B B TK L! P P Surabaya ! B B TK L P P Surabaya !
rabaya
!
!
B B TK L P P Surabaya
B B TK L P P B B TK L P P Surabaya B B TK L P P Surabaya ! Surabaya
!
!
B B TK L P P Surabaya
B B TK L P P
!
B B TK L P P Surabaya
!
! !
B B TK L P P Surabaya rabaya
B B TK L P P Surabaya
B B TK L P P B B TK L P P Surabaya B B TK L P P Surabaya Surabaya
!
B B TK L P P
!
! !
B B TK L P P Surabaya !
!
KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PENGENDALIAN PENYAKIT DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN
BALAI BESAR TEKNIK KESEHATAN LINGKUNGAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT SURABAYA B B TKJl.LSidoluhur P P Surabaya 12, Surabaya Telp. (031) 3540189, Fax.(031) 3528847, E-mail :
[email protected]
B B TK L P P Surabaya
!
!
KATA PENGANTAR
Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) Satuan kerja BBTKLPP Surabaya tahun 2014 merupakan penjabaran lebih lanjut dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) memuat pokok-pokok kegiatan yang mencerminkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsi serta peran BBTKLPP Surabaya yaitu melaksanakan surveillans epidemiologi, kajian dan penapisan teknologi, laboratorium rujukan, kendali mutu, kalibrasi, pendidikan dan pelatihan, pengembangan model dan teknologi tepat guna, kewaspadaan dini, dan penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) di bidang pengendalian penyakit dan kesehatan lingkungan serta kesehatan
matra.
BBTKLPP
Surabaya
juga
bertugas
memperkuat
Provinsi
dan
Kabupaten/Kota dalam pengelolaan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Liingkungan. Menyadari kompleks dan luasnya permasalahan yang dihadapi, BBTKLPP Surabaya senantiasa membangun kemitraan dan jejaring kerja dengan semua pihak terkait, pengikutsertaan peran masyarakat dan institusi pendidikan juga
menjadi bagian penting
pengelolaan program. Berbagai tantangan dan peluang yang ada merupakan modal untuk pencapaian tujuan dan sasaran strategis sebagaimana termuat dalam rencana operasional kegiatan pada tahun 2014. Kami sangat mengharapkan dukungan, sinergi dan kerjasama dengan instansi vertikal terkait, dan seluruh satuan kerja SKPD, Provinsi, Kabupaten/Kota serta mitra terkait dalam pelaksanaan kegiatan tahun 2014. Semoga Tuhan YME, senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya. Amin. Januari 2014 Kepala BBTKLPP Surabaya
Zainal I Nampira NIP. 196001021980101001
!"#$"%&'('& ! "!
#$%$&!'()$*$+,!-------------------------------------------.!
"".!!!!!!!!!!!/$0$&!!12*23--------------------------------------------.!!!!
4(&05$6$+!4()$*0$+$$+!--------------------------------------..!
?!
"7.!
4()$*0$+$$+!---------------------------------------------!
?!
!
4&8,&$3!4(+,(+9$)5$+!4(+:$*5%!9$+!4(+:(;$%$+!#5+,*2+,$+----------------!
?!
!
<.!
=2>2$+!4&8,&$3-------------------------------------!
C!
!
?.!
1$05)@A2%B83(-------------------------------------!
C!
!
C.!
"+95*$%8&!D5+(&>$!E%$3$!4&8,&$3---------------------------!
F!
!!!!!!!!!!!!!!F.!!!!!!!!!!!!"+95*$%8&!D5+(&>$!D(,5$%$+!-------------------------------.!
F!
!!!!!!!!!!!!!!!G.!!!!!!!!!!!"+95*$%8&!D5+(&>$!HH=D#!44!I2&$'$:$!------------------------..!
F!
7.!!!!!!!!!!!D(,5$%$+!48*8*!HH=D#!44!I2&$'$:$!=$;2+!?J
G! ! !<.!DKL"M=MN!/EDENLMN!OMNMPKOKN!/MN!4K#MDIMNMMN!=ELMI!=KDN"I!#M"NNQM! F! 4M/M!4RALRMO!4KNLKN/M#"MN!4KNQMD"=!/MN!4KNQK1M=MN!#"NLDENLMN!------!!!!!!!!!!!!!! ! ?.!4KOH"NMMN!IER7K"#MNIS"OEN"IMI"S!DMRMN="NMS!/MN!DKIK1M=MN!OM=RM!-----! F! 3. 4KNLKN/M#"MN!4KNQMD"=!HKRIEOHKR!H"NM=MNL!--------------------! U! 4. 4KNLKN/M#"MN!4KNQMD"=!OKNE#MR!#MNLIENL!---------------------! <J! !!!!!!!!!!!!!!!G.!4KNLKN/M#"MN!4KNQMD"=!="/MD!OKNE#MR!------------------------..! <
+!9$+!4()$68&$+------------------------------------! ! ! ! )"*+'%",&
!
?!!!!!!!!!!!PM/WM#!=KN=M="7K!!4K#MDIMNMMN!DKL"M=MN!!
!
C!
!RKNVMNM!4KNMR"DMN!MNLLMRMN!XR4M!
!
F!
RKNVMNM!!EOEO!4KNLM/MMN!HMRMNL!/MN!PMIMY!!
!
! ! ! ! "#!!
!"#$%#%&'"()%*%#&&
+,&&&&&&&!"#$%#%&-"#%!)'%#&%#((%!%#&.!-%/&& 0,&&
1%23%4&*"#*%*)5"&&-"4%'6%#%%#&'"()%*%#&
7,&&
!"#$%#%&&8989&-"#(%2%%#&:%!%#(&2%#&1%6%&&
& !
I. LATAR BELAKANG
Dalam rangka pelaksanaan program dan anggaran yang tercantum dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) TA. 2014, perlu diterbitkan Petunjuk Operasional Kegiatan
(POK)
sebagai
pedoman
dan
petunjuk
bagi
pengelola
dan
pelaku/pelaksana/pengelola dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. Petunjuk Operasional Kegiatan merupakan dokumen yang tidak terpisahkan dengan DIPA, sehingga dalam pelaksanaan program dan anggaran yang tercantum dalam DIPA TA.2014 harus mengikuti peraturan, kebijakan dan kaidah-kaidah yang tercantum dalam POK. BBTKLPP Surabaya mempunyai tugas melaksanakan surveilans epidemiologi, kajian dan penapisan teknologi, laboratorium rujukan, kendali mutu, kalibrasi, pendidikan dan pelatihan, pengembangan model dan teknologi tepat guna, kewaspadaan dini dan penanggulangan kejadian luar biasa (KLB) di bidang pemberantasan penyakit menular dan kesehatan lingkungan serta kesehatan matra. Dalam melaksanakan tugas tersebut, BBTKLPP melaksanakan fungsi : a. Pelaksanaan surveilans epidemiologi, b. Pelaksanaan analisis dampak kesehatan lingkungan (ADKL) c. Pelaksanaan laboratorium rujukan d. Pelaksanaan pengembangan model dan teknologi tepat guna e. Pelaksanaan uji kendali mutu dan kalibrasi f.
