PIMPINAN CABANG MUHAMMADIYAH BELITANG MAJELIS PENDIDKAN DASAR DAN MENENGAH
KODE ETIK DAN TATA TERTIB PESERTA DIDIK
SMA MUHAMMADIYAH 1 BELITANG Jl. K.H. Ahmad Dahlan No. 458 Kauman, Pujorahayu Belitang Ogan Komering Ulu Timur Sumatera Selatan Telp. (0734) 451177 Email :
[email protected]
KATA PENGANTAR
Sekolah sebagai lembaga pendidikan berfungsi mendidik dan melatih serta membina generasi muda, sehingga tercipta suatu kondisi yang aman, tertib, disiplin, terampil, penuh suasana keakraban dan kekeluargaan SMA Muhammadiyah 1 Belitang sebagai salah satu lembaga pendidikan yang mengintegrasikan antara pendidikan agama dan ilmu pengetahuan, berupaya menetapkan suatu aturan berupa pedoman kehidupan sekolah bagi peserta didik untuk menciptakan kondisi dan situasi tersebut di atas. Dengan adanya pedoman ini diharapkan semua penyelenggara sekolah dapat memahami dan mentaati ketentuan yang telah disepakati bersama di SMA Muhammadiyah 1 Belitang, karena di dalam pedoman ini disamping berisi pedoman dalam bertindak dan bertingkah laku, juga berisi tugas dan kewajiban yang harus dipahami secara komprehensif. Berkenaan dengan hal tersebut, kepada peserta didik SMA Muhammadiyah 1 Belitang, dapat memahami dan melaksanakan pedoman tersebut. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk dan hidayah-Nya kepada kita semua. Amien.
Belitang, Juli 2015
KODE ETIK DAN TATA TERTIB PESERTA DIDIK SMA MUHAMMADIYAH 1 BELITANG BAB I KETENTUAN UMUM
(1) (2) (3)
(4) (5) (6)
(7)
(1) (2) (3)
(1) (2) (3) (4) (5)
Pasal 1 Kode etik adalah aturan norma atau etika yang wajib ditaati dan dilaksanakan oleh pelaksana kode etik dalam hal ini peserta didik SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Tata tertib adalah seperangkat peraturan yang wajib ditaati dan dilaksanakan oleh pelaksana tata tertib dalam hal ini peserta didik SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Peserta didik SMA Muhammadiyah 1 Belitang adalah anak usia SMA yang sehat jasmani dan rohani, terdaftar secara resmi dan mengikuti kegiatan belajar mengajar secara aktif di SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Pemantau adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali kelas, tenaga pendidik dan kependidikan SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Kewajiban pemantau adalah sebagai pengawas tata tertib dan menindaklanjuti secara konsisten, kontinyu dan bertanggung jawab. Kode Etik dan Tata Tertib Peserta Didik ini dibuat berdasarkan tujuan Pendidikan Muhammadiyah dan nilai-nilai yang dianut sekolah dan masyarakat sekitar, yang meliputi : nilai ketaqwaan, sopan santun, pergaulan, kedisiplinan dan ketertiban, kebersihan, kesehatan, kerapian, keamanan dan nilai-nilai yang mendukung kegiatan belajar yang efektif. Setiap Peserta Didik SMA Muhammadiyah 1 Belitang wajib melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam kode etik dan tata tertib secara konsekuen dan penuh kesadaran.
