Panduan Penyusunan
LAPORAN EVALUASI DIRI PROGRAM DIPLOMA (D3)
Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas Airlangga Mei, 2014
T
Tim Penyusun: 1. Tjitjik Srie Tjahjandarie, Ph.D. 2. Atik Choirul Hidajah, dr., M.Kes. 3. Djoko Dewantoro, Drs., M.Si., Ak. 4. Moses Glorino R. Pandin, S.S., M.Psi. 5. Inna Kuswandari, Dra., M.Si. 6. Yanuardi Raharjo, S.Si., M.Sc. 7. Noven Suprayogi, SE., M.Si., Ak. 8. Sujayadi, SH., LLM.
I
M
P
E
N
Y
U
S
U
N
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
K
A
T
A
P
E
N
G
A
N
T
A
R
KATA PENGANTAR
Dalam manajemen yang sehat, perencanaan dan evaluasi merupakan suatu siklus dimana “evaluasi merupakan tonggak (milestone) dari suatu pengembangan”. Pengembangan merupakan perubahan yang direncanakan dan bukan suatu peristiwa yang kebetulan terjadi. Oleh karena itu, evaluasi diri harus dilakukan secara komprehensif, terstruktur dan sistematis, sehingga hasilnya dapat digunakan sebagai landasan/dasar proses manajemen khususnya proses perencanaan guna mencapai visi, misi, dan tujuan organisasi. Tujuan evaluasi diri adalah 1. Untuk memperlihatkan pencapaian kinerja atau program institusi; 2. Sebagai alat (tool) manajerial, yang ditujukan untuk menjaga agar kinerja institusi atau program yang telah dicapai tetap terjaga keberlangsungannya; dan 3. Sebagai alat manajerial, yang ditujukan untuk penyusunan rencana pengembangan institusi di masa mendatang. Oleh karena itu, kemampuan untuk melaksanakan evaluasi diri adalah faktor penting untuk institusi akademik (perguruan tinggi, fakultas, departemen) dan program-program yang ada di dalam institusi tersebut (program studi, program penelitian, laboratorium, dsb). Tanpa kemampuan untuk melakukan evaluasi diri yang baik, tidak akan ada peningkatan kualitas yang dapat dicapai secara sistematis. Adanya evaluasi diri diharapkan akan mendorong setiap institusi akademik untuk terbiasa dengan budaya perencanaan yang menjadi ciri perguruan tinggi. Budaya ini diharapkan akan mendorong setiap program studi/departemen/fakultas untuk merencanakan pengembangan dirinya sesuai dengan karakteristik dan mandat yang dipunyai. Panduan penyusunan evaluasi diri ini bertujuan sebagai tuntunan penyusunan laporan evaluasi diri bagi program studi, sehingga selain dapat dipergunakan sebagai potret diri program studi secara lengkap dan baik, juga dapat dikompilasi oleh Fakultas dan Universitas untuk tujuan yang lebih besar. Oleh karena itu setiap program studi diharapkan patuh menggunakan format tabel sesuai dengan yang tertera pada lampiran. Jika dipandang perlu untuk menambahkan informasi tambahan, maka program studi dapat menambah tabel terpisah sesuai dengan informasi yang akan disampaikan. Panduan Evaluasi Diri 2014 merupakan penyempurnaan dari panduan tahun 2013 dengan mengakomodasi berbagai tambahan informasi data, sehingga nantinya dapat bersifat multi guna. Ucapan terima kasih disampaikan kepada berbagai pihak yang berkontribusi pada penyusunan Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri 2013 yang lebih komprehensif, khususnya Pimpinan Universitas serta unit kerja yang telah memberikan masukan untuk perbaikan panduan tahun 2014. Partisipasi aktif dari setiap Program Studi/Departemen/Fakultas sangat diharapkan dalam penyusunan laporan evaluasi diri masing-masing unit. Atas perhatian dan kerjasama yang baik disampaikan terima kasih. Atas perhatian dan kerjasama yang baik disampaikan terima kasih. Surabaya, Mei 2014.
Badan Perencanaan Pengembangan
dan
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
D
A
F
T
A
R
I
S
I
DAFTAR ISI
Halaman Kata Pengantar Daftar Isi Bab 1. ATRIBUT KAIDAH LAPORAN EVALUASI DIRI 1. Keterlibatan Semua Pihak 2. Tingkat Komprehensif 3. Keakuratan Data 4. Kedalaman Analisis 5. Rencana Pengembangan Bab 2. STRUKTUR LAPORAN EVALUASI DIRI Rangkuman I. Pendahuluan II. Lingkungan Eksternal III. Lulusan IV. Penyelenggaraan Akademik V. Kemahasiswaan VI. Manajemen Internal dan Organisasi VII. Manajemen Sumberdaya Manusia VIII. Manajemen Fasilitas Akademik IX. Kurikulum X. Penjaminan Mutu XI. Indikator Kinerja XII. Permasalahan yang Teridentifikasi XIII. Penyelesaian Alternatif XIV. Kekuatan, Potensi, dan Strategi Pengembangan Pengumpulan Laporan Evaluasi Diri Referensi Lampiran Evaluasi Diri
iii v 1 1 1 2 2 3 5 5 6 6 8 9 10 11 12 14 16 16 17 20 20 23 24 25
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Bab 1. Atribut Kaidah Laporan Evaluasi Diri
BAB 1 ATRIBUT KAIDAH LAPORAN EVALUASI DIRI 1. Keterlibatan Semua Pihak (Involvement of All Relevant Elements) Seperti halnya dalam manajemen modern, manajemen institusi pendidikan tinggi yang didasarkan pada paradigma baru pendidikan tinggi juga menekankan pentingnya keterlibatan semua unsur/pihak yang ada di dalam institusi dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan. Keterlibatan tersebut sangat penting, karena harapan dan keinginan unsur/pihak yang ada di dalam institusi seharusnya dapat merupakan representasi harapan dan keinginan dari semua pihak yang berkepentingan (stakeholders) terhadap institusi tersebut. Demikian pula di dalam laporan evaluasi diri harus dijelaskan dengan baik, seberapa besar dukungan yang diberikan dari semua pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam penyusunan laporan evaluasi diri, dengan merinci keterlibatan aktor kunci (key actors/key persons), baik yang ada di dalam maupun di luar institusi, misalnya: keterlibatan staf (dosen dan tenaga kependidikan), mahasiswa, dan kepemimpinan (leadership) dari pengelola institusi selama proses penyusunan laporan evaluasi diri, terutama dalam menentukan prioritas (priority setting) pengembangan departemen/fakultas sesuai dengan rencana strategis. Aktor kunci dari luar institusi yang dapat dilibatkan dalam proses penyusunan laporan evaluasi diri meliputi alumni, orang tua mahasiswa, industri, asosiasi profesi, aparat pemerintah, wakil dari para pemberi kerja lulusan (employers), dsb. Di samping adanya informasi dari hasil pengumpulan data di luar institusi, bukti pendukung dari pihak-pihak di luar institusi yang dianggap perlu juga dilampirkan, seperti dokumen Memorandum Kesepakatan (Memorandum of Understanding/MOU), perjanjian kerjasama, penghargaan, dsb.
2. Tingkat Komprehensif (Comprehensivness) Tingkat komprehensif dari suatu laporan evaluasi diri didasarkan pada kesesuaian serta kelengkapan aspek dan isu penting yang diperhatikan, diamati, dan dianalisis dalam proses penyusunan laporan evaluasi diri. Aspek dan isu tersebut seharusnya terdapat baik pada tingkat departemen dan program studi maupun tingkat yang lebih tinggi seperti fakultas dan perguruan tinggi. Tingkat komprehensif dari laporan evaluasi diri juga dapat menggambarkan kerangka pikir yang logis (common sense), didukung oleh data yang relevan dan akurat dalam merepresentasikan masalah yang berhasil diidentifikasi, solusi alternatif, dan kesimpulan yang didasarkan atas hasil analisis dari data internal dan eksternal.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
3. Keakuratan Data (Data Accuracy) Data yang digunakan untuk penyusunan laporan evaluasi diri harus akurat, konsisten antara data satu dengan lainnya, dan relevan dengan aspek atau isu yang dibahas, dalam menjelaskan masing-masing unsur yang ada pada faktor internal maupun faktor eksternal. Data yang digunakan untuk penyusunan laporan evaluasi diri harus dengan jelas disebutkan sumbernya, keterkaitannya dengan isu atau aspek yang dibahas, asumsi dasar penggunaan data tersebut, dan metode pengumpulan data. Untuk penyusunan laporan evaluasi diri yang baik diperlukan data yang cukup (adequate), sesuai dengan aspek dan isu yang dibahas, tidak boleh kurang dan tidak berlebihan. Untuk data yang terlalu rinci, seperti data hasil survei, data hasil wawancara, dsb sebaiknya disajikan dalam bentuk rekapitulasi dan apabila dirasakan perlu dapat juga dilampirkan contoh dari formulir survei.
4. Kedalaman Analisis (Depth of Analysis) Analisis pada setiap aspek evaluasi diri dilakukan berdasarkan data dan fenomena dari data tersebut dan diidentifikasi gejala dan permasalahan yang terjadi.Analisis yang baik dapat dilihat dari ketajaman analisis, kemampuan untuk mengidentifikasi permasalahan dan menelusur akar permasalahan, serta kemampuan untuk melakukan analisis korelasi antar aspek pada evaluasi diri. Dalam melakukan analisis, metode yang dapat dilakukan diantaranya SWOT Analysis, Root-Cause Analysis, Trend Analysis, dan Force-Field Analysis, secara baik dan benar. Kualitas dari analisis yang dilakukan dalam proses penyusunan laporan evaluasi diri juga dapat dilihat pada waktu melakukan review ketiga atribut di atas (lihat Gambar 1: Alur Analisis Evaluasi Diri). Upaya-upaya tindak lanjut yang diungkapkan dalam ringkasan analisis pada akhir setiap aspek, selanjutnya dipetakan prioritasnya sebagai alternatif solusi untuk rencana program pengembangan.
Gambar 1: Alur Analisis Evaluasi Diri
Bab 1. Atribut Kaidah Laporan Evaluasi Diri
Metode Umum Analisis Data Untuk dapat melakukan analisis yang tajam dan dalam, beberapa langkah dapat dilakukan sebagai berikut: 1. Uraikan data dalam 3 tahun terakhir dan pelajari tren data tersebut, apakah bersifat fluktuatif atau merupakan tren positif/negatif. Jika bersifat fluktuatif, maka cari rerata dalam 3 tahun terakhir dan jika data mempunyai tren positif/negatif harus dicari seberapa besar peningkatan/ penurunannya, sehingga dapat dilihat signifikansinya. 2. Dengan mengetahui fenomena atau tren data 3 tahun terakhir, selanjutnya perlu digali informasi dan faktor yang berperan dalam perubahan data tersebut secara komprehensif dengan memperhatikan keterkaitan dengan aspek lain. a. Apabila data fluktuatif, cari rerata dalam 3 tahun terakhir. Selanjutnya perlu dilihat apakah hasil rerata 3 tahun terakhir tersebut berada pada kondisi ideal dengan menggunakan referensi yang dirujuk (misal BAN-PT, indikator universitas) atau berada di atas/di bawah kondisi ideal. Identifikasi faktor mana yang dapat dikendalikan oleh prodi/departemen/fakultas dan faktor apa saja yang tidak dapat dikendalikan. Selanjutnya dirumuskan upaya atau strategi yang harus dilakukan oleh prodi/departemen/fakultas untuk memperbaiki atau meningkatkan kondisi tersebut. b. Apabila data menunjukkan tren positif/peningkatan kinerja, maka perlu dianalisis faktor yang berperan pada peningkatan tersebut. Upaya yang telah dilakukan oleh prodi/departemen/fakultas sehingga memberikan keberhasilan perlu dielaborasi secara spesifik. Perbaikan yang telah dihasilkan juga perlu diprediksi kemungkinannya (possibility) untuk dapat diangkat menjadi keunggulan program studi/departemen/fakultas ke depan dengan penguatan yang lebih baik pada aspek tersebut ataukah perlu akselerasi pada aspek lain. c. Apabila data memberikan tren negatif/penurunan kinerja, maka perlu dianalisis faktor yang berperan pada penurunan tersebut secara lebih spesifik. Pada kondisi ini perlu digali penyebab utama/akar masalah yang berperan terhadap penurunan tersebut. Upaya yang telah dilakukan oleh program studi/departemen/fakultas selama ini, walaupun belum memberikan hasil perbaikan perlu dijabarkan. Berdasarkan upaya yang telah dilakukan tetapi belum berhasil, maka perlu dipikirkan alternatif lain atau kebijakan tertentu sebagai jalan keluar untuk dapat mengatasi akar masalah yang menjadi penyebab kondisi tersebut. d. Pada akhir analisis setiap aspek, perlu diberikan kesimpulan atau ringkasan dari hasil analisis yang menyeluruh terkait hal-hal yang perlu ditindaklanjuti, dan selanjutnya dijadikan dasar untuk usulan program pengembangan. 3. Faktor kekuatan/keunggulan dan kelemahan serta akar masalah yang berhasil diidentifikasi selanjutnya dipetakan dalam tabel hasil analisis SWOT.
5. Rencana Pengembangan Rencana pengembangan diuraikan berupa aktivitas yang didasarkan pada hasil evaluasi diri dimaksudkan untuk menyelesaikan akar permasalahan yang berhasil diidentifikasi. Rencana pengembangan adalah gambaran secara global, ringkas, dan jelas (bernas) tentang aktivitas program pengembangan, baik untuk perbaikan masalah atau kelemahan yang berhasil diidentifikasi maupun untuk mendapat keunggulan kompetitif (competitive advantage). Rencana pengembangan masingmasing prodi harus menjadi dasar penyusunan RKAT tahun 2015. Dari hasil analisis SWOT, dapat diketahui secara cepat kondisi program studi pada saat ini (current condition) dan arah pengembangan program studi di masa mendatang. Pada dasarnya, ada 2 arah pengembangan program studi yang didasarkan atas hasil analisis SWOT, yaitu arah pengembangan yang sifatnya ekspansi atau arah pengembangan yang sifatnya konsolidasi. Arah pengembangan yang sifatnya ekspansi, baru dapat dilaksanakan apabila (1) kekuatan (strengths) yang dimiliki jauh lebih banyak (baik jumlah dan intensitasnya) jika dibandingkan dengan kelemahan (weaknesses) yang ada dan (2) peluang (opportunities) yang berhasil diidentifikasi jauh lebih banyak (baik jumlah dan intensitasnya) jika dibandingkan dengan ancaman (threats) yang dihadapinya.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Bab 2. Struktur Laporan Evaluasi Diri
BAB 2 STRUKTUR LAPORAN EVALUASI DIRI Penyampaian laporan evaluasi diri program studi mengikuti sistematika sebagai berikut : Halaman Judul (format terlampir) Identitas Program Studi (format terlampir). Lembar Pernyataan (format terlampir). Rangkuman Daftar Isi I. Pendahuluan II. Lingkungan Eksternal III. Lulusan IV. Penyelenggaraan Akademik V. Kemahasiswaan VI. Manajemen Internal dan Organisasi VII. Manajemen Sumberdaya Manusia VIII. Manajemen Fasilitas Akademik IX. Kurikulum X. Penjaminan Mutu XI. Indikator Kinerja XII. Permasalahan yang Teridentifikasi XIII. Penyelesaian Alternatif XIV. Kekuatan, Potensi, dan Strategi Pengembangan Lampiran Penjelasan lebih lanjut tentang substansi pada masing-masing bagian disampaikan di bawah ini. Rangkuman Bagian ini berisi uraian ringkas atau rangkuman hasil evaluasi diri secara menyeluruh, mulai dari proses penyusunan, keterlibatan dan peran dari semua elemen terkait, serta pernyataan dan penjelasan ringkas tentang semua kegiatan program studi dalam menjalankan proses pendidikan (Bussiness Processes), menemukan permasalahan utama dan akar permasalahan yang berhasil diidentifikasi, serta alternatif solusinya dalam mencapai tujuan. Bagian ini disusun paling akhir setelah seluruh hasil analisis evaluasi diri secara menyeluruh dilakukan. Sebagai salah bentuk laporan kinerja program studi, laporan evaluasi diri disusun oleh program studi dengan melibatkan seluruh sumber daya yang dipunyai untuk melihat kondisi program studi dan melakukan analisis terhadap arah pengembangan program studi ke depan. Laporan evaluasi diri disusun oleh prodi untuk seluruh aspek evaluasi diri sesuai panduan dengan dukungan data dari sub/bagian yang ada di Departemen/Fakultas. Seluruh aspek yang harus dianalisis beserta sumber data yang dapat dimanfaatkan oleh Prodi tersaji pada tabel berikut :
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Aspek Evaluasi Diri
Lingkungan eksternal Lulusan Penyelenggaraan akademik Kemahasiswaan Manajemen internal dan organisasi Manajemen sumber daya manusia Manajemen fasilitas akademik Kurikulum Penjaminan mutu Indikator kinerja Permasalahan yang teridentifikasi Penyelesaian alternatif Deskripsi SWOT dan strategi pengembangan I.
Program Studi
√ √ √ √
√ √ √ √ √ √
Sumber Data Departemen/Fakultas
√ √ √ √ √ √ √ √ √
Pendahuluan Pendahuluan memuat secara umum mekanisme penyusunan laporan evaluasi diri.Penyusunan laporan evaluasi diri yang baik dilakukan oleh suatu tim yang mendapat mandat dari pimpinan. Surat penugasan (SK) harus dilampirkan. Pada bagian ini juga harus disampaikan mekanisme penyusunan evaluasi diri, yang meliputi: proses pengumpulan data, pengolahan data, analisis dan interpretasi, serta keterlibatan berbagai pihak (stakeholders internal dan eksternal) yang terkait dengan proses penyusunan evaluasi diri untuk dapat memenuhi atribut kaidah laporan evaluasi diri yang baik.
II.
Lingkungan Eksternal Bagian ini berisi penjelasan hasil analisis mengenai kondisi dan situasi di luar program studi termasuk (1) posisi prodi D3 diantara prodi sejenis yang ada di Indonesia, baik PTN dan PTS dilihat dari peminat (Tabel 2.1), peringkat akreditasi (Tabel 2.2 dan Tabel 2.3), distribusi lulusan dan perkembangan pasar kerja lulusan (Tabel 2.4 dan Tabel 2.5), (2) hubungan program studi dengan industri, asosiasi profesi, asosiasi bidang keilmuan, baik lokal, nasional, maupun internasional. Analisis dan elaborasi tentang situasi dan kondisi lingkungan eksternal yang mempengaruhi eksistensi dan arah pengembangan program studi beserta program akademik (meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat) yang dikelola harus dilakukan dengan cermat. Beberapa aspek atau faktor untuk program pendidikan yang perlu dicermati dengan seksama, antara lain: 1.
Posisi program studi dibanding kompetitornya di Indonesia, baik dari peminat, peringkat akreditasi, penyebaran lulusan, dan penguasaan pasar tenaga kerja;
2.
Kesesuaian dan peran lulusan dalam bidang terkait dengan kebutuhan masyarakat dan pasar kerja, baik dalam skala lokal, nasional, maupun internasional;
Bab 2. Struktur Laporan Evaluasi Diri
3.
Situasi dan kondisi target pasar kerja bagi lulusan dalam bidang yang terkait, termasuk kompetensi yang dibutuhkan;
4.
Pertumbuhan ekonomi dan industri yang relevan dengan penyediaan pasar kerja bagi lulusan;
5.
Kecenderungan perkembangan dan perubahan politik, budaya, sains, teknologi dan seni, yang berpengaruh terhadap pengembangan departemen/fakultas/ program studi;
6.