Pelaksanaan
penilaian
dan
respon
cepat,
kewaspadaan
dini
dan
penanggulangan KLB/wabah dan bencana g. Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan h. Pelaksanaankajian dan pengembangan teknologi pemberantasan penyakit menular, kesehatan lingkungan dan kesehatan matra i.
Pelaksanaan ketatausahaan dan kerumahtanggaan BBTKLPP.
II. DASAR HUKUM 1. Undang-undang Nomor 36 tahun 2010 tentang Kesehatan 2. Peraturan Presiden nomor 5 tahun 2010 tentang RPJMN tahun 2010 – 2014. 3. Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta Juknisnya 4. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.06/2005, tentang Pedoman Pembayaran dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 "
!"
5. Peraturan Menteri Kesehatan nomer HK.03.01/60.1/2010 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan 2010 – 2014. 6. Kementerian Kesehatan RI no. 473/Menkes/SK/XII/2013 tentang Penetapan KPA di lingkungan Kementerian Kesehatan. 7. RAK BBTKL PP Surabaya tahun 2010 – 2014 8. Surat Penetapan DIPA tahun anggaran nomer. SP.DIPA-024.05.2.560127/2014. . III. PERSIAPAN PELAKSANAAN 1. Pertemuan Perencanaan Kegiatan tahun 2014 yang melibatkan Dinas Kesehatan propinsi, Kab/kota, Lintas Sektor ( BMKG, BPBD, POLANTAS ), dan mitra terkait dalam rangka menerima masukan perencanaan program kegiatan BBTKL PP Surabaya. Hasil pertemuan diperoleh kesepakatan aksebilitas lokasi kegiatan, penentuan sasaran kegiatan dan waktu pelaksanaan kegiatan. 2. Ruang lingkup POK a.
Ruang lingkup kegiatan
b.
Prosedur pelaksanaan kegiatan
c.
Waktu pelaksanaan
d.
Rencana Umum Pengadaan
e.
Rencana Penyerapan Anggaran
f.
Pelaporan
IV. PELAKSANAAN KEGIATAN BBTKLPP Surabaya merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit
dan Penyehatan Lingkungan. Sesuai dengan tugas dan
fungsinya BBTKLPP Surabaya melaksanakan program PP dan PL. IV.1. Tujuan Program Tujuan yang akan dicapai oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dalam periode 2010-2014 melalui pelaksanaan Program Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan adalah: Terselenggaranya pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan secara berhasil guna dan berdaya guna dalam mendukung pencapaian derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 "
!"
IV.2. Hasil/Outcome Program Berdasarkan tujuan di atas, ditetapkan hasil/outcome jangka menengah yang akan dicapai
oleh
Direktorat
Jenderal
Pengendalian
Lingkungan dalam periode 2010-2014
Penyakit
adalah “menurunnya
dan
Penyehatan
angka kesakitan,
kematian dan kecacatan akibat penyakit. IV.3. Indikator Kinerja Utama Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Indikator Kinerja Utama Program PP dan PL terdapat 15 Indikator, 7 indikator diantaranya merupakan indikator kinerja utama yang akan dicapai program kegiatan BBTKLPP Surabaya tahun 2014 adalah sebagai berikut: 1) Angka Kesakitan Penderita DBD Per 100.000 Penduduk 2) Prevalensi Kasus HIV 3) Jumlah Desa yang Melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 4) Persentase
propinsi
yang
melakukan
pembinaan
pencegahan
dan
penanggulangan penyakit menular (SE,Deteksi dini,KIE,dan tata laksana) 5) Angka Kematian Diare (CFR) Pada Saat KLB 6) Persentase (%) Provinsi yang Memiliki Perda Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) 7) Persentase (%) Provinsi yang Melakukan Pembinaan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Tidak Menular (SE, Deteksi Dini, Kie dan Tata Laksana ). . IV.4. Indikator Kinerja Kegiatan Indikator Kinerja Kegiatan Program PP dan PL berdasar Renja KL Kementerian Kesehatan 2010-2014 yang akan dicapai BBTKLPP Surabaya pada tahun 2014 meliputi : 1. Pembinaan Surveilans,Imunisasi, Karantina, dan Kesehatan Matra IKK : 1. Persentase penanggulangan KLB < 24 jam. 2. Persentase terlaksananya penanggulangan faktor risiko dan pelayanan kesehatan pada wilayah kondisi matra 2. Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang IKK : 1. Angka Kesakitan Penderita DBD Per 100.000 Penduduk 2. Angka Penemuan Kasus Malaria Per 1000 Penduduk 3. Prosentase kasus zoonosa yang ditemukan, ditangani sesuai standar
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 "
!"
3. Pengendalian Penyakit Menular Langsung IKK : Persentase penduduk usia 15 tahun ke atas menurut pengetahuan tentang HIV dan AIDS 4. Pengendalian Penyakit Tidak Menular IKK : Persentase (%) Provinsi Yang Melakukan Pembinaan Pencegahan dan penanggulangan Penyakit Tidak Menular (SE, deteksi dini, KIE dan penanganan ) 5. Penyehatan Lingkungan IKK : 1. Persentase (%) Penduduk yang Memiliki Akses Terhadap Air Minum berkualitas 2. Persentase (%) Kualitas Air Minum yang Memenuhi Syarat 6. Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas teknis lainnya pada program Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan IKK : Jumlah UPT vertikal yang ditingkatkan sarana dan prasarananya IV.5. Indikator Kinerja BBTKLPP Surabaya Kepmenkes No.266/MENKES/SK/III/2004 Sesuai dengan tugas pokok fungsi dan peran BBTKLPP, maka BBTKLPP
diarahkan
agar
mampu
melaksanakan
fokus utama
surveilans
berbasis
laboratorium. Adapun indikator pencapaian hasil pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut: 1. Jumlah kegiatan penilaian dan respon cepat penanggulangan kejadian luar biasa sebanyak 10 kejadian. 2. Jumlah
kegiatan
advokasi
kegiatan
surveilans
epidemiologi
berbasis
laboratorium sebanyak > 40 kali. 3. Jumlah kegiatan jejaring epidemiologi dalam rangka pengamatan faktor risiko penyakit potensial wabah, penyakit menular/ tidak menular dan penyehatan lingkungan sebanyak > 120 kali. 4. Jumlah kajian dan atau evaluasi dampak kesehatan lingkungan, dengan timbulnya risiko gangguan kesehatan masyarakat sebanyak > 120 kajian dan atau evaluasi. 5. Jumlah Kajian dan atau evaluasi pengendalian penyakit dan faktor risikonya sebanyak > 28 kajian dan atau evaluasi.