Dasar Pasal 2 Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan oleh Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Tujuan Pasal 3 Mengatur kehidupan siswa sehari-hari di sekolah sesuai tujuan Pendidikan Muhammadiyah dan Persyarikatan Muhammadiyah Mengatur sikap dan tingkah laku siswa sesuai Persyarikatan Muhammadiyah dan ajaran agama Islam Mewujudkan masyarakat sekolah sebagai masyarakat aman, tertib, terkendali dan kondusif Mewujudkan dan meningkatkan Visi dan Misi sekolah yang telah digariskan Mendorong kinerja komponen-komponen dan atau warga di sekolah agar lebih tertib, aman, termotivasi, dedikasi dan akuntabilitas yang tinggi serta disiplin yang kuat
BAB II HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA DIDIK
(1) (2) (3) (4)
(5) (6) (7)
Hak Peserta Didik Pasal 4 Mengikuti kegiatan belajar mengajar ( KBM ) dengan baik Berbuat sesuatu yang berguna untuk memajukan diri sendiri, sekolah maupun Organisasi Intra Sekolah yaitu Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler untuk mengembangkan bakat yang dimilikinya sesuai dengan kegiatan Ekstrakurikuler yang ada di SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Mendapatkan informasi, bimbingan, konsultasi atau perhatian dan perlindungan dari sekolah melalui wali kelas, BK, tenaga pendidik dan kependidikan SMA Muhammadiyah 1 Belitang secara adil. Memberikan saran dan kritik yang membangun terhadap kebijakan sekolah melalui jalur Organisasi Intra Sekolah / IPM dengan benar. Mendapatkan fasilitas yang layak sesuai kemampuan sekolah. Melakukan pembelaan terhadap dirinya atas tuntutan yang dikenakan tanpa ada intimidasi
Kewajiban Peserta Didik Akhlaq Pasal 5.a. (1) Mengucapkan salam dan berjabatan tangan terhadap teman, kepala sekolah, guru pegawai sekolah dan tamu serta orang lain apabila bertemu atau akan berpisah. (2) Menghormati sesama siswa, menghargai perbedaan latar belakang sosial budaya yang dimiliki oleh masing-masing teman baik di sekolah maupun di luar sekolah. (3) Menghormati dan bersikap sopan dan santun kepada Kepala Sekolah, guru, karyawan dan semua warga sekolah. (4) Berani menyampaikan sesuatu yang salah adalah salah dan menyatakan sesuatu yang benar adalah benar. (5) Bersikap jujur dan amanah dalam segala tindakan seperti tidak mencontek/menjiplak/plagiat saat ulangan, mengerjakan tugas, menyampaikan pesan/amanat baik dari orang tua, guru, teman atau orang lain sekalipun. (6) Menyampaikan pendapat secara sopan tanpa menyinggung perasaan orang lain. (7) Membiasakan diri mengucapkan terima kasih kalau memperoleh bantuan atau jasa dari orang lain. (8) Berani mengakui kesalahan yang terlanjur telah dilakukan dan meminta maaf apabila merasa melanggar hak orang lain atau berbuat salah kepada orang lain. (9) Menggunakan bahasa (kata) yang sopan dan beradab yang membedakan hubungan dengan orang yang lebih tua dan teman sejawat, serta tidak menggunakan kata-kata kotor, kasar, cacian, dan pornografi. (10) Tidak melakukan intimidasi, ancaman, permusuhan dan perkelahian baik dengan teman satu sekolah maupun siswa/orang lain di luar sekolah (11) Melaporkan setiap kejadian pelanggaran tata tertib yang menyangkut sopan santun pergaulan baik di sekolah maupun di luar sekolah.
(1)
(2) (3) (4)
Kehadiran Pasal 5.b. Sepuluh menit sebelum Kegiatan Belajar Mengajar jam pertama peserta didik sudah hadir di sekolah dan meninggalkan lingkungan sekolah paling lambat 30 menit sesudah kegiatan sekolah selesai, kecuali ada kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti sampai dengan pukul 15.30 WIB. Pada waktu masuk halaman dan di sekolah jaket harus dilepas kecuali dalam keadaan kurang sehat. Siswa yang datang terlambat boleh masuk mengikuti kegiatan belajar mengajar apabila mendapat ijin dari Guru Piket. Berada di dalam kelas pada jam-jam kegiatan belajar mengajar dan tetap berada di lingkungan halaman sekolah pada saat jam istirahat.
Pakaian Seragam Sekolah Pasal 5.c. Pakaian seragam SMA Muhammadiyah 1 Belitang terdiri dari seragam sekolah, seragam olah raga, seragam Pencak Silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah, seragam kegiatan ektrakulikuker dan seragam upacara dengan ketentuan sebagai berikut : A. Seragam Sekolah Seragam Putri 1. Hari Senin dan Selasa a. Baju putih lengan panjang tidak transparan/tidak ketat, panjang baju melampaui batas pinggul/memungkinkan untuk di masukkan ke dalam rok, badge IPM pada saku sebelah kiri, nama pada dada sebelah kanan, lokasi SMA Muhammadiyah 1 Belitang di lengan kanan dan badge SMA Muhammadiyah 1 Belitang di lengan kiri masing-masing berjarak 5 cm dari bahu. Memakai rompi abu-abu dengan; badge IPM pada dada sebelah kiri, nama pada dada sebelah kanan. Memakai dasi dengan logo SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Memakai topi dengan logo SMA Muhammadiyah 1 Belitang (pada saat upacara). b. Rok panjang abu-abu, panjang sebatas mata kaki. Posisi ban ikat pinggang tepat pada pusar/tidak boleh di bawah pinggang. c. Ikat pinggang hitam dengan logo SMA Muhammadiyah 1 Belitang. d. Jilbab putih dengan model jilbab sesuai dengan ketentuan sekolah, ujung jilbab dipanjangkan, tidak dikaitkan pada leher. e. Sepatu hitam tertutup, kaos kaki putih panjang tidak bermotif. Tidak diperkenankan menggunakan sepatu dengan hak tinggi, sepatu balet/ballerina atau sepatu sandal.
a.
