BAB II LANDASAN TEORI Pada bab ini akan dibahas mengenai teori-teori dasar yang digunakan untuk menunjang pecancangan dan pembuatan alat. 2.1
Teknologi 3D Teknologi 3D merupakan teknologi yang berkembang saat ini, terutama dibidang desain, grafis dan multimedia. Contohnya pada desain pemodelan grafik yang saat ini merupakan konsumsi pasar terbesar dengan kebutuhan terkait teknologi 3D. Desain pemodelan grafik adalah proses untuk menghasilkan citra suatu objek baik dalam 3D maupun 2D, dengan tujuan untuk memahami desain grafis sebagai alat penyampai pesan yang estetis, komunikasi dan efisien dalam konteks media sehingga pada kenyataannya dapat diterapkan untuk berbagai bidang diantaranya adalah seni, kewirausahaan, marketing, dan advertising. Kegiatan yang biasanya berkaitan dengan grafik komputer adalah pemodelan geometris, rendering, animasi, graphic library/package, aplikasi program, dan citra.
6 http://digilib.mercubuana.ac.id/
7
Gambar 2.1Contoh 3D desain Saat ini, komputer grafis menghasilkan segala sesuatu yang banyak berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan kita sehari-hari. Citra komputer grafik dapat ditemukan di televisi, di koran, film dsb. Seperti misalnya dalam laporan cuaca atau dalam semua jenis penyelidikan medis dan prosedur operasi. Grafis yang dibuat dengan baik dapat mepresentasikan hal yang terlihat sulit menjadi suatu hal yang mudah dan dapat mudah dipahami. Grafik juga dapat digunakan dalam media seperti laporan, thesis, serta tugas-tugas makalah. Untuk mendukung perkembangan ini telah banyak perangkat lunak yang diciptakan untuk mendukung kinerja dari komputer grafis. Perangkat-perankat lunak tersebut dapat dikategorikan menjadi 3, yaitu: untuk 2D, 3D, dan animasi grafis. Karena teknologi berkembang pesat kebanyakan digunakan adalah perangkat 3D ,tetapi tidak sedikit yang masih menggunakan perangkat komputer grafis
2D. Oleh
karena itu Komputer Grafis telah muncul sebagai sub-bidang
ilmu
komputer yang mempelajari metode untuk mensintesis digital dan memanipulasi konten visual. Grafik komputer 3D merupakan bentuk dari
http://digilib.mercubuana.ac.id/
8
benda yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. perbedaan dengan grafik 2D pada pemodelan 3D memiliki 3 titik kordinat yakni titik x, y, dan z. Representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D.
Gambar 2.2 Koordinat 3D 2.1.1 Sejarah Teknologi 3D di bidang Animasi Teknologi 3D, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card (link). pemodelan ini juga berfungsi untuk menampilkan efek realistis pada video maupun game. Grafik 3D merupakan perkembangan dari grafik 2D. Didalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi. Suatu objek rangka 3D apabila disinari dari arah tertentu akan membentuk bayangan pada permukaan gambar. Proses pembuatan grafik komputer 3D dapat dibagi ke dalam tiga fase, yaitu 3D modeling yang mendeskripsikan bentuk dari sebuah objek, layout dan animation yang
http://digilib.mercubuana.ac.id/
9
mendeskripsikan gerakan dan tata letak sebuah objek, dan 3D rendering yang memproduksi image dari objek tersebut.
Berikut
perkembangan teknologi pada pemodelan grafis 3D. Awal
tahun
60-an
dimulainya
model
animasi
dengan
menampilkan simulasi efek fisik .
1961 : Edward Zajac menyajikan suatu model simulasi satelit dengan menggunakan teknologi Grafik Komputer .
1963 : Alat untuk menampilkan Calligraphic (vector), Mouse oleh Douglas Englebert .1970 : Pierre B´eezier mengembangkan kurva B´eezier .
1972 : ditayangkannya filmWestworld, sebagai film pertama yang menggunakan animasi komputer .
1974 : Ed Catmull mengembangkan z-buffer (Utah). Komputer animasi pendek, Hunger:Keyframe animation and morphing.
1976 : Jim Blinn mengembangkan texture dan bump mapping.