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 "
!"
6. Jumlah Uji laboratorium penyakit potensial wabah, penyakit menular/tidak menular prioritas, penyehatan lingkungan dan faktor risikonya sebanyak > 2200 sampel. 7. Jumlah Uji kendali mutu sebanyak > 80 jenis pengujian dan kalibrasi sebanyak >160 jenis pengujian untuk meningkatkan kemampuan standar 8. Jumlah rancang bangun model dan teknologi tepat guna pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan, sebanyak > 11 jenis model dan > 8 jenis teknologi tepat guna. 9. Jumlah
dokumen
pelaporan
keuangan,
sumber
daya
manusia
dan
sarana/prasaran serta pelaksanaan kegiatan sebanyak 9 laporan.
V. KEGIATAN POKOK BBTKL PP SURABAYA TAHUN 2014
Dalam melaksanakan tugas dan fungsi pada tahun
2014 BBTKLPP Surabaya
melaksanakan 5 kegiatan pokok yaitu : V.1. PEMBINAAN SURVEILANS,IMUNISASI, KARANTINA, DAN KESEHATAN MATRA V.1.1 KELUARAN/OUTPUT INVESTIGASI DAN PENANGGULANGAN KLB
a. Tujuan : Identifikasi ancaman KLB serta kondisi yang memperbesar risiko terjadinya KLB, serta peningkatan kewaspadaan dan kesiap siagaan dalam menghadapi kemungkinan terjadi KLB serta respon cepat dalam menanggulangi kejadian KLB < 24 jam. b. Langkah : Langkah investigasi dan Penanggulangan KLB yang dapat Ditanggulangi < 24 Jam terdiri dari : 1. Koordinasi lapangan 2. Pengumpulan dan analisis data sekunder 3. Pengumpulan data primer ( data penderita, faktor risiko lingkungan dan perilaku ) 4. Uji laboratorium 5. Analisis data
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 "
!"
6. Pengendalian faktor risiko 6. Penyusunan laporan 7. Diseminasi /Advokasi c. Sasaran Kegiatan Investigasi dan Penanggulangan KLB yang dapat Ditanggulangi < 24 Jam dilakukan pada masyarakat dimana terjadi KLB wabah/bencana . d. Akses Lokasi kegiatan dan pemilihan lokasi Semua daerah kab/kota dalam wilayah layanan kerja BBTKLPP Surabaya yang mengalami kejadian KLB baik disebabkan penyakit, bencana alam, ataupun pencemaran lingkungan yang berpotensi menyebabkan kesakitan, kematian, kerusakan material serta masalah kesehatan masyarakat lainnya sehingga diperlukan upaya penyelidikan san penangulangan segera. V.1.2 KELUARAN/OUTPUT LAPORAN KOORDINASI KESEHATAN MATRA
a. Tujuan : Melakukan investigasi dalam upaya pengendalian faktor risiko penyakit berpotensi KLB/wabah dan gangguan akibat kecelakaan lalulintas pada situasi matra b. Langkah Tahapan kegiatan Pelayanan Kesehatan Pada Situasi Matra yaitu : 1. Koordinasi lapangan 2. Pengumpulan dan analisis data sekunder 3. Pengumpulan data primer (hygiene sanitasi makanan dan penjamah makanan, serta kesehatan pengemudi dan faktor risiko kecelakaan lalulintas ) 4. Uji laboratorium 5. Analisis data 6. Penyusunan laporan 7. Diseminasi /Advokasi c. Sasaran Sasaran pelayanan kesehatan pada situasi khusus adalah daerah tersebut merupakan arus jalur mudik trans kota/kabupaten dan propinsi pada kondisi matra
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 "
!"
beserta faktor risikonya yakni waktu lebaran, tahun baru, liburan,event khusus dan natal. d. Akses Lokasi Kegiatan dan Justifikasi Pemilihan Lokasi Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di wilayah Jawa Timur (21 lokasi), Bali (1 lokasi), NTB (1 lokasi)
V.2. PENGENDALIAN PENYAKIT BERSUMBER BINATANG V.2.1 KELUARAN/OUTPUT LAPORAN PENGENDALIAN ARBOVIROSIS
a. Tujuan Data dan informasi tentang pola persebaran serotipe dan genotipe virus Dengue b. Langkah : Kegiatan Surveilans Bio Molekuler Virus Dengue : 1. Koordinasi lapangan 2. Pengumpulan dan analisis data sekunder ( data kejadian DBD ) 3. Pengumpulan data primer ( data specimen darah penderita DBD ) 4. Uji laboratorium 5. Analisis risiko kesehatan 6. Penyusunan laporan 7. Diseminasi /Advokasi c. Sasaran Sasaran Akselerasi Surveilans Epidemiologi Molekuler Virus Dengue adalah penderita DBD pada kab/kota terpilih di wilayah kerja terpilih. d. Akses Lokasi Kegiatan dan Justifikasi Pemilihan Lokasi Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di daerah Jawa Timur ( 2 lokasi ), NTB ( 1 lokasi ), NTT ( 3 lokasi ) dengan pertimbangan untuk melengkapi data pemetaan virus dengue dimana daerah tersebut serotype virus dengue (DEN ) belum ditemukan.
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 "
!"
V.2.2 KELUARAN/OUTPUT LAPORAN PENGENDALIAN KASUS MALARIA ( API )
a. Tujuan Peningkatan penemuan kasus malaria melalui uji konfirmasi parasit malaria b. Langkah 1. Koordinasi lapangan 2. Pengumpulan dan analisis data sekunder ( data kejadian Malaria ) 3. Pengumpulan data primer ( data parasit pada manusia dan vektor, faktor risiko lingkungan dan perilaku ) 4. Uji laboratorium 5. Analisis data 6. Penyusunan laporan 7. Diseminasi /Advokasi c. Sasaran Sasaran
Laporan pengendalian kasus malaria (API) adalah Penderita Malaria
dan vektor pada kab/kota terpilih di wilayah kerja terpilih. d. Akses Lokasi Kegiatan Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan NTT ( 4 lokasi ) dengan pertimbangan daerah dimana dilaporkan kasus malaria tinggi. V.2.3 KELUARAN/OUTPUT LAPORAN PENGENDALIAN KASUS ZOONOSIS LAINNYA ( RABIES, ANTRAKS, PES, LEPTOSPIROSIS )
1. Pengendalian Faktor Risiko Penyakit Pes a. Tujuan Terlaksananya pengendalian penyakit Pes secara komprehensif b. Langkah Langkah kegiatan pengendalian penyakit pes yaitu : 1. Koordinasi lapangan 2. Pengumpulan dan analisis data sekunder ( data kejadian penyakitpes ) 3. Pengumpulan data primer ( data agent penyakit pada manusia dan hewan, serta faktor risiko lingkungan dan perilaku )
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 "
!"