2. Hari Rabu dan Kamis Baju batik SMA Muhammadiyah 1 Belitang lengan panjang, panjang baju melampaui batas pinggul/memungkinkan untuk di masukkan ke dalam rok, badge SMA Muhammadiyah 1 Belitang pada saku sebelah kiri, nama pada dada sebelah kanan.
b. c. d. e.
a. b. c. d.
a.
b. c. d. e.
Apabila baju baju batik SMA Muhammadiyah 1 Belitang belum tersedia menggunakan baju sebagaimana ketentuan hari senin dan selasa. Rok panjang coklat, panjang sebatas mata kaki. Posisi ban ikat pinggang tepat pada pusar/tidak boleh di bawah pinggang. Ikat pinggang hitam dengan logo SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Kerudung coklat dengan model jilbab sesuai dengan ketentuan sekolah, ujung jilbab dipanjangkan, tidak dikaitkan pada leher. Sepatu hitam tertutup, kaos kaki putih panjang tidak bermotif. Tidak diperkenankan menggunakan sepatu dengan hak tinggi, sepatu balet/ballerina atau sepatu sandal. 3. Hari Jumat Kaos olah raga sebagaimana model yang telah ditetapkan SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Celana training sebagaimana model yang telah ditetapkan SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Kerudung putih dengan model jilbab sesuai dengan ketentuan sekolah, ujung jilbab dipanjangkan, tidak dikaitkan pada leher. Sepatu hitam tertutup, kaos kaki putih panjang tidak bermotif. Tidak diperkenankan menggunakan sepatu dengan hak tinggi, sepatu balet/ballerina atau sepatu sandal. 4. Hari Sabtu Baju coklat pramuka lengan panjang, sesuai model pramuka penegak. Badge Logo OKU Timur dan kwarcab Belitang di pasang pada lengan sebelah kanan, jarak antara kedua badge 4 - 5 cm, nama pada dada sebelah kanan. Logo pandu dunia di pasang pada pada kerah sebelah kanan. Rok panjang sebatas mata kaki coklat. Posisi ban ikat pinggang tepat pada pusar/tidak boleh di bawah pinggang. Ikat pinggang hitam. Kerudung coklat dengan model jilbab sesuai dengan ketentuan sekolah, ujung jilbab dipanjangkan, tidak dikaitkan pada leher. Sepatu hitam tertutup, kaos kaki hitam panjang tidak bermotif. Tidak diperkenankan menggunakan sepatu dengan hak tinggi, sepatu balet/ballerina atau sepatu sandal.
B. Seragam Putra 1. Hari Senin dan Selasa a. Baju putih lengan pendek, , panjang baju melampaui batas pinggul/memungkinkan untuk di masukkan ke dalam celana, panjang lengan minimal 2 cm dari siku. badge IPM pada saku sebelah kiri, nama pada dada sebelah kanan, lokasi SMA Muhammadiyah 1 Belitang di lengan kanan dan badge SMA Muhammadiyah 1 Belitang di lengan kiri masing-masing berjarak 5 cm dari bahu. Memakai rompi abu-abu dengan; badge IPM pada dada sebelah kiri, nama pada dada sebelah kanan. Memakai dasi dengan logo SMA Muhammadiyah 1
b. c. d.
a.
b. c. d.
a. b. c.
a.
b. c. d.