Kesempatan bagi lulusan untuk meraih pasar kerja lokal, nasional, dan internasional;
7.
Kebutuhan, keinginan, dan harapan semua pihak yang berkepentingan (stake holders), baik internal maupun eksternal; serta
8.
Peran departemen/fakultas/program pembangunan ekonomi.
studi
dalam
proses
pemulihan/
Analisis yang tajam dan mendalam harus dilakukan untuk mempelajari situasi segmen pasar kerja tertentu (lokal, nasional, dan internasional) yang merupakan target paling optimal bagi lulusan dan relevansinya terhadap kompetensi lulusan. Probabilitas dan kecenderungan perkembangan pasar kerja global akan sangat berpengaruh terhadap kesempatan lulusan untuk dapat meraih posisi kerja atau menciptakan pasar kerja. Di satu sisi, keadaan ini memaksa lulusan untuk mampu bersaing dengan para lulusan asing meskipun hanya untuk bekerja di segmen pasar lokal, lulusan juga mempunyai kesempatan yang luas untuk dapat bersaing dan memperoleh kerja di luar negeri. Dalam kondisi ini, perlu diperhatikan sikap dan kemampuan lulusan (hard skill, soft skill, dan entrepreneurship) untuk dapat berwirausaha dan menciptakan pasar kerja secara mandiri. Peluang dan ancaman tentang pasar kerja bagi lulusan ini harus dibahas, dianalisis, dan diuraikan secara rinci dan sistematis. Analisis situasi dan kondisi lingkungan terutama tentang kondisi global juga harus meliputi aspek kerjasama departemen/fakultas dan kemungkinan pengembangan kerjasama dengan pihak-pihak terkait yang mempengaruhi proses akademik. Data tentang situasi dan kondisi lingkungan regional harus dibahas dan dielaborasi secara rinci dan menyeluruh, meliputi semua aspek lingkungan eksternal (lokal, nasional, dan internasional) yang terkait dengan kecenderungan perubahan (ideologi, politik, kultur dan budaya, ilmu pengetahuan, sistem pendidikan), kebutuhan stakeholders dan pasar kerja (industri, masyarakat, pemerintah), dan kemungkinan bagi lulusan untuk menciptakan pasar kerja. Gambaran lingkungan eksternal program studi perlu didukung dengan beberapa data sebagai berikut. 1.
Posisi program studi diantara program studi sejenis baik di PTN (Tabel 2.1) dan jumlah lulusan program studi tersebut baik PTN (Tabel 2.2) maupun di PTS (Tabel 2.3).
2.
Distribusi lulusan, berdasar hasil tracer study untuk melihat sebaran lulusan di berbagai wilayah pasar kerja (Tabel 2.4).
3.
Kebutuhan pasar kerja (industri/institusi) yang relevan dengan program studi, yang dapat diperoleh misalnya dari Pusat Pembinaan Karier dan Kewirausahaan
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
(PPKK), Disnaker, Kemenperindag, BPS, dsb. Data dapat disajikan dalam bentuk tabel dan disertai dengan sumber data (Tabel 2.5).
III. Lulusan Lulusan merupakan salah satu luaran terpenting bagi suatu program studi. Kualitas lulusan umumnya diukur atas dasar kepuasan para pengguna lulusan, yang dalam hal ini bertindak sebagai stakeholders bagi institusi penyelenggara proses pendidikan. Bagian ini diharapkan dapat menjelaskan relevansi antara kompetensi dan keterampilan soft skill lulusan dengan kebutuhan/tuntutan dunia kerja berdasar hasil tracing studies yang dilakukan oleh departemen/fakultas/ program studi. Analisis pada aspek ini sangat berkorelasi dengan analisis lingkungan eksternal. Analisis pada aspek lulusan meliputi : (1) IPK lulusan (Tabel 3.1), (2) Kemudahan lulusan untuk mendapatkan pekerjaan (bagi lulusan yang belum mempunyai pekerjaan) yang dicerminkan dari waktu tunggu lulusan untuk memperoleh pekerjaan, termasuk untuk berwirausaha (Tabel 3.2). Wirausaha adalah jenis pekerjaan berbasis bidang keilmuan yang dapat menciptakan pasar kerja secara mandiri. Perlu juga disampaikan analisis secara mendalam jika persentase waktu tunggu lulusan yang melebihi 12 bulan cukup besar dibandingkan dengan jumlah lulusan yang bekerja. (3) Bidang pekerjaan lulusan dan kesesuaian bidang pekerjaan serta relevansinya dengan kurikulum terkait dengan mata kuliah dalam program studi. Selain itu perlu disampaikan tingkat bargaining position lulusan yang tercermin dalam kemampuannya menembus bidang kerja pada perusahaan level nasional/multinasional (Tabel 3.3a – 3.3b). (4) Gaji pertama yang diperoleh lulusan yang dapat mencerminkan recognition program studi terhadap stakeholder / pengguna lulusan (Tabel 3.4). (5) Masa studi (Tabel 3.5), lama penyelesaian skripsi (Tabel 3.6), serta keterkaitannya dengan soft skill lulusan dalam mendapatkan pekerjaan, terutama bidang wirausaha. (6) Kemampuan lulusan dalam berbahasa Inggris (Tabel 3.7) dan keterkaitannya dengan kemudahan lulusan untuk mendapatkan pekerjaan. (7) Relevansi kompetensi lulusan terhadap kebutuhan pasar kerja yang dilakukan melalui tracer pengguna lulusan (Tabel 3.8). Instrumen yang digunakan untuk pelacakan menggunakan standar instrumen yang diterbitkan PPM. Berdasarkan hasil tracer pengguna lulusan kemudian disusun rencana tindak lanjut untuk memperbaiki kelemahan yang ada, misalnya upaya untuk meningkatkan relevansi kompetensi dan keterampilan lulusan terhadap kebutuhan dunia kerja, baik dari aspek keilmuan maupun softskill. Jika dari data terkait aspek lulusan terdapat defisiensi (kelemahan) lulusan, harus dijelaskan/dianalisis berbagai upaya yang pernah dilakukan dan yang akan dikembangkan untuk memperbaiki/mengurangi kelemahan yang ada, misalnya berbagai usaha yang telah dilakukan oleh program studi untuk memperpendek masa studi, meningkatkan soft skill, mempromosikan lulusan kepada stakeholder, dsb.
Bab 2. Struktur Laporan Evaluasi Diri
IV. Penyelenggaraan Akademik Analisis penyelenggaraan akademik harus dilakukan pada semua program yang ada di prodi/departemen/fakultas, yang meliputi program sarjana, profesi, dan alih jenis. Beberapa aspek yang harus dianalisis dan dielaborasi secara rinci dalam bagian ini antara lain adalah: 1.
Kelangsungan mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran, yang didukung data mengenai jumlah mahasiswa berdasarkan status akademik (aktif, cuti akademik, DO, lulus, mengundurkan diri, sedang menyelesaikan skripsi), termasuk lama studi yang telah ditempuh sebelum drop out dan alasan drop out(Tabel 4.1). Perlu juga dianalisis proporsi mahasiswa asing terhadap total mahasiswa (student body*) pada masing-masing jenjang. *student body = mahasiswa aktif + mahasiswa cuti akademik.
2.
Kemampuan akademik mahasiswa, yang digambarkan oleh profil IPK mahasiswa aktif (Tabel 4.2), dan kaitannya dengan mutu proses pembelajaran. Penjelasan terkait faktor yang menjadi kendala atau yang mampu mengakselerasi pencapaian IPK mahasiswa aktif perlu dielaborasikan secara lebih detail.
3.
Perkembangan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, sejak mahasiswa masuk serta usaha-usaha yang telah dilakukan olehprogram studi/departemen/fakultas, baik yang terintegrasi dalam pembelajaran maupun yang bersifat ko-kurikuler dan ekstrakurikuler untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa perlu dielaborasi secara komprehensif (Tabel 4.3).
4.
Profil penyelenggaraan pendidikan yang terdiri dari persentase kehadiran dosen di kelas, ukuran kelas, distribusi nilai, dan ketersediaan berbagai perangkat perkuliahan, petunjuk praktikum, dan buku pegangan kuliah (textbook) yang digunakan mahasiswa dalam proses pembelajaran (Tabel 4.5), serta keaktifan dosen untuk senantiasa meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui inovasi metode pembelajaran, menulis buku petunjuk praktikum, diktat/modul, bahan ajar (termasuk di dalamnya bahan ajar terintegrasi dengan kewirausahaan, jati diri keunairan), maupun buku penunjang lain yang dipublikasikan dan bahan ajar elekronik (Tabel 4.4),
5.
Evaluasi proses pembelajaran yang telah dilaksanakan oleh program studi, termasuk usaha untuk memperkenalkan: (a) Kualitas dan produktivitas proses pembelajaran yang dilihat dari distribusi nilai kuliah dan praktikum dalam 3 tahun terakhir (Tabel 4.6), maupun angka efisiensi edukasi (Tabel 4.12), (b) Evaluasi kinerja dosen dalam proses perkuliahan oleh mahasiswa (Tabel 4.9) dengan menggunakan instrumen evaluasi dari PPM, serta tindak lanjut hasil evaluasi tersebut untuk perbaikan proses pembelajaran secara berkesinambungan. Dokumen penting yang mendukung analisis ini harus disertakan, misalnya hasil evaluasi yang telah dikompilasi.
6.
Suasana akademik yang ada di prodi/departemen, termasuk berbagai langkah strategis yang telah dilakukan untuk meningkatkan suasana akademik di prodi/departemen, misalnya keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dosen (Tabel 4.7 dan Tabel 4.8), seminar bersama mahasiswa-dosen, diskusi kelompok, dsb.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
7.
Evaluasi kinerja tenaga kependidikan terhadap layanan proses pembelajaran selama tiga tahun (Tabel 4.10) serta tingkat kepuasan mahasiswa tahun pertama terhadap layanan proses pembelajaran di prodi/departemen (Tabel 4.11) untuk meminimalkan proses perpindahan mahasiswa ke prodi lain pada tahun berikutnya.
8.
Profil perusahaan tempat mahasiswa magang (Tabel 4.13).
Penyelenggaraan praktikum juga perlu diuraikan dan dijelaskan dalam bagian ini sebagai bagian dari penyelenggaraan akademik pada program studi yang meliputi: (a) proses pelaksanaan praktikum oleh prodi yang meliputi waktu, tempat, jumlah laboran dll. (b) proporsi praktikum terhadap teori dalam sistem kurikulum prodi (dihitung berdasarkan jam praktikum, bukan sks). (c) kompetensi apa yang ingin dicapai dari pelaksanaan praktikum proses, cara pengukuran ketercapaian kompetensi ketrampilan yang ingin dicapai. Jika dari data terkait aspek penyelenggaraan akademik terdapat defisiensi (kelemahan), harus dijelaskan/dianalisis berbagai upaya yang pernah dilakukan dan yang akan dikembangkan untuk memperbaiki/mengurangi kelemahan yang ada, misalnya berbagai usaha yang telah dilakukan oleh program studi untuk meningkatkan kualitas dan inovasi pembelajaran, mengintegrasikan soft skill dalam pembelajaran, meningkatkan efektivitas dan produktivitas dalam penyelenggaraan akademik,dsb.
V. Kemahasiswaan Kualitas mahasiswa merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan suatu proses pendidikan. Beberapa aspek yang harus dianalisis dan dielaborasi secara rinci, antara lain kualitas mahasiswa baru, sebaran asal mahasiswa baru, kondisi sosial ekonomi mahasiswa, serta kemampuan dan daya juang mahasiswa untuk mengikuti proses pembelajaran. Untuk dapat melakukan analisis yang komprehensif, diperlukan data pendukung antara lain: 1.
Jumlah peminat, jumlah yang diterima, jumlah yang mendaftar kembali, rerata nilai mata pelajaran Ujian Nasional SMA, serta rerata nilai ujian masuk Universitas Airlangga melalui jalur penerimaan diploma (Tabel 5.1). Analisis dapat dikaitkan dengan tren peningkatan atau penurunan jumlah pendaftar, faktor yang berperan dalam penurunan jumlah pendaftar, dan upaya untuk meningkatkan jumlah pendaftar, kualitas mahasiswa baru (raw material) dengan produktivitas dan efektivitas proses pembelajaran.
2.
Distribusi geografis asal mahasiswa (provinsi dan kabupaten/kota) baik untuk mahasiswa program reguler, alih jenis, dan profesi (Tabel 5.2), terkait dengan daya tarik dan recognition program studi terhadap stakeholder, serta upaya yang telah dan akan dilakukan untuk meningkatkan sebaran provinsi asal mahasiswa baru.
Bab 2. Struktur Laporan Evaluasi Diri
3.
Latar belakang ekonomi (Tabel 5.3) yang dikaitkan dengan jumlah mahasiswa yang menerima bantuan beasiswa (Tabel 5.6).
4.
Daya tarik program studi yang dapat dilihat dari profil mahasiswa baru berdasarkan pilihannya terhadap prodi tersebut (Tabel 5.4), sebaran peminat program studi berdasarkan provinsi asal SMA (Tabel 5.5)..
5.
Evaluasi terhadap kegiatan pengembangan kreativitas mahasiswa yang bertujuan untuk meningkatkan soft skill / life skill, pengembangan sikap profesionalisme dan pengembangan minat dan bakat melalui aktivitas-aktivitas ekstra dan ko-kurikuler yang telah dilakukan melalui organisasi kemahasiswaan dan prestasi yang telah diraih serta kaitannya dengan satuan kredit prestasi (Tabel 5.7 dan Tabel 5.8).
6.
Profil mahasiswa yang mengikuti pertukaran mahasiswa ke luar negeri (Tabel 5.9), serta profil mahasiswa asing yang mengikuti pertukaran mahasiswa ke Universitas Airlangga (Tabel5.10).
VI. Manajemen Internal dan Organisasi Analisis pada bagian ini mencakup struktur organisasi, sistem pengelolaan serta kepemimpinan. Struktur organisasi menggambarkan struktur yang ada dalam program studi dan hierarkinya terhadap departemen serta unit-unit penunjang, sehingga tercermin pembagian tugas pokok dan fungsi serta mekanisme koordinasinya. Bentuk manajemen pengelolaan di tingkat departemen yang menggambarkan sistem perencanaan, pengambilan keputusan, transparansi perlu dijabarkan secara komprehensif. 1.
Sruktur Organisasi Bagian ini berisi uraian tentang struktur organisasi tingkat departemen/fakultas yang disertai rincian tugas dan fungsinya.
2.
Sistem Pengelolaan Bagian ini berisi sistem pengelolaan fungsional dan operasional di tingkat departemen atau fakultas yang menggambarkan sistem perencanaan, organisasi, pengelolaan staf, pelaksanaan, kontroling dalam kegiatan internal maupun eksternal.
3.
Aspek Kepemimpinan Kepemimpinan efektif mengarahkan dan mempengaruhi perilaku semua unsur dalam departemen/fakultas, mengikuti nilai, norma, etika, dan budaya organisasi yang disepakati bersama, serta mampu membuat keputusan yang tepat dan cepat. Pada aspek ini harus diuraikan pola kepemimpinan dalam departemen/fakultas mencakup informasi tentang kepemimpinan operasional, kepemimpinan organisasi, dan kepemimpinan publik. Kepemimpinan mampu memprediksi masa depan, merumuskan dan mengartikulasi visi departemen/fakultasyang realistik, kredibel, mengkomunikasikan visi kedepan,
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
serta mampu memberikan arahan, tujuan, peran, dan tugas kepada seluruh unsur dalam institusi. Untuk menggambarkan aspek kepemimpinan, diperlukan data pendukung yaitu Tabel 6.1 dan data lain yang mendukung. Berdasarkan profil rapat dan hasil keputusan rapat departemen/fakultas dapat tergambar mekanisme kepemimpinan, mekanisme koordinasi dan komunikasi, serta pengorganisasian prodi/departemen. Hasil tindak lanjut keputusan rapat menjadi tolok ukur keefektifan kepemimpinan. Perlu dijelaskan juga bagaimana prodi/departemen menggunakan metode penyebarluasan hasil rapat dan mengukur keberhasilan hasil tindak lanjut tersebut. a.
Kepemimpinan Operasional: Sistem pengelolaan fungsional dan operasional departemen/fakultas mencakup aspek penyusunan/ perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, monitoring, dan kontrol. Untuk menggambarkan aspek tata kelola ini, diperlukan data pendukung pada Tabel 6.1 dan Tabel 6.2. Merujuk pada profil rapat dan hasil keputusan departemen/fakultas serta pembagian beban kerja dapat tergambar mekanisme penyusunan perencanaan, pengorganisasian, koordinasi internal, pelaksanaan, monitoring, dan kontrol, serta sistem pengambilan keputusan. Responsivitas fakultas terhadap siklus plan do check dan action (PDCA) merupakan salah satu indikator manajemen modern.
b.
Kepemimpinan organisasi: berisi analisis bagaimana organisasi yang ada di tingkat departemen, pembagian tugas dan wewenang, jalur dan sistem pelaporan serta pertanggungjawaban, monitoring, dan evaluasi.
c.
Kepemimpinan publik: berisi analisis bagaimana pencitraan/pengakuan stakeholder eksternal terhadap pimpinan departemen/fakultas,peran dan kontribusi pimpinan departemen/fakultas dalam asosiasi, kegiatan eksternal, dll.
VII. Manajemen Sumber Daya Manusia 1.
Dosen Bagian ini berisi hasil analisis berdasarkan data kuantitatif yang akurat mengenai kesesuaian kompetensi/keahlian dosen dengan mata kuliah yang diasuh, kinerja pelaksanaan manajemen sumberdaya manusia pada departemen/fakultas, meliputi (1) sistem penerimaan dan pengangkatan dosen (recruitment procedure), (2) sistem pengembangan dosen (termasuk usaha pembinaan dosen muda, peningkatan kompetensi dosen, dan pemberdayaan dosen yang baru selesai studi lanjut), (3) beban kerja dosen (staff workload),dan (4) sistem pemberian penghargaan dan sanksi (reward, recognition, dan penalty). Mengingat pentingnya informasi mengenai manajemen sumberdaya manusia, maka analisis yang dilakukan harus didukung dengan data dan informasi sebagai berikut. a. Profil dosen, meliputi jumlah keseluruhan dosen ditinjau dari segi umur, gelar akademik tertinggi dan jabatan akademiknya untuk masing-masing dosen,
Bab 2. Struktur Laporan Evaluasi Diri
sesuai status kepegawaiannya. Analisis profil dosen pada program studi D3 adalah pada: -
dosen prodi yang berasal dari departemen/fakultas dimana prodi berada (Tabel 7.1a),
-
dosen prodi yang berasal dari luar Universitas (Tabel 7.1b).
-
dosen prodi yang berasal dari luar program studi, tetapi masih dalam Universitas (Tabel 7.1c).
-
Beban dosen dari luar Universitas atau luar prodi dalam satu universitas pada bidang pengajaran (Tabel 7.2a dan Tabel 7.2b).
-
Sertifikasi keahlian yang telah diperoleh oleh dosen prodi (Tabel 7.3).
Jika dosen pada program studi D3 adalah dosen pada departemen/fakultas dimana prodi berada, maka analisis profil dosen dapat terintegrasi dengan profil dosen prodi S1 di lingkungan departemennya. Jika pengelolaan prodi D3 terpisah dari prodi S1 di lingkungan departemennya dalam hal pemberdayaan dosen, maka analisis profil dosen harus dilakukan tersendiri dengan dukungan data tentang:
b.
c.