4. Uji laboratorium 5. Analisis data 6. Pengendalian faktor risiko 7. Penyusunan laporan 8. Diseminasi /Advokasi c. Sasaran Sasaran Kegiatan ini adalah daerah potensial penyebaran penyakit Pes yang terdiri dari: Kabupaten Pasuruan, Probolinggo, Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso, Jember, Lumajang, dan Kabupaten Malang 2. Pengendalian Faktor Risiko bersumber binatang a. Tujuan : Terlaksananya jejaring kerja surveilans epidemiologi, & faktor risiko penyakit Zoonosa b. Langkah Langkah kegiatan pengendalian penyakit zoonosa yaitu : 1. Koordinasi lapangan 2. Pengumpulan dan analisis data sekunder (data
kejadian penyakit
zoonosa) 3. Pengumpulan data primer ( data agent penyakit pada manusia dan hewan, serta faktor risiko lingkungan dan perilaku ) 4. Uji laboratorium 5. Analisis data 6. Penyusunan laporan 7. Diseminasi /Advokasi c. Sasaran Sasaran dari kegiatan ini adalah daerah dengan risiko penyakit Leptospira dan Antrax d. Akses Lokasi Kegiatan dan Justifikasi Pemilihan Lokasi Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di wilayah Jawa Timur ( 2 lokasi), NTB ( 2 lokasi ), NTT ( 2 lokasi )
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 "
!"
V.2.4
RINCIAN
KELUARAN/OUTPUT
KAJIAN
PENGENDALIAN
PENYAKIT
BERSUMBER BINATANG
a. Tujuan Terlaksananya deteksi dini kejadian penyakit kecacingan b. Langkah Langkah kegiatan pengendalian penyakit kecacingan yaitu : 1. Koordinasi lapangan 2. Pengumpulan dan analisis data sekunder ( data kejadian penyakit kecacingan ) 3. Pengumpulan data primer ( data cacing penyakit pada manusia dan hewan, serta faktor risiko lingkungan dan perilaku ) 4. Uji laboratorium 5. Analisis data 6. Penyusunan laporan 7. Diseminasi/Advokasi c. Sasaran Sasaran Kegiatan ini adalah daerah endemis penyebaran penyakit, kecacingan di wilayah propinsi Jawa Timur d. Akses Lokasi Kegiatan Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di daerah
Jawa Timur
( 2 lokasi ) V.3. PENGENDALIAN PENYAKIT MENULAR LANGSUNG V.3.1
KELUARAN/OUTPUT LAPORAN PENGENDALIAN KASUS HIV PADA ORANG DEWASA
a. Tujuan Data & informasi tentang persebaran faktor risiko dan program pengendalian HIV/AIDS pada kelompok populasi berisiko ( usia 15 – 24 tahun ) b. Langkah Langkah kegiatan surveilans Pengetahuan, sikap dan perilaku HIV / AIDS pada penduduk usia 15 – 24 tahun yaitu : 1. Koordinasi lapangan
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
2. Pengumpulan dan analisis data sekunder ( data kejadian penyakit HIV/AIDS) 3. Pengumpulan data primer (data pengetahuan sikap dan perilaku) 4. Analisis data 5. Penyusunan laporan 6. Diseminasi/Advokasi c. Sasaran Daerah yang berpotensi tinggi untuk terjadi penularan penyakit HIV/AIDS d. Akses Lokasi Kegiatan Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di daerah Jawa Timur ( 4 lokasi ), NTT ( 2 lokasi ), NTB ( 2 lokasi ), Bali ( 2 lokasi ) V.4. PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR V.4.1
KELUARAN/OUTPUT SURVEILANS PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR
a. Tujuan : Peningkatan jejaring surveilans pengendalian penyakit PTM b. Langkah Langkah kegiatan peningkatan jejaring surveilans pengendalian penyakit PTM yaitu : 1. Koordinasi lapangan 2. Pengumpulan dan analisis data sekunder ( data
kejadian penyakit tidak
menular) 3. Pengumpulan data primer ( data status kesehatan dan faktor risiko perilaku ) 4. Uji laboratorium 5. Analisis data 6. Penyusunan laporan 7. Diseminasi/Advokasi c. Sasaran Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat yang berisiko tinggi terkena penyakit DM, Hipertensi, Jantung dan pembuluh darah.
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 "
!!"