Belitang. Memakai topi dengan logo SMA Muhammadiyah 1 Belitang (pada saat upacara). Celana panjang abu-abu, posisi ban ikat pinggang tepat pada pusar/tidak boleh di bawah pinggang, lebar celana panjang bagian bawah antara 17 cm s.d. 23 cm Ikat pinggang hitam dengan logo SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Sepatu hitam tertutup, kaos kaki putih, tidak diperkenankan menggunakan sepatu lars/sepatu tentara dan sepatu sandal. 2. Hari Rabu dan Kamis Baju batik SMA Muhammadiyah 1 Belitang lengan panjang/pendek, panjang baju melampaui batas pinggul/memungkinkan untuk di masukkan ke dalam celana, badge SMA Muhammadiyah 1 Belitang pada saku sebelah kiri, nama pada dada sebelah kanan. Apabila baju baju batik SMA Muhammadiyah 1 Belitang belum tersedia menggunakan baju sebagaimana ketentuan hari senin dan selasa. Celana panjang coklat, , posisi ban ikat pinggang tepat pada pusar/tidak boleh di bawah pinggang, lebar celana panjang bagian bawah antara 17 cm s.d. 23 cm. Ikat pinggang hitam dengan logo SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Sepatu hitam tertutup, kaos kaki putih panjang tidak bermotif, tidak diperkenankan menggunakan sepatu lars/sepatu tentara dan sepatu sandal 3. Hari Jumat Kaos olah raga sebagaimana model yang telah ditetapkan SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Celana training sebagaimana model yang telah ditetapkan SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Sepatu hitam tertutup, kaos kaki putih panjang tidak bermotif. Tidak diperkenankan menggunakan sepatu lars/sepatu tentara dan sepatu sandal 4. Hari Sabtu Baju coklat pramuka lengan pendek, panjang baju melampaui batas pinggul/memungkinkan untuk di masukkan ke dalam celana, Panjang lengan minimal 2 cm dari siku,sesuai model pramuka penegak, badge Logo OKU Timur dan kwarcab Belitang di pasang pada lengan sebelah kanan, jarak antara kedua badge 4 - 5 cm, nama pada dada sebelah kanan, logo pandu dunia di pasang pada dada sebelah kanan di atas tanda nama. Celana panjang coklat, posisi ban ikat pinggang tepat pada pusar/tidak boleh di bawah pinggang, lebar celana panjang bagian bawah antara 17 cm s.d. 23 cm. Ikat pinggang hitam dengan logo SMA Muhammadiyah 1 Belitang. Sepatu hitam tertutup, kaos kaki hitam panjang tidak bermotif. Tidak diperkenankan menggunakan sepatu lars/sepatu tentara dan sepatu sandal
B. Pakaian Olah Raga Semua siswa dalam berolah raga wajib menggunakan pakaian olah raga sesuai ketentuan sekolah. C. Pakaian Pencak Silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah
Semua semua peserta didik wajib menggunakan pakaian pencak silat sesuai ketentuan ortom Tapak Suci Putra Muhammadiyah. D. Pakaian Ektrakulikuler Setiap mengikuti kegiatan ektrakulikuler, peserta didik wajib menggunakan seragam sesuai jenis kegiatan ektrakulikuler yang diikuti. E. Pakaian Upacara Semua semua peserta didik wajib menggunakan pakaian sesuai ketentuan pelaksanaan upacara
Pasal 2.d. RAMBUT, KUKU, MAKE UP, ASSESORIS A. Siswa Putri 1. Rambut tidak terurai sehingga keluar dari jilbab, tidak dicat. 2. Kuku dipotong pendek, tidak dicat 3. Tidak ber make-up dan memakai perhiasan yang berlebihan B. Siswa Putra 1. Rambut dipotong rapi, tidak menyentuh alis mata, telinga dan tengkuk, serta tidak dicat. 2. Kuku dipotong pendek, tidak dicat 3. Tidak memakai assesoris (gelang, kalung, subang, anting, rantai dll) 4. Tidak bertato.
1. 2. 3.
4.
BAB III KEGIATAN PESERTA DIDIK Pasal 1 KEGIATAN PROSES BELAJAR MENGAJAR Kegiatan Belajar Mengajar dimulai pukul 06.45 s.d. 12.15 WIB, diawali dengan kegiatan peningkatan keimanan dan ketaqwaan (IMTAQ) selama sepuluh menit. Wajib mengikuti semua kegiatan belajar mengajar sejak jam pertama hingga jam terakhir, serta pulang secara bersama-sama setelah tanda bel pelajaran terakhir dibunyikan. Siswa yang tidak mengikuti KBM : a. Sakit atau ada keperluan lain selama 1 s.d 2 hari, maka orang tua / wali wajib memberitahukan kepada pihak sekolah b. Sakit selama lebih dari 3 hari, wajib melampirkan surat keterangan dari dokter c. Keperluan lain selama lebih dari 2 hari, maka orang tua / wali wajib hadir ke sekolah untuk mengurus perizinannya melalui wali kelas Siswa yang terpaksa meninggalkan KBM : a. Sakit harus mendapatkan izin dari guru pengajar dan piket b. Keperluan keluarga harus mendapatkan izin dari guru pengajar dan piket dengan membawa surat keterangan dari pihak orang tua siswa c. Keperluan yang berkaitan dengan kegiatan sekolah harus mendapatkan izin dari guru pengajar, piket dan Pembina kegiatan. d. Dijemput sebelum jam pelajaran sekolah selesai, penjemput wajib melapor kepada guru piket dan menyerahkan foto coppy kartu identitas penjemput.