-
Rincian beban dosen pada kegiatan pengajaran, penelitian, pengmas, serta aspek manajerial tahun akademik 2013/2014 (Tabel 7.4).
-
Rerata beban EWMP riil per dosen (Tabel 7.5).
Perbandingan jumlah dosen dan mahasiswa, ditinjau dari segi bidang ilmu atau spesialisasi, gelar akademik, maupun jumlah jam efektif yang disediakan oleh setiap dosen (tidak termasuk dosen yang sedang studi lanjut). Beban kerja dosen dosen yang terkait dengan waktu total yang seharusnya tersedia atas dasar jumlah total dosen, dinyatakan dalam bentuk total staf-sks (Tabel 7.2a dan Tabel 7.2b) untuk dosen dari luar Universitas dan dosen dari luar prodi dalam Universitas Airlangga) di bidang pendidikan. Pada Tabel 7.4, kegiatan dosen program studi meliputi (a) mengajar (pada jenjang Diploma, S1, S2, dan S3) serta membimbing tugas akhir/skripsi/tesis/disertasi, (b) penelitian, (c) aktifitas yang terkait dengan kegiatan pengelolaan/manajemen, (d) aktifitas pelayanan pada masyarakat, baik yang dikelola oleh institusi maupun oleh masing-masing dosen program studi secara mandiri. Pengisian beban kerja ini didasarkan pada EWMP riil dari masing-masing dosen. Tabel 7.5 merupakan rekapitulasi dari Tabel 7.4.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
2.
Tenaga Kependidikan Profil Tenaga Kependidikan. Bagian ini berisi hasil analisis berdasarkan data kuantitatif yang akurat mengenai kesesuaian kompetensi tenaga kependidikan dengan fungsi–fungsi manajemen pendidikan yang dikerjakan, kinerja pelaksanaan pelayanan dalam manajemen pendidikan pada departemen/ fakultas, meliputi: jumlah keseluruhan tenaga kependidikan ditinjau dari segi umur, gelar, kompetensi keahlian, ketercukupan, dan evaluasi kinerja dalam menunjang pelaksanaan proses pembelajaran sesuai dengan bidang kerjanya seperti tenaga administrasi, laboran, teknisi, pustakawan (Tabel 7.6a-7.6b). Kinerja tenaga kependidikan dalam layanan proses pembelajaran diperoleh dari hasil evaluasi yang menggunakan instrumen evaluasi dari PPM (Tabel 7.7) secara berkesinambungan. Dokumen penting yang mendukung analisis ini harus disertakan, misalnya hasil evaluasi yang telah dikompilasi.
VIII. Manajemen Fasilitas Akademik Fasilitas akademik merupakan bagian yang sangat penting untuk menunjang pelaksanaan proses pembelajaran. Aspek-aspek yang harus dianalisis secara rinci dalam bagian ini adalah sebagai berikut. 1.
Manajemen Prasarana (Gedung/Bangunan) Pada bagian ini harus dijelaskan ketersediaan ruang dan segala fasilitas yang dimiliki oleh tiap fakultas untuk proses pembelajaran dan pengaturan utilitas untuk efisiensi biaya. Analisis ini harus dilakukan secara menyeluruh dan sistematis dan terintegrasi dengan departemen/fakultas, mencakup tentang kelayakan pemakaian ruang relatif terhadap jumlah dosen, tenaga kependidikan, teknisi laboratorium, serta jumlah mahasiswa yang dilayani (Tabel 8.1a - 8.1b).
2.
Manajemen Laboratorium Bagian ini berisi hasil analisis yang mendalam tentang kinerja pelaksanaan manajemen laboratorium (meliputi perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan perbaikan), termasuk penggunaan laboratorium (misalnya bengkel pada program diploma). Analisis yang dilakukan harus mencakup: (a) kapasitas laboratorium untuk dapat memberikan pelayanan (seperti rata-rata jumlah percobaan yang dilakukan di laboratorium pada semester gasal dan semester genap, jumlah mahasiswa dalam setiap kelas praktikum, dan ratarata jumlah mahasiswa yang dilayani untuk mengerjakan tugas akhir pada semester gasal dan semester genap). Laboratorium ini dapat berupa laboratorium makmal/studio/bengkel kerja yang dimiliki Universitas dan atau laboratorium lapangan/komunitas/kebun percobaan (atau sejenisnya) yang digunakan untuk proses pembelajaran (Tabel 8.3a dan Tabel 8.3b), (b) ketersediaan fasilitas untuk pelaksanaan praktikum (Tabel 8.4), (c) jumlah dan kompetensi teknisi laboratorium,
Bab 2. Struktur Laporan Evaluasi Diri
(d) biaya yang diperlukan untuk penyelenggaraan praktikum, (e) biaya untuk pemeliharaan laboratorium agar fungsi laboratorium dalam menunjang pelaksanaan proses pembelajaran secara efisien dapat dipertahankan. Perlu juga dijelaskan tentang bentuk layanan masyarakat yang telah disediakan oleh laboratorium di departemen. 3.
Manajemen Ruang Baca Fakultas Bagian ini berisi hasil analisis tentang keberadaan ruang baca fakultas dalam menunjang proses pembelajaran. Data mengenai jenis dan jumlah koleksi bahan pustaka (Tabel 8.5) serta fasilitas yang terdapat di dalam ruang baca sangat diperlukan. Data tersebut dapat menunjukkan apakah ruang baca fakultas tersebut berfungsi untuk menunjang proses pembelajaran dengan menyediakan bahan pustaka yang diperlukan sebagai buku pegangan atau penunjang mata kuliah yang diajarkan pada prodi, dan apakah tersedia dalam jumlah yang cukup bagi mahasiswa yang memerlukan. Analisis bagian ini meliputi perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan dan perbaikan, termasuk juga layanan pada mahasiswa, ketersediaan bahan pustaka yang relevan dengan program studi dalam departemen/fakultas (Tabel 8.6 s.d Tabel 8.10). Jelaskan tentang penggunaan internet dan sistem perpustakaan elektronik oleh departemen/fakultas, apabila fasilitas tersebut tersedia.
4.
Manajemen Sistem Informasi Bagian ini menjelaskan kondisi, situasi dan hasil analisis tentang Sistem Informasi Manajemen (SIM) atau sistem pengumpulan, pengolahan dan penyajian data dan informasi di program studi/departemen dan kompetensi sumber daya yang mengelolanya (Tabel 8.13 dan Tabel 8.14). Apabila sistem tersebut merupakan sub sistem atau bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sistem yang ada di tingkat Fakultas dan Universitas, maka perlu dijelaskan sistem yang ada di tingkat Fakultas dan Universitas dan keterkaitannya dengan sistem yang ada di program studi/departemen. Penjelasan tersebut mencakup kinerja dan kondisi sistem, perangkat yang digunakan (perangkat lunak maupun perangkat keras), tenaga pengelola dan tenaga pelaksana dan dana yang dialokasikan untuk operasional dan pemeliharaan sistem. Dalam menjelaskan kondisi sistem, harus ada hasil analisa yang mencakup kebutuhan dari program studi/departemen/fakultas dan layanan yang dapat diberikan oleh sistem tersebut.
Catatan:
Apabila penyelenggaraan program D3 dilaksanakan dengan menggunakan gedung dan fasilitas yang sama dengan program S1, maka analisis pada bagian ini terintegrasi dengan evaluasi diri program S1. Apabila penyelenggaraan program D3 dilaksanakan pada gedung dan fasilitas tersendiri, maka analisis dilakukan secara tersendiri pula.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
IX. Kurikulum Bagian ini menjelaskan dan menganalisis tentang kurikulum yang digunakan prodi saat ini, yang meliputi isi, bahan kajian, bahan pelajaran, cara penyampaian, dan penilaian yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran di program studi. Aspek yang harus dianalisis dan dielaborasi secara rinci antara lain: a.
kompetensi lulusan yang dihasilkan oleh prodi saat ini,
b.
kompetensi lulusan yang dibutuhkan oleh stakeholders baik hard skill maupun soft skill,
c.
struktur kurikulum yang saat ini digunakan oleh program studi
d.
proses pembaharuan (updating) kurikulum,
e.
proses perencanaan, implementasi serta evaluasi dan review kurikulum,
f.
strategi dan metode pembelajaran yang digunakan prodi saat ini.
Hasil analisis pada bagian ini harus memberikan penjelasan secara rinci dan sistematis tentang tingkat relevansi kurikulum yang digunakan saat ini dengan pencapaian tujuan program studi dan kompetensi lulusan yang dibutuhkan oleh stakeholders, termasuk tingkat relevansi struktur kurikulum dengan cakupan dan kedalaman materi serta pengorganisasian materi untuk mendorong peningkatan hard skill dan soft skill pada lulusan program studi, serta tantangan di masa yang akan datang. Harus juga dicermati keterkaitan kurikulum antar jenjang program studi (sarjana dan pascasarjana) agar tidak ada kesenjangan (Tabel 9.1, Tabel 9.2a-9.2c, dan Tabel 9.3).
X. Penjaminan Mutu Evaluasi kinerja Airlangga Integrated Management System (AIMS) didasarkan pada ISO 9001; 2008, IWA2 dan Education Criteria for Performance Excellence based on MBNQA. Upaya peningkatan kualitas kinerja secara berkelanjutan (continuous quality improvement) dilakukan berdasarkan siklus penjaminan mutu, dimulai Perencanaan (Plan) – Pelaksanaan (Do) – Evaluasi (Check) – dan Perbaikan pada masa yang akan datang (Action). Oleh karena itu, pada bagian ini perlu dijabarkan sejauh mana siklus penjaminan mutu PDCA dilaksanakan di tingkat prodi, departemen dan fakultas. Beberapa aspek yang harus dijabarkan diantaranya: a.
Peran SPM (Satuan Penjaminan Mutu) di tingkat fakultas dan GPM (Gugus Penjaminan Mutu) di tingkat prodi dalam menjaga kualitas pelaksanaan siklus penjaminan mutu. Data untuk mendukung penjelasan di atas meliputi aspek perencanaan (Renstra, Sasaran Mutu/Indikator Kinerja dan spesifikasi program studi). Dalam mengantisipasi perkembangan prodi ke depan, apakah dalam menetapkan perencanaan target telah memperhitungkan kompetitor prodi sejenis dan mempunyai rujukan/acuan/benchmark nasional atau internasional (Tabel 10.1). Perlu disampaikan pula akreditasi yang diperoleh prodi selain dari
Bab 2. Struktur Laporan Evaluasi Diri
b.
c.
BAN-PT, misalnya ISO 9001:2008;IWA-2:2007;MBNQA;ISO 17025:2008;AUN, dsb. Evaluasi tentang keberadaan SPM (pada tingkat fakultas) dan GPM (pada tingkat prodi/departemen) perlu dijelaskan berdasarkan kinerja unit tersebut pada area masing-masing. Evaluasi ini perlu didukung data SK Dekan tentang pembentukan SPM/GPM, penjabaran tupoksi SPM/GPM. Di tingkat fakultas, secara umum SPM mengawal pelaksanaan penjaminan mutu pada tingkat fakultas, yang antara lain meliputi pelaksanaan audit internal, akreditasi/reakreditasi prodi, monitoring dan evaluasi internal (misalnya PHK, dan atau kegiatan lain yang memerlukan), pengukuran evaluasi kinerja, serta tindak lanjut hasil audit dan hal-hal lain yang terkait dengan penjaminan mutu pada tingkat fakultas; sedangkan GPM lebih fokus mengawal proses pembelajaran, pelaporan EPSBED, penyusunan laporan evaluasi diri, serta tindak lanjut hasil audit dan hal-hal lain yang terkait dengan penjaminan mutu pada tingkat prodi (Tabel 10.2). Perlu juga dievaluasi sejauh mana koordinasi dan pengukuran GPM selama ini (Tabel 10.5). Evaluasi Implementasi Audit Penjaminan Mutu selama tiga tahun (Tabel 10.3) dan tindakan perbaikan pada tahun 2013 (Tabel 10.4) menjadi dasar penilaian sejauh mana kualitas mutu prodi dicapai dan bagaimana tindakan perbaikan dan pencegahan serta status penyelesaian yang telah diambil oleh program studi.
Jika dalam proses implementasi siklus penjaminan mutu masih mengalami kendala, harus diidentifikasi akar permasalahannya, demikian juga jika kinerjanya telah baik perlu juga diidentifikasi best practices yang telah dilakukan, sehingga dapat ditindaklanjuti pada perencanaan tahun berikutnya.
XI. Indikator Kinerja Bagian ini menjelaskan tentang indikator kinerja yang digunakan untuk menilai posisi dan mengukur kinerja program studi, departemen/fakultas pada saat dilakukan evaluasi diri (baseline performance indicator). Indikator kinerja yang digunakan meliputi berbagai aspek pada Laporan Evaluasi Diri yang telah disusun. Indikator kinerja mengacu pada pemenuhan indikator kinerja yang digunakan untuk pemeringkatan perguruan tinggi di level internasional (QS), BAN-PT, Indikator Kinerja Utama (IKU) Dikti, maupun indikator kinerja yang secara spesifik digunakan di tingkat universitas.
Indikator 1 SUMBER DAYA MANUSIA Jumlah judul buku per mahasiswa (judul buku/ orang) LULUSAN Proporsi lulusan tepat waktu (%) Proporsi lulusan dengan IPK ≥ 3 (%) Proporsi penyelesaian tugas akhir tepat waktu (%) Proporsi lulusan dengan masa tunggu ≤6 bulan (%) Proporsi lulusan dengan masa tunggu ≤3 bulan (%) Proporsi lulusan dengan ELPT≥450 (%) Rerata gaji pertama lulusan (Rp) Proporsi lulusan yang bekerja pada multinational enterprises (%) Proporsi lulusan yang berwirausaha (%) MANAJEMEN AKADEMIK Akreditasi Prodi Proporsi mahasiswa DO (%) Indeks kepuasan terhadap kinerja dosen Indeks kepuasan terhadap kinerja layanan akademik Indeks kepuasan mahasiswa tahun pertama Jumlah mitra untuk PKL: - Institusi nasional - Institusi internasional
Baseline Capaian Capaian (2011) 2012 2013 2 3 4
Tahun 2014 Target Capaian 5 6
Target 2015 2016 7 8
Cara Pengukuran
Referensi
9
10
Jumlah judul buku yang ada di ruang baca prodi/departemen dibagi jumlah student body pada tahun terakhir
Acuan Perpustakaan Perguruan Tinggi
Rerata proporsi masa studi lulusan ≤ 3,0 tahun dalam tiga tahun terakhir BAN-PT Rerata proporsi lulusan dengan IPK ≥ 3,0 dalam tiga tahun terakhir BAN-PT Rerata masa penyelesaian tugas akhir ≤ 1 semester dalam tiga tahun terakhir Rerata proporsi lulusan dengan masa tunggu ≤ 6 bulan dalam tiga tahun terakhir Rerata proporsi lulusan dengan masa tunggu ≤ 3 bulan dalam tiga tahun terakhir Rerata proporsi lulusan dengan nilai ELPT ≥ 450 dalam tiga tahun terakhir Rerata gaji pertama lulusan dalam tiga tahun terakhir Rerata proporsi lulusan yang bekerja pada multinational enterprises dalam tiga tahun terakhir Rerata proporsi lulusan yang berwirausaha dalam tiga tahun terakhir
BAN-PT
Akreditasi prodi menurut SK BAN-PT pada tahun terakhir. Jumlah mahasiswa yang DO dibanding jumlah student body pada tahun terakhir. Rerata indeks kepuasan mahasiswa terhadap kinerja dosen (pada kuliah dan praktikum) yang diukur dengan menggunakan instrumen standar dari PPM dalam tiga tahun terakhir. Rerata Indeks kepuasan mahasiswa terhadap layanan akademik yang diukur dengan menggunakan instrumen standar dari PPM dalam tiga tahun terakhir. Rerata indeks kepuasan mahasiswa tahun pertama yang diukur dengan menggunakan instrumen standar dari PPM dalam tiga tahun terakhir.
IKU Dikti BAN-PT
BAN-PT BAN-PT BAN-PT BAN-PT QS BAN-PT
BAN-PT BAN-PT BAN-PT
Jumlah institusi yang menjadi mitra prodi untuk kegiatan PKL pada tahun UA terakhir, sesuai dengan MoU atau MoA yang masih berlaku.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
INDIKATOR KINERJA PRODI D3 ……………….
Indikator 1
Baseline Capaian Capaian (2011) 2012 2013 2 3 4
AEE (%) KEMAHASISWAAN Keketatan mahasiswa baru (%) Proporsi mahasiswa baru dari luar Jawa Timur (%) Proporsi mahasiswa asing (%)
Keterangan : IKU Dikti QS BAN-PT
: Indikator Kinerja Utama Dikti : Pemeringkatan universitas oleh QS : Badan Akreditasi Nasional –Perguruan Tinggi
Target 2015 2016 7 8
Cara Pengukuran
Referensi
9 Rerata jumlah mahasiswa yang lulus dibanding jumlah student body dalam tiga tahun terakhir.
10 BAN-PT
Rerata jumlah mahasiswa baru yang diterima diban-ding jumlah pendaftar dalam tiga tahun terakhir Rerata jumlah mahasiswa baru yang berasal dari luar Provinsi Jatim dibanding jumlah mahasiswa baru yang diterima dalam tiga tahun terakhir. Jumlah mahasiswa asing yang mengambil degree program dibanding jumlah student body pada tahun terakhir. Rerata proporsi mahasiswa aktif dengan pendapatan orang tua per bulan < Rp 1,5 juta dalam tiga tahun terakhir Rerata proporsi mahasiswa aktif yang memperoleh beasiswa dalam tiga tahun terakhir Jumlah penelitian mahasiswa (selain tugas akhir) yang dipublikasikan baik dalam jurnal ilmiah atau seminar nasional/ internasional
BAN-PT
Rerata jumlah pengabdian kepada masyarakati/dosen aktif dalam tiga tahun terakhir
BAN-PT
Rerata jumlah mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen dalam tiga tahun terakhir
BAN-PT
UA QS, BAN-PT, IKU Dikti IKU Dikti IKU Dikti UA
Rerata jumlah tugas akhir yang terintegrasi dengan penelitian pembimbing BAN-PT dalam tiga tahun terakhir Rerata jumlah tugas akhir yang dipublikasikan dalam jurnal nasional atau internasional dalam tiga tahun terakhir
UA
Bab 2. Struktur Laporan Evaluasi Diri
Proporsi mahasiswa tidak mampu secara ekonomi (%) Proporsi mahasiswa penerima beasiswa (%) Jumlah penelitian mahasiswa (selain tugas akhir) yang dipublikasikan PENELITIAN, PUBLIKASI, PENGMAS, DAN REKOGNISI Jumlah pengabdian kepada masyarakat/dosen/tahun (judul/dosen/tahun) Jumlah mahasiswa yang terlibat dalam pengabdian kepada masyarakat oleh dosen (mahasiswa/tahun) Jumlah tugas akhir mahasiswa yang terintegrasi dengan penelitian pembimbing (judul/tahun) Jumlah tugas akhir yang dipublikasikan (judul/tahun)
Tahun 2014 Target Capaian 5 6
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
XII. Permasalahan yang Teridentifikasi Pada bagian ini dibahas masalah-masalah yang ada diprogram studi dan harus dicari akar permasalahannya. Untuk dapat mencari akar permasalahan, maka masalahmasalah yang berhasil diidentifikasi tersebut mula-mula dianggap sebagai gejala/fenomena dari suatu akar permasalahan yang lebih mendasar. Masing-masing gejala/fenomena tersebut dicari penyebabnya, kemudian dikelompokkan berdasarkan kesamaan penyebab timbulnya gejala/fenomena tersebut. Bagian ini menjelaskan tentang berbagai gejala/fenomena masalah dan akar permasalahan yang telah diidentifikasi. Untuk memudahkan pemahaman terhadap masalah dan akar permasalahan yang telah berhasil diidentifikasi, maka gunakan Tabel 1. Tabel 1. Gejala/Fenomena Masalah dan Akar Permasalahan yang berhasil diidentifikasi No 1 1. 2. 3. 1 … N 1 … N
Gejala/Fenomena Masalah Uraian 2
hal. 3
Akar Permasalahan 4
Keterangan : Kolom 2 diisi dengan gejala/fenomena masalah yang berhasil diidentifikasi Kolom 3 diisi dengan nomor halaman dimana gejala/fenomena masalah tersebut dijelaskan/diuraikan atau nomor halaman dimana data pendukung (tabel) dari masalah tersebut berada. - Kolom 4 diisi dengan akar permasalahan yang berhasil diidentifikasi berdasarkan masalahmasalah yang ada di kolom 2
Gejala/fenomena masalah dan akar permasalahan yang dicantumkan di Tabel 1 tersebut di atas adalah seluruh gejala/fenomena masalah dan akar permasalahan yang ditemukan/dihadapi oleh program studi/departemen/fakultas. Untuk masalah yang menyangkut proses akademik, harus dipisahkan dan dikelompokan untuk masingmasing program akademik (sarjana, profesi, atau alih jenis). XIII. Penyelesaian Alternatif Akar permasalahan yang telah teridentifikasi dan upaya penyelesaian alternatif yang sudah dibuat berdasarkan pada isu-isu strategis harus dijelaskan di bagian ini. Setiap masalah yang sudah diidentifikasi/ditemukenali dan telah dijelaskan di bagian terdahulu dapat mempunyai beberapa penyelesaian (solusi) alternatif.