d. Akses Lokasi Kegiatan Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di wilayah Jawa Timur ( 4 lokasi ), Bali ( 1 lokasi ) NTB ( 1 lokasi ) dan NTT ( 1 lokasi ) V.4.2
KELUARAN/OUTPUT SURVEILANS EPIDEMIOLOGI KAWASAN TANPA ROKOK
a. Tujuan terlaksananya advokasi dan fasilitasi penerapan KTR b. Langkah Langkah Kegiatan Pelaksanaan Surveilans Epidemiologi Kawasan tanpa rokok : 1. Penyusunan kerangka acuan 2. Persiapan dan Koordinasi kegiatan 3. Pertemuan Advokasi 4. Monitoring dan evaluasi 5. Penyusunan laporan dan konsultasi c. Sasaran Daerah yang belum melaksanakan kebijakan Kawasan Tanpa Rokok d. Akses Lokasi Kegiatan Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di daerah Jawa Timur ( 3 lokasi ), Bali ( 2 lokasi ), NTB ( 2 lokasi ), dan NTT ( 2 lokasi ) V.5. PENYEHATAN LINGKUNGAN V.5.1.KELUARAN/OUTPUT
DOKUMEN
PELAKSANAAN
PENGAWASAN
KUALITAS AIR
a. Tujuan Menjaga dan mempertahankan implementasi sistim mutu pengujian laboratorium b. Langkah 1. Penyusunan Kerangka Acuan 2. Uji Kendali Mutu Laboratorium pengujian dan Kalibrasi
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
Uji Kendali Mutu merupakan serangkaian kegiatan yang bertujuan menjaga mutu hasil pengujian sehingga didapat keyakinan bahwa persyaratan mutu telah dipenuhi. Uji kendali mutu dilakukan oleh Instalasi Pengembangan Metode, Kendali Mutu dan Kalibrasi (PMKMK) terhadap parameter-parameter yang telah terakreditasi melibatkan analis di Instalasi Laboratorium Pengujian yang telah terakreditasi. Dilaksanakan rutin setiap bulan. 3. Surveilans akreditasi laboratorium Surveilans akreditasi dilakukan oleh badan eksternal yaitu Komite Akreditasi Nasional (KAN). Masa berlaku sertifikat akreditasi selama 4 (empat) tahun, dan setiap tahun dilakukan surveilans akreditasi. Setelah masa berlaku habis dapat mengajukan reakreditasi 4. Jejaring laboratorium daerah Sebagai salah satu laboratorium yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional dalam menjalankan sistem manajemen mutu sesuai ISO/IEC 17025:2008 secara konsisten serta telah memperoleh Sertifikat Tanda Registrasi Kompetensi Laboratorium Lingkungan dari Kementerian Negara Lingkungan Hidup, BBTKLPP Surabaya berkewajiban memberikan penguatan dan bantuan untuk Laboratorium Lingkungan di daerah yang merupakan salah satu UPT daerah, agar dapat melakukan pengujian & menerapkan prinsipprinsip manajemen mutu dalam penyelenggaraan laboratorium pengujian dan kalibrasi. 5. Uji banding dan uji profesiensi Uji banding adalah pengelolaan, unjuk kerja dan evaluasi pengujian atas bahan yang sama atau serupa oleh dua atau lebih laboratorium yang berbeda sesuai dengan yang ditetapkan terlebih dahulu. Uji profisiensi adalah metode untuk mengetahui unjuk kerja laboratorium penguji dengan cara uji banding antar laboratorium. Setiap laboratorium yang telah terakreditasi wajib untuk melaksanakan uji banding / uji profisiensi. Terdapat 6 (enam) instalasi yang telah terakreditasi di BBTKLPP Surabaya 6. Audit internal Berdasarkan SNI ISO / IEC 17025 : 2008 semua laboratorium yang telah memperoleh sertifikat akreditasi dari KAN harus secara periodik dan sesuai dengan
jadwal
serta
prosedur
yang
telah
ditetapkan
sebelumya,
menyelenggarakan audit internal untuk memverifikasi kegiatan agar berlanjut sesuai dengan persyaratan sistem manajemen. Audit internal ditujukan untuk semua unsur sistem manajemen mutu baik dokumen mutu, kebijakan mutu,
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
sasaran mutu, metode analisa, peralatan laboratorium, program kalibrasi dan standart acuan yang digunakan harus selalu yang termutakhir. Audit internal dilaksanakan pada Instalasi Laboratorium pengujian dan kalibrasi yang telah terakreditasi. Dilaksanakan dalam 2 (dua) tahap yang pertama untuk laboratorium pengujian dan yang kedua untuk laboratorium kalibrasi 7. Kaji ulang managemen Kaji ulang manajemen merupakan kegiatan yang secara periodik dilakukan oleh manajer puncak untuk memastikan kesinambungan kecocokan dan efektivitasnya, dan untuk mengetahui perubahan atau peningkatan yang diperlukan. Selain itu untuk meninjau kembali kesesuaian antara sasaran mutu yang telah ditetapkan di awal tahun dengan sasaran mutu yang telah tercapai pada akhir tahun. Kaji ulang harus memperhitungkan : !
Kecocokan kebijakan dan prosedur
!
Laporan dari personel manajerial dan penyelia
!
Hasil dari audit internal yang terakhir
!
Tindakan perbaikan dan pencegahan
!
Assessmen oleh badan eksternal
!
Hasil uji banding antar laboratorium atau uji profisiensi
!
Perubahan volume dan jenis pekerjaan
!
Umpan balik pelanggan
c. Sasaran Daerah yang sudah memiliki laboratorium namun belum menerapkan managemen mutu laboratorium dengan baik serta mensuport daerah untuk persiapan akreditasi laboratorium d. Akses Lokasi Kegiatan dan Justifikasi Pemilihan Lokasi Kegiatan dokumen pengawasan kualitas air yang mempunyai intervensi program di daerah adalah jejaring laboratorium daerah yang direncanakan akan dilaksanakan di daerah Jatim ( 6 lokasi ), Bali ( 3 lokasi ), NTB ( 4 lokasi ), NTT ( 4 lokasi ) dan Kota Surabaya.
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
V.5.2 KELUARAN/OUTPUT PEMBANGUNAN TTG MEMPERLUAS AKSES AIR MINUM 1. Pembangunan TTG Penyediaan Air Minum a. Tujuan Pembangunan teknologi tepat guna air minum dalam rangka meningkatkan akses penduduk terhadap air minum yang berkualitas b. Langkah Langkah kegiatan pembangunan TTG memperluas akses air minum meliputi : 1) Pembuatan Kerangka Acuan 2) Persiapan Survey lokasi dalam rangka identifikasi 3) Perancangan model alat pengolahan air minum 4) Pemasangan alat pengolahan air minum 5) Monitoring dan evaluasi 6) Penyusunan laporan c. Sasaran Daerah DTPK dengan masyarakatnya sulit mendapatkan air bersih dan merupakan daerah air asin d. Akses Lokasi Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di daerah Jatim ( 2 lokasi ). 2. Pengembangan TTG a. Tujuan Pengembangan teknologi tepat guna air minum dalam rangka meningkatkan akses penduduk terhadap air minum yang berkualitas b. Langkah 1)
Pembuatan Kerangka Acuan
2) Persiapan Survey lokasi dalam rangka identifikasi 3) Metode Pelaksanaan 4) Kajian model dan prototype alat pengolahan air minum 5) Evaluasi dan penyusunan laporan
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
c. Sasaran Daerah DTPK dengan masyarakatnya sulit mendapatkan air bersih d. Akses Lokasi Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di daerah Jatim
( 1 lokasi ),
NTT ( 7 lokasi ). V.5.3 KELUARAN/OUTPUT TOT MANAJEMEN DAN TEKNIS KAM a. Tujuan Terlaksananya kegiatan pendidikan dan pelatihan TOT manajemen kualitas air minum (KAM) dan Pelatihan teknis pengujian kualitas air minum Terlaksananya kegiatan pendidikan dan pelatihan teknis TOT kualitas air minum. b. Langkah Tahapan kegiatan meliputi : 1. Pembuatan Kerangka Acuan 2. Persiapan & Koordinasi 3. Pembuatan struktur program dan GBPP 4. Pembuatan modul 5. Penyelenggaraan 6. Evaluasi dan sertifikasi pelatihan 7. Penyusunan laporan dan konsultasi c. Akses Lokasi Kegiatan dan Justifikasi Pemilihan Lokasi Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di Kota Denpasar dan Kota Sidoarjo dengan pertimbangan Koordinasi dan jejaring wilayah kerja BBTKLPP Surabaya serta pelatihan teknis pengawasan kualitas air minum di laboratorium Dinas Kesehatan daerah. V.5.4
KELUARAN/OUTPUT KESEHATAN
DOKUMEN
LINGKUNGAN
HASIL (TELAAH
TELAAH
ANALISIS
DOKUMEN
DAMPAK
KESEHATAN
LINGKUNGAN)
a. Tujuan telaah analisis dampak kesehatan lingkungan Fasyankes, kualitas udara, dan kualitas air.