1977 : Film terkenal Star Wars menggunakan grafik komputer • Pertengahan tahun 70-an hingga 80-an: Pengembangan Quest for realism radiosity sebagai mainstream aplikasi realtime.
1982 : Pengembangan teknologi grafik komputer untuk menampilkan partikel
http://digilib.mercubuana.ac.id/
10
1984 : Grafik Komputer digunakan untuk menggantikan model fisik pada film The Last Star Fighter
1986 Pertama kalinya Film hasil produksi grafik komputer dijadikan sebagai nominasi dalam Academy Award: Luxo Jr. (Pixar).
1995 : Diproduksi fillm Toy Story (Pixar dan Disney) sebagai film 3D animasi panjang pertama.
Akhir tahun 90-an: Ditemukannya teknologi visualisasi interaktif untuk ilmu pengetahuan dan kedokteran, artistic rendering, image based rendering, path tracing, photon maps, dll.
Tahun 2000 ditemukannya teknologi perangkat keras untuk real-time photorealistic rendering.
Sampai sekarang perkembangan teknologi 3D masih terus berlangsung dengan sejalannya tekonologi modern yang ada, hingga saat ini film film 3D sudah semakin banyak dan semakin canggih dan sudah ada teknologi lagi yaitu 4D,dan semakin canggihnya teknologi membuat 3D di padukan dengan kehidupan di sekitar kita.
2.2 MATLAB Menurut bahasa Matlab adalah singkatan dari mathematics laboratory atau matrix laboratory. Dalam ilmu komputer Matlab didefinisikan sebagai bahasa pemrograman
yang digunakan untuk
mengerjakan operasi
matematika atau operasi aljabar matriks. Matlab merupakan sistem interaktif
http://digilib.mercubuana.ac.id/
11
yang data dasarnya adalah matriks. Matriks dianggap data dasar dari Matlab karena semua masukkan (input) di Matlab dapat ditulis dalam bentuk matriks. Matlab dapat berintraktif dengan pemakai (user), karena bahasa Matlab dapat memenuhi keinginan pemakai secara langsung. Sebagai contoh jika ingin ditampilkan angka tiga di layar Matlab maka pemakai dapat mengetik angka tersebut langsung kemudian menekan tombol enter maka angka itu akan tampil kembali di layar Matlab.
Gambar 2.3 Aplikasi Matlab 2.2.1 Lingkungan Kerja MATLAB Secara umum lingkungan kerja Matlab terdiri dari tiga bagian yang paling penting yaitu:
http://digilib.mercubuana.ac.id/
12
1.
Command Window. Window ini muncul pertama kali ketika kita menjalankan program Matlab. Command windows digunakan untuk menjalankan perintah-perintah Matlab, memanggil tool Matlab seperti editor, fasilitas help, model simulink, dan lain-lain. Ciri dari windows ini adalah adanya prompt (tanda lebih besar) yang menyatakan Matlab siap menerima perintah. Perintah tersebut dapat berupa fungsifungsi bawaan (toolbox) Matlab itu sendiri. Workspace berfungsi menampilkan semua variable yang pernah dibuat meliputi nama variabel, ukuran, jumlah byte dan class. Serta Command History yang berfungsi untuk menampilkan perintah-perintah yang telah diketikkan pada command window.
Gambar 2.4 Command window
http://digilib.mercubuana.ac.id/
13
2. Editor Window. Windows ini merupakan tool yang disediakan oleh Matlab yang berfungsi sebagai editor script Matlab (listing perintah-perintah yang harus dilakukan oleh Matlab). Secara formal suatu script merupakan suatu file eksternal yang berisi tulisan perintah Matlab. Tetapi script tersebut bukan merupakan suatu fungsi. Ketika anda menjalankan suatu script, perintah di dalamnya dieksekusi seperti ketika dimasukkan langsung pada Matlab melalui keyboard.M-file selain dipakai sebagai penamaan file juga bisa dipakai untuk menamakan fungsi, sehingga fungsi yang kita buat di jendela editor bisa disimpan dengan ektensi .m sama dengan file yang kita panggil dijendela editor. Saat kita menggunakan fungsi Matlab seperti inv, abs, cos, sin dan sqrt, Matlab menerima variabel berdasarkan variabel yang kita berikan. Fungsi M-file mirip dengan script file dimana keduanya merupakan file teks dengan ektensi (.m). Sebagaiman
script
M-file,
fungsi
m-file
tidak
dimasukkan dalam jendela command window tetapi file tersendiri yang dibuat dengan editor teks.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
14
Gambar 2.5 Script M-file 3. Figurre Window. Windows ini merupakan hasil visualisasi dari script Matlab.