Bab 2. Struktur Laporan Evaluasi Diri
Pada dasarnya, setiap penyelesaian alternatif adalah suatu aktivitas yang dapat memperbaiki kelemahan-kelemahan dan masalah yang diidentifikasi pada bagian terdahulu dan harus merupakan turunan dari isu-isu strategis yang telah teridentifikasi. Dengan demikian, ada kemungkinan bahwa satu penyelesaian alternatif dapat merupakan satu kegiatan/aktivitas yang diusulkan/direncanakan dari suatu isu strategis, namun dapat juga merupakan suatu penyelesaian alternatif untuk masalah dari isu strategis lainnya. Setiap penyelesaian alternatif yang diajukan harus secara jelas memperlihatkan hubungan dengan akar permasalahan dan gejala/fenomena yang berhasil diidentifikasi. Untuk memudahkan memperlihatkan hubungan antara kegiatan/aktivitas yang diusulkan/direncanakan dan akar permasalahan yang dihadapi, maka gunakan Tabel 2 : Tabel 2. Rencana Penyelesaian dari Akar Permasalahan yang berhasil diidentifikasi dan isu-isu strategis Akar Permasalahan
Rencana Penyelesaian
1
2 1. 2. 1. 2. 1. 2. 1. 2.
1. 2. 1. 2. Dst
………….. …………. ………….. …………..
Tahun 2014 2015 2016 3 4 5 ………………… ………………… ………………… ………………… ………………… ………………… ………………… …………………
Dst
Keterangan : Kolom 1 diisi dengan akar permasalahan yang telah diidentifikasi/ditemukenali dan tercantum pada kolom isian 4 Tabel 1. Akar permasalahan yang dicantumkan hanya akar permasalahan yang sangat terkait/relevan dengan isu strategis tersebut. Kolom 2 diisi dengan alternatif penyelesaian untuk menyelesaikan akar permasalahan yang berhasil diidentifikasi. - Tabel 3-5 diisi dengan tanda ”√” untuk menunjukkan tahun rencana implementasi dari rencana penyelesaian yang dirancang
Penyelesaian alternatif yang telah dipilih selanjutnya diaktualisasikan dalam bentuk aktivitas. Aktivitas yang diusulkan harus dapat memanfaatkan potensi dan peluangyang telah diidentifikasi, sehingga pada akhirnya dapat memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas akademik. Dengan demikian, semua aktivitas yang sedang berjalan maupun yang sedang diusulkan untuk dilaksanakan dalam waktu tiga tahun ke depan (2014-2016) harus menyertakan sumber daya yang dibutuhkan dan ditampilkan berdasarkan pada isu strategis. Tiap aktivitas ditabulasi seperti terlihat pada Tabel 3 dibawah ini dan harus mempunyai hubungan yang jelas antara isu strategis, permasalahan yang diidentifikasi, alternatif penyelesaian, serta program untuk tiga tahun ke depan (2014-2016).
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Tabel 3. Aktivitas yang diusulkan Program/Aktivitas 1
Sumberdaya yangdibutuhkan RKAT PHK Lainnya 2 3 4
Tidak butuh sumberdaya 5
Dst Keterangan : Kolom 1, diisi dengan program/aktivitas pada kolom 2 Tabel 2. Kolom 2 - 5 diisi dengan xxx pada kolom sumber daya atau tidak butuh sumber daya.
Gambar 2. Alur Korelasi Analisis Gejala, Akar Masalah, dan Solusi
Bab 2. Struktur Laporan Evaluasi Diri
XIV. Kekuatan, Potensi, dan Strategi Pengembangan Bagian ini berisi deskripsi tentang kekuatan dan kelemahan program studi/fakultas berdasarkan kondisi saat ini dari analisis evaluasi diri yang telah dilakukan di atas, serta kesempatan dan tantangan ke depan program studi sesuai dengan tuntutan dan perkembangan stakeholders. Berdasarkan peta kekuatan, kelemahan, kesempatan, dan ancamanke depan, dirumuskan program atau strategi untuk pengembangan sesuai tabel berikut. Kondisi Internal Kekuatan (Strengths)
Kondisi Eksternal
Peluang (Opportunities)
Peluang 1 …………. Peluang n
Ancaman (Threats)
Ancaman 1 …………. Ancaman n
Kekuatan 1 ………….. Kekuatan n
Kelamahan (Weaknesses)
Kelemahan 1 …………. Kelemahan n
Keterangan : Kotak nomor 1 diisi peluang yang dapat dimanfaatkan oleh program studi. Kotak nomor 2 diisi ancaman yang dihadapi oleh program studi. Kotak nomor 3 diisi kekuatan yang dimiliki oleh program studi. Kotak nomor 4 diisi kelemahan yang ada pada program studi. Kotak nomor 5 diisi strategi yang direpresentasikan dalam bentuk program pengembangan yang dapat digunakan untuk memanfaatkan peluang dengan mendayagunakan kekuatan yang dimiliki. Kotak nomor 6 diisi strategi yang direpresentasikan dalam bentuk program pengembangan yang dapat digunakan untuk mengurangi kelemahan dengan melihat peluang yang ada. Kotak nomor 7 diisi strategi yang direpresentasikan dalam bentuk program pengembangan yang bertujuan mengurangi dan mengantisipasi ancaman dengan mendayagunakan kekuatan yang dimiliki. Kotak nomor 8 diisi strategi yang direpresentasikan dalam bentuk program pengembangan yang bertujuan mengurangi kelemahan dan ancaman yang dihadapi. Pencantuman program-program pengembangan pada kotak 5, 6,7 dan 8, harus diurutkan berdasarkan prioritas.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Gambar 3. Hubungan Analisis SWOT dengan Perencanaan Pengembangan Institusi
PENGUMPULAN LAPORAN EVALUASI DIRI
Laporan Evaluasi Diri dibuat dalam format kertas A4, spasi tunggal, huruf Times New Roman font 12, dengan format cover depan seperti pada contoh, sebanyak 2 (dua) eksemplar dengan cover warna kuning, dilengkapi dengan berkas (file) elektronik dalam CD. Laporan Evaluasi Diri harus diserahkan paling lambat hari Selasa, tanggal 9 September 2014 pukul 15.00 WIB ke alamat:
Badan Perencanaan dan Pengembangan Universitas Airlangga Kantor Manajemen Universitas Airlangga, Lantai 3 Kampus C Universitas Airlangga MulyorejoSurabaya
Referensi
REFERENSI
1.
Borang QS-Asia dan World University Ranking 2013.
2.
Isian Borang Promosi Perguruan Tinggi Berbasis Kesehatan Organisasi dan Daya Saing Bangsa, 2008, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.
3.
Panduan Penyusunan Evaluasi Diri Universitas Airlangga 2012, Airlangga University Press, Surabaya.
4.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri, 2006, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.
5.
Pedoman Evaluasi Diri Akreditasi Program Studi S1, Edisi 7 Januari 2010, Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
LAMPIRAN
PANDUAN PENYUSUNAN LAPORAN EVALUASI DIRI PROGRAM STUDI D3
Lampiran 2. Lingkungan Eksternal
LAMPIRAN 2. LINGKUNGAN EKSTERNAL
Tabel 2.1.
Posisi Program Studi diantara Program Studi Sejenis di PTN Indonesia Berdasarkan Banyaknya Peminat dan Keketatan Penerimaan Mahasiswa Baru
Nama Perguruan Tinggi 1 UNPAD UA UGM ITB UNAND UNHAS USU UI dst
Tabel 2.2.
Peminat 2
Diterima 3
Tingkat Keketatan (%) 4=(3/2)x100%
Lulusan Program Studi D3............... PTN di Indonesia Tiga Tahun Terakhir
Perguruan Tinggi
Tahun 2012 3
2011 2
2013 4
Peringkat Akreditasi 5
1 UI ITB UNPAD UGM UA UNAND USU UNHAS …. Sumber: Asosiasi Profesi/Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi, atau www.evaluasi.dikti.go.id . Kolom 5 dapat diakses pada www.ban-pt.kemdiknas.go.id
Tabel 2.3.
Lulusan Program Studi D3................. PTS di Indonesia Tiga Tahun Terakhir Perguruan Tinggi 1
2011 2
Tahun 2012 3
2013 4
…………………. …………………. …………………… ………………….
Sumber: Asosiasi Profesi/Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi, atau www.evaluasi.dikti.go.id Kolom 5 dapat diakses melalui www.ban-pt.kemdiknas.go.id
Peringkat Akreditasi 5
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Tabel 2.4.
Distribusi Lulusan Program Studi D3..........di Indonesia TigaTahun Terakhir Propinsi
2011 Jumlah 2
1
% 3
Tahun 2012 Jumlah 4
2013 % 5
Jumlah 6
% 7
Jawa Timur Jawa Tengah Jawa Barat DKI Jakarta DI Yogyakarta Bali ……………….. ……………….. dst (Luar negeri: sebutkan nama Negara) Keterangan: Data berasal dari hasil tracing study, sesuai dengan sampel yang diperoleh.
Tabel 2.5. No. 1
Perkembangan pasar kerja lulusan sesuai bidang ilmu, 3 tahun terakhir Bidang Lapangan Pekerjaan 2
2011 Jumlah 3
% 4
Tahun 2012 Jumlah % 5 6
Sumber data : PPKK (Pusat Pembinaan Parirdan Kewirausahaan), Disnaker, Deperindag, BPS, dsb.
2013 Jumlah 7
% 8
Lampiran 3. Lulusan
LAMPIRAN 3. LULUSAN
Tabel 3.1. Tahun Akademik Lulus
Profil Lulusan Berdasarkan Tahun Lulus dan IPK 2≤IPK<2,5 2,5≤IPK< 2,75 2,75≤IPK<3.0 3.0≤IPK<3.5 Jumlah % Jumlah
1
2
3
4
IPK>3.5
%
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
5
6
7
8
9
10
11
Total Lulusan L
P
12
13
Rerata IPK 14
2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata Keterangan : Kolom 12 adalah jumlah kolom 2, 4, 6, 8, 10. Kolom 3 diisi persentase antara kolom 2 dengan kolom 12, kolom 5 diisi persentase kolom 4 dengan kolom 12, dan seterusnya untuk kolom 7, 9, 11 dilakukan dengan cara tersebut. Kolom 13 diisi rerata IPK total lulusan berdasar data mentah, bukan rerata kolom 2, 4, 6, 8, 10. L = laki-laki, P = perempuan
Tabel 3.2.
Profil Lulusan Berdasarkan Tahun Lulus dan Waktu Tunggu untuk mendapatkan pekerjaan pertama Waktu tunggu mendapatkan pekerjaan pertama Tahun Sampel Total Rerata Akademik <3 bln 3 ≤X ≤6 bln 6 <X ≤12 bln > 12 bln Lulusan (bulan) Lulus Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % Jumlah % 1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata Keterangan : Data lulusan yang waktu tunggunya 3 bulan sampai dengan 6 bulan, diisikan ke kolom 4 Data lulusan yang waktu tunggunya lebih dari 6 bulan sampai dengan 12 bulan, diisikan ke kolom 6 Data lulusan yang waktu tunggunya lebih dari 12 bulan, diisikan ke kolom 8 Kolom 10 adalah jumlah dari kolom 2, kolom 4, kolom 6, dan kolom 8 Kolom 3 diisi persentase antara kolom 2 dengan kolom 10 Kolom 5 diisi persentase antara kolom 4 dengan kolom 10 Kolom 7 diisi persentase antara kolom 6 dengan kolom 10 Kolom 9 diisi persentasi antara kolom 8 dengan kolom 10 Kolom 10 diisi dengan jumlah responden (minimal 30% dari lulusan pada tahun akademik tersebut) Kolom 11 diisi dengan persentase kolom 10 terhadap kolom 12 Kolom 12 diisi dengan jumlah lulusan pada tahun akademik tersebut. Kolom 13 diisi dengan waktu tunggu rerata dari sampel lulusan berdasar data mentah, bukan rerata kolom 2, 4, 6, 8.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Tabel 3.3a.Profil Lulusan Berdasarkan Bidang Pekerjaan Pertama Sampel
Tahun Akademik Lulus
Jml
%
1
2
3
StudiLanjut Total Industri Lulusan Jml % Jml % 4
5
6
7
8
Jml
%
Jml
Bidang Pekerjaan Pertama PemerinWirausaha Lainnya tahan % Jml % Jml % Jml % Jml % Jml %
9
10
11
12
Jasa
Pendidikan Penelitian Perbankan
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata
Keterangan : Tabel ini diisi hanya untuk lulusan yang sudah bekerja. Lulusan yang belum bekerja tidak termasuk dalam kategori manapun. Angka yang diisikan pada kolom 2, 3, dan 4 adalah sama dengan yang diisikan pada kolom 10, 11, dan 12 Tabel 3.2a. Kolom 6, 8, 10, 12, 14, 16, 18, dan 20 merupakan persentase kolom 5, 7, 9, 11, 13, 15, 17, dan 19 terhadap kolom 2. Yang termasuk kategori wirausaha adalah jenis pekerjaan berbasis bidang keilmuan yang dapat menciptakan pasar kerja secara mandiri. Termasuk kategori Lainnya adalah lulusan yang bekerja tidak pada bidang yang sudah disebutkan di atas, diantaranya adalah lulusan yang bekerja di LSM.
Tabel 3.3b.
Profil Lulusan Berdasarkan Bidang Pekerjaan Pertama dan Level Instansi/Perusahaan Tempat Bekerja
Sampel Tahun Akademik Lulus
Jml
1
2
StudiLanjut
%
Total Lulusan
Jml
%
3
4
5
6
Bidang Pekerjaan Pertama PemerinIndustri Jasa Pendidikan Penelitian Perbankan Wirausaha Lainnya tahan Mlt Mlt Mlt Mlt Mlt Mlt Mlt Mlt Nas Nas Nas Nas Nas Nas Nas Nas nas nas nas nas nas nas nas nas 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22
2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata
Keterangan : Nas. = nasional, adalah perusahaan/instansi yang beroperasi hanya di Indonesia. Mltnas = Multinasional, yang dimaksud adalah perusahaan/instansi yang beroperasi paling sedikit di dua negara. Tabel ini merupakan derivat dari Tabel 3.3a dengan fokus pada level perusahaan/industri/instansi (nasional/multinasional). Persentase dihitung terhadap total lulusan.
Tabel 3.4. Tahun Akademik Lulus 1 2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata
Profil Lulusan Berdasarkan Gaji Pertama X < 500 Jml % 2 3
Gaji Pertama (Ribu Rupiah) 500 X<1000 1000X 2000 Jml % Jml % 4 5 6 7
X>2000 Jml % 8 9
Sampel Jml 10
% 11
Rerata Total gaji/bln Lulusan (Ribu Rp) 12 13
Keterangan:
-
Angka yag diisikan pada kolom 8, 9, dan 10 adalah sama dengan yang diisikan pada kolom 10, 11, dan 12 Tabel 3.2. Kolom 11 diisi dengan rerata gaji dari sampel lulusan berdasar data mentah, bukan rerata kolom 2, 4, 6. Kolom 3, 5, dan 7 merupakan persentase kolom 2,4, dan 6 terhadap kolom 8.
Lampiran 3. Lulusan
Tabel 3.5a.
Profil Lulusan Berdasarkan Tahun Lulus dan Masa Studi Masa studi (tahun)
Tahun Akademik Lulus
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
1
2
3
4
5
6
7
8
9
3 < X 3,5
X≤3
3,5 < X ≤ 4,0
X > 4,0
Total Lulusan
Rerata (tahun)
10
11
2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata Keterangan : Kolom 10 adalah jumlah dari kolom 2, kolom 4, kolom 6, dan kolom 8 Kolom 3 diisi persentase antara kolom 2 dengan kolom 10 Kolom 5 diisi prosentase antara kolom 4 dengan kolom 10 Kolom 7 diisi prosentase antara kolom 6 dengan kolom 10 Kolom 9 diisi prosentase antara kolom 8 dengan kolom 10 Kolom 10 diisi dengan jumlah lulusan pada tahun akademik tersebut, jumlahnya sama dengan angka pada kolom 12 Tabel 3.2. Kolom 11 diisi dengan rerata masa studi dari lulusan berdasar data mentah, bukan rerata kolom 2, 4, 6, 8
Tabel 3.6. Tahun Akademik Lulus
Profil Lulusan Berdasarkan Tahun Lulus dan Lama Penyelesaian Tugas Akhir Lama penyelesaian skripsi (semester) X<1
1<X<2
X>2
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
2
3
4
5
6
7
1
Total Lulusan
Rerata (bulan)
8
9
2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata Keterangan : Lama penyelesaian Tugas Akhir dihitung mulai mahasiswa memprogram Tugas Akhir di KRS sampai dengan dinyatakan lulus dalam ujian Tugas Akhir Kolom 8 adalah jumlah dari kolom 2, kolom 4, dan kolom 6. Kolom 3, 5, dan 7 berturut-turut diisi persentase antara kolom 2, 4, dan 6 dengan kolom 8 Kolom 9 diisi dengan waktu rerata penyelesaian tugas akhir berdasar data mentah, bukan rerata kolom 2, 4, dan 6.
Tabel 3.7. Nilai English Language ProficiencyTest (ELPT) Lulusan Tahun Akademik Lulus 1 2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata
X < 425
425 ≤ X ≤ 450
450<X ≤ 500
X>500
Sampel
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Jumlah Rerata lulusan 12
13
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Keterangan: Kolom 3 diisi persentase antara kolom 2 dengan kolom 8. Kolom 5 diisi persentase antara kolom 4 dengan kolom 8. Kolom 7 diisi persentase antara kolom 6 dengan kolom 8. Kolom 9 diisi persentase antara kolom 8 dengan kolom 10. Kolom 10 diisi dengan jumlah lulusan yang menyerahkan nilai/sertifikat ELPT ke Program Studi/Fakultas pada tahun ybs lulus. Kolom 11 diisi persentase antara kolom 10 dengan kolom 12.