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
b. Langkah 1. Persiapan
dan
koordinasi
kegiatan
dengan
fungsional
sanitarian
di
lingkungan BBTKLPP Surabaya. 2. Pengumpulan data pasif / referens rumah sakit, air minum, udara ambient dan kawasan industri. 3. Telaah dokumen (Analisis faktor risiko dan analisis data) 4. Penyusunan laporan dan presentasi c. Sasaran Daerah yang berisiko terjadi dampak kesehatan akibat kualitas lingkungan yang kurang baik d. Akses Lokasi Kegiatan Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di Jawa Timur ( 3 lokasi ), NTB ( 1 lokasi )
V.5.5 KELUARAN/OUTPUT AKSESBILITAS PENDUDUK TERHADAP AIR MINUM ( UJI PETIK KUALITAS AIR MINUM DAN MAKMIN )
a. Tujuan Monitoring kualitas air bersih/minum masyarakat di wilayah timur serta makanan dan minuman jajanan b. Langkah Kegiatan dilaksanakan sesuai dengan tahapan sebagai berikut : 1. Persiapan dan koordinasi kegiatan dengan Dinas Kesehatan / Instansi yang terkait. 2. Pengumpulan data primer berupa pengambilan media lingkungan AM PDAM, AMIU, swab rectal penjamah AMIU, swab kran outlet dan swab tangan penjamah Depo AMIU, swab rectal penjamah makanan, swab tangan penjamah makanan, makanan/ minuman. 3. Pemetaan 4. Analisis faktor risiko dan analisis data 5.Penyusunan laporan
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
c. Sasaran Daerah dengan risiko terjadi dampak kesehatan akibat kurangnya kualitas air minum dan makanan d. Akses Lokasi Kegiatan Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di daerah Jawa Timur ( 4 lokasi ), NTT ( 6 lokasi ), NTB ( 5 lokasi), Bali ( 3 lokasi )
V.5.6 KELUARAN/OUTPUT FASILITASI PELAKSANAAN STBM DI KAWASAN DAS
a. Tujuan : 1. Melakukan pemicuan terhadap masyarakat dalam upaya pengendalian faktor risiko lingkungan kawasan DAS 2. Monitoring dan evaluasi kualitas air kawasan DAS Brantas dan Bengawan Solo b. Langkah Tahapan Kegiatan 1.Pengambilan Data lapangan a.Persiapan dan koordinasi kegiatan b.Survei dan pemantauan kualitas lingkungan kawasan DAS. 2. Pemicuan STBM 3. Analisis faktor risiko dan analisis data 4. Penyusunan laporan dan konsultasi 5. Diseminasi hasil dan rekomendasi tindak lanjut c. Sasaran Daerah dimana sudah dilakukan studi EHRA dan dalam upaya penerapan STBM di daerah tersebut serta untuk mengetahui kualitas lingkungan daerah tersebut ( sepanjang daerah aliran sungai Brantas, Bengawan Solo dan Kali Surabaya ). d. Akses Lokasi Kegiatan Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di wilayah Jawa Timur ( 16 lokasi )
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
V.5.7 KELUARAN/OUTPUT DOKUMEN PELAKSANAAN TEMPAT TEMPAT UMUM (JEJARING KERJA PENGAWASAN KUALITAS LINGKUNGAN KAWASAN WISATA)
a.Tujuan memperoleh data dan informasi kualitas lingkungan/pencemaran lingkungan dan endemisitas penyakit b.Langkah 1. Jejaring kerja dan koordinasi kegiatan dengan Dinas Kesehatan / Instansi yang terkait. 2. Kegiatan Lapangan ! Pengumpulan data primer berupa pengambilan media lingkungan meliputi kesehatan pengunjung, air bersih, air minum, makanan/minuman, swab alat makan, swab rectal, swab tangan, air limbah domestik, dan udara ambient. Data sekunder yang diambil berupa data penyakit dari Puskesmas terkait, Form Inspeksi sanitasi di kawasan wisata. ! Analisis faktor risiko dan analisis data ! Penyusunan laporan 3. Advokasi dan KIE c. Sasaran Daerah wisata yang akan dikembangkan dan berisiko terjadi dampak kesehatan d. Akses Lokasi Kegiatan Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di wilayah Jawa Timur ( 1 lokasi), NTT ( 2 lokasi)
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
V.5.8 KELUARAN/OUTPUT PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM ZOONOSIS DAN DIKLAT STBM
a. Tujuan Pembangunan gedung laboratorium zoonosis dan diklat STBM nasional b.Langkah Pembangunan gedung diklat pes dan STBM dilaksanakan dengan metode lelang secara elektronik, sesuai prosedur pelelangan umum dengan berpedoman pada Perpres Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Dengan melalui tahapan : 1. Perencanaan gedung diklat pes dan STBM 2. Pembangunan gedung diklat pes dan STBM 3. Pengawasan gedung diklat pes dan STBM. c. Akses Lokasi Kegiatan Kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di daerah Kab. Pasuruan dengan pertimbangan adanya faktor pendukung diklat antara lain ditemukannya penderita dan agen Pes serta adanya laboratorium lapangan Pes.