Matlab
memberikan
kemudahan
bagi
programmer untuk mengedit windows ini sekaligus memberikan program khusus untuk itu, sehingga selain berfungsi sebagai visualisasi output yang berupa grafik juga sekaligus menjadi media input yang interaktif.
Gambar 2.6 Figure window
http://digilib.mercubuana.ac.id/
15
2.3
Infrared Proximity Sensor (Sharp GP2Y0A51) Infrared Proximity Sensor (Sharp GP2Y0A51) adalah sebuah module infrared yang dapat digunakan sebagai sensor pengukur jarak. yang terdiri dari kombinasi terpadu dari PSD (position sensitive detector), IR-LED (inframerah emitting dioda) dan sirkuit pemrosesan sinyal. Pada sensor infrared ini jarak yang dapat terbaca berkisar antara 2cm sampai 15cm. Ini merupakan hubungan antara tegangan output sensor dan jarak dari pantulan yang diukur selama rentang waktu yang digunakan sensor. Pada sensor ini terdapat bagian (plot) dari analog output voltage yang berfungsi sebagai pengukur jarak objek yang ditentukan dengan lensa IR sensor. Kemudian dari bagian (plot) ini kita dapat mengubah suatu keluaran tegangan sensor (sensor output voltage) menjadi jarak perkiraan dengan membangun suatu garis yang dipantulkan oleh sensor tersebut terhadap objek. Dibawah ini merupakan karaktesistik jarak yang dikeluarkan dengan menggunakan objek pantulan yang berwarna putih.
Gambar 2.7 Karakteristik pantulan sensor
http://digilib.mercubuana.ac.id/
16
Sensor jarak ini menjadi pilahan populer untuk banyak proyek yang memerlukan pengukuran jarak dengan tingkat akurasi yang baik. Sensor IR ini lebih kecil dari pada pengukur jarak sonar, namun dapat memberikan kinerja yang jauh lebih akurat dari pada alternatif IR sensor lainnya.
Gambar 2.8 IR sensor Sharp GP2Y0A51 Adapun spesifikasi dari sensor infrared (Sharp GP2Y0A51) ini sebagai berikut: Tabel 2.1 Spesifikasi infrared sensor No.
Parameter
Keterangan
1
Tegangan Kerja
4,5 sampai 5,5 V
2
Rata-rata konsumsi arus
12 mA
3
Jarak jangkauan
2 sampai 15 cm
4
Jenis output tegangan
Tegangan analaog
5
Waktu pembacaan
± 16,5 ms
6
Dimensi
27mm x 13,2mm x 14,2mm
7
Berat
2,7 g
http://digilib.mercubuana.ac.id/
17
2.4
Arduino Pro Micro Arduino adalah pengendali mikro single-board yang bersifat opensouce, diturunkan dari wirring platform, dirancang untuk memudahkan penggunaan elektronik dalam berbagai bidang. Arduino memiliki prosesor Atmega32U4 AVR dan softwarenya memiliki bahasa pemrograman sendiri. Arduino adalah kit mikrokontroller yang serba bisa dan sangat mudah penggunaannya. Untuk membuatnya diperlukan chip programmer (untuk menanamkan bootloader Arduino pada chip). Arduino merupakan single board hardware yang open-source dan juga softwarenya pun dapat di nikmati secara open-source juga. Software arduino dapat dijalankan dimultiplatform, yaitu linux, windows, atau juga mac. Hardware arduino merupakan mikrokontroler yang berbasiskan AVR dari ATMEL yang di dalamnya sudah diberi bootloader dan juga sudah terdapat standart pin I/Onya. 2.4.1 Kelebihan Arduino
Tidak perlu perangkat chip programmer karena di dalamnya sudah ada bootloader yang akan menangani upload program dari komputer.