5. Siswa hanya boleh menerima tamu pada jam istirahat dengan ijin Guru Piket kecuali ada keperluan yang sangat mendesak. 6. Setiap siswa wajib mengikuti seluruh mata pelajaran dengan ketentuan ; a. Kehadiran minimal 85% dari hari efektif belajar. b. Harus menyelesaikan tugas dan ulangan yang ditentukan oleh guru. c. Memperoleh nilai tuntas seluruh mata pelajaran 7. Setiap siswa wajib menyelesaikan tugas yang diberikan guru/sekolah sesuai ketentuan yang ditetapkan 8. Setiap siswa wajib mengikuti proses belajar mengajar dengan rajin, tekun dan sungguhsungguh
1. 2. 3. 4. 5.
Pasal 2 KEGIATAN KEAGAMAAN Mengikuti kegiatan keagamaan Islam yang diadakan sekolah. Mengikuti kegiatan peningkatan keimanan dan ketaqwaan yang diadakan sekolah. Mengikuti sholat berjamaah yang diprogramkan sekolah (Dzuhur, Jum’at, dll). Peserta didik putri wajib mengikuti kegiatan pengajian keputrian pada hari Jum’at. Mengikuti kegiatan pengajian kelas/IPM.
Pasal 3 EKSTRAKURIKULER dan PENGEMBANGAN DIRI 1. Wajib mengikuti ekstrakurikuler/Pengembangangan Diri sekurang-kurangnya satu jenis Kegiatan Ekstrakurikuler /Pengembangan Diri bagi siswa kelas X dan klas XI 2. Wajib mengikuti kegiatan lain yang ditentukan oleh sekolah.
Pasal 4 KEBERSIHAN, KEKELUARGAAN, KEAMANAN, KETERTIBAN, KEINDAHAN DAN KERINDANGAN (6K) 1. Setiap kelas dibentuk Tim Piket Kelas yang secara bergiliran bertugas : a. Membersihkan lantai dan dinding serta merapikan bangku-bangku sebelum dan sesudah jam pelajaran, pada saat istirahat panjang dan usai jam belajar. b. Mempersiapkan sarana dan prasarana pembelajaran, misalnya; mengambil spidol, membersihkan papan tulis, dan media belajar lain yang diperlukan. c. Melengkapi dan merapikan hiasan dinding kelas, seperti bagan struktur organisasi, buku absensi dan hiasan lainnya. d. Memasang taplak meja guru dan hiasan bunga. e. Menulis buku absensi kelas f. Melaporkan kepada guru piket tentang tindakan–tindakan pelanggaran di kelas yang menyangkut kebersihan dan ketertiban kelas, misalnya : coret-coret, berbuat gaduh (ramai) atau merusak benda-benda yang ada di kelas g. Mengingatkan guru yang mengajar untuk mengisi buku monitoring kelas h. Melaporkan kepada piket bila guru yang bertugas mengajar belum hadir di kelas.
2. Setiap siswa harus menjaga suasana belajar yang aman, tenang dan tertib baik di kelas, laboratorium dan perpustakaan serta tempat lain di sekolah. 3. Setiap siswa membiasakan menjaga kebersihan ruang kelas, masjid, kamar kecil/toilet, halaman sekolah, taman, dan lingkungan sekolah. 4. Setiap siswa membiasakan membuang sampah pada tempat yang telah ditentukan 5. Setiap siswa menjaga suasana ketenangan belajar baik di kelas, perpustakaan, laboratorium, maupun di tempat lain di lingkungan sekolah. 6. Setiap siswa mentaati jadwal kegiatan sekolah (disiplin waktu belajar), seperti tepat waktu masuk kelas, penggunaan dan peminjaman buku di perpustakaan, penggunaan laboratorium dan sumber belajar lainnya. 7. Mengatur sepeda/sepeda motor di tempat parkir sekolah secara teratur dan rapi serta dikelompokan sesuai tempat parkir yang telah ditentukan. 8. Setiap siswa wajib menegur/mengingatkan siswa/siswi lain yang tidak menjaga kebersihan, tidak disiplin dan tidak tertib.
Pasal 5 UPACARA BENDERA DAN PERINGATAN HARI-HARI BESAR 1. Upacara bendera (hari Senin atau hari besar nasional) a. Setiap siswa wajib mengikuti upacara bendera dengan pakaian seragam yang telah ditentukan sekolah b. Setiap siswa wajib mengikuti upacara dengan tertib dan disiplin c. Setiap siswa harus melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggungjawab apabila mendapatkan kepercayaan sebagai petugas upacara bendera 2. Peringatan hari-hari besar a. Setiap siswa wajib mengikuti upacara peringatan hari-hari besar nasional seperti Hari Kemerdekaan, Hari Pendidikan Nasional, dll, dengan tertib, penuh disiplin dan bertanggungjawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku b. Setiap siswa wajib mengikuti upacara peringatan hari-hari besar Perserikatan seperti Milad Muhammadiyah dengan tertib, disiplin dan rasa tanggungjawab.