V.6.Dukungan Manajemen Dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Pada Program Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan. V.6.1. KELUARAN/OUTPUT DOKUMEN PERENCANAAN DAN ANGGARAN
a. Tujuan Penyusunan dokumen perencanaan dan anggaran b. Langkah Tahapan pelaksanaan adalah sebagai berikut : 1. Penyusunan rencana kerja operasional 2014 (RKO) 2. Penyusunan rencana pelaksanaan kegiatan 2014 (Jejaring dengan Instansi Terkait) 3. Koordinasi Pelaksanaan Program PP & PL 4. Monitoring dan evaluasi pelaksanaan program PP & PL
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
5. Penyusunan Laporan Kemajuan Pelaksanaan Program (PP 39) 6. Penyusunan dokumen rencana kegiatan 2015 7. Peningkatan Jejaring Kerja pada Wilayah Kerja V.6.2. KELUARAN/OUTPUT LAPORAN KEUANGAN
a. Tujuan Penyusunan laporan keuangan b. Langkah Kegiatan dilaksanakan melalui sistem ceramah dan diskusi antara pejabat pengelola keuangan untuk menyusun laporan keuangan wilayah. V.6.3 KELUARAN/OUTPUT LAPORAN ASET NEGARA (BMN) a. Tujuan Penyusunan dokumen data dan informasi barang negara b. RincianTahapan Penyusunan laporan SA-BMN dilaksanakan oleh petugas pengelola BMN yang kemudian dilakukan rekonsiliasi dan verifikasi dengan KPKNL Surabaya. V.6.4 KELUARAN/OUTPUT LAYANAN ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN
a. Tujuan Kegiatan Penyusunan administrasi kepegawaian b. Langkah Kegiatan dilaksanakan melalui sistem ceramah dan diskusi antara pejabat Struktural dan Fungsional BBTKLPP Surabaya guna menyusun laporan kepegawaian.
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
V.6.5
KELUARAN/OUTPUT
KEGIATAN
KEHUMASAN,
PROTOKOL
DAN
PEMBERITAAN
a. Tujuan Terlaksananya
kegiatan
Kehumasan
,
Protokol
dan
Pemberitaan
Kemitraan pelanggan b. Langkah a. Penerbitan majalah/jurnal b. Penyediaan leaflet c. Pemberitaan di Web site d. Peliputan pelaksanaan kegiatan e. Press briefing f. Pengadaan Buku Referensi g. Kemitraan pelayanan pelanggan V.6.6 KELUARAN/OUTPUT AKUNTABILITAS KINERJA PEMERINTAH
a. Tujuan Penyusunan LAKIP b. Langkah Kegiatan dilaksanakan melalui sistem ceramah dan diskusi antara pejabat Struktural dan Fungsional BBTKLPP Surabaya guna menyusun laporan LAKIP dan Laporan Tahunan. V.6.7 KELUARAN/OUTPUT PERALATAN LABORATORIUM
a. Tujuan Pengadaan Peralatan essensial Laboratorium b. Langkah Pengadaan alat esensial laboratorium dilaksanakan dengan metode lelang sederhana secara elektronik, sesuai prosedur pelelangan umum dengan berpedoman pada Perpres Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah.
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 "
!!"
V.6.8 KELUARAN/OUTPUT KENDARAAN OPERASIONAL
a. Tujuan Pengadaan kendaraan bermotor b. Langkah Pengadaan alat dan bahan esensial laboratorium dilaksanakan dengan metode lelang sederhana secara elektronik, sesuai prosedur pelelangan umum dengan berpedoman pada Perpres Nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. V.6.9 KELUARAN/OUTPUT PERALATAN DAN FASILITAS PERKANTORAN
a. Tujuan Alat ukur pencapaian keluaran/output adalah Tersedia Sarana dan prasarana perkantoran b. Langkah Kegiatan ini terdiri dari : 1) Pengadaan mebelair labratorium dan perkantoran 2) Pemeliharaan IPAL 3) Pemeliharaan laboratorium V.6.10 KELUARAN/OUTPUT TENAGA KESEHATAN TERLATIH
a. Tujuan Terselenggarannya pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan. b. Langkah Untuk rencana kegiatan yang akan dilakukan pada tahun anggaran 2014, pelaksanaannya diatur sebagai berikut: a) Persiapan dan Koordinasi Kegiatan b) Pelaksanaan Diklat manajerial dan teknis c) Penyusunan SOP dan persiapan ISO d) Evaluasi Kegiatan e) Penyusunan Laporan
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
V.6.11 KELUARAN/OUTPUT LAYANAN PERKANTORAN
a. Tujuan : terlaksananya pembayaran Gaji, Honorarium, dan Tunjangan
serta
terselenggaranya operasional perkantoran. b. Langkah : 1) Pengelolaan gaji, honorarium dan tunjangan 2) Keperluan sehari-hari perkantoran 3) Pengadaan makanan/minuman penambah daya tahan tubuh/ uang makan PNS 4) Peningkatan Kinerja dan Penyegaran Karyawan 5) Pengadaan pakaian dinas pegawai 6) Pengadaan pakaian kerja pengemudi/pramubakti/satpam/tenaga teknis lainnya. 7) Perawatan gedung kantor 8) Perbaikan peralatan kantor 9) Perawatan kendaraan bermotor roda 2 dan roda 4 10) Langganan daya dan jasa 11) Jasa pos/giro/sertifikat 12) Sewa rumah dinas pimpinan 13) Pemeriksaan kesehatan risiko pekerjaan 14) Keamanan dan kebersihan perkantoran 15) Keperluan perkantoran 16) Jamuan tamu 17) Pemeliharaan lift VI. PEMANTAUAN a.
BBTKLPP Surabaya melakukan pemantauan pelaksanaan kegiatan secara kontinyu
b.
Apabila pelaksanaan kegiatan tidak sesuai perencanaan, akan dilakukan upayaupaya perbaikan dan percepatan.
# #
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
VII. PENCATATAN DAN PELAPORAN 1. Pelaporan Kegiatan Pelaporan dilaksanakan secara teratur, tepat waktu, lengkap dan faktual dengan mengacu pada semua format/standar yang dikeluarkan oleh Kementerian maupun Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan melalui eMonitoring. 2. Pelaporan Keuangan Pelaksanaan pelaporan dan menyampaikan secara benar, rutin dan tepat waktu. 3. Penyerahan Pekerjaan Selesai Laporan penyerahan Pekerjaan Selesai dilaporkan secara tahunan, pada bulan Maret sesuai dengan Keppres 70 Tahun 2012. 4. Pelaporan Kepegawaian Laporan bersifat tahunan disampaikan pada awal tahun selambat-lambatnya bulan Februari dengan menggunakan peraturan pada PP No. 52 Tahun 2000 (Pasal 12) dan PP No.39 Tahun 2001 (Pasal 6).