Sudah memiliki sarana komunikasi USB, sehingga pengguna laptop
yang
tidak
memiliki
port
serial/
RS323
bisa
menggunakannya.
Bahasa pemrograman relatif mudah karena software Arduino dilengkapi dengan kumpulan library yang cukup lengkap.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
18
Memiliki modul siap pakai (shield) yang bisa ditancapkan pada board arduino, Misalnya shield GPS, Ethernet SD card, dll.
Gambar 2.9 Bentuk Arduino pro micro
2.4.2 Soket USB Soket USB adalah soket untuk kabel USB yang disambungkan ke komputer atau laptop. Berfungsi untuk mengirimkan program ke Arduino dan juga sebagai port komunikasi serial.
2.4.3 Komunikasi Arduino
pro
micro
memiliki
sejumlah
fasilitas
untuk
berkomunikasi dengan komputer, Arduino lain, atau mikrokontroler lain. Atmega32U4 ini menyediakan UART TTL (5V) komunikasi serial, yang tersedia pada pin digital 0 (RX) dan 1 (TX). Sebuah
http://digilib.mercubuana.ac.id/
19
Atmega32U4 pada saluran board ini komunikasi serial melalui USB dan muncul sebagai com port virtual untuk perangkat lunak pada komputer. Firmware Arduino menggunakan USB driver standar COM, dan tidak ada driver eksternal yang dibutuhkan. Namun, pada Windows, file. Inf diperlukan. Perangkat lunak Arduino termasuk monitor serial yang memungkinkan data sederhana yang akan dikirim ke board Arduino. RX dan TX LED di board akan berkedip ketika data sedang dikirim melalui chip USB-to-serial dan koneksi USB ke komputer. ATmega32U4 ini juga mendukung komunikasi I2C (TWI) dan SPI. Fungsi ini digunakan untuk melakukan komunikasi inteface pada sistem.
2.4.4 Input / Output Digital
Gambar 2.10 Pin-pin arduino promicro Input / output Digital atau digital pin adalah pin – pin untuk menghubungkan Arduino dengan komponen atau rangkaian digital. Misalnya kalau ingin membuat LED berkedip, LED tersebut bisa
http://digilib.mercubuana.ac.id/
20
dipasang pada salah satu pin I/O digital dan ground. Komponen lain yang menghasilkan output digital atau menerima input digital bisa disambungkan ke pin – pin ini. Masing-masing dari 14 pin digital pada arduino pro micro dapat digunakan segabai input dan output, menggunakan fungsi pinMode(), digitalWrite() dan digitalRead(). Pin ini beroprasi pada tegangan 5 V, setiap pin dapat memberikan atau menerima maksimum 40 mA dan memiliki resistor pull-up internal dari 20-50 KΩ. Selain itu, beberapa pin memiliki fungsi khusus, sebagai berikut:
Serial 0 (RX) dan 1 (TX), digunakan untuk menerima (RX) dam mengirim (TX) data TTL serial. Pin ini terhubung ke pin yang sesuai dari chip Atmega32U4 USB to serial TTL.
PWM 3, 5, 6, 9 dan 10. Meyediakan 8-bit output PWM dangan analaogWrite()
SPI di pin 14 (MISO), 15 (SCLK) dan 16 (MOSI). Pin ini mendukung komunikasi SPI menggunakan perpustakaan SPI.
2.4.5 Input Analog Input Analog atau analog pin adalah pin-pin yang berfungsi untuk menerima sinyal dari komponen atau rangkaian analog. Misalnya dari LED, sensor suhu, dsb. 2.4.6 Catu Daya Pin-pin catu daya adalah pin yang memberikan tegangan untuk komponen atau rangkaian yang dihubungkan dengan Arduino. Pada bagian catu daya ini terdapat juga pin VIN dan Reset.Vin digunakan
http://digilib.mercubuana.ac.id/
21
untuk memberikan tegangan langsung kepada Arduino tanpa melalui tegangan USB atau adaptor. Reset adalah pin untuk memberikan sinyal reset melalui rangkaian eksternal. Arduino pro micro dapat diaktifkan melalui koneksi USB atau dengan catu daya ekternal. Sumber listrik dipilih secara otomatis. Eksternal (non-USB) daya dapat datang baik dari AC-DC adaptor atau baterai.