Pasal 6 ORGANISASI SISWA 1. Satu-satunya organisasi siswa yang diakui sah keberadaannya di sekolah adalah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) 2. Setiap peserta didik adalah anggota IPM, yang masa keanggotaannya berlaku selama yang bersangkutan masih menjadi peserta didik SMA Muhammadiyah 1 Belitang.
Pasal 7 ADMINISTRASI SEKOLAH 1. Menyelesaikan administrasi pendataan dan keuangan yang telah ditetapkan tepat waktu. 2. Meminjam dan mengembalikan buku-buku perpustakaan sesuai dengan ketentuan yang ditentukan oleh Perpustakaan. 3. Memanfaatkan sarana dan prasarana sekolah secara benar sesuai dengan pengunaannya.
1. 2. 3. 4.
BAB IV PENGHARGAAN, LARANGAN DAN SANKSI Pasal 1 PENGHARGAAN Peserta didik yang mempunyai prestasi akademik diberikan beasiswa setiap semester yang besarnya sesuai dengan kemampuan sekolah/perserikatan. Peserta didik yang mempunyai prestasi di bidang non akademik diberikan beasiswa pembinaan prestasi yang besarnya sesuai dengan kemampuan sekolah/perserikatan. Peserta didik dari keluarga kurang mampu diberikan beasiswa pendidikan yang besarnya sesuai dengan kemampuan sekolah/perserikatan. Peserta didik penerima beasiswa ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah antara Kepala Sekolah, wali kelas, pembina pengembangan diri dan majelis dikdasmen dengan mempertimbangkan syarat dan ketentuan penerima beasiswa.
Pasal 2 LARANGAN Peserta didik dilarang : 1. Meninggalkan pelajaran/sekolah pada jam efektif tanpa ijin guru piket. 2. Berada diluar kelas pada pergantian jam pelajaran 3. Menggunakan fasilitas dan atau tempat-tempat tertentu di sekolah untuk kegiatan pribadi pada waktu pulang sekolah 4. Membawa rokok dan atau merokok di dalam sekolah atau di luar sekolah saat masih berseragam sekolah atau ada acara kegiatan di luar jam sekolah. 5. Membawa, memakai, menyimpan, mengedarkan minuman keras, narkotika, obat psikotropika, obat terlarang lainnya, VCD porno, bacaan atau gambar porno. 6. Membuat keonaran atau berkelahi baik perseorangan maupun kelompok baik di sekolah atau di luar sekolah. 7. Membawa barang yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan sekolah, seperti senjata tajam, peralatan judi atau alat-alat lain yang membahayakan keselamatan orang lain. 8. Mengotori lingkungan sekolah berupa corat-coret, membuang sampah tidak pada tempatnya, merusak iventaris sekolah / perserikatan atau hal lain yang tidak semestinya. 9. Berbicara kotor, mengumpat, menghina, atau menyapa antar sesama siswa atau warga sekolah dengan kata sapaan atau panggilan yang tidak senonoh. 10. Pacaran, berbuat asusila, hamil atau menghamili diluar nikah, dan melaksanakan pernikahan selama masih menjadi siswa/siswi SMA Muhammadiyah 1 Belitang. 11. Melakukan pencurian, menyembunyikan, memindahtangankan barang milik orang lain serta melindungi pencuri. 12. Membuat, menyebarkan berita yang tidak benar yang dapat merusak nama baik sekolah baik disengaja atau tidak disengaja 13. Menyalahgunakan, mengambil, atau meminta dengan paksa berupa uang atau barang orang lain atau milik sekolah. 14. Melakukan intimidasi terhadap siswa lain sehingga menimbulkan rasa tidak aman atau ketakutan
15. Membawa Handphone (HP) ke sekolah. 16. Menyelenggarakan kegiatan tanpa sepengetahuan/seijin sekolah. 17. Berlaku tidak sopan atau menghina atau membangkang, melawan terhadap Kepala Sekolah, Tenaga Pendidik dan Kependidikan. 18. Melakukan kecurangan memalsukan identitas atau tanda tangan Kepala Sekolah, Tenaga Pendidik dan Kependidikan serta orang lain untuk kepentingan pribadi atau kelompok.