Tabel 3.8. Hasil Tracer Pengguna Lulusan Tanggapan Pihak Pengguna No.
Jenis Kemampuan
Sangat Baik(%)
Baik (%)
Cukup (%)
Kurang (%)
2
3
4
5
6
1 1
Integritas (etika dan moral)
2
Keahlian berdasarkan bidang ilmu (profesionalisme)
3
Bahasa Inggris
4
Penggunaan Teknologi Informasi
5
Komunikasi
6
Kerjasama tim
7
Pengembangan diri Jumlah Total Rerata
Lampiran 4. Penyelenggaraan Akademik
LAMPIRAN 4. PENYELENGGARAAN AKADEMIK
Tabel 4.1. Tahun Angkatan
Profil Mahasiswa per Tahun Angkatan Berdasarkan Status Akademik Tahun 2013/2014 Mahasiswa aktif
Cuti akademik
Mengundurkan Mahasiswa diri DO
Lulus
Jml
%
Jml
%
Jmsl
%
Jml
%
Jml
%
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
1 2013/2014 2012/2013 2011/2012 2010/2011 2009/2010 dst s/d angkatan yang ada Jumlah Rerata
Jumlah Mahasiswa Per angkatan 12
Sedang Tugas Akhir 14
Keterangan : Kolom 2 diisi dengan jumlah mahasiswa yang terdaftar untuk setiap angkatan pada tahun akademik ini sebagai mahasiswa UA dan mempunyai KTM, merupakan jumlah kolom 4, 6, 8, dan 10. Kolom 4 diisi dengan jumlah mahasiswa angkatan tersebut yang mengambil cuti akademik. Kolom 6 diisi dengan jumlah mahasiswa angkatan tersebut yang mengundurkan diri/pindah ke prodi lain. Kolom 8 diisi dengan jumlah mahasiswa angkatan tersebut yang telah mendapat ketetapan DO Kolom 10 diisi dengan jumlah mahasiswa tersebut yang telah lulus (yudisium) Kolom 12 diisi dengan jumlah mahasiswa tahun pertama pada angkatan tersebut saat pertama kali masuk Kolom 3,5,7,9, 11 masing-masing diisi persentase antara kolom 2,4,6,8,10 dengan kolom 10. Kolom 13 diisi dengan jumlah mahasiswa asing yang terdaftar pada tahun angkatan tersebut. Kolom 14 diisi dengan jumlah mahasiswa yang sedang tugas akhir pada tahun akademik yang bersangkutan.
Tabel 4.2. Profil IPK Mahasiswa Aktif pada tahun Akademik 2013/2014 Tahun Angkatan 1 2013/2014 2012/2013 2011/2012 2010/2011 2009/2010 dst s/d angkatan yang ada Jumlah Rerata
2≤IPK<2,5
IPK<2
2,5≤IPK< 2,75 2,75≤IPK<3,0
3,0≤IPK<3,5
IPK≥3,5
Jml
%
Jml
%
Jml
%
Jml
%
Jml
%
Jml
%
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
Keterangan (untuk mengisi Tabel 4.2) - Kolom 14 adalah jumlah dari kolom 2, 4, 6, 8, 10, dan 12. - Kolom 3, 5, 7, 9, 11, dan 13 merupakan persentase kolom 2,4, 6, 8, 10, dan 12 terhadap kolom 14 - Jumlah total kolom 14 sama dengan jumlah total kolom 2 Tabel 4.1.
Jumlah per angkatan 14
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Tabel 4.3.
Nilai English Language Proficiency Test (ELPT) Mahasiswa Baru X < 425
425 ≤ X ≤ 450
450<X ≤ 500
X>500
Sampel
Tahun Angkatan
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
Jumlah
%
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Jumlah per Rerata angkatan 12 13
2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata Keterangan :
-
Kolom 3,5,7,9 diisi persentase antara kolom 2,4,6,8 dengan kolom 10 Kolom 10 adalah jumlah dari kolom 2, kolom 4, kolom 6, dan kolom 8. Yang dimaksud sampel pada kolom 10 adalah mahasiswa baru yang menyerahkan nilai/sertifikat ELPT ke Program Studi/Fakultas Kolom 11 diisi persentase antara kolom 10 dengan kolom 12. Kolom 12 diisi dengan jumlah mahasiswa baru pada tahun ybs pada saat pertama kali daftar ulang.
Tabel 4.4.
Daftar Petunjuk Praktikum/Diktat /Modul/BahanAjar/Buku yang Dihasilkan Dosen Tiga Tahun Terakhir (2012 – 2014)
No. 1 Petunjuk Praktikum 1 2 dst Diktat/Modul 1 2 dst Bahan Ajar **) 1 2 dst Buku yang diterbitkan 1 Judul buku, penerbit 2 dst
Judul 2
Penulis 3
Tahun*) 4
Keterangan :
*) Disusun menurut tahun pembuatan/penerbitan yang lebih awal. **) Termasuk bahan ajar yang terintegrasi dengan modul kewirausahaan, jati diri kebangsaan, dsb
Lampiran 4. Penyelenggaraan Akademik
Tabel 4.5. Nama Mata Kuliah & Praktikum 1 Semester Gasal MK. A MK. B ………. ……….. MK. N
Profil Penyelenggaraan Proses Pendidikan Tahun Akademik 2013/2014 % Kehadiran Bahan Dosen di SAP Ajar/ kelas Diktat 2 3 4
Jumlah
% Distribusi Nilai
Petunjuk Buku Peserta Kelas Peserta A AB B BC C D E Praktikum Teks Kuliah Paralel Ulang 5
6
7
8
9
10 11 12 13 14 15 16
Semester Genap MK. A MK. B ………. ……… MK. N Jumlah Rerata Keterangan : Kolom 1 diisi dengan semua MK yang ditawarkan dalam kurikulum, kecuali MK yang merupakan tugas mandiri, seperti tugas akhir, dsb. Untuk kolom 5, buku teks yang dimaksud adalah buku teks yang dapat dipinjam/dibaca/dicopy oleh mahasiswa dari ruang baca fakultas Jumlah kolom 9 s/d15 pada setiap MK/baris adalah 100%.
Tabel 4.6. Profil Distribusi Nilai Kuliah dan Praktikum per Tahun Akademik Tahun Akademik 1 2011/2012 2012/2013 2013/2014 Rerata
A 2
% Distribusi Rata-rata Nilai Kuliah dan Praktikum AB B BC C D 3 4 5 6 7
E 8
Keterangan : Tabel ini merupakan rekapitulasi dari Tabel 4.6 untuk tiga tahun akademik Kolom 2-8 untuk tahun akdemik 2013/2014 diisi dari data rerata nilai kuliah dan praktikum pada Tabel 4.5 Kolom 2-8 untuk tahun akademik 2011/2012 dan 2012/2013 diisi dari rerata nilai pada tabel seperti Tabel 4.6 pada tahun akademik sebelumnya (Laporan SE tahun sebelumnya).
Tabel 4.7. Jumlah Mahasiswa Tugas Akhir (TA) yang Terlibat Penelitian Dosen per Tahun Tahun Akademik 1 2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata
Jumlah Mahasiswa TA Terlibat Penelitian Dosen 2
Keterangan : Kolom 4 diisi persentase antara kolom 2 dengan kolom 3.
Jumlah Mahasiswa Skripsi 3
Persentase 4
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Tabel 4.8. Profil Mahasiswa yang Terlibat Penelitian Dosen Tetap Mahasiswa yang terlibat Tahun Akademik
Jumlah
%
2
3
1
Total Mahasiswa Aktif 4
Semester ke 5
Jumlah Penelitian digunakan sebagai bahan Tugas Akhir 6
2011/2012 2012/2013 2013/2014* Jumlah Rerata Keterangan: Kolom 2 diisi dengan total mahasiswa program studi D3 yang terlibat dalam semua jenis penelitian dosen. Kolom 3 diisi dengan persentase kolom 2 dengan kolom 4. Kolom 5 diisi dengan data semester mahasiswa yang terlibat penelitian dosen. Kolom 6 diisi dengan data berapa mahasiswa yang menggunakan data penelitian sebagai tugas akhir. *) tahun 2013/2014 sampai dengan saat borang diisi.
Tabel 4.9.
Rekapitulasi Evaluasi Kinerja Dosen/Mata Kuliah dan Indeks Kepuasan Proses Pembelajaran 2011/2012
Dosen/Mata Kuliah
2012/2013
(IK) Terhadap
2013/2014
IK Kuliah
IK Praktikum
IK Kuliah
IK Praktikum
IK Kuliah
IK Praktikum
2
3
4
5
6
7
1
Rerata EVALUASI DILAKUKAN MENGGUNAKAN BORANG STANDAR YANG DITERBITKAN PPM (TERLAMPIR) Keterangan : Kolom 1 diisi dengan nama setiap dosen (apabila evaluasi dilakukan terhadap kinerja dosen) atau nama mata kuliah (apabila evaluasi dilakukan terhadap kinerja mata kuliah) Kolom 2 sampai 7 diisi dengan indeks kepuasan terhadap mata ajaran perkuliahan/praktikum tersebut pada tahun akademik 2011/2012, 2012/2013, dan 2013/2014.
Tabel 4.10.
Rekapitulasi Evaluasi Kinerja Staf Kependidikan Terhadap Layanan Proses Pembelajaran Jenis Layanan 1
Indeks Kepuasan (IK) 2012
2013
2014
2
3
4
Administrasi Akademik Layanan Praktikum Laboratorium Layanan Ruang Baca Fakultas Lainnya …..
(Sebutkan) Rerata
CONTOH BORANG EVALUASI KINERJA STAF KEPENDIDIKAN DARI PPM TERLAMPIR. TABEL INI DIISI DI TINGKAT DEPARTEMEN. Keterangan: Kolom 2,3 berturut-turut diisi dengan indeks kepuasan terhadap bidang layanan tersebut pada tahun 2012, 2013, dan 2014.
Lampiran 4. Penyelenggaraan Akademik
Tabel 4.11.
Rekapitulasi Evaluasi Pengalaman Belajar Oleh Mahasiswa Tahun Pertama
Tahun Akademik 1
Persentase Tidak Puas
Kurang Puas
Puas
Sangat Puas
2
3
4
5
2011/2012 2012/2013 2013/2014 Rerata CONTOH BORANG EVALUASI DARI PPM TERLAMPIR. Keterangan: - Tabel ini merupakan bagian Tabel 4.11 untuk layanan proses pembelajaran khusus oleh mahasiswa tahun pertama (mahasiswa yang telah menempuh kuliah selama 2 semester sampai tahun akademik 2013/2014).
Tabel 4.12. Data Angka Efisiensi Edukasi (AEE) Program Sarjana Reguler 3 Tahun Terakhir Tahun Akademik
Total Mahasiswa Aktif
Total Lulusan
AEE (%)
1
2
3
4
2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata Keterangan: Kolom 2 diisi total mahasiswa aktif pada tahun akademik tersebut. Untuk tahun akademik 2013/2014 kolom 2 diisi sama dengan total kolom 2 Tabel 4.1. Tahun akademik 2011/2012, dan 2012/2013 diisi sesuai dengan borang ED tahun sebelumnya Kolom 3 diisi total lulusan yang dihasilkan pada satu tahun akademik tersebut. Isian kolom 3 sama dengan kolom 12 Tabel 3.2. Kolom 4 diisi persentase antara kolom 3 dengan kolom 2.
Tabel 4.13. Data Perusahaan Tempat Magang Mahasiswa Selama 3 Tahun Terakhir (2012 – 2014) No.
Nama Perusahaan
Jenis Perusahaan
Masa Magang
Tahun
1
2
3
4
5
Keterangan: Kolom 2 diisi nama mahasiswa peserta magang Kolom 3 diisi jenis perusahaan lokal, nasional, atau multinasional. Kolom 4 diisi nama perusahan tempat program magang dilaksanakan oleh mahasiswa. Kolom 5 diisi berapa lama program magang dilaksanakan oleh mahasiswa. Kolom 6 diisi tahun pelaksanaan program magang oleh mahasiswa, ditulis mulai dari tahun terkecil
Nama Mahasiswa 6
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Lampiran 5. Kemahasiswaan
LAMPIRAN 5. KEMAHASISWAAN Tabel 5.1. Profil Mahasiswa Baru Berdasarkan Tahun Masuk Tahun Angkatan
Peminat
Diterima
% Keketatan persaingan
Mendaftar Kembali
1
2
3
4
5
Rerata Nilai Seleksi Masuk 6
Rerata Nilai UN 7
2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata Data pendaftar dan diterima dapat dihimpun dari www.ppmb.unair.ac.id Keterangan untuk mengisi Tabel 5.1. : Kolom 4 diisi persentase antara kolom 3 terhadap kolom 2 Kolom 6 pada diisi dengan rerata nilai pada waktu Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Kolom 7 pada diisi rerata Nilai Ujian Nasional SMTA.
Tabel 5.2. Profil Mahasiswa Baru Reguler Berdasarkan Tahun Masuk dan Provinsi Asal Mahasiswa Tahun Angkatan Provinsi Asal SMA Mahasiswa Baru 1 Jawa Timur Jawa Tengah Jawa Barat DI Yogyakarta DKI Jakarta Banten Bali NTB NTT Kalimantan Selatan Kalimantan Timur ……. Jumlah Mhs Baru
2011/2012 Jumlah % 2 3
100
2012/2013 Jumlah % 4 5
2013/2014 Jumlah % 6 7
100
Data ini dapat dihimpun melalui kuesioner pada mahasiswa baru pada saat PPKMB di Fakultas Keterangan : Kolom 3, 5, 7 diisi persentase jumlah mahasiswa baru per provinsi terhadap total mahasiswa baru reguler.
100
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Tabel 5.3.
Profil Mahasiswa Baru Angkatan 2013/2014 Berdasarkan Kota/Kabupaten Asal Mahasiswa dan Penghasilan Orang Tua per Bulan
Asal SMA Mahasiswa Baru (Kota/Kabupaten) 1 Jawa Timur 1. ……………. 2. .................... Jawa Tengah 1. ……………. 2. .................... Jawa Barat 1. ……………. 2. .................... DI Yogyakarta 1. ……………. 2. .................... Dst
X<1 Jml 2
% 3
Penghasilan orang tua per bulan (juta rupiah) 1 ≤ X< 2 2≤X<3 3 ≤ X< 5 Jml % Jml % Jml % 4 5 6 7 8 9
Jml 12
% 13
Jumlah Mhs Baru Data ini dapat dihimpun melalui kuesioner pada mahasiswa baru saat PPKMB. Keterangan Kolom 1 diisi sesuai dengan asal Kota/Kabupaten mahasiswa baru (urutan propinsi disesuaikan denganTabel 5.2)
Tabel 5.4.
Profil Pilihan Mahasiswa Baru Prodi D3 ……......... Berdasarkan Tahun Masuk
Tahun Angkatan
Pilihan Pertama (%)
Pilihan Kedua (%)
Pilihan Ketiga (%)
1
2
3
4
2011/2012 2012/2013 2013/2014 Rerata DATA INI DIHIMPUN MELALUI KUESIONER PADA MAHASISWA BARU SAAT PPKMB.
Lampiran 5. Kemahasiswaan
Tabel 5.5a.
Profil Peminat Program Studi pada Ujian Seleksi Masuk Diploma Berdasarkan Tahun Masuk dan Provinsi Asal Peminat
Provinsi Asal Peminat
2011/2012 Jumlah % 2 3
Tahun Angkatan 2012/2013 Jumlah % 4 5
1 Jawa Timur Jawa Tengah Jawa Barat DI Yogyakarta DKI Jakarta Banten Bali NTB NTT Kalimantan Selatan Kalimantan Timur …….. …….. Jumlah 100 100 Data ini dapat dihimpun melalui kuesioner pada mahasiswa baru pada saat PPKMB.
2013/2014 Jumlah % 6 7
100
Keterangan : Kolom 3, 5, dan 7 diisi persentase jumlah peminat per provinsi terhadap total peminat berdasarkan tahun angkatan mahasiswa baru.
Tabel 5.6.
Profil Mahasiswa yang Mendapatkan Beasiswa dan Sumber Dana
Tahun Akademik 1
Jumlah Mahasiswa Mendapat Beasiswa 2
Total Mahasiswa Aktif 3
Persentase 4
Jumlah Sumber Dana 5
2011/2012 2012/2013 2013/2014 Jumlah Rerata Keterangan Kolom 3 diisi dengan total mahasiswa aktif pada tahun akademik yang bersangkutan. Untuk tahun akademik 2013/2014 harus sama dengan jumlah total kolom 2 Tabel 4.1. Tahun akademik 2011/2012 dan 2012/2013 diisi berdasarkan borang ED tahun sebelumnya Kolom 4 diisi persentase antara kolom 2 dengan kolom 3. Tabel 5.7. No. 1
Profil Kegiatan Mahasiswa Program Studi D3 ...................... Tahun 2013/2014 Penanggung Dosen Nama Kegiatan Waktu Jawab Kegiatan Pembimbing 2 3 4 5
Prestasi 6
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Tabel 5.8.
Rekapitulasi Prestasi Mahasiswa dalam Kegiatan Bidang Penalaran-Keilmuan, Kesenian, dan Olahraga 3 Tahun Terakhir (2011/2012 – 2013/2014)
No.
Bidang Kegiatan
Jenis Prestasi
Nama Mahasiswa
1
2
3
4
Dosen Pembimbing/ Penanggung Jawab 5
Tahun 6
Keterangan: Kolom 2 diisi dengan bidang penalaran-keilmuan/kesenian/olahraga. Kolom 3 diisi dengan jenis kejuaraan masing-masing bidang dan perolehan juara I/II/III dst. Kegiatan tahun 2013 sampai saat borang diisi
Tabel 5.9.
Rekapitulasi Mahasiswa D3 .......... yang Mengikuti Pertukaran Mahasiswa 3 Tahun Terakhir (2011/2012 – 2013/2014)
No
Nama Mahasiswa
Negara Tujuan
Universitas Tujuan
1
2
3
4
Tabel 5.10.
Waktu Pelaksanaan (bulan dan Tahun) Mulai Berakhir 5 6
Rekapitulasi Mahasiswa Asing yang Mengikuti Pertukaran Mahasiswa ke UA dalam 3 Tahun Terakhir (2011/2012 – 2013/2014)
No
Nama Mahasiswa
Negara Asal
Universitas Asal
1
2
3
4
Waktu Pelaksanaan (bulan dan Tahun) Mulai Berakhir 5 6
Lampiran 6. Manajemen Internal dan Organisasi
LAMPIRAN 6. MANAJEMEN INTERNAL DAN ORGANISASI
Tabel 6.1. Profil Rapat, Hasil dan Tindak Lanjut Prodi/Departemen/Fakultas
No
Judul Rapat Prodi/Departemen/Fakultas
1
Rerata Frekuensi per Kehadiran Bulan (%)
2
1
RAPAT RUTIN
2
RAPAT NON RUTIN I. Bidang AkademikdanKemahasiswaan
3
4
Notulen Rapat Ada
Tidak ada
5
Hasil Tindak Lanjut Tidak Ada ada 6
a b …. II. Bidang Administrasi dan Keuangan a. b. …. III. Bidang Pengembangan, Kerjasama, dan Sistem Informasi a. b. …. Data Ini Merupakan Langkah Awal Audit Manajemen Keterangan: Rapat Departemen adalah rapat yang terbuka bagi seluruh staf di departemen. Rapat Rutin adalah rapat departemen yang terselenggara secara rutin. Rapat Non-Rutin adalah rapat departemen yang terselenggara secara insidental.