Adaptor
ini
dapat
dihubungkan
dengan
cara
menghubungkannya plug pusat positif 2.1mm ke dalam board colokan listrik. Lead dari baterai dapat dimasukkan ke dalam header pin Gnd dan VIN dari konektor Power. Board dapat beroperasi pada pasokan daya dari 6 - 20 V. Jika diberikan dengan kurang dari 7V, bagaimanapun, pin 5V dapat menyuplai kurang dari 5 volt dan board mungkin tidak stabil. Jika menggunakan lebih dari 12V, regulator tegangan bisa panas dan merusak board. Rentang yang dianjurkan adalah 7 - 12 volt. Pin catu daya sebagai berikut:
VIN tegangan masukkan ke board arduino ketika menggunakan sumber daya eksternal (sebagai lawan dari 5 volt dari koneksi USB atau sumber daya lainnya diatur). Anda dapat menyediakan tegangan melalui pin ini atau jika memasok tegangan melalui sumber listrik, mengaksesnya melalui pin ini.
5V catu daya diatur untuk daya mikrokontroler dan komponen lainnya di board. Hal ini dapat terjadi baik dari VIN melalui regulator on-board, atau diberikan oleh USB.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
22
3,3 V inputan yang dihasilkan oleh regulator on-board. Menarik arus maksimum adalah 50mA.
Gnd.
2.4.7 Baterai / Adaptor Soket baterai atau adaptor digunakan untuk menyuplai Arduino dengan tegangan dari baterai/ adaptor 9V pada saat Arduino sedang tidak
disambungkan
ke
komputer.
Kalau
Arduino
sedang
disambungkan ke komputer melalui USB, Arduino mendapatkan suplai tegangan dari USB, jadi tidak perlu memasang baterai/ adaptor saat memprogram Arduino.
2.5
Motor Stepper (NEMA 17)
Gambar 2.11 Motor stepper NEMA 17
Motor stepper adalah perangkat elektromekanis yang bekerja dengan mengubah pulsa elektronis menjadi gerakan mekanis diskrit. Motor stepper bergerak berdasarkan urutan pulsa yang diberikan kepada motor. Karena itu,
http://digilib.mercubuana.ac.id/
23
untuk menggerakkan motor stepper diperlukan pengendali motor stepper yang membangkitkan pulsa-pulsa periodik. Penggunaan motor stepper memiliki beberapa keunggulan dibandingkan pengguna motor DC biasa.
Gambar 2.12 Dimensi motor stepper NEMA 17 Keunggulan Motor Stepper
Sudut rotasi motor proposional dengan pulsa masukkan, sehingga lebih mudah diatur.
Posisi dan pergerakkan repetisinya dapat ditentukansecara presisi.
Memiliki respon yang sangat baik terhadap mulai stop dan berbalik (perputaran).
Sangat realibel karena tidak adanya sikat yang yang bersentuhan dengan rotor seperti pada motor DC.
Dapat menghasilkan perputaran yang lambat sehingga beban dapat dikopel langsung ke porosnya.
Frekuensi perputaran dapat ditentukan secara bebas dan mudah pada range yang luas.
2.5.1 Macam-macam Motor Stepper Pada dasarnya terdapat tiga tipe motor stepper yaitu: Motor stepper tipe Variable reluctance (VR)
http://digilib.mercubuana.ac.id/
24
Motor stepper jenis ini telah lama ada dan merupakan jenis motor yang secara struktural paling mudah untuk dipahami. Motor ini terdiri atas sebuah rotor besi lunak dengan beberapa gerigi dan sebuah lilitan stator. Ketika lilitan stator diberi energi dengan arus DC, kutub-kutubnya menjadi termagnetasi. Perputaran terjadi ketika gigi-gigi rotor tertarik
oleh
kutub-kutub
stator.