Pasal 3 TAHAPAN SANKSI Apabila siswa tidak mentaati kewajiban – kewajiban dan melanggar larangan-larangan seperti tersebut di atas , maka akan diberikan Sanksi oleh sekolah dengan tahapan : 1. Peringatan secara lisan dan penindakan secara langsung Diberlakukan bagi siswa yang melanggar tata tertib peserta didik yang bersifat Katagori Ringan. Penindakan langsung dapat berupa hukuman pembinaan yang bersifat mendidik. 2. Peringatan secara tertulis. Diberlakukan bagi siswa yang melanggar tata tertib peserta didik yang bersifat Pembinaan Awal yaitu yang tidak mengindahkan peringatan secara linsan dan penindakan secara langsung sebanyak 3 kali Peringatan tertulis berupa : a.Surat pemberitahuan kepada orang tua / wali b.Surat pernyataan / janji siswa yang diketahui oleh orang tua / wali. 3. Pemanggilan orang tua / wali peserta didik Diberlakukan bagi siswa yang melanggar tata tertib peserta didik yang bersifat pembinaan bersama dengan ketentuan : a. Telah melalui dua tahapan pembinaan sebagaimana tersebut diatas b. Melakukan pelanggaran berkatagori berat atau yang akan berdampak negatip. Pemanggilan orang tua / wali peserta didik yang bersifat mendesak dapat dilakukan melalui telpon atau sarana komunikasi lainnya. 4. Skorsing tidak boleh mengikuti pelajaran. Diberlakukan bagi siswa yang melanggar tata tertib peserta didik yang bersifat peringatan Keras. 5. Dikembalikan kepada Orang tua / wali. Diberlakukan bagi siswa yang melanggar tata tertib peserta didik yang bersifat dengan Kategori berat 6. Dikeluarkan dari sekolah dengan tidak hormat Diberlakukan bagi siswa yang melanggar tata tertib peserta didik yang bersifat dan kategori amat sangat berat.
No. 1.
2.
3.
4.
5.
Pasal 4 SANKSI PELANGGARAN Bentuk Pelanggaran Sanksi dan Penanganan Keterlambatan a. Terlambat kurang 10 menit Tadarus/hafalan surat-surat pendek. b. Terlambat 15 menit Tadarus/hafalan surat-surat pendek dan melakukan kegiatan kebersihan lingkungan. c. Terlambat lebih dari 15 menit Tadarus/hafalan surat-surat pendek dan melakukan kegiatan kebersihan lingkungan serta tidak diperbolehkan mengikuti pelajaran jam pertama d. Sering terlambat Pemanggilan orang tua Ketidakhadiran Tanpa Keterangan (Alpha) a. 1 s.d. 3 x Diberi teguran secara lisan dan diberikan bimbingan oleh Wali kelas dan guru piket memberikan sanksi/tugas kepada siswa yang bersangkutan. b. Lebih dari 3 x Diberikan teguran tertulis, guru piket memberikan sanksi/tugas kepada siswa yang bersangkutan, orang tua siswa diundang ke sekolah untuk memecahkan masalah bersama guru BP/BK, wali kelas dan waka kesiswaan/kepala sekolah. c. Tidak masuk 15 hari tanpa Orangtua dipanggil dan dinyatakan Tidak keterangan selama satu tahun Naik Kelas/Dikeluarkan pelajaran Keluar kelas pada waktu pergantian Ditegur oleh guru piket, dan diijinkan jam pelajaran atau setelah istirahat masuk setelah mendapatkan sanksi/tugas tanpa ijin guru yang mengajar. dari guru piket dan guru bidang studi. Tidak memakai atribut sekolah a. Badge atau lokasi sekolah Point a s.d. c Ditegur dan diminta untuk b. Dasi memakai/membeli dan memasang lagi. c. Topi (saat upacara) Seragam sekolah a. Ikat pinggang tidak sesuai ketentuan Point a dan. c Ditegur, diperingatkan, diambil/disita b. Sepatu tidak sesuai ketentuan c. Kaos kaki tidak sesuai ketentuan Point d dan e d. Pakaian seragam dicoret-coret e. Pakaian seragam dirobek/dijahit Ditegur dan disuruh ganti pakaian tidak sesuai dengan ketentuan f. Baju seragam di keluarkan Ditegur dan diminta untuk dimasukkan/rapikan
6.
7.
8.
9.