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
DAFTAR ISI $%##&'(')#*+&','-.#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#/# $$%##0'1')#23,34#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#/# $$$%#5+)1$'5'-#5+&',1'-''-#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!# $6%#5+&',1'-''-#,+.$'('-#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!# $6%/%#(7879:#5;<=;9>#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!# $6%!%##29?@ABC7DE<>F#5;<=;9>#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#G# $6%G%#$:H@I9D<;#,@:F;89#3D9>9#5F:=F:H9A@9:#5F:J9I@D#H9:#5F:JFK9D9:#&@:=I7:=9:#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#G# $6%L%##$:H@I9D<;#,@:F;89#,F=@9D9:#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#G# $6%M%#$:H@I9D<;##,@:F;89#**(,&55#17;9N9J9#,FO>F:IF?#-<%!""B4+-,+1B1,B$$$B!PPL#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#L# 6%#,+.$'('-#5C,C,#**(,7#13)'*'Q'#('23-#!P/L#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#M# 6%/%#5+4*$-''-#13)6+$&'-1R$43-$1'1$R#,')'-($-'R#0'-#,+1+2'('-#4'()'#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#M# 6%/%/#,+&3')'-BC3(53(#$-6+1($.'1$#0'-#5+-'-..3&'-.'-#,&*#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#M# 6%/%!#,+&3')'-BC3(53(#&'5C)'-#,CC)0$-'1$#,+1+2'('-#4'()'#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#"# 6%!%#5+-.+-0'&$'-#5+-Q',$(#*+)134*+)#*$-'('-.#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#S# 6%!%/##,+&3')'-BC3(53(#&'5C)'-#5+-.+-0'&$'-#')*C6$)C1$1#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#S# 6%!%!#,+&3')'-BC3(53(#&'5C)'-#5+-.+-0'&$'-#,'131#4'&')$'#T#'5$#U#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#V# 6%!%G#,+&3')'-BC3(53(#&'5C)'-#5+-.+-0'&$'-#,'131#WCC-C1$1#&'$--Q'#T#)'*$+1R# '-()',1R#5+1R#&+5(C15$)C1$1#U#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#V# 6%!%L#)$-X$'-#,+&3')'-BC3(53(#,'Y$'-#5+-.+-0'&$'-#5+-Q',$(#*+)134*+)#*$-'('-. #%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#/P# 6%G%#5+-.+-0'&$'-#5+-Q',$(#4+-3&')#&'-.13-.#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#/P# 6%G%/##,+&3')'-BC3(53(#&'5C)'-#5+-.+-0'&$'-#,'131#2$6#5'0'#C)'-.#0+Z'1'#%%%%%%%#/P# 6%L%#5+-.+-0'&$'-#5+-Q',$(#($0',#4+-3&')#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#//# 6%L%/##,+&3')'-BC3(53(#13)6+$&'-1#5+-.+-0'&$'-#5+-Q',$(#($0',#4+-3&')#%%%%%%%%%%%%%%#//# 6%L%!##,+&3')'-BC3(53(#13)6+$&'-1#+5$0+4$C&C.$#,'Z'1'-#('-5'#)C,C,#%%%%%%%%%%%%%%%%%%#/!# 6%M%#5+-Q+2'('-#&$-.,3-.'-#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#/!# 6%M%/%,+&3')'-BC3(53(#0C,34+-#5+&',1'-''-#5+-.'Z'1'-#,3'&$('1#'$)#%%%%%%%%%%%%%%%%#/!#
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
$%&%!#'()*+,+-./*01*0#1(23+-4*-+-#004#2(21(,)*+5#+'5(5#+6,#26-*2#%%%%%%%%%%%%%%%%%#7 $%&%8#'()*+,+-./*01*0#0/0#2+-+9(2(-#:+-#0('-65#'+2#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#7;# $%&%<#'()*+,+-./*01*0#:/'*2(-#=+56)#0()++=#+-+)6565#:+21+'#'(5(=+0+-# )6-4'*-4+-#>0()++=#:/'*2(-#'(5(=+0+-#)6-4'*-4+-?#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#7;# $%&%'()*+,+-./*01*0#+'5(536)60+5#1(-:*:*'#0(,=+:+1#+6,#26-*2###############>#*96#1(06'# '*+)60+5#+6,#26-*2#:+-#2+'26-#?#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#7"# $%&%;#'()*+,+-./*01*0#@+56)60+56#1()+'5+-++-#5032#:6#'+A+5+-#:+5#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#7B# $%&%"#'()*+,+-./*01*0#:/'*2(-#1()+'5+-++-#0(21+0#0(21+0#*2*2##########>9(9+,6-4# '(,9+#1(-4+A+5+-#'*+)60+5#)6-4'*-4+-#'+A+5+-#A65+0+?#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#7C# $%&%B##'()*+,+-./*01*0#1(23+-4*-+-#4(:*-4#)+3/,+0/,6*2#D//-/565#:+-#:6')+0# 5032#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!E# $%;%:FGFHIJH#2JHJKLMLH#:JH#1LNJGOJHJJH#0FIJO#0LGHPO#)JPHHQJ#1JRJ##1STISJM#1LHILHRJNPJH# 1LHQJGPU#:JH#1LHQLVJUJH#)PHIGFHIJH%#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!E# $%;%7%#'()*+,+-./*01*0#:/'*2(-#1(,(-W+-++-#:+-#+-44+,+-#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!E# $%;%!%###'()*+,+-./*01*0#)+1/,+-#'(*+-4+-#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!7# $%;%8##'()*+,+-./*01*0#)+1/,+-#+5(0#-(4+,+#>32-?#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!7# $%;%<#'()*+,+-./*01*0#)+X+-+-#+:26-650,+56#'(1(4+A+6+-#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!7# $%;%'()*+,+-./*01*0#'(46+0+-#'(=*2+5+-Y#1,/0/'/)#:+-#1(23(,60++-#%%%%%%%%%%%%%%%#!!# $%;%;#'()*+,+-./*01*0#+'*-0+36)60+5#'6-(,9+#1(2(,6-0+=#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!!# $%;%"#'()*+,+-./*01*0#1(,+)+0+-#)+3/,+0/,6*2#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!!# $%;%B#'()*+,+-./*01*0#'(-:+,++-#/1(,+56/-+)#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!8# $%;%C#'()*+,+-./*01*0#1(,+)+0+-#:+-#@+56)60+5#1(,'+-0/,+-#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!8# $%;%7E#'()*+,+-./*01*0#0(-+4+#'(5(=+0+-#0(,)+06=#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!8# $%;%77##'()*+,+-./*01*0#)+X+-+-#1(,'+-0/,+-#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!<# $6%#1(2+-0+*+-#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!<# $66%#1(-W+0+0+-#:+-#1()+1/,+-#%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%#!
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#
Petunjuk Operasional Kegiatan BBTKLPP Sby 2014 #
!"#