Berikut
ini
adalah
penampang melintang dari motor stepper tipe variable reluctance (VR):
Gambar 2.13 Penampang motor stepper tipe VR Motor stepper tipe Permanent Magnet (PM) Motor stepper jenis ini memiliki rotor yang berbentuk seperti kaleng bundar (tin can) yang terdiri atas lapisan magnet permanen yang diselang-seling dengan kutub yang berlawanan. Dengan adanya magnet permanen, maka intensitas fluks magnet dalam motor ini akan meningkat
http://digilib.mercubuana.ac.id/
25
sehingga dapat menghasilkan torsi yang lebih besar. Motor jenis ini biasanya memiliki resolusi langkah (step) yang rendah yaitu antara 7,50 hingga 150 per langkah atau 48 hingga 24 langkah setiap putarannya. Berikut ini adalah ilustrasi sederhana dari motor stepper tipe permanent magnet:
Gambar 2.14 Ilustrasi sederhana motor stepper tipe PM Motor stepper tipe Hybrid (HB) Motor stepper tipe hibrid memiliki struktur yang merupakan kombinasi dari kedua tipe motor stepper sebelumnya. Motor stepper tipe hibrid memiliki gigi-gigi seperti pada motor tipe VR dan juga memiliki magnet permanen yang tersusun secara aksial pada batang porosnya seperti motor tipe PM. Motor tipe ini paling banyak digunkan dalam berbagai aplikasi karena kinerja lebih baik. Motor tipe hibrid dapat menghasilkan resolusi langkah yang tinggi yaitu antara 3,60 hingga 0,90 per langkah atau 100-400 langkah
http://digilib.mercubuana.ac.id/
26
setiap putarannya. Berikut ini adalah penampang melintang dari motor stepper tipe hibrid:
Gambar 2.15 Penampang melintang motor stepper tipe HB Berdasarkan metode perancangan rangkain pengendalinya, motor stepper dapat dibagi menjadi jenis unipolar dan bipolar. Rangkaian pengendali motor stepper unipolar lebih mudah dirancang karena hanya memerlukan satu switch / transistor setiap lilitannya. Untuk menjalankan dan menghentikan motor ini cukup dengan menerapkan pulsa digital yang hanya terdiri atas tegangan positif dan nol (ground) pada salah satu terminal lilitan (wound) motor sementara terminal lainnya dicatu dengan tegangan positif konstan (VM) pada bagian tengah (center tap) dari lilitan.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
27
Gambar 2.16 Motor stepper dengan lilitan unipolar Untuk motor stepper dengan lilitan bipolar, diperlukan sinyal pulsa yang berubah-ubah dari positif ke negatif dan sebaliknya. Jadi pada setiap terminal lilitan (A & B) harus dihubungkan dengan sinyal yang mengayun dari positif ke negatif dan sebaliknya. Karena itu dibutuhkan rangkaian pengendali yang agak lebih kompleks daripada rangkaian pengendali untuk motor unipolar. Motor stepper bipolar memiliki keunggulan dibandingkan dengan motor stepper unipolar dalam hal torsi yang lebih besar untuk ukuran yang sama.
Gambar 2.17 Motor stepper dengan lilitan bipolar
http://digilib.mercubuana.ac.id/
28
2.6
Easy Driver Stepper Motor Shield (A3967) Driver motor stepper merupakan module pengatur gerak dari sebuah motor stepper, dalam hal ini penulis memakai driver motor stepper A3967 untuk mengatur gerak motor stepper NEMA 17. Driver motor stepper A3967 adalah sebuah module mikrostepping yang komplit serta dilengkapi dengan built dalam translatornya. Hal ini dirancang untuk motor stepper bipolar yang beroprasi di penuh, setengah, seperempat dan mode delapan langkah, dengan tegangan kerja sampai 30V dan ±750mA. A3967 termasuk module yang off-time current regulator yang memiliki kemampuan untuk beroprasi secara lambat, cepat atau campuran dari current-decay (kecepatan yang berubah-ubah). Saat current-decay hasil dari kontrol motor menjadi lebih effesien karena dapat mengurangi kebisingan, meningkatkan akurasi langkah, dan disipasi daya berkurang.