10.
g. Sengaja memakai seragam yang Ditegur dan disuruh ganti pakaian tidak sesuai dengan harinya atau yang warnanya tidak sesuai dengan warna yang ditetapkan sekolah h. Lengan baju digulung / Kancing Ditegur dan diminta untuk merapikan baju lengan panjang yang dilepas Asesoris a. Memakai Barang–barang tersebut diambil dan gelang/kalung/anting/cincin mas/ tidak dikembalikan rantai bagi siswa putra b. Berkuku panjang/ kuku diberi Langsung dipotong/ dirapikan warna-warni c. Anggota bagian tubuh tertentu Orang tua dipanggil/diundang ke sekolah, ditindik, diberi assesoris dan peringatan ditato. d. Mengenakan sepatu sandal e. Mengenakan tas yang di coret- Ditegur dan disuruh ganti coret Membawa barang-barang tanpa rekomendasi dari guru terkait a. Kaset atau LD atau CD Diambil/disita dan dikembalikan melalui orang tua b. Gitar atau radio/ walkman Diambil/disita dan dikembalikan melalui orang tua c. HP/Handphone Diambil/disita dan tidak dikembalikan (HP yang disita akan dilelang saat pembagian rapor mid semester/semester Membawa atau me-nyimpan atau menge-darkan atau memper-gunakan atau menghisap atau meminum baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. a. Rokok Butir a s/d e : b. Minuman beralkohol • Barang-barang tersebut disita dan tidak dikembalikan c. Obat-obatan terlarang d. Gabar/Buku/komik/maja• Memanggil orangtua yang lah/CD/LCD porno bersangkutan e. Alat-alat lain yang tidak berkaitan • Skorsing dengan KBM, seperti mainan, • Dikeluarkan dari sekolah pemukul, senjata tajam. • Pada kondisi tertentu dapat diserahkan kepada pihak yang berwajib Berjudi Pemanggolan orang tua, yang bersangkutan dan dikenakan sanksi khusus yang ditentukan oleh dewan guru sesuai dengan aturan tata tertib sekolah atau dapat diskorsing atau dikeluarkan dari sekolah Mencuri Mengembalikan atau mengganti barang yang dicuri
11.
12.
Merusak barang orang lain atau fasilitas sekolah
Berkelahi baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah
13.
Berbuat keonaran atau melakukan perbuatan kriminal/asusila (baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah) yang dapat mengakibatkan citra jelek sekolah
1. 2.
3. 4. 5.
Pemanggilan orangtua Dikenakan sanksi khusus yang ditentukan oleh dewan guru Diskorsing/lansung dikeluarkan dari sekolah Mengganti atau memperbaiki barang yang dirusak Pemanggilan orang tua Kedua pihak dihukum, yang memulai berkelahi lebih dahulu mendapat hukuman lebih berat Pemanggilan orangtua dan sanksi khusus yang ditentukan oleh dewan guru Diskorsing atau dikeluarkan dari sekolah Pemanggilan orangtua Membuat pernyataan yang diketahui oleh orangtua, wali kelas dan kepala sekolah Sanksi ditentukan oleh dewan Guru dan Perserikatan Skorsing/Dikeluarkan dari sekolah Sanksi disesuaikan dengan beratnya pelanggaran
Pasal 5.a. PENANGANAN KASUS PELANGGARAN Setiap guru / karyawan berhak melakukan Peringatan secara lisan dan penindakan langsung kepada setiap siswa yang melakukan pelanggaran kode etik dan tata tertib peserta didik. Setiap guru / karyawan yang telah melakukan Peringatan secara lisan dan penindakan langsung terhadap siswa , untuk segera melaporkan kepada Wali Kelas / guru BP/BK berkaitan dengan pelanggaran tata tertib peserta didik yang dilakukan oleh siswa untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Peringatan secara tertulis diberikan oleh sekolah dilengkapi dengan data pelanggaran yang telah dilakukan siswa. Pemanggilan orang tua / wali peserta didik yang melakukan pelanggaran dilakukan oleh Wali Kelas atau BP/BK dan diketahui oleh Kepala Sekolah. Dalam hal sanksi berat dan sangat berat siswa Dikembalikan kepada Orang tua / wali dan Dikeluarkan dari sekolah tidak dengan hormat dilakukan setelah melalui rapat dewan guru.
Pasal 5.b. PENANGANAN KASUS PRIBADI 1. Kasus pribadi dimaksudkan sebagai kasus bukan bersifat pelanggaran Kode Etik dan Tata Tertib peserta didik
2. Penanganan dilakukan oleh Wali Kelas , Guru BP/BK dan orang tua / wali peserta didik BAB V PENUTUP 1. Kode etik dan tata tertib ini mengikat peserta didik SMA Muhammadiyah 1 Belitang. 2. Setiap peserta didik secara sungguh-sungguh menghayati, mengamalkan serta menjunjung tinggi kode etik dan tata tertib ini serta qoidah perguruan Muhammadiyah. 3. Kode etik dan tata tertib ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan. 4. Hal-hal yang belum diatur pada Peraturan Kepala Sekolah ini akan diatur kemudian
Ditetapkan di : Belitang Tanggal : 15 Juli 2013 Kepala Sekolah
SUSILO WALUYO, S.Pd. NBM. 1065625