimana selengkapnya akan disebutkan dalam putusan ini; Menimbang,
bahwa
oleh
karena
perkara
ini
termasuk
bidang
perkawinan, maka berdasarkan ketentuan Pasal 89 ayat (1) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989, sebagaimana telah diubah terakhir dengan UndangUndang Nomor 50 Tahun 2009, maka biaya perkara pada tingkat banding ini dibebankan kepada Tergugat/Pembanding; Mengingat dan memperhatikan segala peraturan perundang-undangan yang berlaku dan hukum Syari’at Islam yang berkaitan dengan perkara ini; MENGADILI - Menerima permohonan banding Tergugat/Pembanding; - Memperbaiki Putusan Pengadilan Agama Serang Nomor
0000/Pdt.G/
2015/PA.Srg, tanggal 02 Juli 2015 Miladiyah bertepatan dengan tanggal 15 Ramadhan 1436 Hijriyah sehingga amarnya berbunyi sebagai berikut; 1. Mengabulkan gugatan Penggugat ; 2. Menyatakan sah perkawinan antara Penggugat (TERBANDING) dengan Tergugat (PEMBANDING) yang dilaksanakan pada tanggal 08 Juni 2006
Hal. 5 dari 7 hal. Putusan Nomor 74/Pdt.G/2015/PTA.Btn.
di wilayah Kantor Urusan Agama Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang; 3. Menjatuhkan talak satu bain sughro Tergugat (PEMBANDING) kepada Penggugat (TERBANDING) 4. Memerintahkan kepada Panitera Pengadilan Agama Serang untuk mengirimkan salinan putusan ini yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap kepada Kantor Urusan Agama Kecamatan Serang, Kota Serang tempat tinggal Penggugat dan Tergugat untuk dicatat perceraiannya dalam register yang telah disediakan untuk itu; 5. Membebankan Penggugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 241.000.- Membebankan kepada Tergugat/Pembanding untuk membayar biaya perkara pada tingkat banding sebesar Rp 150.000,0 (seratus lima puluh ribu rupiah); Demikian diputuskan dalam sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Agama Banten pada hari Rabu tanggal 7 Oktober 2015 M, bertepatan dengan tanggal 23 Dzulhijjah 1436 H, oleh kami Drs. H. Maraenda Harahap, S.H., M.H. Hakim Tinggi yang ditunjuk oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Banten sebagai Ketua Majelis, Drs. H. Zainal Arifin, M.H. dan Drs. H. Abu Bakar, S.H., M.H. Hakim-Hakim Tinggi sebagai Hakim Anggota, putusan mana pada hari itu juga telah dibacakan dalam sidang terbuka untuk umum oleh Ketua Majelis tersebut dengan dihadiri oleh Hakim-hakim anggota dan dibantu oleh Drs. Asmawi H Rawi selaku Panitera Pengganti tanpa dihadiri oleh para pihak yang berperkara; Ketua Majelis ttd. Drs. H. Maraenda Harahap, S.H., M.H.
Hal. 6 dari 7 hal. Putusan Nomor 74/Pdt.G/2015/PTA.Btn.
Hakim Anggota,
Hakim Anggota,
ttd.ttd
ttd.ttd
Drs. H. Zainal Arifin, M.H.
Drs. H. Abu Bakar, S.H., M.H.
Panitera Pengganti ttd Drs. Asmawi H Rawi Perincian Biaya Perkara : 1. Materai 2. Redaksi 3. Biaya Proses/adm lainnya JUMLAH
Rp 6.000,Rp 5.000,Rp 139.000,Rp 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah);
Untuk salinan yang sah sesuai dengan aslinya Panitera
Dra. Hj. Siti Maryam
Hal. 7 dari 7 hal. Putusan Nomor 74/Pdt.G/2015/PTA.Btn.