Tabel 6.2. Profil Keseimbangan EWMP Riil Dosen Aktif No 1 1 2 3 4 5
Keseimbangan EWMP Riil Dosen Aktif 2 Dosen dengan EWMP Riil Pengajaran kurang dari 2 sks Dosen dengan EWMP Riil Penelitian kurang dari 3 sks Dosen dengan EWMP Riil Pengajaran dan Penelitian lebih dari 9sks Dosen dengan EWMP Riil Pengmas lebih dari 1 sks Dosen dengan EWMP Riil Penunjang lebih dari 2 sks
Jumlah 3
Keterangan: EWMP Riil ialah Ekivalensi Waktu Mengabdi Penuh staf pengajar aktif sebagaimana terlaksana secara riil.
Persentase 4
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Lampiran 7. Manajemen Sumber Daya Manusia
LAMPIRAN 7. MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
Tabel 7.1a.
Profil Dosen Prodi yang berasal dari Departemen / Fakultas berdasarkan umur, tingkat pendidikan, dan jabatan fungsional
Jabatan Fungsional 1 Belum memiliki jabatan Asisten Ahli Lektor Lektor Kepala Guru Besar Jumlah *) %**)
Tabel 7.1b.
Jumlah ***)
%****)
17
18
Profil dosen dari luar Departemen / Fakultas dalam Universitas Airlanggaberdasarkan umur, tingkat pendidikan, dan jabatan fungsional
Jabatan Fungsional 1 Belum memiliki jabatan Asisten Ahli Lektor Lektor Kepala Guru Besar Jumlah *) %**)
Tabel 7.1c.
Kelompok Umur (tahun) < 31 31 - 40 41 - 50 51 - 60 > 60 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
Kelompok Umur (tahun) < 31 31 – 40 41 - 50 51 – 60 > 60 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
Jumlah ***)
%****)
17
18
Profil dosen tidak tetap dari luar Universitas Airlangga berdasarkan umur, tingkat pendidikan, dan jabatan fungsional
Jabatan Fungsional 1 Belum memiliki jabatan Asisten Ahli Lektor Lektor Kepala Guru Besar Jumlah *) %**)
Kelompok Umur (tahun) < 31 31 – 40 41 - 50 51 – 60 > 60 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 S1 S2 S3 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
Keterangan untuk mengisi Tabel 7.1a – 7.1c : *) Diisi dengan total dosen per kelompok umur dan pendidikan terakhir dosen **) Diisi dengan persentase total per kelompok umur dan pendidikan terakhir dosen ***) Diisi dengan total dosen per kelompok pendidikan terakhir dosen ****) Diisi dengan persentase total per pendidikan terakhir dosen
Jumlah ***)
%****)
17
18
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Tabel 7.2a.
Profil dan Beban Kerja Dosen Prodi dari Luar Universitas pada Bidang Pendidikan Tahun Akademik 2013/2014.
No.
Nama Dosen
Bidang Keahlian
Institusi Asal
1
2
3
4
Alokasi sks Sem. gasal Sem. Genap 5 6
Keterangan: Kolom 2 dan 3 diisi dengan nama lengkap dosen dan bidang kahlian dosen tersebut. Kolom 4 diisi nama institusi asal dosen tersebut. Kolom 5 dan 6 berturut-turut diisi besarnya beban mengajar dosen tersebut pada semester gasal dan genap.
Tabel 7.2b.
Profil dan Beban Kerja Dosen Tetap dari Luar Prodi dalam Universitas Airlangga pada Bidang Pendidikan Tahun Akademik 2013/2014.
No.
Nama Dosen
Bidang Keahlian
1
2
3
Departemen/ Fakultas 4
Alokasi sks Sem. gasal Sem. genap 5 6
Keterangan: Kolom 2 dan 3 diisi dengan nama lengkap dan bidang keahlian dosen. Kolom 4 diisi nama departemen//fakultas/unit. Kolom 5 dan 6 diisi besarnya beban mengajar dosen tersebut pada semester gasal dan semester genap Tabel 7.3.
Daftar Dosen Prodi yang Telah Mendapatkan Sertifikasi Keahlian Sesuai Bidang Keahlian Lembaga Sertifikasi Keahlian
No.
Nama
Nama Sertifikasi Keahlian
1
2
3
Nama
Negara
4
5
Bidang Keahlian 6
Waktu Perolehan Sertifikasi (Tgl/Bln/Thn) 7
Keterangan Kolom 2 diisi nama dosen prodi Kolom 3 diisi nama sertifikasi keahlian Kolom 4 diisi nama lembaga/institusi yang mengeluarkan sertifikasi Kolom 5 diisi asal negara institusi yang mengeluarkan sertifikasi Kolom 6 diisi jenis bidang keahlian yang disertifikasi Kolom 7 diisi waktu memperoleh sertifikasi sesuai dengan yang tertera dalam sertifikat, diisi mulai dari tahun terkecil
Lampiran 7. Manajemen Sumber Daya Manusia
Tabel 7.4. Rincian Beban Dosen Prodi a.
Semester Gasal 2013/2014
No.
1 1. 2. 3.
Nama Dosen 2
Beban Dosen (sks) Pada Kegiatan Praktikum Pembimbingan
Kuliah
PT Prodi di Prodi D3 S1 S2 S3 D3 S1 S2 S3 Lain luar Lain UA
3
4
5
5
7
8
Manajemen PT PT Pene& di Dosen di litian PengD3 S1 S2 S3 mas Admiluar wali luar nistrasi UA UA
9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
19
20 21
22
23
Total Beban (sks) 24
Jumlah Rerata
b.
Semester Genap 2013/2014
No.
1 1. 2. 3.
Nama Dosen 2
Beban Dosen (sks) Pada Kegiatan Praktikum Pembimbingan
Kuliah
PT Prodi di Prodi D3 S1 S2 S3 D3 S1 S2 S3 Lain luar Lain UA
3
4
5
5
7
8
Manajemen PT PT Pene& di Dosen di litian PengD3 S1 S2 S3 mas Admiluar wali luar nistrasi UA UA
9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
19
20 21
22
23
Total Beban (sks) 24
Jumlah Rerata Keterangan: Nama dosen adalah semua dosen aktif mengajar Beban kuliah/praktikum meliputi beban dosen dalam perkuliahan/praktikum yang dilaksanakan di dalam PS sendiri, PS lain, maupun PT di luar UA (D3, S1, S2, dan S3) di UA Cara menghitung beban dosen adalah jumlah sks dibagi dengan jumlah dosen pengajar. Rerata beban dosen dihitung dari jumlah total sks pada setiap kegiatan dibagi dengan jumlah dosen aktif.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Tabel 7.5. Rekapitulasi Beban Dosen Prodi Tahun Akademik 2013/2014 Aktivitas 1 A. Pendidikan dan Pengajaran 1. Program D3 2. Program S1 3. Program Pasca Sarjana (S2/S3) 4. Mengajar di prodi lain (lingkungan Unair) 5. Membimbing skripsi/tesis/disertasi 6. Pembimbingan Akademik (Dosen Wali) B. Penelitian C. Pengabdian kepada Masyarakat D. Administrasi dan Manajemen Total sks dosen Total sks dosen yang tersedia Rerata sks/dosen
Semester Gasal 2
Total sks Dosen Semester Genap 3
Rerata
Total Mahasiswa
4
5
Tabel ini merupakan rekapitulasi Tabel 7.4. Keterangan Total sks dosen diisi dengan penjumlahan sks masing-masing kegiatan Total sks dosen yang tersedia adalah penjumlahan sks dosen tetap dan dosen paruh waktu dengan perhitungan [jumlah dosen tetap x 12sks] + [jumlah dosen paruh waktu x 7sks]. Dosen paruh waktu adalah dosen tetap prodi yang berasal dari UA dan bidang keahliannya tidak sesuai dengan prodi. Rerata sks dihitung dari jumlah Total sks dosen dibagi dengan jumlah dosen aktifprodi yang bidang keahliannya sesuai dengan prodi.
Tabel 7.6a. Profil Tenaga Kependidikan Tetap Berdasarkan Umur dan Tingkat Pendidikan Tahun 2014 Pendidikan Terakhir 1 SD SLTP SLTA D1 D2 D3 S1 S2 Jumlah *) %**)
< 31 2
Kelompok Umur (tahun) 31 - 40 41 – 50 51 – 55 3 4 5
Jumlah > 55 6
Tenaga kependidikan adalah staf kependidikan yang mendapatkan SK dari Fakultas/Universitas Keterangan *) Diisi dengan total staf per kelompok umur **) Diisi dengan persentase total per kelompok umur ***) Diisi dengan total staf per kelompok pendidikan terakhir staf ****) Diisi dengan persentase total per pendidikan terakhir staf
***) 7
%****) 8
Lampiran 7. Manajemen Sumber Daya Manusia
Tabel 7.6b. Profil Tenaga Kependidikan Berdasarkan Golongan dan Jenjang Pendidikan pada Tahun 2014 Jenis Tenaga Kependi-dikan 1 Pustakawan *) Pembantu Pustakawan *) Laboran **) Teknisi **) Administrasi/ TU *) Keuangan*) Lainnya Jumlah
Golongan II SLTA D3 2
3
Golongan III
S1
S2
4
5
SLTA D3 6
7
Golongan IV
S1
S2
8
9
SLTA D3 10
11
S1
S2
12
13
Jml 14
Jumlahyang Bersertifikat 15
Keterangan: *) Jumlah staf dengan keahlian tersebut pada tingkat departemen dan fakultas **) Jumlah staf dengan keahlian tersebut di tingkat departemen atau fakultas Tenaga Pembantu Pustakawan adalah tenaga yang mengerjakan tugas pustakawan dan bukan lulusan pendidikan formal pustakawan, tetapi telah memperoleh pelatihan yang terkait dengan pekerjaan kepustakawanan
Tabel 7.7.
Rekapitulasi Evaluasi Kinerja Tenaga Kependidikan (IK) Terhadap Layanan Pembelajaran Bidang 1
2012 2
Indeks Kepuasan (IK) 2013 3
Proses
2014 4
Administrasi Akademik Layanan Praktikum Laboratorium Layanan Ruang Baca Lainnya …..(Sebutkan) Rerata CONTOH BORANG EVALUASI KINERJA ADMINISTRASI AKADEMIK DARI PPM TERLAMPIR. Keterangan: Kolom 2,3, dan 4 berturut-turut diisi dengan indeks kepuasan terhadap bidang layanan tersebut pada tahun 2012, 2013, dan 2014.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Lampiran 8. Manajemen Fasilitas Akademik
LAMPIRAN 8. MANAJEMEN FASILITAS AKADEMIK
TABEL 8.1- 8.14 DIISI APABILA PENYELENGGARAAN PROGRAM D3 DILAKSANAKAN PADA GEDUNG DAN FASILITAS TERSENDIRI (LOKASI TERPISAH DARI FAKULTAS)
1. Prasarana (Gedung/Bangunan) Tabel 8.1a.
Profil Fasilitas Bangunan dan Ruangan
Luas (m2) Rasio Jumlah Luas Ruang Total Ruang Nama Gedung Ruang LaboraRuang Ruang Ruang Total Mahasiswa m2/mhs Baca Ruang AdminisKuliah torium Dosen Lain Bangunan Adm:Akad Fakultas Akademik trasi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
Jumlah Tabel ini diisi di tingkat fakultas Keterangan : Kolom 6 diisi jumlah kolom 2 sampai 5. Yang termasuk Ruang lain (kolom 7) adalah : Koridor, ruang akses internet, Lobby, Lift, Tangga, WC, dll. Aula yang digunakan dapat dan sering digunakan sebagai ruang kuliah, dimasukkan dalam katagori ruang kuliah Kolom 9 diisi jumlah kolom 6 sampai 8. Kolom 10 merupakan proporsi kolom 7 terhadap kolom 6. Kolom 12 merupakan proporsi kolom 9 terhadap kolom 11.
Tabel 8.1b.
Profil Fasilitas Ruang Kuliah
Letak Nama (gedung/ Ruang kampus) 1
2
Fasilitas Pengajaran Jenis Metode Jumlah Penggunaan yang terdapat pada ruang Kapasitas Luas Pembelajaran tersebut* Ruang Program Ruang yang Kuliah Studi Waktu/ Kondisi (m2) menggunakan Shift/ hari/ Nama/Jenis (Mahasiswa) shift Jumlah Ruang tsb hari minggu Fasilitas Baik Rusak (menit) 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
....... n Total Tabel ini diisi di tingkat fakultas Keterangan : Fasilitas yang ada dapat yang permanen maupun yang dialokasikan untuk ruang tersebut tetapi disimpan di tempat lain Kolom 1 diisi dengan nama semua ruangan yang terdapat pada gedung atau fakultas Kolom 3 diisi dengan keterangan kapasitas mahasiswa. Contoh 30-40 mahasiswa, 40-50 mahasiswa, dsb Kolom 5 diisi dengan metode pembelajaran yang dapat digunakan pada ruang tersebut berdasarkan bentuk dan kapasitas ruangan. Kolom 10 diisi dengan keterangan nama fasiltas pengajaran Kolom 11 diisi dengan keterangan jumlah peralatan dan kondisi peralatan tsb, Contoh : OHP 2 buah, 1 kondisi baik dan 1 rusak.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
2. Laboratorium Tabel 8.2.
Profil Laboratorium/ Makmal/Studio/Bengkel Kerja dan Pemanfaatannya.
Nama Letak Lab Laboratorium (gedung/Kampus) 1 ... ...
2
Total Luas (m2) 3
Jml Jumlah penggunaan Mata percobaan/semester Kapasitas Kuliah Program Yang Lab (mhs) Shift/ Waktu/ Hari/ Pengguna Studi Yang dapat Lab hari shift minggu seharusnya dilayani 4 5 6 7 8 9 10 11
n Jumlah Keterangan : Kolom 8 diisi dengan mata kuliah-mata kuliah yang memanfaatkan lab. tersebut. Kolom 10 diisi dengan jumlah percobaan/semester yang dapat dilayani oleh lab tersebut untuk mata kuliah yang disebutkan pada kolom 8. Kolom 11 diisi dengan jumlah percobaan/semester yang seharusnya dilayani oleh lab tersebut untuk mata kuliah yang disebutkan pada kolom 8.
Tabel 8.3.
Profil Laboratorium Lapangan/Komunitas/Kebun Percobaan (atau Sejenisnya) dan Pemanfaatannya
Jml Jml penggunaan Mata Percobaan/semester Total Kapasitas Nama Kuliah Program Letak Luas Lab Yang Laboratorium Waktu/ Hari/ Pengguna Studi Yang 2) (m (mhs) Shift/hari dapat Lab shift minggu seharusnya dilayani 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 ... ... n Jumlah
Tabel 8.4. Nama Instrumen Laboratorium No.
Nama Instrumen
Jumlah
Rasio peralatan/ mahasiswa
Letak/Ruang
1
2
3
4
5
Keterangan: Kolom 2 diisi dengan nama peralatan/instrumen utama yang dipakai di laboratorium tersebut, bukan peralatan habis pakai seperti gelas ukur, tabung reaksi, dsb.
Lampiran 8. Manajemen Fasilitas Akademik
3. Ruang Baca Tabel 8.5.
Profil Koleksi Bahan Pustaka di Ruang Baca Fakultas*)
Jenis Bahan Pustaka 1 Buku Teks/e-book Diktat Jurnal/e-jurnal Skripsi Thesis Majalah Buku Referensi Laporan Penelitian CD-ROM Jumlah
Tahun Penerbitan 1 – 2 tahun terakhir 3 – 5 tahun terakhir > 5 tahun yang lalu Judul Judul Judul Copies Copies Copies 2 3 4 5 6 7
Jumlah Judul 6
Copies 7
*) Diisi apabila prodi memiliki fasilitas ruang baca sendiri yang terpisah dari ruang baca fakultas. Keterangan : Interval tahun penerbitan dapat disesuaikan dengan bahan pustaka yang ada didalam perpustakaan tsb,misalnya : 1-5 tahun terakhir, 6-10 tahun terakhir, > 10 tahun terakhir.
Table 8.6.
Penyediaan Bahan Pustaka di Ruang Baca Fakultas untuk Mata Kuliah yang diajarkan*)
Mata Kuliah
Program Studi
1
2
Buku Teks Judul 3
Copies 4
Bahan Ajar/ Diktat Judul Copies 5 6
Petunjuk Praktikum Judul Copies 7 8
Jumlah Judul 9
Copies 10
Jumlah *) Diisi apabila prodi memiliki fasilitas ruang baca sendiri yang terpisah dari ruang baca fakultas. Keterangan : Kolom 1 diisi dengan daftar mata kuliah yang diajarkan pada prodi terkait. Kolom 2 s/d 7 diisi dengan angka yang menunjukkan jumlah.
Tabel 8.7. Transaksi Bulanan Bahan Pustaka di Ruang Baca Fakultas Jenis Bahan Pustaka 1 Buku Teks Diktat Jurnal Skripsi Tesis Majalah Buku Referensi Laporan Penelitian CD-ROM Lain-lain Total
Sep 2
2012 Okt Nov 3 4
Jumlah Transaksi Bulanan pada bulan 2013 Des Jan Feb Mar Apr Mei 5 6 7 8 9 10
Total Jun 11
*) Diisi apabila prodi memiliki fasilitas ruang baca sendiri yang terpisah dari ruang baca fakultas. Keterangan : * Diisi sampai dengan saat pengisian borang.
Jul 12
Agt 13
14
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
-
Jenis bahan pustaka yang ada dikolom 1 tidak perlu ada semua. Bahan Pustaka yang tidak ada di perpustakaan dan yang tidak bisa dipinjam, dihapus. Kolom 2 dst diisi jumlah transaksi pada masing masing bulan untuk masing-masing jenis bahan pustaka
Tabel 8.8.
Fasilitas dan Peralatan yang ada di Ruang Baca Fakultas*)
Jenis Fasilitas & Peralatan 1 Ruangan ………….. Luas Ruangan ………….. Furniture ………….. Peralatan Elektronik ………….. Audio-visual ………….. Peralatan lainnya …………..
Jumlah 2
Satuan 3 buah
Keterangan 4
m2
*)
Diisi apabila prodi memiliki fasilitas ruang baca sendiri yang terpisah dari ruang baca fakultas. Keterangan : Pada kolom 4 diuraikan kondisi fasilitas dan peralatan yang disebutkan pada kolom 1 Kolom 3 diisi dengan satuan/unit dari fasilitas/peralatan tersebut. Tabel 8.9. No. 1 1 2 3 4 5
*)
Jumlah Koleksi Digital yang Siap Diakses Jenis Koleksi 2
Satuan 3 Judul Judul Judul Judul Judul Judul
Buku Skripsi Tesis Disertasi Laporan Penelitian Total
Diisi apabila prodi memiliki fasilitas ruang baca sendiri yang terpisah dari ruang baca fakultas.
Tabel 8.10.
Profil pengunjung Ruang Baca Fakultas Keterangan 1
Pengunjung
2 Mahasiswa Pengunjung yang memanfaatkan koleksi Dosen bacaan Tamu Mahasiswa Pengunjung yang memanfaatkan internet Dosen Tamu Mahasiswa Pengunjung yang memanfaatkan website Dosen perpustakaan Tamu Total *)
Jumlah 4
2012 3
Tahun 2013 4
2014 5
Rerata
Diisi apabila prodi memiliki fasilitas ruang baca sendiri yang terpisah dari ruang baca fakultas.