Gambar 2.18 Pinout diagram dari driver motor stepper A3967
http://digilib.mercubuana.ac.id/
29
Translator pada A3967 adalah faktor yang dapat memudahkan untuk pengaturan motor stepper. Dengan memasukkan satu pulsa pada input langkah motor, maka motor dapat bergerak satu step (penuh, setengah, seperempat atau seperdelapan tergantung pada dua input logika). Tidak ada fase urutan tabel, garis kontrol frekuensi atau interface kompleks untuk program. Interface pada A3967 adalah pilihan yang sesuai untuk aplikasi dimana µP kompleks tidak tersedia atau kelebihan beban. Tabel 2.2 Translator pada A3967 Kondisi
Perintah
Penuh
LOW
LOW
Setengah
HIGH
LOW
Seperempat
LOW
HIGH
Seperdelapan
HIGH
HIGH
Perlindungan sirkuit internal meliputi thrmal shutdown dengan hysteresis, under-voltage lockout (UVLO) dan perlindungan crossovercurrent. Power-up sequencing khusus tidak diperlukan. Terdapat 24-pin SOIC dalam A3967, yang merupakan timbal (Pb) dengan 100% bebas berbahan timah pada kaki IC (leadframe plating). Empat pin yang menyatu secara internal untuk dispansi panas ditingkatkan. Pin tidak di-gound dan butuh isolasi.
http://digilib.mercubuana.ac.id/
30
Gambar 2.19 Driver motor stepper A3967
2.7
Power Suply Adaptor Power Supply Adaptor adalah suatu perangkat yang dapat melakukan penurunan tegangan listrik dari 220V AC menjadi 12V DC, 5V DC atau 3,3V DC. Yang digunakan disini yaitu 12V DC.
Gambar 2.20 Power Supply Adaptor
http://digilib.mercubuana.ac.id/
31
2.8 Module SD Card Transfer Shield SD card transfer shield merupakan alat penghubung SD card yang berukuran micro, yang berfungsi memindahkan data yang ditangkap arduino kepada SD card yang berukuran micro tersebut. Hal ini memungkinkan sistem untuk menambahkan penyimpanan dan data logging untuk menyimpan data sistem, sehingga data-data yang dihasilkan dari sistem yang kita buat dapat secara otomatis tersimpan dalam memory.
Gambar 2.21 SD card TF shield Gambar di bawah ini adalah konfigurasi pemasangan dari modul SD card TF shield yang akan dihubungkan pada arduino pro micro.
Gambar 2.22 Wirring SD card TF shield
http://digilib.mercubuana.ac.id/
32
2.9
Kabel Jumper Kabel jumper berguna untuk menghubungkan dari satu perangkat ke perangkat lainnya sehingga dapat menjadi perangkat yang utuh dalam satu pekerjaan yang terorganisir.
Gambar 2.23 Kabel Jumper 2.10
Mini Push Button Push Button adalah saklar tekan yang berfungsi sebagai pemutus atau penyambung arus listrik dari sumber arus ke beban listrik. Suatu sistem saklar tekan push button terdiri dari saklar tekan start, stop reset dan saklar tekan untuk emergency. Push button memiliki kontak NC (normally close) dan NO (normally open). Prinsip kerja Push Button adalah apabila dalam keadaan normal tidak ditekan maka kontak tidak berubah, apabila ditekan maka kontak NC akan berfungsi sebagai stop (memberhentikan) dan kontak NO akan berfungsi sebagai start (menjalankan) biasanya digunakan pada sistem pengontrolan
http://digilib.mercubuana.ac.id/
33
motor-motor induksi untuk menjalankan mematikan motor pada industriindustri. Push button dibedakan menjadi beberapa tipe, yaitu:
Tipe Normally Open (NO) Tombol ini disebut juga dengan tombol start karena kontak akan menutup bila ditekan dan kembali terbuka bila dilepaskan. Bila tombol ditekan maka kontak bergerak akan menyentuh kontak tetap sehingga arus listrik akan mengalir.
Tipe Normally Close (NC) Tombol ini disebut juga dengan tombol stop karena kontak akan membuka bila ditekan dan kembali tertutup bila dilepaskan. Kontak bergerak akan lepas dari kontak tetap sehingga arus listrik akan terputus.
Tipe NC dan NO Tipe ini kontak memiliki 4 buah terminal baut, sehingga bila tombol tidak ditekan maka sepasang kontak akan NC dan kontak lain akan NO, bila tombol ditekan maka kontak tertutup akan membuka dan kontak yang membuka akan tertutup.
Gambar 2.24 Mini Push Button
http://digilib.mercubuana.ac.id/