6
Lampiran 8. Manajemen Fasilitas Akademik
4. Fasilitas Penunjang Tabel 8.11. Profil Fasilitas Penunjang Luas (m2) Nama Gedung
Ruang Krida Mahasiswa 4
Area Parkir
1
Mhs
Dosen
2
3
Toilet
Tempat Ibadah
Kantin
5
6
Jumlah
Luas
7
8
Ruang Terbuka Hijau 9
Total 10
Jumlah Ruang Terbuka Hijau: ruang terbuka/taman yang tidak dipergunakan untuk area parkir.
Tabel 8.12. Profil Fasilitas Olah Raga Luas (m2)
Nama Fasilitas Olah Raga 1
Indoor
Outdoor
2
3
5. Sistem Informasi Tabel 8.13. Profil Fasilitas Sistem Informasi terhadap Jumlah Staf dan Mahasiswa Jumlah/Jenis
Dosen
Mahasiswa
1
2
3
Jumlah staf atau mahasiswa Terminal akses internet WiFi (Hot Spot) Rasio terminal internet : pemakai Jumlah komputer untuk kegiatan akademik Rasio komputer : pemakai Bandwith tersedia (KBps) Rasio pemakai : bandwith Jumlah server Rasio pemakai : bandwith Jumlah server Kapasitas server
Administrasi Departemen/Prodi 4
Administrasi Fakultas 5
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Tabel 8.14. Profil Pengelola Sistem Informasi Jenjang Pendidikan
Jumlah
Tugas/Fungsi
Kompetensi/Pelatihan/Kursus
1
2
3
4
SLTA D-1 D-3 D-4 S-1 S-2 Keterangan : Kolom 3 diisi dengan tugas staf dalam pengelolaan sistem informasi, misal: administrasi jaringan, pengolah data base, programmer, dll Kolom 4 diisi dengan kompetensi staf pengelola SI berdasarkan jenjang pendidikan yang diperoleh atau pelatihan/kursus yang diperoleh.
Lampiran 9. Kurikulum
LAMPIRAN 9. KURIKULUM
Struktur Kurikulum Prodi D3 …………….….
Tabel 9.1.
Smt Kode MK Nama Mata Kuliah 1 I
2
3
Bobot Semester sks Utama 4 7 8
Kompetensi Pendukung Khusus 9 10
Unit/ Dep/ Fak Penyelenggara 11
II
Dst Total sks
Tabel 9.2a.
Kurikulum Berbasis Kompetensi, Kompetensi Utama
No.
Kompetensi Utama
1
2
Elememen Nama Mata Kuliah Sub Beban Kompetensi Kompetensi Studi Semester (MBB, MPK, Inti (Wajib) Institusional (sks) Utama dll) 3 4 5 6 7 8
Mata Kuliah Prasyarat 9
1 2 n Jumlah
Tabel 9.2b.
Kurikulum Berbasis Kompetensi, Kompetensi Pendukung
No.
Kompetensi Pendukung
Sub Kompetensi Pendukung
1
2
3
1
2 n Jumlah
Nama Mata Kuliah Beban Elememen Studi Semester Kompetensi Inti Institusional (sks) (MBB, MPK, dll) (Wajib) 4 5 6 7 8
Mata Kuliah Prasyarat 9
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Tabel 9.2c.
Kurikulum Berbasis Kompetensi, Kompetensi Khusus
No.
Kompetensi Khusus
1
2
Elememen Nama Mata Kuliah Sub Beban Kompetensi Kompetensi Studi Semester (MBB, MPK, Inti (Wajib) Institusional (sks) Khusus dll) 3 4 5 6 7 8
Mata Kuliah Prasyarat 9
1
2 N Jumlah
Tabel 9.3. Kode No. MK 1
2
Perubahan/Peninjauan Terakhir Kurikulum
Nama MK 3
Perubahan pada MK Baru/ Buku Lama/Hapus Silabus/SAP Ajar 4
5
6
Alasan Peninjauan 7
Atas Usulan/ Masukan dari 8
Berlaku mulai Semester/Tahun 9
Lampiran 10. Penjaminan Mutu
LAMPIRAN 10. PENJAMINAN MUTU
Tabel 10.1. Dokumen Perencanaan yang Dimiliki Fakultas/Departemen/Prodi No.
Dokumen Mutu
1 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.
2 Renstra Sasaran Mutu/Indikator Kinerja Spesifikasi Program Studi Benchmark(Nasional) Benchmark (Internasional) Competitor (Prodi sejenis) SK Dekan Pembentukan SPM/GPM Tupoksi SPM/GPM Akreditasi eksternal selain BAN-PT, sebutkan ……….
Parameter (ada/tidak) 3
Implementasi (berlakutahun …..s.d......) 4
Tabel 10.2. Implementasi Dokumen Mutu pada Tingkat Fakultas/Departemen/Prodi No. 1 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.
Dokumen Mutu 2 Pedoman Pendidikan Fakultas SK Rektor tentang Kurikulum Prodi GBPP SAP Kontrak Perkuliahan Kartu Kendali Perkuliahan Pedoman Prosedur Spesifik Fakultas/Prodi Instruksi Kerja Borang lain
Parameter (ada/tidak) 3
Keterangan 4 Tahun..... No SK..... .... % dari seluruh mata kuliah .... % dari seluruh mata kuliah .... % dari seluruh mata kuliah ….% rerata kehadiran dosen di kelas Jumlah PP Spesifik = …….. Jumlah IK = ……. Jumlah Borang = …….
Tabel 10.3. Capain Kinerja Implementasi Penjaminan Mutu Prodi 3 Tahun Terakhir Tahun Audit 1 2010 2011 2012
Nilai 2
Audit Internal Predikat 3
Nilai 4
Audit Eksternal Predikat 5
Tabel 10.4. Tindakan Perbaikan dan Pencegahan Selama Tahun 2013 Temuan/Usulan Perbaikan dan Pencegahan 1
Analisis Penyebab 2
Tindakan Perbaikan dan Pencegahan 3
Status Penyelesaian 4
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Tabel 10.5. Evaluasi Aktivitas Gugus Penjaminan Mutu (GPM) No.
Aktivitas
1 1 2
2 Rapat koordinasi antar anggota GPM Rapat koordinasi dengan SPM Fakultas Pengukuran dan Evaluasi sasaran mutu Prodi Monitoring dan Evaluasi implementasi PP (Pedoman Prosedur) Pembelajaran Melakukan evaluasi kinerja dosen, staf kependidikan, dosen wali, dosen pembimbing skripsi, dan ketua departemen Melakukan tindak lanjut hasil audit internal dan eksternal
3 4
5
6
Parameter (Selalu/Jarang/Tidak Pernah) 3
Keterangan 4
Keterangan: Kolom keterangan diisi sebagai penjelasan atas isian pada kolom parameter, baik insentitas, kondisi, cara, ataupun proses, yang dapat menggambarkan aktivitas penjaminan mutu oleh GPM
Contoh Isian Biodata Mahasiswa Baru
Contoh Isian Biodata Mahasiswa Baru
Foto BIODATA
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12.
13. 14.
15. 16.
3*4
: ………………………………… : ………………………………… : ………………………………… : ………………………………… : ………………………………… : ………………………………… : ………………………………… ………………………………… Tahun Lulus : ………………………………… NEM/ NUN/ Nilai Ujian Nasional : ……… terdiri dari ……..mata pelajaran Cita-Cita : ………………………………… Prodi....., Fak..... Unair, pilihan ke : a. 1 b. 2 c. 3 Hasil Seleksi : a. SPMB b. PMDK Jalur : 1. Prestasi 2. Umum Score ELPT : ………………………………… Biaya Hidup dan Kuliah Ditanggung Oleh : a. Sendiri b. Orang tua c. Keluarga d. Lainnya sebutkan ......... Anak ke : .......(…….....) dari ........(……......) bersaudara Data Orang Tua a. Ayah Nama : ………………………………… Pendidikan : ………………………………… Pekerjaan : ………………………………… Alamat; Telp. : ………………………………… b. Ibu Nama : ………………………………… Pendidikan : ………………………………… Pekerjaan : ………………………………… Alamat; Telp. : ………………………………… c. Penghasilan Ayah + Ibu : Rp. …………………………… Nama/NIM Nama Panggilan Jenis Kelamin Tempat dan Tanggal Lahir Agama Alamat di Surabaya; Telp; No Ponsel Asal dan Alamat Sekolah
Surabaya,................... Yang mengisi,
(.........................................)
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
EVALUASI KINERJA DOSEN DALAM PERKULIAHAN Evaluasi kinerja dosen dalam perkuliahan ini ditujukan untuk memastikan bahwa kinerja dosen dalam pembelajaran tiap semester telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Evaluasi ini juga ditujukan untuk mengidentifikasi praktek baik (good practices) dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembelajaran. Mengingat pentingnya Informasi ini untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran, mohon agar diisi dengan sebenarbenarnya. Nama Dosen
:
Mata Kuliah
:
Beri tanda silang (X) pada kotak yang sesuai. No
Aspek yang dinilai
1
2
Skala 3
4 0* Dosen Sebagai Perencanaan Perkuliahan Penyampaian kontrak perkuliahan pada □ Tidak ada □ Ada, hanya □ Ada, jadual □ Ada, □ Tidak ada 1. awal perkuliahan(hanya untuk jadual dan pustaka lengkap pendapat PJMK/dosen pada pertemuan pertama) Penggunaan buku acuan dan literatur □ Tidak ada □ Ada, □ Ada, banyak □ Semua □ Tidak ada 2. yang mutakhir (≤ 5 tahun terakhir) beberapa pendapat Melengkapi perkuliahan dengan bahan □ Tidak ada □ Ada, hanya □ Ada, diktat □ Ada, bahan □ Tidak ada 3. ajar/diktat/hand out handout ajar pendapat Dosen Sebagai Pelaksana Perkuliahan Memulai dan mengakhiri perkuliahan tepat □ Tidak pernah □ Jarang □ Sering □ Selalu □ Tidak ada 4. waktu sesuai jadual yang ditentukan pendapat Kesesuaian antara materi yang □ Tidak sesuai □ Kurang □ Cukup □ Sangat □ Tidak ada 5. disampaikan dengan perencanaan dalam sesuai Sesuai Sesuai pendapat kontrak perkuliahan Penyampaian materi perkuliahan disertai □ Tidak jelas □ Kurang jelas □ Cukup jelas □ Sangat □ Tidak ada 6. contoh penerapan atau ilustrasi nyata Jelas pendapat yang terkait dengan materi perkuliahan Penggunaan berbagai media □ Tidak pernah □ Jarang □ Sering □ Selalu □ Tidak ada 7. pembelajaran (papan tulis, alat peraga, pendapat OHP, LCD Projector, film, dll) Kemampuan dosen dalam □ Tidak terampil □ Kurang □ Cukup □ Sangat □ Tidak ada 8. mengintegrasikan penggunaan berbagai terampil terampil terampil pendapat media pembelajaran Dosen menunjukkan perhatian terhadap □ Buruk □ Kurang baik □ Baik □ Sangat baik □ Tidak ada kebutuhan mahasiswa (misal, memberikan pendapat 9. kesempatan bertanya, menanggapi pertanyaan/komentar) Menggunakan metode pengajaran yang □ Tidak pernah □ Jarang □ Sering □ Selalu □ Tidak ada 10. dapat meningkatkan interaksi antar pendapat mahasiswa dan mahasiswa dengan dosen Dosen Sebagai Evaluator Perkuliahan Memberikan umpan balik yang konstruktif □ Selalu □ Tidak pernah □ Jarang □ Sering □ Tidak ada 11. terhadap hasil belajar mahasiswa (tugas, pendapat ujian, kuis, dll). □ Selalu Menginformasikan kisi-kisi soal ujian dan □ Tidak pernah □ Jarang □ Sering □ Tidak ada 12. rincian tugas yang diberikan pendapat * Tidak ada pendapat dipilih jika anda tidak dapat menilai atau tidak paham dengan item evaluasi yang dimaksud. KOMENTAR TERTULIS 1.
MenurutSaudara, kinerja terbaik apakah yang sudah dilakukan oleh dosen tersebut dalam proses pembelajaran?
2.
Harapan apa yang dapat Saudara usulkan untuk meningkatkan kinerja dosen tersebut dalam proses pembelajaran?
Evaluasi Kinerja
EVALUASI KINERJA DOSEN/ASISTEN DOSEN DALAM PRAKTIKUM Evaluasi kinerja dosen dalam perwalian ini ditujukan untuk memastikan bahwa kinerja dosen wali dalam pembimbingan akademik mahasiswa tiap semester telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi perwalian. Evaluasi ini juga ditujukan untuk mengidentifikasi praktek baik (good practices) dalam rangka pembimbingan akademik. Mengingat pentingnya Informasi ini untuk meningkatkan kualitas proses perwalian, mohon agar diisi dengan sebenarbenarnya. Nama Dosen Wali
:
Departemen/Prodi
:
Beri tanda silang (X) pada kotak yang sesuai. No. 1. 2. 3.
4.
5.
Aspek yang Dinilai Perwalian bermanfaat dalam perencanaan studi mahasiswa Perwalian bermanfaat dalam penyelesaian permasalahan akademik mahasiswa Dosen wali memandu pemilihan mata kuliah wajib/pilihan tiap pengisian KRS Dosen wali memberi masukan cara penyelesaian permasalahan non akademik (pribadi) yang diminta mahasiswa Dosen wali memotivasi dan memantau perkembangan prestasi belajar mahasiswa untuk menyelesaikan studi tepat waktu
1 □ Tidak setuju □ Tidak setuju
2 □ Kurang setuju □ Kurang setuju
Skala 3 □ Setuju □ Setuju
4 □ Sangat Setuju □ Sangat Setuju
0* □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Tidak pernah
□ Jarang
□ Sering
□ Selalu
□ Tidak ada pendapat
□ Tidak pernah
□ Jarang
□ Sering
□ Selalu
□ Tidak ada pendapat
□ Tidak pernah
□ Jarang
□ Sering
□ Selalu
□ Tidak ada pendapat
* Tidak ada pendapat dipilih jika anda tidak dapat menilai atau tidak paham dengan item evaluasi yang dimaksud.
KOMENTAR TERTULIS 1. MenurutSaudara, kinerja terbaik apakah yang sudah dilakukan oleh dosen wali tersebut dalam perwalian?
2. Harapan apa yang dapat Saudara usulkan untuk meningkatkan kinerja dosen wali tersebut dalam perwalian?
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
EVALUASI KINERJA DOSEN DALAM PEMBIMBINGAN SKRIPSI Evaluasi kinerja dosen dalam pembimbingan Skripsiini ditujukan untuk memastikan bahwa kinerja dosen dalam pembimbingan Skripsimahasiswa tiap semester telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi pembimbingan skripsi. Evaluasi ini juga ditujukan untuk mengidentifikasi praktek baik (good practices) dalam rangka meningkatkan efektifitas dan efisiensi pembimbingan skripsi. Mengingat pentingnya Informasi ini dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembimbingan skripsi, mohon agar diisi dengan sebenar-benarnya. Nama Dosen Departemen/Prodi : Konsentrasi
: :
Beri tanda silang (X) pada kotak yang sesuai. No
Aspek yang dinilai
1
2
Skala 3
4 0* Dosen memotivasi mahasiswa □ Tidak □ Ya, tetapi □ Ya, konstruktif □ Ya, sangat □ Tidak ada dalam memunculkan tidak konstruktif pendapat topik/judul skripsi konstruktif 2. Dosen membantu □ Tidak □ Kurang □ Setuju □ Sangat □ Tidak ada merumuskan judul skripsi setuju setuju setuju pendapat 3. Dosen mengarahkan □ Tidak □ Kurang □ Setuju □ Sangat □ Tidak ada mahasiswa cara menelusur setuju setuju setuju pendapat informasi ilmiah cetak 4. Dosen mengarahkan □ Tidak □ Kurang □ Setuju □ Sangat □ Tidak ada mahasiswa cara mengakses setuju setuju setuju pendapat jurnal elektronik 5. Dosen mengarahkan □ Tidak □ Kurang □ Setuju □ Sangat □ Tidak ada mahasiswa menulis setuju setuju setuju pendapat proposal/skripsi dengan bahasa Indonesia yang baik dan benar 6. Dosen mengarahkan □ Tidak □ Kurang □ Setuju □ Sangat □ Tidak ada mahasiswa menulis setuju setuju setuju pendapat proposal/skripsi sesuai pedoman yang berlaku 7. Dosen memberi bimbingan □ Tidak □ Jarang □ Sering □ Selalu □ Tidak ada penyelesaian masalah dalam pernah pendapat pelaksanaan penelitian skripsi 8. Dosen mengarahkan □ Tidak □ Jarang □ Sering □ Selalu □ Tidak ada mahasiswa untuk pernah pendapat melaksanakan penelitian sesuai proposal 9. Waktu yang disediakan dosen □ Sangat □ Cukup □ Banyak □ Sangat □ Tidak ada untuk konsultasi sedikit banyak banyak pendapat proposal/skripsi 10. Kemudahan mahasiswa □ Sangat □ Sulit □ Mudah □ Sangat □ Tidak ada menemui dosen untuk sulit mudah pendapat berkonsultasi tentang proposal/skripsi 11. Rentang waktu yang □ Sangat □ Lama □ Cepat □ Sangat □ Tidak ada disediakan dosen untuk lama cepat pendapat memeriksa proposal/skripsi 12. Masukan/koreksi yang □ Tidak ada □ Ada, tetapi □ Ada, cukup □ Ada, sangat □ Tidak ada diberikan dosen tidak detil detil detil pendapat 13. Kesesuaian keahlian dosen □ Tidak □ Kurang □ Sesuai □ Sangat □ Tidak ada dengan topik skripsi sesuai sesuai sesuai pendapat 14. Secara umum, puaskah □ Tidak □ Kurang puas □ Puas □ Sangat Puas □ Tidak ada saudara atas kinerja puas pendapat pembimbingan skripsi oleh dosen tersebut? * Tidak ada pendapat dipilih jika anda tidak dapat menilai atau tidak paham dengan item evaluasi yang dimaksud. 1.
KOMENTAR TERTULIS 1.
Menurut Saudara, kinerja terbaik apakah yang sudah dilakukan oleh dosen tersebut dalam pembimbingan skripsi?
2.
Harapan apa yang dapat Saudara usulkan untuk meningkatkan kinerja dosen tersebut dalam pembimbingan skripsi?
Evaluasi Kinerja
EVALUASI KINERJA DOSEN DALAM PERWALIAN Evaluasi kinerja dosen dalam perwalian ini ditujukan untuk memastikan bahwa kinerja dosen wali dalam pembimbingan akademik mahasiswa tiap semester telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsi perwalian. Evaluasi ini juga ditujukan untuk mengidentifikasi praktek baik (good practices) dalam rangka pembimbingan akademik. Mengingat pentingnya Informasi ini untuk meningkatkan kualitas proses perwalian, mohon agar diisi dengan sebenarbenarnya. Nama Dosen Wali Departemen/Prodi
: :
Beri tanda silang (X) pada kotak yang sesuai. No. 1. 2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
Aspek yang Dinilai Perwalian bermanfaat dalam perencanaan studi mahasiswa Perwalian bermanfaat dalam penyelesaian permasalahan akademik mahasiswa Dosen wali memandu pemilihan mata kuliah wajib/pilihan tiap pengisian KRS Dosen wali menyediakan waktu untuk konsultasi sesuai kesepakatan Dosen wali memberi masukan cara penyelesaian permasalahan non akademik (pribadi) yang diminta mahasiswa Dosen wali memantau perkembangan hasil studi mahasiswa Dosen wali memotivasi mahasiswa untuk menyelesaikan studi dengan baik dan tepat waktu Bagi mahasiswa yang menyelesaikan skripsi: Dosen wali berperan dalam memantau proses penyelesaian skripsi
1 □ Tidak setuju □ Tidak setuju
2 □ Kurang setuju □ Kurang setuju
□ Tidak pernah
□ Jarang
□ Tidak pernah
Skala 3 □ Setuju
4 □ Sangat Setuju □ Sangat Setuju
0* □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Sering
□ Selalu
□ Tidak ada pendapat
□ Jarang
□ Sering
□ Selalu
□ Tidak ada pendapat
□ Tidak pernah
□ Jarang
□ Sering
□ Selalu
□ Tidak ada pendapat
□ Tidak pernah
□ Jarang
□ Sering
□ Selalu
□ Tidak ada pendapat
□ Tidak pernah
□ Jarang
□ Sering
□ Selalu
□ Tidak ada pendapat
□ Tidak pernah
□ Jarang
□ Sering
□ Selalu
□ Tidak ada pendapat
□ Setuju
* Tidak ada pendapat dipilih jika anda tidak dapat menilai atau tidak paham dengan item evaluasi yang dimaksud. KOMENTAR TERTULIS
1. Menurut Saudara, kinerja terbaik apakah yang sudah dilakukan oleh dosen wali tersebut dalam perwalian?
2. Harapan apa yang dapat Saudara usulkan untuk meningkatkan kinerja dosen wali tersebut dalam perwalian?
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
EVALUASI KINERJA KETUA DEPARTEMEN Evaluasi kinerja Ketua Departemen ditujukan untuk memastikan bahwa kinerja Ketua Departemen telah dilaksanakan dengan baik sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Evaluasi ini juga ditujukan untuk mengidentifikasi praktek baik (good practices) dalam rangka meningkatkan kinerja departemen secara keseluruhan. Lembar kuesioner ini harus diisi oleh dosen anggota departemen yang bersangkutan. Segala Informasi ini penting untuk meningkatkan kualitas dan kinerja departemen, untuk itu mohon diisi yang sebenar-benarnya. Nama Departemen : Fakultas
:
Beri tanda silang (X) pada kotak yang sesuai. No
Aspek yang dinilai
Skala 1
2
3
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
4
0*
Strategi & Visi 1.
Mewujudkan visi departemen
2.
Membangun strategi dan rencana jangka panjang departemen
3.
Meningkatkan reputasi dan image departemen
Menyampaikan informasi kepada anggota departemen berkaitan dengan perencanaan departemen Kepemimpinan dalam Pengajaran Kemampuan dalam mendorong praktik baik (good practice) dalam 5. pengajaran Memberikan kesempatan bagi dosen untuk mengembangkan 6. kompetensi Mendukung upaya pemberian penghargaan yang sangat layak dalam 7. pengajaran Kepemimpinan dalam Penelitian Memberikan ide baru mengenai pengembangan penelitian dalam 8. departemen Membantu anggota departemen dalam mencari sumber daya untuk 9. mendukung penelitian Mampu menciptakan suasana akademik yang mendukung aktivitas 10. penelitian dan kepakaran Kepemimpinan dalam Pengabdian Masyarakat Memberikan ide baru mengenai pengembangan pengabdian kepada 11 masyarakat dalam departemen Membantu anggota departemen dalam mencari sumber daya untuk 12 mendukung pengabdian kepada masyarakat Mampu menciptakan suasana akademik yang mendukung aktivitas 13 pengabdian kepada masyarakat Kepemimpinan transformasional dan kolaboratif 4.
14.
Mendorong anggota departemen untuk bekerja dengan standar terbaik
15.
Memberikan kepercayaan pada kemampuan anggota departemen
16.
Mendukung pendelegasian pengambilan keputusan
17.
Mendukung pelaksanaan keputusan yang telah diambil secara kolektif
18.
Menjalin komunikasi “dengan baik” dan menggali ide dari anggota departemen untuk pengembangan departemen
19.
Kemampuan menciptakan atmosfer akademik yang kondusif
□ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
Fair & Efficient Management 20.
Menyelenggarakan pertemuan rutin departemen
21.
Mendelegasikan fungsi administratif dengan tepat
22.
Memperlakukan seluruh anggota departemen dengan prinsip kesetaraan
23.
Mengelola departemen dengan baik, sesuai peraturan yang berlaku
24.
Mendukung dan memfasilitasi promosi anggota departemen
Interpersonal skills
Evaluasi Kinerja
Skala 3 4 □ Baik □ Sangat □ 25. Selalu mempertimbangkan sudut pandang anggota departemen Baik □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat □ 26. Selalu mampu menjalin hubungan baik dengan stakeholder Baik □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat □ 27. Kinerja ketua departemen secara keseluruhan Baik * Tidak ada pendapat dipilih jika anda tidak dapat menilai atau tidak paham dengan item evaluasi yang dimaksud. No
Aspek yang dinilai
1 □ Kurang
2 □ Sedang
KOMENTAR TERTULIS 1. Menurut Saudara, kinerja terbaik apakah yang sudah dilakukan oleh Ketua Departemen tersebut?
2. Menurut Saudara apa yang harus dilakukan Ketua Departemen untuk meningkatkan kinerjanya?
0* Tidak ada pendapat Tidak ada pendapat Tidak ada pendapat
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
EVALUASI KINERJA SUB BAGIAN FAKULTAS Evaluasi kinerja tenaga administrasi dalam pelayanan akademik mahasiswa ini ditujukan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan administratif di tingkat fakultas dan mengidentifikasi praktek baik (good practices) dalam rangka meningkatkan kualitas layanan akademik. Mengingat pentingnya informasi ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan akademik, mohon agar diisi dengan sebenarbenarnya. Beri tanda silang (X) pada kotak yang sesuai. No Aspek yang dinilai
Skala 3
1
2
SUB BAGIAN AKADEMIK 1.Kemudahan untuk ditemui pada saat dibutuhkan
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
2.
Kecepatan pelayanan surat menyurat (misalnya, urusan KKN, tugas akhir, PKL) Kecakapan dalam menyelesaikan keluhan administrasi akademik mahasiswa Kecakapan dalam penguasaan materi atau informasi terkait dengan pelayanan akademik Keramahan dalam pelayanan administrasi akademik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
Ketepatan waktu dalam pelayanan administrasi akademik (misalnya, KHS, KRS, Transkrip, dll) Kemampuan berkomunikasi dengan mahasiswa
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
SUB BAGIAN KEMAHASISWAAN 8. Kemudahan untuk ditemui pada saat dibutuhkan
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
9.
Kecepatan pelayanan surat menyurat (misalnya, beasiswa, kegiatan kemahasiswaan) Kecakapan dalam menyelesaikan keluhan administrasi kemahasiswaan Kecakapan dalam penguasaan materi atau informasi terkait dengan pelayanan kemahasiswaan Keramahan dalam pelayanan administrasi kemahasiswaan
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
Ketepatan waktu dalam pelayanan administrasi kemahasiswaan (misalnya, PKM, Lomba kemahasiswaan) Kemampuan berkomunikasi dengan mahasiswa
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
SUB BAGIAN KEUANGAN 15. Kemudahan untuk ditemui pada saat dibutuhkan
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
16.
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
18.
Kecakapan dalam menyelesaikan keluhan administrasi keuangan mahasiswa Kecakapan dalam penguasaan materi atau informasi terkait dengan pelayanan keuangan Keramahan dalam pelayanan administrasi keuangan
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
19.
Ketepatan waktu dalam pelayanan administrasi keuangan
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
20.
Kemampuan berkomunikasi dengan mahasiswa
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
SUB BAGIAN SARANA PRASARANA 21. Kemudahan untuk ditemui pada saat dibutuhkan
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
22.
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
24.
Kecepatan pelayanan dalam mendukung proses pembelajaran (misalnya, persiapan ruang, komputer, LCD projector, OHP, dll) Kecakapan dalam menyelesaikan keluhan yang terkait dengan sarana prasarana Keramahan dalam pelayanan
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
25.
Kemampuan berkomunikasi dengan mahasiswa
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
26.
Kecakapan dalam menjaga kebersihan ruang, gedung, dan lingkungan
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
3. 4. 5. 6. 7.
10. 11. 12. 13. 14.
17.
23.
4
0*
□ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik □ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat
Evaluasi Kinerja
No 27.
28.
Aspek yang dinilai Kecakapan dalam menjaga fungsi ruang, gedung, dan perangkatnya (misalnya, kenyamanan ruang, AC, sound system, dll)
Kepedulian terhadap prinsip keselamatan dan kesehatan dalam bekerja dan belajar UNIT SISTEM INFORMASI 29. Kemudahan untuk ditemui pada saat dibutuhkan
1 □ Kurang
2 □ Sedang
Skala 3 4 □ Baik □ Sangat Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
0* □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Sangat □ Tidak ada Baik pendapat 30. Kecepatan pelayanan dalam mendukung proses pembelajaran □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat □ Tidak ada (misalnya, informasi akademik online, internet, intranet, dll) Baik pendapat 31. Kecakapan dalam menyelesaikan keluhan yang terkait dengan □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat □ Tidak ada sistem informasi Baik pendapat 32. Keramahan dalam pelayanan □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat □ Tidak ada Baik pendapat 33. Kemampuan berkomunikasi dengan mahasiswa □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat □ Tidak ada Baik pendapat 34. Kemampuan dalam menyediakan website yang menunjang □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat □ Tidak ada kelancaran studi mahasiswa Baik pendapat 35. Kepedulian dalam keamanan dalam aksesibilitas data dan □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat □ Tidak ada informasi (misalnya, virus protection, hacker, dll) Baik pendapat * Tidak ada pendapat dipilih jika anda tidak dapat menilai atau tidak paham dengan item evaluasi yang dimaksud.
Terima Kasih Atas Kesediaan Saudara Mengisi Kuesioner Dengan Sebenar-Benarnya.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
EVALUASI KINERJA TENAGA ADMINISTRASI DEPARTEMEN (DIISI OLEH DOSEN) Evaluasi kinerja tenaga administrasi dalam pelayanan akademik mahasiswa ini ditujukan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan administratif di tingkat departemen dan mengidentifikasi praktek baik (good practices) dalam rangka meningkatkan pelayanan akademik. Mengingat pentingnya Informasi ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan akademik, mohon agar diisi dengan sebenarbenarnya. Nama Tenaga Administrasi : Nama Departemen
:
Beri tanda silang (X) pada kotak yang sesuai. No 1. 2. 3. 4. 5.
1 Keberadaannya di tempat kerja selama □ Kurang jam kerja Persiapan pelaksanaan administrasi □ Kurang pendidikan/pengajaran, penelitian, pengmas, pembinaan mahasiswa, dan lain-lain Kecepatan pelayanan surat menyurat □ Kurang
2 □ Sedang
Skala 3 □ Baik
4 □ Sangat Baik
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
Membantu pelaksanaan ujian Pengarsipan surat
pengawasan □ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
Aspek yang dinilai
0* □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
Membantu pelaksanaan pengembangan □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik program fakultas/program studi melalui 6. departemen (SE, penjaminan mutu, PHK, dll) Kemampuan mengoperasikan aplikasi □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada 7. komputer pendapat Respon terhadap pekerjaan yang □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada mendadak harus dilakukan (misal, pendapat 8. informasi/surat yang harus segera disampaikan ke dosen) Kemampuan dalam menyelesaikan □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada 9. keluhan administrasi akademik dosen pendapat Kemampuan berkomunikasi dan menjalin □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada 10. hubungan baik dengan semua anggota pendapat departemen Pelaksanaan administrasi departemen □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada 11. secara keseluruhan pendapat * Tidak ada pendapat dipilih jika anda tidak dapat menilai atau tidak paham dengan item evaluasi yang dimaksud.
KOMENTAR TERTULIS 1. Menurut Saudara, kinerja terbaik apakah yang sudah dilakukan oleh tenaga administrasi tersebut?
2. Harapan apa yang dapat Saudara usulkan untuk meningkatkan kinerja tenaga administrasi tersebut?
Evaluasi Kinerja
EVALUASI KINERJA TENAGA ADMINISTRASI DEPARTEMEN (DIISI OLEH MAHASISWA)
Evaluasi kinerja tenaga administrasi dalam pelayanan akademik mahasiswa ini ditujukan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan administratif di tingkat departemen dan mengidentifikasi praktek baik (good practices) dalam rangka meningkatkan pelayanan akademik. Mengingat pentingnya Informasi ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan akademik, mohon agar diisi dengan sebenarbenarnya. Nama Tenaga Administrasi : Nama Departemen
:
Beri tanda silang (X) pada kotak yang sesuai. No
Aspek yang dinilai
1 □ Kurang
2 □ Sedang
Skala 3 □ Baik
4 0* Keberadaannya di tempat kerja selama jam □ Sangat Baik □ Tidak ada 1. kerja pendapat Kecepatan pelayanan administrasi □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada 2. akademik dan surat menyurat pendapat Keramahan dalam pelayanan administrasi □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada 3. akademik pendapat Kecakapan dalam penguasaan materi atau □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada 4. informasi terkait dengan pelayanan pendapat akademik Kemampuan dalam menyelesaikan □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada 5. keluhan administrasi akademik mahasiswa pendapat Respon terhadap pekerjaan yang □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada mendadak harus dilakukan (misal, pendapat 6. informasi/surat yang harus segera disampaikan ke mahasiswa) Kemampuan berkomunikasi dan menjalin □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada 7. hubungan yang baik dengan mahasiswa pendapat Pelaksanaan administrasi departemen □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada 8. secara keseluruhan pendapat * Tidak ada pendapat dipilih jika anda tidak dapat menilai atau tidak paham dengan item evaluasi yang dimaksud. KOMENTAR TERTULIS 1. Menurut Saudara, kinerja terbaik apakah yang sudah dilakukan oleh tenaga administrasi tersebut?
2. Harapan apa yang dapat Saudara usulkan untuk meningkatkan kinerja tenaga administrasi tersebut?
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Evaluasi Kepuasan Stakeholder
EVALUASI KEPUASAN STAKEHOLDER TERHADAP LULUSAN UNIVERSITAS AIRLANGGA Program Studi
: ………………………..
Jenjang
: .……………………….
Evaluasi kepuasan stakeholder terhadap lulusan ditujukan untuk memastikan bahwa lulusan telah memiliki kualitas baik dan memiliki kemampuan dan keahlian sesuai dengan kebutuhan stakeholder. Evaluasi ini juga ditujukan sebagai umpan balik dalam rangka meningkatkan mutu lulusan secara keseluruhan. Lembar kuesioner ini diisi oleh stakeholder yang bersangkutan. Segala Informasi ini penting untuk meningkatkan kualitas dan kinerja departemen, untuk itu mohon diisi sesuai dengan keadaan yang sesungguhnya. Nama Instansi/Perusahaan : Beri tanda silang (X) pada kotak yang sesuai. No I.
Skala 1
3
4
0*
1.
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
2.
Kejujuran
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
3.
Motivasi kerja
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
4.
Etos kerja
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
5.
Moralitas
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
6.
Etika
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Kurang
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Sedang
□ Baik
□ Sangat Baik
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
7.
8. 9. 10.
11. 12. III. 13. 14.
PROFESIONALISME Kemampuan menerapkan keahlian/keilmuan dalam pekerjaan Produktivitas kerja Inovasi Kemampuanmenyelesaikan permasalahan dalam pekerjaan Kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja Tanggap terhadap kebutuhan pasar KEPRIBADIAN Kematangan emosi/ pengendalian diri Kepercayaan diri
KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI Kemampuan □ Kurang menggunakan bahasa asing dalam pekerjaan (Inggris/Mandarin/atau sebutkan:…….) 16. Kemampuan □ Kurang mengemukakan ide dan pendapat LEADERSHIP 17. Kemampuan manajerial □ Kurang 15.
V.
2
INTEGRITAS Kedisiplinan
II.
IV.
Aspek yang dinilai
18.
Kemampuan sebagai motivator dalam lingkungan kerja
□ Kurang
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
□ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat □ Tidak ada pendapat
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
No
Skala
Aspek yang dinilai
1
2
3
4 0* PENGUASAAN TEKNOLOGI 19. Kemampuan □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada memanfaatkan teknologi pendapat informasi dalam pekerjaan 20. Kemampuan □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada menggunakan alat modern pendapat sesuai dengan tuntutan pekerjaan VII. KERJASAMA TIM 21. Kemampuan dalam □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada bersosialisasi di lingkungan pendapat kerja 22. Keterbukaan terhadap □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada kritik dan saran pendapat 23. Kemampuan bekerja sama □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada dalam tim pendapat VIII. PENGEMBANGAN DIRI 24. Motivasi dalam □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada mempelajari hal baru untuk pendapat kemajuan institusi/perusahaan IX. PENILAIAN KUALITAS SECARA KESELURUHAN 25. Secara keseluruhan, □ Kurang □ Sedang □ Baik □ Sangat Baik □ Tidak ada penilaian Saudara pendapat terhadap kualitas lulusan 26. Aspek paling kurang/lemah □ Integri-tas □ Profesi□ Kepri-badian □ Kemam-puan □ Leadership dari lulusan yang sangat onalisme berkomuperlu dibenahi nikasi □ Pengua□ Kerjasa-ma □ Pengembangan saan tim diri tekno-logi *) Tidak ada pendapat dipilih jika anda tidak dapat menilai atau tidak paham dengan item evaluasi yang dimaksud. VI.
KOMENTAR TERTULIS Dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan, mohon Saudara dapat memberikan masukan tentang beberapa aspek yang harus ditingkatkan: 1).……………………………………………………………………………………………………………. 2).……………………………………………………………………………………………………………. 3)……………………………………………………………………………………………………………..
Diisi tanggal Diisi Oleh :
: …………………………………………
Nama
: …………………………………………
TTD
: ……………………….
Lembar Isian
Contoh Lembar Identitas
IDENTITAS PROGRAM STUDI Nama Program Studi
: ...........................................................................
Departemen
: ...........................................................................
Fakultas
: ...........................................................................
SK Pembentukan Program Studi : ........................................................................... Akreditasi Program Studi Nomor SK Akreditasi
: ...........................................................................
Nilai akreditasi
: ...........................................................................
Masa berlaku akreditasi
: ...........................................................................
Alamat Program Studi
: ...........................................................................
No Telp.
: ...........................................................................
No Fax.
: ...........................................................................
e-mail
: ...........................................................................
Visi ................................................................................................................................... ................................................................................................................................... ...................................................................................................................................
Misi ................................................................................................................................... ................................................................................................................................... ...................................................................................................................................
Tujuan ................................................................................................................................... ................................................................................................................................... ...................................................................................................................................
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Rencana Strategis* Program Studi .................. (Tahun ..... s.d .....)
Tujuan
Sasaran
Rencana Strategis
*mengacu pada Renstra Departemen/Fakultas yang masih berlaku.
Indikator
Lembar Isian
Contoh Lembar Pernyataan Pimpinan
LEMBAR PERNYATAAN
Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama
:
NIP
:
Jabatan
: Dekan Fakultas ………………. Universitas Airlangga.
menyatakan bahwa isi Laporan Evaluasi Diri Prodi …………. Tahun 2014 telah ditelaah sehingga kebenaran isi laporan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab kami.
Surabaya,……………. 2014 Dekan,
................................................... NIP.
Panduan Penyusunan Laporan Evaluasi Diri Diploma (D3)
Halaman Sampul
Contoh Halaman Sampul
UNIVERSITAS AIRLANGGA
LAPORAN EVALUASI DIRI
PROGRAM STUDI D3 ……………… FAKULTAS ……………. UNIVERSITAS AIRLANGGA 09 SEPTEMBER 2014